cover
Contact Name
Rif'atul husnah
Contact Email
asmaraloka.unzah1@gmail.com
Phone
+6285735100958
Journal Mail Official
husnahryfa@gmail.com
Editorial Address
ln. PB. Sudirman No. 360. Semampir, Kraksaan, Probolinggo. Jawa Timur. Kodepos. 67282.
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
ASMARALOKA : Jurnal Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia
ISSN : 30254647     EISSN : 30254191     DOI : -
Core Subject : Education,
Asmaraloka: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia is a peer-reviewed professional journal with the editorial board of scholars mainly in applied linguistics, literature, and Indonesian language teaching. It is published by the UNZAH Genggong, Program of Indonesian Language Education, Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Indonesia. The journal seeks to disseminate research to educators around the world and is published twice a year in the months of February and July. Reviewers will review any submitted paper. Review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR FASE B PADA INTEGRASI MODEL PJBL, LITERASI, DAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Nurharini, Firdausi; Munawwaroh, Munawwaroh; Ramadhani, Ismatul Maula; Shidqiyyah, Nabila
ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomer 2 July 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i2.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar fase B melalui integrasi Project Based Learning (PJBL), literasi, dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 14 laporan observasi yang berasal dari sembilan sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, serta analisis laporan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar fase B melalui integrasi Project Based Learning (PJBL), literasi, dan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 14 laporan observasi yang berasal dari sembilan sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, serta analisis laporan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan variasi strategi pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan dominasi model PJBL dan inquiry, diikuti oleh metode problem solving, ceramah, diskusi, dan diferensiasi pembelajaran. Praktik literasi yang ditemukan meliputi pembiasaan membaca 15 menit, pengelolaan pojok baca dan perpustakaan mini, proyek menulis narasi maupun surat, serta penerapan literasi digital pada sekolah dengan fasilitas yang memadai. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi rendahnya minat baca siswa, keterbatasan sarana pembelajaran (seperti proyektor dan koleksi buku), variasi kemampuan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta motivasi belajar siswa yang belum konsisten. Integrasi nilai-nilai P5, seperti gotong royong, tanggung jawab, kejujuran, dan bernalar kritis, terlihat terinternalisasi melalui proyek pembelajaran di beberapa sekolah. Kesimpulannya, integrasi PJBL, literasi, dan P5 berpotensi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa sekaligus membentuk karakter siswa. Keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan sarana yang memadai, peningkatan kompetensi guru, dan penguatan program literasi yang berkelanjutan.
MAKNA LEKSIKAL DAN SIMBOLIK SEBLANG OLEH SARI SEBAGAI MEDIA EKSPRESI BUDAYA MASYARAKAT OSING BANYUWANGI: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK Cicilia Putri Mertin; Seimami Al Hikmah; Adisa Nayunda Putri; Allisa Nailun Nisa’; Kinamin Mutiara Bilkis; Intan Dwi Fibriyanti
ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 nomer 2 July 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i2.542

Abstract

Tradisi Seblang Olehsari merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya masyarakat Osing di Banyuwangi yang kaya akan simbol dan nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna leksikal dan simbolik dari kostum penari SeblangOlehsari dengan menggunakan pendekatan antropolinguistik. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi visual, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan teori makna leksikal (Kridalaksana), makna simbolik (Clifford Geertz), serta pendekatan antropolinguistik (Duranti). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna leksikal merujuk pada fungsi harfiah elemen kostum, seperti kebaya sebagai penutup tubuh dan omprog sebagai hiasan kepala. Sementara itu, makna simbolik mencerminkan nilai kesucian, spiritualitas, dan perlindungan dari kekuatan tak kasat mata. Kostum seperti jarik batik, selendang, dan kalung manik-manik tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga menjadi representasi identitas kultural masyarakat Osing dalam konteks ritus sakral. Kata kunci: antropolinguistik; makna leksikal; makna simbolik; Seblang Olehsari; masyarakat Osing

Page 4 of 4 | Total Record : 32