Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi
JIKG dibentuk oleh Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. JIKG merupakan wadah bagi akademisi, praktisi serta profesi kesehatan lain yang berminat mempublikasikan hasil riset yang telah mereka lakukan khususnya dalam bidang KESEHATAN GIGI dan ilmu lainnya. Journal JIKG ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi Kesehatan khususnya dalam bidang KESEHATAN GIGI. Temanya adalah sebagai berikut: 1. Dental Nursing 2. Dental Health 3. Dentistry 4. Community Dental Health 5. Dental Health Promotion 6. Dental Health Management 7. Dental Health Remedies and Dental Disease Prevention 8.General/Service Public Health 9.Health Education and Promotion 10.Health Management 11.Disease Prevention 12.Maternity and Child care 13.Health and Social Behavior 14.Nutrition and Health 14.Environmental Health
Articles
130 Documents
GAMBARAN MENGUNYAH MENTIMUN TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT
Ambarwati, Tritania
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 1, No 1 (2020): MARET
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v1i1.505
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana gambaran mengunyah mentimun terhadap kebersihan gigi dan mulut di Asrama Putra Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa laki-laki yang bertempat tinggal di asrama Jurusan Keperawatan Gigi tahun 2015 yang berjumlah 33 orang, karena sampel kurang dari 100 maka digunakan total sampling. Alat ukur untuk kebersihan gigi dan mulut digunakan Debris Indeks dan mengunyah mentimun menggunakan lembar ceklis, analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil pengloahan dan analisis data diperoleh kesimpulan perubahan nilai rata-rata debris index pada mahasiswa laki-laki di asrama sebelum mengunyah mentimun = 1,65 dengan kriteria sedang dan rata-rata sesudah mengunyah mentimun = 0,49 dengan kriteria baik. Data tersebut menunjukkan adanya selisih rata-rata sebelum dan sesudah mengunyah mentimun = 1,16 yang berarti nilai debris index cenderung menurun
FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PENGETAHUAN IBU TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT
Isnanto Isnanto;
Eka Nurjanah;
Ratih Larasati;
Endang Purwaningsih
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v2i3.781
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya pengetahuan ibu tentang Kesehatan gigi dan mulut di RT 03 desa Kampir kecamatan Bandar Kabupaten Batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal pengetahuan ibu tentang Kesehatan gigi dan mulut tahun 2021 (Studi di RT 03 Desa Kampir Kecamatan Bandar Kabupaten Batang Jawa Tengah) faktor internal yang meliputi Pendidikan terakhir ibu, usia ibu dan pekerjaan ibu, faktor eksternal yang meliputi informasi dan pengalaman. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah responden 35 responden. Metode pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara merekap hasil data yang telah dikumpulkan, kemudian dilakukan perhitugan data setiap orang, selanjutnya hasil dari perhitungan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ibu yang memiliki Pendidikan dasar(SD-SMP) sebanyak 27 ibu, Pendidikan menengah (SMA/SMK)sebanyak 7 ibu. Perguruan tinggi hanya 1 ibu. Usia ibu yang paling banyak yaitu usia 20-35 tahun yang berjumlah 22 orang. Usia lebih dari 35 berjumlah 13 orang. Ibu yang bekerja sebanyak 22 orang dan yang tidak bekerja berjumlah 13 orang. Dari 35 responden semua memiliki faktor eksternal
GAMBARAN PERAN IBU DALAM MEMELIHARA KESEHATAN GIGI ANAK USIA SEKOLAH DI KELURAHAN KRATON KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2020
Maulida Alfarisa Salsabila;
Sri Hidayati;
Hendro Suharnowo
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v2i2.709
Proporsi terbesar masalah gigi dan mulut di Indonesia adalah karies gigi. Karies gigi disebabkan karena adanya bakteri serta partikel-partikel makanan yang terdapat pada gigi serta ditandai dengan kerusakan pada jaringan gigi. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018, jika digolongkan dalam kelompok umur, proporsi terbesar dengan masalah kesehatan gigi dan mulut adalah anak usia sekolah 5-9 tahun dengan presentase 67,3%. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya presentase karies gigi pada anak usia sekolah di Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan. Tujuan dalam penelitian ini adalah diketahuinya gambaran peran ibu dalam keikutsertaannya dalam memelihara kesehatan gigi pada anak usia sekolah di Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jumlah responden 35 ibu yang memiliki anak usia sekolah di Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan. Metode pengumpulan data dengan pengisian kuisioner. Teknik analisis data dengan menghitung rata-rata (mean) dalam bentuk presentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran ibu dalam memelihara kesehatan gigi anak usia sekolah di Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan termasuk dalam kategori cukup dengan presentase 70%. Presentase tersebut diperoleh berdasarkan perhitungan rata-rata jawaban dari setiap indikator peran ibu yang meliputi 4 indikator, yaitu peran ibu sebagai pengasuh, pendidik, pendorong dan pengawas
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN TINGGINYA ANGKA KARIES GIGI MOLAR PERTAMA PERMANEN PADA SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 4 PUCANG KOTA SURABAYA TAHUN 2020
Al-Mala’ Birruzauq;
Sunomo Hadi;
Sri Hidayati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 1, No 3 (2020): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v1i3.566
Pendahuluan: Masalah dalam penelitian ini yaitu Tingginya Angka Karies Molar Pertama Permanen Siswa kelas V di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya tahun 2020. Tujuan: Untuk mengetahui adanya Hubungan Pengetahuan Siswa terhadap Tingginya Angka Karies Gigi Molar Pertama Permanen terhadap Siswa kelas V SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan sasaran penelitian pada siswa kelas 5 yang berjumlah 37 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi dan lembar kuesioner. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapatnya Hubungan Pengetahuan Siswa terhadap Tingginya Angka Karies Gigi Molar Pertama Permanen terhadap Siswa kelas V SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya tahun 2020
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES SISWA KELAS 6 DENGAN ANGKA KARIES
Moh. Sholehoddin;
Isnanto Isnanto;
Sunomo Hadi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v4i2.1063
Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang serius pada anak usia sekolah, terutama anak Sekolah Dasar (SD). Hal ini disebabkan kebersihan gigi dan mulut pada anak masih kurang baik karena belum mandirinya anak dalam mengurus kebersihan gigi dan mulut. Masalah dalam penelitian ini adalah angka karies gigi siswa kelas 6 di SDN tagangser laok 02 dan SDN tagangser laok 03 kacamatan Waru Pamekasan . Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan tentang karies siswa kelas 6 dengan angka karies Jenis penelitian analitik. Metode Penelitian pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui pengetahuan siswa dan lembar observasi untuk mengetahui karies gigi siswa. Analisis data menggunakan uji Chi Square metode ini termasuk jenis penelitian analitik cross-sectional.Hasil Ada hubungan Pengetahuan Tentang Karies Siswa
POLA PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN RENDAHNYA PREVALENSI ANGKA BEBAS KARIES USIA DINI ANAK PRASEKOLAH (Studi di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo)
Irna Apprillia Roswandha;
I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri;
Endang Purwaningsih
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v3i2.911
Latar Belakang : Karies usia dini adalah adanya satu atau lebih kerusakan pada gigi dengan kavitas atau tanpa kavitas, kehilangan gigi akibat karies, atau penambalan permukaan gigi susu pada usia prasekolah (0-71 bulan). Data pemeriksaan def-t anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Krembung Sidoarjo menunjukkan rendahnya prevalensi angka bebas karies usia dini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola pemberian susu formula saat batita dengan rendahnya prevalensi angka bebas karies usia dini anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Krembung Sidoarjo. Metode : Responden penelitian yaitu ibu dan anak prasekolah yang bersekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Krembung Sidoarjo sebanyak 48 orang diambil secara simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Krembung Sidoarjo pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Teknik analisis data yang digunakan merupakan uji korelasi koefisien kontingensi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami karies dan memiliki pola pemberian susu formula saat batita tidak tepat. Kesimpulan : Hasil uji korelasi koefisien kontingensi yaitu p value 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian susu formula saat batita dengan rendahnya prevalensi angka bebas karies usia dini anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tambakrejo 1 Krembung Sidoarjo. Saran : Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi dan referensi bahan mengajar mengenai pola pemberian susu formula saat batita dengan kejadian karies gigi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA DENGAN KARIES GIGI MOLAR SATU PERMANEN
Adityas Afri Dwi Mulyantono
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v2i1.647
Masalah penelitian: Rendahnya prevalensi bebas karies gigi molar satu permanen pada siswa SMP Negeri 39 Surabaya dengan prevalensi 67,5% pada bulan September tahun 2019. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan antara pengetahuan siswa dengan karies gigi molar satu permanen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 39 Surabaya tahun 2020. Metode penelitian: Jenis penelitian analitik observational. Responden yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 39 Surabaya sebanyak 122 siswa. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk google form dan lembar pemeriksaan gigi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik Kendalls tau-b. Hasil penelitian: Diketahui bahwa adanya hubungan antara pengetahuan siswa dengan karies molar satu permanen ada siswa kelas VIII SMP Negeri 39 Surabaya Tahun 2020.
Erupsi Gigi Molar Pertama Permanen Berdasarkan Letak Geografis Pesisir Pantai dan Pegunungan di Kabupaten Pacitan
Cahya Rachmatuloh Koenela;
Agus Marjianto;
Silvia Prasetyowati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 1, No 3 (2020): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v1i3.543
Masalah dalam penelitian ini yaitu ketidaksesuaian kecepatan erupsi gigi di wilayah pesisir pantai dan pegunungan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan erupsi gigi molar pertama permanen rahang atas dan bawah berdasarkan letak geografis pesisir pantai dan pegunungan Kabupaten Pacitan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sasaran dalam penelitian ini adalah sebagian siswa pada SD di daerah pesisir pantai yaitu Kecamatan Ngadirojo serta SD yang terletak di daerah pegunungan yaitu Kecamatan Tulakan dan dengan jumlah minimal sampel 111 anak. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi.Teknik analisa yang digunakan yaitu teknik analisis data chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan waktu erupsi gigi molar pertama permanen rahang atas dan bawah berdasarkan letak geografis daerah pesisir pantai dan pegunungan Kabupaten Pacitan.
PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN SUSU FORMULA DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI SULUNG (Studi Pada Siswa TK A Raudhatul Athfal Perwanida I Lamongan)
Desty Kartika Rahma Maulida;
Imam Sarwo Edi;
Endang Purwaningsih
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 3 (2022): November
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v3i3.1018
Susu formula adalah bubuk yang dibuat dengan formulasi tertentu yang menyerupai ASI. Konsumsi susu formula yang kurang tepat seperti cara penyajian yang menggunakan botol yang dihubungkan dengan lama pemberian, frekuensi, dan waktu pemberian dapat menyebabkan terjadinya karies pada anak. Karies gigi merupakan penyakit yang merusak struktur gigi dimulai dari permukaan gigi meluas hingga ke pulpa. Masalah penelitian ini adalah Rendahnya Persentase Bebas Karies Gigi Sulung Pada Siswa TK A RA Perwanida 1 Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan ibu tentang pemberian susu formula dengan kejadian karies gigi sulung siswa TK A RA Perwanida I Lamongan. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan melibatkan 40 ibu siswa TK A dan 40 siswa TK A sebagai responden. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner lalu dilakukan perhitungan menggunakan software program SPSS 16 dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemberian susu formula dengan kejadian karies gigi sulung siswa TK A Raudhatul Athfal Perwanida I Lamongan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG KARIES DENGAN PREVALENSI KARIES GIGI MOLAR PERTAMA PERMANEN (Pada Siswa Kelas IV SDN Pasongsongan IV Kecamatan Pasongsongan Sumenep)
Rian Agung Prasatiya;
I.G.A Kusuma Astuti. N.P;
Imam Sarwo Edi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37160/jikg.v3i2.898
Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang serius pada anak usia sekolah, terutama anak sekolah Dasar (SD). Hal ini disebabkan kebersihan gigi dan mulut pada anak masih kurang baik karena belum man dirinya anak dalam mengurus kebersihan gigi dan mulut. Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya presentase karies gigi molar pertama permanen siswa kelas IV SDN Pasongsongan IV Kecamatan Pasongsongan. Tujuan penelitian hubungan pengetahuan siswa tentang karies dengan prevalensi karies gigi molar pertama permanen (pada siswa kelas IV SDN Pasongsongan IV kecamatan Pasongsongan Sumenep) Jenis penelitian analitik. Metode Penelitian pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner untuk mengetahui pengetahuan siswa dan lembar observasi untuk mengetahui karies gigi siswa. Analisis data menggunakan uji Chi Square metode ini termasuk jenis penelitian analitik cross-sectional. Hasil pengetahuan siswa tentang karies dengan prevalensi karies gigi molar pertama permanen pada siswa kelas IV SDN Pasongsongan IV termasuk dalam kategori kurang.