cover
Contact Name
Alexander
Contact Email
stikespancabhaktipontianak@gmail.com
Phone
+628982881716
Journal Mail Official
stikespancabhaktipontianak@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani II Komplek STIKES Panca Bhakti Pontianak No.7
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 22528121     EISSN : 26204894     DOI : -
Core Subject : Health,
urnal Kebidanan is an electronic journal published by Panca Bhakti Midwifery Academy of Pontianak with ISSN 2252-8121 (print) and ISSN 2620-4395 (online). This journal used to present the development of science and technology, especially in midwifery services. In addition, this journal serves as a medium for researchers to present scientific works in the form of research results and other scientific works. Jurnal Kebidanan has been accredited with SINTA 5. The scope of this Journal includes: 1. Pregnancy 2. Labor 3. Postpartum 4. Neonates, Infants and Toddlers 5. Reproduction health 6. Family planning
Articles 166 Documents
PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI KECAMATAN MATAN HILIR UTARA KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2020 Windiyati, Sadriatanur
Jurnal_Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Kebidanan Volume 10 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v10i2.106

Abstract

PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI KECAMATAN MATAN HILIR UTARA KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2020 Windiyati1, Sadriatanur2 Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Email Korespondensi: akbidpbpontianak@gmail.com Abstrak Masalah Gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannnya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan sajajuga menyangkut aspek pengetahuan dan perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI di Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten Ketapang Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dimana bentuk desain yang dipakai adalah one group pretest-postest desain untuk mengetahui pengaruh antara penyuluhan gizi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI.Hasil uji statistik Paired Sample T-Test diperoleh nilai p = 0,0001 (p < 0,05) yang artinya Ho ditolak (Ha diterima), jadi dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI .Dan dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI di Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten Ketapang Tahun 2020 (p value = 0,0001 t hitung = 13,051)dan ada pengaruh penyuluhan gizi terhadap sikap ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI di Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten Ketapang Tahun 2010 (p value = 0,0001 t hitung = 4,893).Diperlukan kebijakan untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang pemberian MP-ASIkepada ibu-ibu yang mempunyai bayi agar dapat meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku mengenai pemberian MP-ASI. Kata kunci:Pengaruh,Pengetahuan,Sikap,MP-AS
LITERATUR REVIEW TERAPI NON FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL Ni Nyoman Yeyen Abriyani, Marsela Renasari Presty, Ayu Kurniati
Jurnal_Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Kebidanan Volume 10 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v10i2.107

Abstract

LITERATUR REVIEWTERAPI NONFARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL 1Ni Nyoman Yeyen Abriyani, 2Marsela Renasari Prestydan 3Ayu Kurniati Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Email korespondensi: jejeabriyani05@gmail.com, ayukurniati67@gmail.com Abstrak Hampir 70% wanita di seluruh dunia memiliki pengalaman mual muntah selama kehamilan. Mual, muntah pada kehamilan menyebabkan penurunan kualitas hidup, dan memiliki efek buruk pada fungsi kehidupan sosial, pekerjaan, dan kehidupan rumah tangga. Mengobati mual muntah selama kehamilan terus menjadi tantangan bagi ibu hamil dan petugas kesehatan. Meskipun ringan dan dapat di tangani, mual dapat berkembang menjadi kondisi yang mengancam ibu dan bayi. Akan lebih baik jika ibu hamil mampu mengatasi masalah mual pada awal kehamilan dengan menggunakan terapi non farmakologis. Terapi non farmakologis bersifat noninstruktif, noninfasif, murah, sederhana, efektif dan tanpa efek samping yang merugikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terapi non farmakologis yang dapat di berikan pada ibu hamil untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil. Metodepenelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah literartur review. Pencarian studi yang relevan dengan topikdengan hasil akhir 10 artikel yang digunakan. Menurut hasil review literatur, sebagian besar terapi nonfarmakologis efektif dalam mengurangi mual muntah dalam kehamilan, di antaranya jahe, aroma terapi lemon, mint dan sirup delima dapat direkomendasikan untuk mengurangi mual muntah dalam kehamilan.Kata kunci:terapi nonfarmakologis, mual, muntah, ibu hami
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG DETEKSI KANKER SERVIKS DENGAN SIKAP DALAM PEMERIKSAAN METODE IVA DI PUSKEMAS SUNGAI DURIAN KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2020 Megalina Limoy, Uswatun Hasanah
Jurnal_Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Kebidanan Volume 10 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v10i2.116

Abstract

Abstrak Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher Rahim atau serviks. Penyakit kanker serviks menempati peringkat kedua diantara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus yang biasanya menyerang wanita usia 35-55 tahun dengan tanda gejala keluar darah saat hubungan seksual dan setelah menopause. Dalam penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang responden yaitu WUS usia 16-49 tahun yang hadir di Puskesmas Sungai Durian. Analisa data menggunakan Analisa univariat dan analisa bivariate. Hasil nilai Chi-Square sebesar 0,318 (p-value> 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan wanita usia subur tentang deteksi kanker serviks dengan sikap dalam pemeriksaan metode IVA di Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya tahun 2020. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi kanker serviks melalui penyuluhan sehingga dapat mencegah terjadinya kanker dengan melakukan pemeriksaan IVA. Kata kunci: Pengetahuan, Deteksi Kanker Serviks, Pemeriksaan IVA, Puskesmas Sungai Durian
HUBUNGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSUI DINI DENGAN PEMBERIAN ASI SECARA EKSKLUSIF PADA BAYI USIA > 6 BULAN DI RUMAH BERSALIN MULIA KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2019 Yuliana, Megalina Limoy, Sherli Safitri
Jurnal_Kebidanan Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Kebidanan Volume 9 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v9i2.117

Abstract

IMD merupakan awal keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif. Laporan status Gizi tahun 2017, bayi yang mendapatkan IMD di Indonesia 6,65%, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif 35,73%. Hasil yang di dapat dari RB Mulia tahun 2019, IMD 93,5% dan ASI eksklusif 77,4 dari 10 Bayi Baru Lahir 1 tidak IMD. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui adanya hubungan antara Inisiasi Menyusui Dini dengan pemberian ASI secara Eksklusif pada bayi usia > 6 bulan di Rumah Bersalin Mulia pada tahun 2019. Jenis penelitian bersifat deskriptif korelasi, untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI secara eksklusif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia > 6 bulan di Rumah Bersalin Mulia. Sebanyak 31 ibu dengan teknik purposive sampling dengan analisa data chi square. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruh responden yaitu 29 orang responden (93,5%) bayinya mendapatkan IMD, sedangkan sangat sedikit dari responden yang tidak mendapatkan IMD yaitu sebanyak 2 orang responden (6,5%). Hasil tentang ASI Eksklusif diketahui bahwa sebagian besar dari responden yang memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya adalah sebanyak 24 responden (77,4), sedangkan sebagian kecil dari responden yang tidak memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya adalah sebanyak 7 orang responden (22,6%). Hasil analisa bivariate di peroleh P value 3,841, artinya tidak ada hubungan antara pelaksanaan imd dengan pemberian asi secara eksklusif pada bayi usia > 6 bulan di rumah bersalin mulia pada tahun 2019. Kesimpulan tidak ada hubungan antara pelaksanaan IMD dengan pemberian ASI secara eksklusif pada bayi usia > 6 bulan di Rumah Bersalin Mulia. Saran bagi Rumah Bersalin Mulia dapat meningkatkan pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini pada saat persalinan dan memotivas ibu agar ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG KEBUTUHAN GIZI DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI ASRAMA AKADEMI KEBIDANAN PANCA BHAKTI PONTIANAK KABUPATEN KUBURAYA TAHUN 2019 Denny Pebrianti, Telly Katharina, Antika Nurvidary
Jurnal_Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Volume 9 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v9i1.118

Abstract

Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan antara asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi, baik itu berupa masalah gizi lebih maupun gizi kurang. Status gizi dapat ditentukan melalui pemeriksaan laboratorium maupun secara antropometri. Menurut Riskesdas tahun 2018 Proposi Berat Badan Lebih dan Obese pada dewasa >18 tahun sejumlah 21,8%. status gizi mempunyai korelasi positif dengan konsentrasi hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang kebutuhan gizi dan indeks massa tubuh dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di asrama akademi kebidanan panca bhakti Pontianak kabupaten kuburaya tahun 2019. Desain penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 51 orang serta menggunakan instrument penelitian kuisioner dan lembar ceklist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian dari responden yaitu 29 responden (57 %) memiliki pengetahuan yang baik tentang kebutuhan gizi pada remaja. Sebagian dari reponden yaitu 28 orang (55%) memiliki status gizi yang ditunjukkan dengan Indeks Massa Tubuh normal. Sebagian besar dari reponden yaitu 33 orang (65 %) memiliki kadar hemoglobin (?12,0 g/dl) atau tidak anemia. Hasil uji statistik diperoleh nilai X hitung (13,63) lebih besar dari X tabel (3,841) maka disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang kebutuhan gizi remaja dengan kadar hemoglobin. Hasil uji statistik diperoleh nilai X hitung (8,25) lebih besar dari X tabel (3,841) maka disimpulkan bahwa ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di Asrama Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2019. Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan referensi dalam menunjang proses belajar mengajar di Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEIKUTSERTAAN PADA KELAS IBU HAMIL DI PUSKESMAS WAJOK HULU KABUPATEN MEMPAWAH TAHUN 2019 Melyani, Alexander, Sri Apriani
Jurnal_Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Kebidanan Volume 10 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v10i1.119

Abstract

Keberhasilan upaya kesehatan ibu dapat dilihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia telah membuat pemerintah meluncurkan program kelas ibu. Kelas ibu adalah salah satu upaya untuk mempercepat pengurangan angka kematian ibu dengan pendekatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu. Kegiatan kelas ibu adalah media untuk belajar dalam kelompok tatap muka tentang kesehatan ibu dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu tentang kehamilan, persalinan, perawatan persalinan dan perawatan bayi baru lahir melalui praktik menggunakan buku KIA (Maternal and Child) Kesehatan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan partisipasi kelas ibu pada trimester ketiga di Pusat Kesehatan Wajok Hulu di Kabupaten Mempawah pada tahun 2019. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini adalah Puskesmas Wajok Hulu di Kabupaten Mempawah. Populasi dalam penelitian ini adalah 51 wanita hamil pada trimester ketiga dengan sampel yang diambil dari seluruh populasi. Sampling jenuh digunakan untuk teknik pengambilan sampel. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen dan variabel dependen. Hasil statistik diperoleh nilai Chi-Square sebesar 0,001 (nilai P <0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan partisipasi ibu hamil trimester ketiga di Puskesmas Wajok Hulu Kabupaten Mempawah pada tahun 2019. Saran dalam rangka untuk meningkatkan layanan di kelas ibu ibu hamil sehingga pengetahuan ibu dapat meningkat dan berpartisipasi dalam kelas ibu hamil trimester ketiga dan dapat membantu upaya mengurangi AKI (Angka Kematian Ibu).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN IBU AKIBAT KEJADIAN EKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD DOKTER SOEDARSO PERIODE TAHUN 2018-2020 Windiyati, Vika Arianingsih
Jurnal_Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Kebidanan Volume 11 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v11i1.124

Abstract

Eklampsia merupakan penyebab kematian ibu tertinggi di Indonesia setelah Perdarahan Postpartum. Sebanyak 24% kematian ibu disebabkan oleh eklampsia. Pada tahun 2018 di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso terdapat 3 kematian ibu akibat eklampsia, sedangkan 1 kematian ibu bersalin merupakan kejadian luar biasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian ibu akibat eklampsia di RSUD Dokter Soedarso periode 2018-2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan pendekatan retrospektif, dalam penelitian ini diperoleh data rekam medis ibu yang meninggal karena eklampsia untuk kelompok kasus dan ibu yang mengalami eklampsia tetapi tidak meninggal. Sebanyak 10 responden untuk kelompok kasus. dan jumlah sampel kontrol sebanyak 20 responden. Dari hasil penelitian kelompok kasus sebagian besar 6 responden (60%) berusia 20-35 tahun, kelompok kontrol sebagian besar 12 responden (60%) dengan paritas 1, dan >4 anak, sebagian besar kontrol. kelompok 13 responden (63, 3%) memiliki tingkat pendidikan sedang, sebagian besar kelompok kasus 7 responden (70%) berpenghasilan kurang, hampir semua kelompok kasus 9 responden (90%) tidak memiliki riwayat eklampsia pada persalinan sebelumnya, dan kelompok kasus terbanyak adalah 7 responden. (70%) masuk melalui jalur rujukan, dan tidak ada hubungan antara faktor umur, paritas, pendidikan, pendapatan, riwayat kelahiran, rujukan dan penyakit penyerta dengan kejadian kematian akibat eklampsia. Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan dengan mendeteksi secara dini ibu yang mengalami preeklampsia agar eklampsia tidak menyebabkan kematian pada ibu dan dapat memberikan pelayanan sesuai kebutuhan agar permasalahan yang dialami pasien dapat segera tertangani sehingga pasien dan keluarga merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. layanan yang diberikan diberikan.Kata Kunci: Ibu Bersalin, Eklampsia, Rumah Sakit Umum Dokter Soedarso
PERAWATAN KESEHATAN IBU POSTPARTUM BENTAN PADA ORANG MELAYU DI PONTIANAK : STUDI KASUS Ummy Yuniantini
Jurnal_Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Kebidanan Volume 11 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v11i1.130

Abstract

AbstrakBentan dalam pandangan orang Melayu Pontianak dapat menyebabkan seorang ibu tidak bisa bangun dari tempat tidur, menggigil, demam, batuk, muntah, berdarah bahkan kematian. Hal tersebut membuat bentan perlu diwaspadai agar bentan tidak terjadi pada diri sendiri dan keluarga pasca melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan kesehatan ibu nifas bentan pada masyarakat Melayu di Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pontianak Timur, pada komunitas etnis Melayu kampung Melayu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentan yang dialami informan disebabkan karena tidak melaksanakan pelayanan kesehatan ibu nifas bagi orang Melayu secara teratur dan patuh. Semakin banyak pelayanan kesehatan yang dilanggar dan tidak dilakukan maka semakin parah rasa sakit yang dialami oleh informan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat Melayu di Pontianak sangat menjunjung tinggi adat dan tradisinya terutama dalam pelayanan kesehatan pada masa nifas. Jika melanggar, maka ibu nifas harus siap menerima konsekuensi berupa bentan.Kata Kunci : Perawatan Kesehatan, Postpartum, Bentan, Tradisi, Melayu
KESEHATAN MENTAL ANAK DAN REMAJA SELAMA MASA ISOLASI SOSIAL COVID-19: LITERATURE REVIEW Restianingsih Putri Rahayu
Jurnal_Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Kebidanan Volume 11 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v11i1.131

Abstract

AbstrakCoronavirus 2019 (COVID-19) pertama kali dilaporkan di Wuhan, China, dan kemudian dilaporkan menyebar ke seluruh dunia hingga menciptakan pandemi global. Banyak negara menyatakan pandemi ini sebagai keadaan darurat nasional, serta menerapkan kebijakan untuk melakukan isolasi sosial sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Isolasi sosial menyebabkan perubahan dinamika terhadap rutinitas sehari-hari bagi manusia, bukan hanya pada orang dewasa tapi juga pada anak-anak dan remaja. Isolasi sosial menimbulkan implikasi psikososial dan kesehatan mental jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesehatan mental pada anak dan remaja selama masa isolasi sosial Covid-19. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature Review. Pencarian studi yang relevan dengan topik dengan hasil akhir 9 artikel yang dgunakan. Menurut hasil literature review, isolasi sosial berpotensi menggangu kesehatan mental, termasuk depresi atau kecemasan dan penurunan tingkat kebahagiaan.Kata kunci : Anak-anak, Covid-19, Isolasi Sosial, Kesehatan Mental, Remaja
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKSUAL PRANIKAH Yuland Syahza, Anjeli Ratih Syamlingga Putri, Izzawati Arlis
Jurnal_Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Kebidanan Volume 11 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v11i1.132

Abstract

AbstrakPerilaku seks pranikah merupakan permasalahan dan sekaligus fenomena sosial yang lazim dijumpai di dalam masyarakat. Pada kelompok remaja, perilaku seks pranikah semakin dianggap normatif dan tidak menjadi hal yang tabu seperti dahulu. Salah satu bentuk perilaku seks pranikah yang paling permisif adalah dilakukannya hubungan seks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja dan bagaimana sikap remaja untuk menghadapi seskual pranikah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling dan cara pengumpulan data dengan menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang seksual pranikah sebanyak 53 orang (66%), mayoritas responden memiliki sikap yang positif sebanyak 78 orang (98%), dan mayoritas responden belum pernah melakukan seksual pranikah sebanyak 56 orang (70%). Kesimpulan penelitian ini yaitu adanya hubungan pengetahuan dengan seksual pranikah (p value=0,002) dan tidak ada hubungan sikap dengan seksual pranikah (p value=0,532).Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Seksual pranikah.

Page 6 of 17 | Total Record : 166