cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalpaidea@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia
Published by Actual Insight
ISSN : 27765253     EISSN : 27751600     DOI : https://doi.org/10.56393/paidea.v2i3.940
Core Subject : Education,
Paidea: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia merupakan jurnal penelitian yang menerbitkan beragam artikel dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini memberikan peluang untuk melakukan diseminasi kepada berbagai kalangan yang lebih luas untuk berbagi informasi hasil penelitian secara empiris dan kajian literatur tentang pendidikan dan pembelajaran, seperti guru, dosen, mahasiswa dan para peneliti di bidang pendidikan dan pembelajaran.
Articles 45 Documents
Peran Guru dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik di Media Sosial Wahyuningdyah, Yekti
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v1i2.958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran dalam pendidikan karakter melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp. Jenis penelitian ini menggunakan deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru, dan peserta didik. Pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dengan cara triangulasi sumber data dan teknik. Analisis data menerapkan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: pertama, aktivitas guru dalam bermedia sosial berpengaruh terhadap karakter siswa dimana guru adalah seorang figur dalam pembinaan, berperilaku sesuai norma, menyampaikan nilai, kedewasaan guru mempengaruhi antusiasme siswa, berpegang teguh pada etika, guru terus belajar, dan mengevaluasi diri. Kedua, kendala aktivitas di media sosial yaitu faktor pribadi guru itu sendiri, dan kesadaran pemanfaatan media social sebagai aktivitas, yang dalam publikasinya terdapat siswa sebagai pemantau. Ketiga, Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala yaitu prinsip kehati-hatian dalam bermedia sosial, dan aktivitas tindakan baik yang menginspirasi pada media sosial.
Penerapan Program Tahfidzul Qur’an Dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja Anggraini, Helda
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v1i2.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kenakalan remaja melalui pendekatan agama, yaitu melalui penerapan Program Tahfidzul Qur’an. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XII MAN 2 Model Medan T.P. 2020/2021. Sampel penelitian terdiri dari 53 orang dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, tingkat kenakalan siswa kelas XII MAN 2 Model Medan berkurang dari tahun ke tahun seiring dengan berjalannya program Tahfidzul Qur’an. Kedua, program Tahfidzul Qur’an dapat diterapkan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja pada siswa kelas XII. Ketiga, program Tahfidzul Qur’an merupakan program menghafal Al-Qur’an yang dapat membuat siswa mampu mengontrol diri (Mujahadah An-Nafs) dari perbuatan-perbuatan yang menyimpang dan berbagai macam kenakalan. Keempat, program Tahfidzul Qur’an bukan sekedar program menghafal melainkan juga menjaga hafalan Al-Qur’an yang dapat menyibukkan siswa pada kegiatan positif, sehingga membuat siswa meninggalkan perbuatan maksiat atau perbuatan negatif.
Penerapan Disiplin Tata Tertib Sekolah dalam Pembentukan dan Perubahan Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama Khalid, Salman
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v1i2.961

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menjelaskan pelaksanaan dan pembentukan karakter disiplin di tata tertib sekolah siswa di SMP Negeri 1 Hulu Kuantan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik model interaktif. Teknik keabsahan data pada penelitian ini melalui triangulasi. Sumber data penelitian ini adalah informan, kegiatan yang bisa diamati dan dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam pelaksanaan dan pembentukan karakter disiplin di tata tertib sekolah SMP Negeri 1 hulu Kuantan ini, perlu beberapa hal yang harus dijelaskan, diantaranya, apa tujuan penerapan disiplin ditata tertib sekolah, bagaimana proses penerapan disiplin tersebut dan bagaimanakah bentuk perubahan karakter siswa setelah terbentuknya displin di tata tertib sekolah. Para guru yang ada di sekolah harus solid dan bersama-sama dalam menerapkan tata tertib tersebut agar mendapatkan siswa-siswi yang memiliki karakter disiplin yang sangan tinggi.
Mempertahankan Keberadaan Pendidikan Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0 Sembiring, Napra Tilofa Br.
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v1i2.963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempertahankan tantangan yang dihadapi pendidikan Pancasila di era industri 4.0. Pancasila sebagai dasar negara merupakan unsur penting dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Keberadaannya sebagai jatidiri bangsa terwujud jika nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman dan pandangan hidup warga negara. Penelitian ini merupakan library-research secara deskriptif yang ingin menggambarkan secara apa adanya tentang permasalahan pendidikan pancasila di era industry 4.0 melalui dokumen kepustakaan. Analisis data dalam penelitian melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tantangan yang dihadapi Pendidikan Pancasila di era industri 4.0, yaitu: mampu menghadirkan sistem Pendidikan Pancasila berbasis teknologi, serta mampu memproduksi literasi dan etika secara digital. Jika kemampuan ini terpenuhi, maka peneliti optimis bahwa eksistensi pendidikan pancasila di era industri 4.0 akan tetap terjaga. Rekomendasi penelitian bahwa Pendidikan Pancasila perlu lebih menekankan pada upaya responsif dan akomodatif dengan tetap konsisten dalam mempertahankan jatidiri bangsa yang kental dengan nilai luhur Pancasila.
Upaya Mengatasi Rendahnya Minat Belajar Peserta Didik Kelas VII Pada Mata Pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Silau Laut Daulay, Melisa
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i1.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam upaya untuk mengatasi rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Lokus penelitian ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Silau Laut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, dan Growth). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan memetakan masalah yang didasarkan pada data di lapangan. Hasil penelitian menemukan bahwa adanya kegiatan kreatif dengan pertama, membuat video pembelajaran yang menarik. Hal ini menjadi komitmen mutu dengan indikator memberikan pelayanan yang kreatif dan inovatif. Kedua, melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran picture and picture. Ketiga, ice breaking “Tepuk Pancasila”. Kegiatan ice breaking membangun suasana belajar yang dinamis penuh semangat dan antusias serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serius tapi santai. Keempat, melaksanakan evaluasi pembelajaran dengan TTS “Eclipse Crossword”. Evaluasi pembelajaran dapat diihat sejauh mana ketercapaian siswa dalam proses kegiatan mengajar melalui hasil belajar siswa. Kelima, membuat reward “Crown”.
Peningkatan Nilai-Nilai Karakter dalam Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Pertama Utami, Miranti
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i1.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan nilai-nilai dalam meta pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Upaya untuk analisis data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, pendidikan karakter idealnya menghasilkan insan-insan yang memiliki nilai-nilai mulia, di samping memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang memadai. Kedua, nilai-nilai karakter utama dalam Pendidikan Kewarganegaraan diwujudkan dalam sikap dan perilaku peserta didik sebagai hasil dari proses pendidikan karakter adalah jujur (olah hati), cerdas (olah pikir), tangguh (olah raga), dan peduli (olah rasa dan karsa). Ketiga, upaya peningkatan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan di semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Untuk itu, guru harus mempersiapkan pendidikan karakter mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasinya. Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah perlu didukung oleh keteladanan guru dan orang tua murid serta budaya yang berkarakter.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Dalam Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Nurkhoirul, Nurkhoirul
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i1.984

Abstract

Tujuan penelitian ini mengimplementasikan pembelajaran kooperatif dengan tipe snowball throwing dalam peningkatan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Tempat penelitian ini berada di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Rambah Samo. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas melalui 2 siklus. Setiap siklus terkandung 4 tahap yaitu perencanaan peneliti, pelaksanaan peneliti, pengamatan peneliti, dan refleksi. Hasil penelitian menemukan bahwa implementasi dari keberhasilan dari model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing yang dapat meningkatkan nilai hasil belajar siswa maupun nilai performansi guru. Hal ini dibuktikan peneliti dari perolehan data hasil belajar siswa, aktivitas siswa ketika sekolah, dan performansi guru. Rekomendasi penelitian fokus pada upaya menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada siswa sebaiknya sebelum melakukan proses belajar mengajar di dalam kelas guru sudah menyiapkan perencanaan mengajar. Implementasi pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing memperhatikan lima hal yaitu alokasi waktu pembelajaran, karakteristik pada materi yang akan disampaikan, karakteristik pada siswa, media pembelajaran, serta kondisi kenyamanan dalam kelas.
Upaya Menumbuhkan Pendidikan Karakter dalam Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Fitriyani, Dewi
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya menumbuhkan pendidikan karakter dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan kajian pustaka atau library research. Metode ini didasarkan pada upaya untuk mendeskripsikan inti permasalahan dengan memetakan masalah inti. Sumber primer dalam penelitian ini didasarkan pada buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan kompetensi guru dan pendidikan kewarganegaraan yang berbasis penguatan pendidikan karakter yang diperoleh baik itu dari peraturan perundang-undangan. Sumber sekunder terkait dengan pendapat dari para tokoh. Penelitian ini menggunakan model analisis induktif. Hasil temuan penelitian mendeskripsikan bahwa kompetensi kepribadian yang harus guru pendidikan kewarganegaraan berbasis penguatan pendidikan karakter yaitu memiliki sikap kepribadian yang baik sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia, jujur berakhlak mulia,menjadi teladan,mantap, stabil, dewasa, arif dan bijaksana, berwibawa, memiliki etos kerja yang tinggi, tanggung jawab, bangga, percaya diri, dan secara objektif mau mengevaluasi kinerja sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.
Nilai Kenyamanan dalam Pelaksanaan Shalat Berjamaah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Rakit Kulim Putri, Mery Yurtania
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i1.986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai kenyamanan dalam pelaksanaan shalat berjamaah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, and Growth). Metode ini merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah berdasarkan skala prioritas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan memetakan masalah yang didasarkan pada data di lapangan. Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, dalam kegiatan berkonsultasi dengan kepala sekolah, dilakukan sesuai dengan prosedur yang baik dan benar tentunya kepala sekolah akan mendukung dan memberikan izin, berupa surat persetujuan. Kedua, kegiatan melaksanakan rancangan aktualisasi yang telah direncanakan, tentunya harus tersedia bahan dan alat yang perlukan agar kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar dan berhasil. Ketiga, penerapan nilai kenyamanan amat penting dalam melaksanakan rancangan aktualisasi, terutama sebagai seorang guru yang. Keempat, dalam melaksanakan rancangan aktualisasi, ada upaya menerapkan nilai-nilai sesuai dengan dalam visi misi sekolah.
Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kebangsaan Melalui Literasi Budaya dan Kewarganegaraan di Sekolah Damanik, Yusmita
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v2i2.999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan upaya untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter kebangsaan melalui literasi budaya dan kewarganegaraan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk mendapatkan data yang signifikan peneliti menggunakan teknik wawancara terhadap informasi penelitian ataupu narasumber yang sedang dilaksanakan. Teknik yang digunakan oleh peneliti untuk melakukan analisis data penelitian berupa data, penyajian data serta penarikan kesimpulan terhadap teknik yang sudah direncanakan oleh peneliti. Hasil penelitian yaitu pertama, Literasi budaya dan kewargaan yang dilakukan dengan baik maka sekolah dapat mendesain kurikulum formal yang terkait dengan kegiatan pembelajaran di ruang kelas, serta mengadakan ekstra-kurikuler karena dengan adanya kurikulum resmi dari sekolah maka peserta didik dapat memahami tentang literasi budaya dan kewarganegaraan yang ada di indonesia saat ini. Kedua, bahwa peran siswa dalam rangka penguatan kegiatan literasi budaya dan kewargaan yaitu menumbuhkan kegiatan minat baca dan partisipasi siswa dalam mengunjungi perpustakaan selain siswa menumbuhkan minat baca dan menanamkan nilai-nilai karakter yang di bentuk oleh pihak sekolah.