cover
Contact Name
Nurul Fatonah
Contact Email
jurnal.pgsd@uniga.ac.id
Phone
+6282118190799
Journal Mail Official
jurnal.pgsd@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang Jl. Hampor No.52A, Rancabango, Kec. Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PGSD Uniga
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 28282299     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jpgsd.v2i2
Jurnal PGSD UNIGA adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Prodi PGSD Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut. Jurnal PGSD UNIGA terbit dua kali dalam satu tahun yakni bulan Februari dan Agustus. Jurnal PGSD UNIGA mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan topik kajian (sains, sosial, matematika, kewarganegaraan, bahasa, seni, budaya, agama, keolahragaan, teknologi, lingkungan, belajar dan pembelajaran, perangkat pembelajaran, media pembelajaran, model, pendekatan, metode, dan atau strategi pembelajaran, evaluasi pembelajaran, psikologi pembelajaran, dan atau pedagogy).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA" : 11 Documents clear
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Negeri Cirengganis dalam Menentukan Volum Bangun Ruang melalui Penggunaan Alat Peraga Kubus Satuan leni nurmalasari
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2167

Abstract

Berdasarkan hasil belajar siswa dua tahun yang lalu yaitu tahun pelajaran 2020/2021 di SD Negeri Cirengganis pada pokok bahasan menentukan volum bangun ruang rata-rata hasil belajar siswa masih rendah yaitu baru mencapai 5,6 dan 5,9. Hal itu merupakan masalah bagi guru untuk meningkatkan hasil belajar pada pokok bahasan tersebut. Upaya yang dilakukan melalui penggunaan alat peraga kubus satuan diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar pokok bahasan menentukan volum bangun ruang. Rumusan masalah yang diajukan dalam skripsi ini berbunyi “Apakah penggunaan alat peraga kubus satuan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Cirengganis Kecamatan Pamulihan- Kabupaten Sumedang dalam menentukan volum bangun ruang (balok dan kubus)? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Cirengganis Kecamatan Pamulihan  Kabupaten Sumedang dalam menentukan volum bangun ruang (balok dan kubus) melalui penggunaan alat peraga kubus satuan. Manfaat penelitian ini bagi siswa adalah meningkatnya hasil belajar pokok bahasan menentukan volum bangun ruang, bagi guru meningkatnya kualitas pembelajaran dan bagi sekolah dapat memberikan kontribusi yang positif bagi upaya peningkatan hasil belajar siswa.Penelitian ini dengan penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan selama tiga siklus, metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan pengamatan dan tes. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI, indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika rata-rata kelas telah meperoleh nilai minimal 7,0.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada pokok bahasan menentukan volum bangun ruang ( balok dan kubus) mencapai rata-rata 6,26 pada siklus I, 6,8 pada siklus II dan 8,4 pada siklus III. Berdasarkan hasil tersebut, disimpukan bahwa penggunaan alat peraga kubus satuan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan tersebut. Dari hasil pengamatan juga dapat dilihat adanya peningkatan aktivitas dalam pembelajaran.Saran, yang dapat disampaikan kepada guru kelas VI agar menggunakan alat peraga kubus satuan dalam mengajarkan materi menentukan volum bangun ruang, dan siswa kelas VI diharapkan berlatih dengan menggunakan alat peraga kubus satuan untuk mengerjakan soal-soal latihan menentukan volum bangun ruang sehingga memudahkan dalam menyelesaikan soal tersebut.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran IPA dengan Model Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Pendidikan STEM Andinisa Rahmaniar
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2064

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil analisis berupa kajian literatur pada hasil penelitian mengenai Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning yang terintegrasi pendidikan STEM yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA. Kajian pustaka dilakukan pada delapan artikel yang dipublikasikan diberbagai jurnal dari tahun 2015 sampai 2021. Kajian pustaka dilakukan dengan menggunakan empat metode yaitu: pertama pemilihan topik yang akan di review, kedua melakukan pencarian dan penyeleksian artikel yang berkaitan dengan topik yang sudah ditemukan, ketiga melakukan analisis dan sintesis literatur, dan keempat melakukan organisasi tulisan. Hasil dari literatur review ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA dengan model Problem Based learning yang terintegrasi pendidikan STEM sangat mampu mengembangkan pemikiran siswa khususnya kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi masalah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning yang terintergasi Pendidikan STEM sangatlah penting agar dapat meningkatkan berpikir kritis siswa, dan mengatasi permasalahan dengan baik, serta meningkatkan proses hasil belajar siswa
Metode Guru Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita di MIS Al Mahdiyin Kadungora Garut Nurul Fatonah; Rudi Akmal; Dini Rusmiati
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam memberikan pelayanan kepada anak berkebutuhan khusus tunagrahita di MIS Al Mahdiyin Kadungora Garut. Tunagrahita ini termasuk ke dalam jenis anak yang memiliki kecerdasan otak di bawah rata-rata atau keterbelakangan intelektual. Walaupun anak tunagrahita ini memiliki hambatan dalam kecerdasannya, anak tunagrahita harus tetap mendapatkan haknya sebagai peserta didik, mendapatkan pelayanan yang layak baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Dalam mengajarkan anak tunagrahita harus dengan strategi dan pendekatan yang penuh kasih sayang dan pengertian, serta penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Guru harus memberikan pelayanan yang selayak-layaknya. Anak tunagrahita sama dengan anak-anak yang lainnya memiliki masa depan yang cerah dan cita-cita yang tinggi
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Simetri Lipat Bangun Datar di Kelas III SDN Cimanggung IV Tina Herlina
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2171

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah sebagai berikut : Mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif dalam rangka meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi simetri lipat dan putar bangun datar.Mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran koopenitif dapat membantu siswa memahami materi simetri lipat dan putar bangun datar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah, model pembelajaran kooperatif. Berdasarkan hasil diskusi dengan teman sejawat dan Supervisor, pembelajaran yang dilaksanakan sudah menunjukan kemajuan. Mereka menyimpulkan hal tersebut berdasarkan hasil tes dan observasi yang telah dilakukan.Dari hasil tes siklus I dan II pada pembelajaran matematika diperoleh peningkatan penguasaan siswa dalam mengerjakan tes yang diberikan oleh guru dimana pada siklus I siswa yang menguasai materi diatas 70 adalah 66,78%.  Dimana masih ada yang mendapatkan nilai 50 dan 60 sebanyak 8 orang siswa, hal ini terjadi karena : Guru masih terpaku pada cara mengajar yang cenderung verbalisme. Belum maksimalnya penggunaan media atau alat peraga.Kurang memberikan bimbingan dalam diskusi.Sedang pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 80,71%, sehingga 100% sudah mencapai KKM yang telah ditentukan yaitu 60.  Hal ini terjadi karena :Penjelasan dilengkapi dengan mrnggunakan model pembelajaran kooperatif.Dalam menyampaikan penjelasan disertai dengan contoh yang nyata. Penjelasan tidak terlalu cepat. Penggunaan alat peraga dengan maksimal. Menggunakan papan tulis dan media lainnya dengan semaksimal mungkin. Namun demikian masih ada siswa yang belajarnya kurang maksimal, yaitu masih adanya siswa yang memperoleh nilai 50 sebanyak 6 orang siswa. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 80,71% dimana yang mendapatkan nilai 100 ada 3 orang, nilai 90 ada 5 orang nilai 80 ada 11, dan nilai 70 ada 9 orang.  Hal ini terjadi karena : Digunakannya metode lain selain ceramah, misalnya metode diskusi.Dalam menyampaikan penjelasan disertai dengan contoh yang konkrit. Mengadakan tanya jawab secara bergiliran.Kalimat pertanyaan dibuat sesederhana mungkin.Dalam perbaikan pembelajaran untuk mata pelajaran matematika hasil belajar meningkat dari 66,78% siswa yang berhasil menguasai materi 70 ke atas menjadi 80,71%.Manfaat bagi guru,dapat mengidentifikasi dan mengatasi kesulitan dalam pembelajaran matematika.Meningkatkan kreativitas guru dalam pembelajaran matematika.Manfaat bagi siswa, Menumbuhkan minat siswa terhadap pembelajaran matematika. Mempermudah, penguasaan serta peningkatan kemampuan dan kreativitas berfikir siswa dalam pembelajaran matematika.Manfaat bagi sekolah, Memperbaiki pembelajaran matematika.Tercapainya tujuan kurikulum.Menciptakan lulusan yang berkualitas.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, pemahaman siswa, simetri lipat bangun datar
Efektivitas Implementasi Pembelajaran Inkuiri Berbasis Kearifan Lokal terhadap Hasil Belajar Siswa Shinta Purnamasari, S.Pd., M.Pd.; Rapa Wardah; Tasa Diah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2047

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas implementasi model pembelajaran inkuri berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan literature riview atau kajian pustaka dengan 4 langkah literature review. Terdiri dari 7 artikel utama yang terbit dari tahun 2017 sampai 2021 dan dipublikasikan pada berbagai jurnal nasional menjadi bahan kajian Pustaka atau literature review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran inkuiri berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan berbagai aspek hasil belajar siswa, seperti literasi sains, karakter siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, higher order thiking skills, dan pemahaman konsep. Peningkatan hasil belajar siswa setelah implementasi pembelajaran inkuiri berbasis kearifan lokal pada ketujuh artikel tergolong ke dalam kategori sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dilihat bahwa implementasi pembelajaran inkuiri berbasis kearifan lokal dinilai efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan 1 sampai 20 melalui Penggunaan Alat Peraga Siswa Kelas 1 SD Negeri Palasah yayah warliah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2168

Abstract

Mengingat kesulitan yang dialami siswa dalam memahami materi Matematika   maka dipandang perlu untuk melakukan perhatian yang lebih baik lagi dari berbagai pihak untuk meningkatkan mutu hasil belajar Matematika. Utamanya dari kalangan pendidik dalam hal ini seorang guru, karena gurulah yang banyak atau yang paling dekat dengan siswa. Usaha-usaha yang dilakukan kearah peningkatan hasil belajar diharapkan akan selalu ditingkatkan. Jangkauannya diperluas dan mencakup sasaran yang lebih mendasar, perbaikan cara belajar Matematika, banyak guru mulai menggunakan beberapa pendekatan dalam pemecahan soal Matematika   agar siswa merasa senang dan mampu menyelesaikan soal yang diberikan dan lain-lain. Salah satu langkah yang dapat di ambil untuk perbaikan pembelajaran adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat dan menarik.Dalam materi Penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 20  , strategi pembelajaran yang di rasa tepat dan menarik untuk di gunakan adalah Penggunaan alat peraga . Penelitian ini mengambil judul “Peningkatan Prestasi Belajar Mapel Matematika   Materi Penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 20   Melalui Penggunaan Alat Peraga   Siswa Kelas I   SD Negeri Palasah Tahun Pelajaran 2021/2022” Hasil ahir dari penelitian ini adalah Dengan Penggunaan Alat Peraga   yang telah dilaksanakan maka terdapat peningkatan prestasi  belajar Matematika   Materi Penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 20  pada siswa Kelas I SD Negeri Palasah. Terbukti  dari data hasil belajar pada siklus 1 ketuntasan klasikal siswa mencapai 66%.  Dan hasil ketuntasan klasikal siswa yang pada siklus 2 mencapai 96%. Dapat di simpulkan bahwa penggunaan  Penggunaan Alat Peraga   dalam meningkatkan prestasi  belajar Matematika   Materi Penjumlahan dan pengurangan bilangan 1 sampai 20  pada siswa Kelas I SD Negeri Palasah  Tahun Ajaran 2021 /2022 tepat sasaran.
Metode Guru Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita di MIS Al Mahdiyin Kadungora Garut Nurul Fatonah; Rudi Akmal
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam memberikan pelayanan kepada anak berkebutuhan khusus tunagrahita di MIS Al Mahdiyin Kadungora Garut. Tunagrahita ini termasuk ke dalam jenis anak yang memiliki kecerdasan otak di bawah rata-rata atau keterbelakangan intelektual. Walaupun anak tunagrahita ini memiliki hambatan dalam kecerdasannya, anak tunagrahita harus tetap mendapatkan haknya sebagai peserta didik, mendapatkan pelayanan yang layak baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Dalam mengajarkan anak tunagrahita harus dengan strategi dan pendekatan yang penuh kasih sayang dan pengertian, serta penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Guru harus memberikan pelayanan yang selayak-layaknya. Anak tunagrahita sama dengan anak-anak yang lainnya memiliki masa depan yang cerah dan cita-cita yang tinggi.
Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan Bahasa Inggris Melalui Audio-Visual bagi Siswa Kelas VIII-F SMP N 1 Sumedang Tahun Pelajaran 2020/2021 yusup yusup
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2170

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Sumedang di Kelas  VIII-F yang kemampuan siswanya untuk materi  Mendengarkan Bahasa Inggris  cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah observasi dan tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Audio-Visual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada Siklus I adalah 6,3 untuk prestasi belajar. Dari Siklus I ke  Siklus II naik menjadi 7,9 untuk prestasi belajar. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Audio-Visual dapat meningkatkan prestasi belajar.
PENGARUH PERAN GURU TERHADAP PROBLEMATIKA SISWA SD Riandi Marisa Marisa
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2062

Abstract

Betapa besar jasa guru dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan para peserta didik. Mereka memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), serta mensejahterakan masyarakat, kemajuan Negara dan bangsa. Seorang Guru harus berpacu dalam pembelajaran, dengan memberikan kemudahan belajar bagi seluruh peserta didik, agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Kami melakukan penelitian di SD Negeri 1 Pusangan Siblah Krueng tahun pelajaran 2021/2022. Peneliti mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan tugas penelitian mengenai pendidikan. Penelitian yang kami lakukan selama 1 kali pertemuan terhitung dari mulai 19-21 Mei 2022 yang diawali dengan persiapan pengajuan permohonan surat izin observasi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ke SD Negeri 1 Pusangan Siblah Krueng. Kami melakukan Observasi, wawancara serta mencari dokumen atau arsip yang mendukung penelitian.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif, yaitu: memberikan gambaran tentang fenomena tertentu atau aspek kehidupan tertentu dari sekolah yang akan  diteliti. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru di SD Negeri 1 Peusangan bahwa guru di sekolah SD Negeri 1 Peusangan diketahui bahwa Masalah yang dihadapi guru adalah ketika orang tua murid datang ke sekolah karena ada kesalahpahaman antara murid sesama murid dan murid dengan guru. tanggapan guru terhadap masalah tersebut: 1. memanggil ortu ke sekolah, 2. mencari tau dimana kesalahnya, 3. berdiskusi apa yang terjadi, 4. permasalahan yang dirasakan siswa adalah adanya sebagian dari mereka yang belum bisa membaca dan menulis. Salah satu permasalahan yang menimpa dunia pendidikan adalah kompetensi guru. Guru yang harusnya memiliki kompetensi sesuai ketentuan dan kebutuhan, nyatanya hanya sedikit yang masuk kategori tersebut. Sisanya sungguh memprihatinkan. Program sertifikasi guru yang sekarang sedang digalakkan adalah salah satu bagian dari usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Penggunaan Metode Latihan dalam Meningkatkan Pemahaman pada Siswa Kelas V SD Negeri Sindangjati dalam Mengisi Formulir nurhaedah nurhaedah
Jurnal PGSD UNIGA Vol 1, No 2 (2022): JURNAL PGSD UNIGA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpgsd.v1i2.2169

Abstract

Setiap proses pembelajaran di dalam kelas akan diakhiri dengan kegiatan evaluasi. Pada umumnya kegiatan evaluasi di sekolah berfokus pada tiga komponen yaitu perencanaan, kegiatan pembelajaran, dan daya serap peserta didik. Jika ketiga komponen tersebut sudah dapat terlaksana, maka evaluasi akan berjalan dengan baik.Evaluasi yang berfokus pada perencanaan dan kegiatan pembelajaran ditunjukkan untuk mengevaluasi kinerja guru. “Evaluasi yang berfokus kepada daya serap peserta didik ditunjukan untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik” (Rusyana, 1986: 65). Sedangkan evaluasi yang berkenaan dengan daya serap peserta didik, lebih terfokus kepada bagaimana agar peserta didik dapat menangkap materi pembelajaran dengan lebih baik. Seperti halnya yang terjadi pada pembelajaran di awal Semester I Tahun Ajaran 2020/2021 di kelas V Sindangjati. Pada pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia (BI) dengan materi pokok “Mengisi Formulir”, dari 20 peserta didik kelas V hanya 4 anak yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 12% peserta didik yang mampu menguasai materi. Berdasarkan perhitungan di atas dapat dirumuskan beberapa masalah, yaitu motivasi belajar peserta didik kurang tinggi, rendahnya tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi membaca peta, serta guru tidak menggunakan alat media/alat peraga secara efektif. Berdasarkan uraian latar belakang dapat dibentuk rumusan masalah sebagai  berikut : “Bagaimana cara meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran mengisi formulir kelas V dengan menerapkan metode latihan sebagai media pembelajaran?”Melalui hasil temuan refleksi dan diskusi dengan teman sejawat, pembelajaran yang dilaksanakan sudah menunjukkan kemajuan. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya penguasaan dan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran. Hasil dari perbaikan mata pelajaran BI dibuktikan dengan peningkatan hasil nilai evaluasi peserta didik. Dari 20 peserta didik pada siklus I hanya ada 11 peserta didik yang mendapatkan nilai di atas 70 atau setara dengan 68,57%. Pada siklus II perbaikan pembelajaran terdapat 16 peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 atau setara dengan 78,19%, dan pada siklus III peserta didik yang mendapat nilai di atas 70 sebanyak 17 peserta didik atau setara 81,66,22%.

Page 1 of 2 | Total Record : 11