Blantika : Multidisciplinary Journal
Blantika: Multidisciplinary journal is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and scientific fields. The journal is publication frequency quarterly (four issues per year) by Publikasiku Academic Solution Blantika: Multidisciplinary journal provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. The journal publishes research articles covering all aspects of social sciences, ranging from Management, Education, Economics, Culture, Law and Sains that belong to the social context.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue"
:
10 Documents
clear
Transformasi Ekonomi Kreatif Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Prinsip Tri Hita Karana di Desa Buduk Kabupaten Badung
Rukmana, Gede Weda;
Suastika, I Nengah;
Lasmawan, I Wayan
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.130
Penelitian ini fokus menggali potensi transformatif ekonomi kreatif melalui pemberdayaan masyarakat berdasarkan prinsip Tri Hita Karana di Desa Buduk, Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan memanfaatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumenter sebagai teknik pengumpulan data. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dan interpretatif. Temuan tersebut menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat berdasarkan prinsip Tri Hita Karana dalam mendorong transformasi ekonomi kreatif di Desa Buduk. Prinsip Tri Hita Karana yang mengakar kuat dalam budaya Bali menekankan pada hubungan harmonis antara manusia, alam, dan alam spiritual. Dengan menganut prinsip ini, masyarakat mengintegrasikan nilai-nilai budaya, kelestarian lingkungan, dan pembangunan sosial ekonomi ke dalam usaha ekonomi kreatifnya. Inisiatif. Program pendidikan dan pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat di berbagai bidang kreatif. Koperasi didirikan untuk mendorong kolaborasi, pembagian sumber daya, dan pertumbuhan yang adil dalam masyarakat. Selain itu, strategi promosi dan pemasaran yang efektif telah diterapkan untuk meningkatkan kesadaran dan visibilitas terhadap produk dan layanan kreatif yang berasal dari Desa Buduk. Dampak transformatif dari upaya tersebut terlihat pada kemajuan sosial ekonomi masyarakat. Selain itu, pelestarian seni tradisional, warisan budaya, dan kelestarian lingkungan juga diprioritaskan, sehingga menjamin kelangsungan ekonomi kreatif di Desa Buduk dalam jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami bagaimana pemberdayaan masyarakat berdasarkan prinsip Tri Hita Karana dapat mendorong transformasi ekonomi kreatif di tingkat lokal. Laporan ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya, kesadaran lingkungan, dan pembangunan sosial-ekonomi dalam mendorong ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan inklusif di daerah pedesaan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting (Status Ekonomi dan Pemberian Asi Eksklusif) pada Balita Usia 25-59 Bulan
Metasari, Andi Ria;
Sumarni, Sumarni;
Kamsiar, Kamsiar
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.131
Stunting pada balita merupakan masalah serius dalam kesehatan anak yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan manusia secara global dan salah satu bentuk gizi kurang yang di tandai dengan nilai Z-score tinggi badan menurut umur (TB/U). Salah satu faktor diantaranya adalah status ekonomi dimana kedudukan seseorang atau keluarga di masyarakat berdasarkan pendapatan tiap bulan, yang biasanya berpengaruh terhadap kejadian stunting. Selain itu, ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja bagi bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan tanpa diberikan makanan dan minuman lain. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor ekonomi dan pemberian ASI eksklusif terhadap balita stunting usia 25-59 bulan di Wilayah Kecematan Awangpone. Metode penelitian ini menggunakan metode accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Terdapat 80 responden yang di dapat dari hasil analisis uji statistik chi square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi dan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting dengan p=0,003 dan p=0,002, Manfaat dari penelitian ini dapat menjadi salah satu dasar pelayanan untuk mengurangi angka kejadian stunting.
Peningkatan Hasil BelajPeningkatan Hasil Belajar Tema 4 Sehat Itu Pentin Melalui Media Video Kelas 5 Sd Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjukar Tema 4 Sehat Itu Pentin Melalui Media Video Kelas 5 Sd Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk
Ariyanti, Aulia Ferdyna
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.132
Kenyataan yang terjadi pada kelas V SD Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk yaitu siswa kurang fokus, mengobrol bersama teman sebangkunya , bermain kertas, alat tulis, dan cenderung tidak kondusif,serta rendahnya hasil belajar siswa pada teama 4 sehat itu penting sub tema 1 peredaran darahku sehat pembelajaran 3 maka sangatlah perlu dilakukan perubahan dalam pelaksanaan pembelajaran pada tema 4 sehat itu penting sub tema 1 peredaran darahku sehat pembelajaran 3, salah satunya dengan menggunakan media video. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penerapan media video dapat meningkatkan hasil belajar tema 4 sehat itu penting kelas 5 SD Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk?” Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. PTK ini dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2022 dan Siklus II dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2022. Penelitian dilaksanakan pada kelas V SD Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk dengan jumlah siswa kelas V sebanyak 16 siswa yang terdiri dari 6 siswa laki- laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video dapat meningkatkan hasil belajar tema 4 sehat itu penting pada siswa kelas V SD Negeri 2 Macanan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk. Peningktan hasil belajar tema 4 sehat itu penting diketahui dengan hasil Siklus I dan Siklus II yang menunjukkan peningkatan rata- rata dan persentase ketuntasan secara klasikal. Rata- rata nilai siswa tema 4 sehat itu penting sub tema 1 peredaran darahku sehat
Prosedur Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Umkm ) yang Dilakukan oleh Pt Bank Xxx Area Yogyakarta
Sari, Sindi Wulan;
Muhammad, Rifqi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.139
Penelitian ini memberikan gambaran tentang prosedur pembiayaan yang dilakukan oleh PT Bank XXX di Yogyakarta untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Magang ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana bank memfasilitasi kebutuhan finansial UMKM dalam pertumbuhan dan pengembangan bisnis mereka. Metode penelitian yang digunakan termasuk observasi langsung, wawancara dengan staf bank, dan analisis dokumen terkait. Temuan penelitian ini menggambarkan bahwa PT Bank XXX telah mengembangkan prosedur pembiayaan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk UMKM. Prosedur ini meliputi tahap aplikasi, evaluasi kredit, penilaian risiko, dan pencairan dana. Bank juga memberikan berbagai jenis pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik bisnis UMKM, seperti kredit modal kerja, kredit investasi, dan fasilitas perdagangan. Selain itu, penelitian ini menyoroti upaya bank dalam memberikan pendampingan dan bimbingan kepada UMKM dalam manajemen keuangan dan pengembangan bisnis. Dengan adanya pendekatan ini, bank tidak hanya berperan sebagai penyedia dana, tetapi juga sebagai mitra strategis yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Bank XXX Area Yogyakarta memiliki prosedur pembiayaan UMKM yang efektif dan berorientasi pada memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah tersebut. Rekomendasi untuk penelitian mendatang termasuk penelusuran lebih lanjut tentang dampak sosial dan ekonomi dari program pembiayaan UMKM ini serta pengembangan strategi yang lebih inovatif untuk mendukung pertumbuhan UMKM di masa depan.
Ayat dan Hadits Tentang Tujuan Pendidikan Islam
Shobirun, Panur M.
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.140
Dari perhatian yang sangat besar yang diberikan Islam terhadap pendidikan, dapat dipahami bahwa agama ini memiliki tujuan dan alasan khusus terkait dengan isu tersebut. Oleh karena itu, dalam tulisan ini akan dijelaskan mengenai tujuan agama Islam dalam mendorong umatnya untuk memberikan perhatian kepada pendidikan. Pendekatan ini akan mencakup kutipan dari ayat-ayat yang membahas tujuan pendidikan, dengan penjelasan yang tidak terbatas hanya pada satu kitab tafsir, melainkan melibatkan beberapa kitab tafsir. Selain itu, akan disajikan beberapa hadis yang relevan dengan tujuan pendidikan, untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai tujuan pendidikan dalam Islam. Dalam analisisnya, berbagai pendapat dari cendekiawan Muslim akan diambil sebagai perbandingan dan penambah wawasan dalam memahami tujuan pendidikan Islam. Demikian pula, berbagai pandangan dari tokoh pendidikan modern Barat akan digunakan sebagai perbandingan dalam studi tujuan pendidikan dari perspektif Al-Quran dan Hadis. penelitian dapat difokuskan pada tujuan pendidikan seperti pengembangan akhlak mulia, peningkatan pengetahuan agama, pembentukan kepribadian yang Islami, atau pengembangan keterampilan sosial.
Ekospiritualisme Al-Qur'an (Studi atas Tanggungjawab Manusia sebagai Khalifah Fî Al-Ardh dalam Penyelamatan Alam)
Akbar, Muhammad Idnan
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.141
Penelitian ini berkesimpulan bahwa alam dan manusia adalah sama-sama fitrah (suci). Setiap makhluk ciptaan Allah memiliki potensi mendapat hidayah dari Allah. Namun, ada perbedaan yang sangat mendasar dari keduanya, yaitu manusia dikarunia akal, sedangkan alam tidak. Sikap tunduk tidak mengimplikasikan bahwa manusia memiliki hak untuk mendominasi atau mengeksploitasi alam, tetapi memanfaatkan sumber-sumber alam sesuai perintah Allah. Inilah yang dimaksud dengan menjaga keseimbangan alam. Dimensi spiritualitas manusia sangat penting agar dapat memperlakukan alam dengan ramah dan santun. Nilai-nilai spiritual dalam diri manusia harus senantiasa diimplimentasikan dalam setiap lini kehidupan ketika berhubungan dengan alam, dan tugas manusia diutus ke alam semesta sebagai Khalîfah fî al-Ardh tidak terlepas dari unsur tauhîd, amânah, ‘adl, dan mîzan. Dalam konsep eko-spiritualisme, Allah ialah fokus tertinggi dari seluruh tindak tanduk manusia dan alam. Selain itu, kita bisa melihat bahwa kedudukan alam dan manusia sebagai mitra, dan hal ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa memperlakukan alam semena-mena karena kedudukan sebagai khalifah di bumi tidak dengan sendirinya diberikan kekuasaan untuk mengeruk kekayaan bumi tanpa memerhatikan ekosistem dan keseimbangan. Sebagai manusia khususnya umat Islam yang merasakan dampak langsung dari krisis ekologi, umat Islam perlu membangun kesadaran pribadi (spirituality) menuju kesadaran semesta (ecologi spirituality) dan membangun suatu refleksi teologi akan pentingnya menyelamatkan dan melestarikan alam. Hal ini dapat dinyatakan dalam bentuk praksis yang berlandaskan eko-spiritualisme Al-Qur’an sebagai suatu nilai absolut – hudan li an-Nas.
Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Nurhayati, Nopi
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.142
Sumber daya manusia merupakan salah satu aset penting didalam menjalankan sebuah organisasi. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari keempat variabel yaitu mengetahui disiplin kerja, lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan produksi PT Yupi Indo Jelly Gum Kabupaten Bogor. Populasi dalam penelitian ini 350 karyawan produksi PT Yupi Indo Jelly Gum Kabupaten Bogor. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik proporsional random sampling. Sample yang diambil dalam peneltian ini berjumlah 80 responden karyawan produksi PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk dengan sample yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS VERSI 29. Data yang diambil merupakan kuisioner terhadap karyawan produksi PT Yupi Indo Jelly Gum Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Motivasi kerja memiliki pengaruh besar terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang termotivasi dalam bekerja akan mampu meningkatkan kinerja karyawan.
Kontroversi Hermeneutika Al-Qur’an Sebagai Metodologi Menafsirkan Al-Qur’an
Arrasyid, Ahmad Roisy;
Nawawi, Abd Muid;
Rofiah, Nur
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.143
Perdebatan tentang kemungkinan pengembangan ‘ulum Al-Qur’an melalui hermeneutika dan tentang penerapan hermeneutika dalam penafsiran Al-Qur’an hingga saat ini masih dimunculkan di kalangan para ulama dan sarjana Islam. Pro dan kontra pun terjadi dan tidak dapat dihindari. Sebagian dari mereka menolak hermeneutika secara totalitas. Sebagian yang lain menerimannya secara keseluruhan dan sebagian yang lain lagi berusaha menengahi perbedaan pendapat tersebut dengan mengatakan bahwa sebagian teori hermeneutika dipandang acceptable (diterima) dalam kajian keislaman. Penelitian ini setidaknya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu-ilmu keislaman. Pertama, penelitian ini membuktikan adanya sejumlah pemahaman baru yang berbeda dengan tradisi ilmu tafsir dan Al-Qur’an sebelumnya. Metode penafsiran yang lebih memberikan peran berimbang antara teks, pengarang, dan penafsir. Kedua, semangat zaman yang melatarbelakangi gagasan penerapan hermeneutika antara lain semangat untuk memecahkan kebuntuan pemikiran Islam, guna merespon tantangan modernesisasi dan globalisasi. Sementara itu penolakan terhadap hermeutika dilatarbelakangi oleh semangat menentang hegemoni Barat dalam tradisi pemikiran Islam dan keinginan untuk mempertahankan tradisi keilmuan Islam yang telah mapan. Dan dalam penelitian ini, penulis mengambil langkah metodologis berupa analisis filosofis.Integrasi heremenutika terbukti memberikan dampak perkembangan bagi kajian ilmu Al-Qur’an dan tafsir. Terbukti dari banyaknya penelitian lahir yang membahas tentang hermeneutika. Baik yang pro ataupun yang kontra, keduanya sama-sama mendapatkan keuntungan daripada integrasi hermeneutika. Untuk mendukung gagasan penerapan hermeneutika dalam penafsiran Al-Qur’an, Sahiron Syamsuddin mengajukan tiga argumen serta memberikan juga bukti cara mengaplikasiannya.
Implementasi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) dalam Pelayanan Prima Kua di Wilayah Kerja Kementerian Agama Kabupaten Lamongan
Mukiyanto, Mukiyanto
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.144
Pemerintah di Indonesia merasa perlu untuk mengatur persoalan perkawinan dalam sebuah undang-undang yang pasti dan harus dipatuhi oleh seluruh rakyatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan, faktor penghambat dan Implementasi penerapan SIMKAH dalam pelayanan prima KUA di sepuluh KUA Kecamatan Kantor Wilayah Kerja Kemenag Kabupate Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan melalui kajian lapangan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian hukum sosiologis (socio legal research). Penggalian data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi, displai dan verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi dan diskusi dengan sejawat. Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa: 1) Penerapan aplikasi SIMKAH dalam pelayanan prima KUA di sepuluh KUA Kecamatan berfungsi sebagai penerapan hukum keluarga (ahwal al-syakhsiyah) bagi masyarakat muslim dengan mengikuti teknis peraturan yang berlaku dan terus menerus disosialisasikan demi suksesnya program tersebut; 2) Faktor penghambat dalam penerapan aplikasi SIMKAH antara lain: a) kondisi jaringan internet yang masih lemah, b) ketersediaan sarana pendukung teknologi yang belum memadai, c) keterbatasan tenaga SDM operator, dan d) kelengkapan berkas persyaratan administrasi para pendaftar kehendak nikah yang masih kurang; dan 3) Implementasi penerapan aplikasi SIMKAH online dalam tertib aministrasi pencataan pernikahan secara garis besar dapat dikatakan efektif dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta memberikan rasa keamanan, kenyamanan, dan kemudahan dalam mengakses data.
Tradisi Pendidikan Pesantren Dantantangan Era Revolusi Industri 4.0 Analisa Tentang Eksistensi Pesantren setelah Terbitnya Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren
Ramadhonus, Ramadhonus;
Shunhaji, Akhmad;
Sarnoto, Ahmad Zain
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57096/blantika.v2i5.145
Pondok pesantren adalah indegenious cultura yang telah ada jauh sebelum kemerdekaan, terus berkembang jumlah saat ini 27.772 dengan 4.175.531 santri. Kemajuan teknologi informasi dalam era 4.0 tentunya berpengaruh terhadap eksistensi pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan tradisi pendidikan pesantren dalam era revolusi industri 4.0 serta strategi pendidikan pesantren dalam melestarikan dan mempertahankan tradisi pendidikan di era revolusi industri 4.0, disamping itu pula menganalisis Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dalam kaitannya dengan tradisi pendidikan pesantren pada era revolusi Industri 4.0 serta memprediksi langkah-langkah strategik apa saja yang harus diambil pesantren setelah terbitnya peraturan tersebut. Penelitian ini adalah mengambil pendekatan kualitatif, yaitu dengan menekankan analisisnya para proses penyimpulan komparasi dan pada analisis terhadap dinamika hubungan fenomena yang diamati dengan logika ilmiah. Penelitian ini merupakan riset kepustakaan yang menggali konsep tradisi pendidikan pesantren dan tantangan yang hadapi. Kesimpulannya, bahwa kyai, ustadz di pesantren tidak lagi berperan sebagai pusat informasi pengetahuan. Tetapi tradisi kepesantrenan tetap dipertahankan dengan konsep mempertahankan nilai tradisi yang baik dan mengambil sesuatu yang baru yang kebig bermanfaat. Sedangkan strateginya adalah fokus pada keterampilan, pembelajaran yang lebih fleksibel, membangun kemampuan kolaboratif. Langkah-langah yang ditempuh untuk mewujudkan strategi itu adalah mengadopsi teori struktural fungsional Talkot Parsons AGIL, yaitu Adaptation, Goal attainment, Integration dan Latensi. Setelah itu barulah diadakan pembaharuan dengan pendekatan, yaitu Metamorfosis metodologis, metamorfosis non akademik dengan membangun lietasi digital di pesantren, membangun chanel kajian ke Islaman dan membekali santri dengan pendidikan soft skill, baik intra-personal skill maupun inter-personal skill.