cover
Contact Name
Akhmad Nurdin
Contact Email
akhmadnurdin.89@gmail.com
Phone
+6285728351590
Journal Mail Official
nurdin@polmanceper.ac.id
Editorial Address
Batur, Tegalrejo, Kec. Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Foundry
ISSN : 2087–225     EISSN : 22527117     DOI : -
JURNAL FOUNDRY merupakan media berkala yang memuat beberapa artikel ilmiah dan sudah melalui proses peninjauan dari ahli dibidangnya, yang mulai terbit tahun 2011. JURNAL FOUNDRY menerbitkan makalah dari penelitian eksperimental, kajian ataureview, studi analitis-teoritis, studi terapan, dan simulasi yang berkaitan dengan bidang pengecoran logam dan teknik mesin (konversi energi, material, manufaktur, perancangan). Ruang Lingkup : Bidang teknologi pengecoran logam yang meliputi segala ilmu tentang perkembangan pengecoran logam Bidang konversi energi yang meliputi energi terbarukan, termodinamika, computational fluid dynamic, dll Bidang material yang meliputi komposit polimer, pengelasan, dll Bidang manufaktur yang meliputi proses permesinan, permesinan berbasis CNC, dll Bidang perancangan yang meliputi teknologi tepat guna, computational aided engineering, dll
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY" : 5 Documents clear
ANALISIS MESIN ROTARY DRYER UNTUK PENGERINGAN BAHAN BAKU PELET REFUSE DERIVED FUEL (RDF) MENGGUNAKAN SOFTWARE SIMULATION ANSYS Dzikron Muchlisin; Rahman Saleh, Arif; Iswahyudi, Sigit; Mujiarto, Sigit
JURNAL FOUNDRY Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v7i1.80

Abstract

Badan Pusat Statistik Kota Magelang pada tahun 2018 menyatakan sebanyak 121.872 jiwa. banyaknya penduduk mempengaruhi mengakibatkan sampah yang semakin melonjak. Total jumlah volume sampah di Kota Magelang sebanyak 280,19m^3 dengan komposisi sampah RDF (Refuse Derived Fuel) sebesar 72,6%, sampah plastik sebesar 9,65%, dan sampah kertas 8,25% (BPS, 2016 dalam Kota Magelang Dalam Angka 2016). Mesin pengering “rotary dryer” ini bekapasitas 30 kg dengan silinder drum pengering berdimensi 90 cm X 60 cm serta memiliki ketebalan dinding 4 mm, dilengkapi saluran masuk, burner, blower, motor listrik 1 HP yang ditranmisikan dengan gear box, dan bahan bakar LPG. Berdasarkan hasil simulasi Ansys yang telah dilakukan dengan suhu 330°C pada Aluminium Alloy 6061 dengan kecepatan putar tabung 1100 rpm. Saluran masuk diatur dengan kecepatan 15 m/s dan dipengarungi gaya grafitasi 9,81 m/s setelah disimulasikan menghasilkan temperatur maksimum sebesar 330,0316 °C dan nilai minimum 30,638°C, kemudian untuk kecepatan velosity menghasilkan nilai minimal 72.65794 m/s dan nilai maksimum sebesar 142.2872 m/s. Hasil uji equivalent stress maximum (von mises) simulasi Finite Element Analysis (FEA) dengan tekanan yang didapatkan dari kapasitas 30 kg dan berat tabung pengering 30,25 kg. Sehingga hasil nilai von mises yang terjadi pada sebesar 0.32553 MPa.
PERANCANGAN ANKLE KAKI PALSU BAWAH LUTUT UNTUK MENUNJANG KEBUTUHAN SALAT Dedy Hermawan; Suyitno, Suyitno; Hilmy , Fuad
JURNAL FOUNDRY Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v7i1.90

Abstract

Penggunaan ankle kaki palsu bawah lutut sebagai alat bantu pengganti organ tubuh yang hilang telah banyak digunakan di seluruh dunia. Ankle kaki palsu bawah lutut digunakan untuk kalangan difabel, baik karena cacat sejak lahir atau amputasi karena penyakit. Ankle kaki palsu bawah lutut jenis solid ankle belum mampu digunakan untuk menunjang gerakan salat seacara normal. Penggunaan aluminium A356 pada produksi ankle kaki palsu bawah lutut memiliki hasil yang sangat baik dan mempunyai keunggulan mudah ditemukan dipasar Indonesia. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mendapatkan rancangan, prototipe, dan hasil uji prototipe ankle kaki palsu bawah lutut yang dapat digunakan untuk salat secara normal tanpa harus dilepaskan. Perancangan ankle kaki palsu bawah lutut dilakukan dengan menggunakan software CAD dan CAE untuk mengetahui kekuatan dan perubahan bentuk pada desain. Hasil rancangan dibuat prototipe menggunakan material aluminum A356. Ankle kaki palsu bawah lutut harus mampu menunjang gerakan salat dengan jangkauan dorsofleksi 20º dan plantarfleksi 50º. Keamanan ankle kaki palsu bawah lutut diperoleh dengan mengetahui nilai deformasi (total deformation), tegangan (stress), dan regangan (strain) dengan pembebanan 120 kg. Desain ankle kaki palsu bawah lutut memiliki kekuatan dan keamanan yang baik dengan nilai deformasi 88.775 mm, tegangan 44.261 Mpa, dan nilai regangan 0.00026. Pengujian prototipe memiliki hasil yang baik dengan mampu malalui proses pengujian yang dilakukan sebanyak 20.000 siklus dan terbagi dalam 2 tahap pengujian. Kata Kunci: Ankle kaki palsu, salat, aluminium A356, dorsofleksi, plantarfleksi.
ANALISIS LAJU KOROSI DAN KEREKATAN CAT PADA PELAPISAN PELAT BAJA SPHC JIS G3131 DI BAGIAN PERISAI KOLONG KENDARAAN ANGKUTAN RINGAN Assidik, Faqih; Nurhadi, Nurhadi; Taufik, Ikhwan
JURNAL FOUNDRY Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v7i1.93

Abstract

Perisai kolong mobil merupakan salah satu komponen yang digunakan untuk melindungi kendaraan angkutan ringan. Kurangnya perawatan dapat menimbulkan korosi yang dapat menimbulkan kerusakan pada perisai kolong mobil, sehingga dapat mempersingkat masa pakai perisai kolong mobil. Korosi terjadi pada perisai kolong mobil dapat menyebabkan pengeroposan pada perisai kolong mobil, sehingga perisai menjadi rapuh dan mudah patah atau putus. Penelitian ini dilakukan untuk menghambat laju korosi pada perisai kolong mobil. Spesimen material perisai kolong mobil yang digunakan baja SPHC JIS G3131. Penelitian dilakukan pengecatan powder coating pada baja SPHC untuk menganalisis kerekatan dan laju korosinya. Variasi peyemprotan dalam penelitian ini yaitu 15 cm, 20 cm, dan 25 cm. Hasil pengujian kerekatan cat dengam metode pengujian pull off adhesion didapatkan hasil pengukuran paling efektif pada variasi 25 cm dengan nilai 0,56 Mpa. Hasil uji laju korosi dengan metode EIS efektif pada variasi 25 cm dengan nilai korosinya -41267ohm.cm2. Penelitian baja SPHC dengan dilakukannya pelapisan cat powder coating dapat menurunkan nilai laju korosi dan memperpanjang umur baja SPHC.
PENGARUH PENAMBAHAN PROSES INOKULASI TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PRODUK COR DENGAN MATERIAL FC 250 Sabtun Ismi Khasanah; Zikri Niamillah, Muhammad; Aditya Mardani, Danis; Suparni, Suparni
JURNAL FOUNDRY Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v7i1.102

Abstract

The inoculation process in metal casting is needed to make grey cast iron or nodular cast iron. Inoculation aims to increase the number of freezing nuclei and promotes the formation of a homogeneous microstructure. This research aims to determine the effect of the inoculation addition process on the microstructure and hardness of PP products with FC-250 material. The changes made include changes to the inoculation process and changes to the chemical composition of the induction furnace. Changes in the inoculation process include changing the inoculation process which was initially only carried out on ladles with an inoculation material weight of 0.5 kg to 2 processes, namely on ladles with an additional weight of 0.8 kg of inoculation material and an inoculation process on crucible (kowi) with an additional material weight of 0.4 kg. The results of the metallography test after the additional inoculation process showed that the pearlite and ferrite graphite spread evenly and fell into Type-A graphite. The hardness test results show that the effect of adding inoculation changes the level of hardness so that it complies with ASTM 40 specifications/standards, namely 180 – 302 HB. The hardness value after the addition of the inoculation process was 190 HB.
PERANCANGAN HEAT EXCHANGER SISTEM PEMANAS AIR BERBASIS SISTEM REFRIGERASI R410a Dzaky, Muhammad Irfan; Rifa’i , Ahmad Imam; Anwar, Zainuri; Hidayati, Baiti; Satya Ramadhoni, Tri; Okviyanto, Toni; Sumarna, Herlin; Zikri, Ahmad; Nasution, Ghifari
JURNAL FOUNDRY Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v7i1.103

Abstract

Ketersediaan air panas dalam lingkungan apartemen memiliki peran krusial dalam memberikan kenyamanan, kebersihan, dan efisiensi bagi penghuninya. Perancangan sistem inovatif pemanas air yang menggabungkan prinsip dasar refrigerasi menjadi sorotan utama, dengan fokus pada pemahaman mendalam mengenai beragam sumber energi, termasuk pemanfaatan energi listrik, tenaga surya, dan panas buangan AC. Keselamatan penggunaan pemanas air juga ditegaskan sebagai hal yang penting, dengan penekanan pada risiko kebakaran akibat kelalaian dan tersengat aliran listrik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang sistem pemanas air yang efektivitas berbasis sistem refrigerasi. Metode penelitian difokuskan pada perancangan sistem pemanas air (Air Conditioning Water Heater/ACWH) dengan prinsip refrigerasi R410a. Hasil perhitungan mengenai dimensi pipa tembaga yang optimal untuk memanaskan air hingga temperatur yang diinginkan, serta faktor termal yang terlibat, dijelaskan secara rinci. Heat exchanger yang digunakan adalah tipe double pipe dengan ukuran panjang pipa tembaga 16,68 meter mampu efektif memanaskan air dari 27°C menjadi 50°C dengan aliran 100 L/jam dengan ukuran diameter pipa 3/8 inci dan 1 1/8 inci dengan dimensi heat exchanger secara keseluruhan 106 cm x 69,3 cm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5