cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024): April" : 5 Documents clear
Eksistensi Nilai Pancasila Dan Pendidikan Politik Yang Hilang Dalam Masyakat Arsy, Ingrid Shintia
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2077

Abstract

Pancasila adalah pandangan hidup dan falsafah bangsa Indonesia, yang telah digantikan oleh ideologi lain. Pancasila merupakan dasar kesepakatan bangsa Indonesia untuk mempersatukan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila merumuskan nilai-nilai dasar kemanusiaan dan karenanya menjadi dasar dari semua hukum dalam bermasyarakat, bernegara, dan kehidupan bernegara, dan dapat disebut sebagai visi atau pandangan hidup yang menjadi tujuannya. Nilai pancasila juga diamalkan dalam bidang sosial. Nilai-nilai sosial terletak pada sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah negara dalam mengatasi kesenjangan sosial agar Seluruh Rakyat Indonesia menciptakan keadilan sosial untuk menciptakan pembangunan, adil atau seimbang, mencakup semua orang dan karena itu dihargai oleh semua kelompok dalam masyarakat. Pendidikan politik dianggap sebagai pendidikan nasional, khususnya pendidikan yang mampu membangkitkan semangat kebangsaan, membangkitkan kesadaran ideologis dan membentuk perilaku warga negara yang sesuai dengan harapan bangsa Indonesia.
Efektivitas Iklan Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Warga Negara Pradana, Iskandar Putra
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2078

Abstract

Dalam era kemajuan teknologi komunikasi, iklan politik di media massa, khususnya televisi, menjadi solusi alternatif dalam menangani rendahnya partisipasi politik di Indonesia. Artikel ini meneliti dampak dan efektivitas iklan politik dalam meningkatkan partisipasi politik serta pengetahuan politik masyarakat. Melalui metode studi kepustakaan, berbagai jenis iklan politik dan kriteria efektivitasnya dikaji, sementara pengaruhnya terhadap pemilih dan partisipasi politik dianalisis. Meskipun iklan politik di televisi efektif menjangkau pemilih potensial, namun tidak menjamin kemenangan seorang kandidat. Peran penting periklanan politik di televisi dalam membentuk sikap politik masyarakat dan meningkatkan partisipasi politik warga negara ditegaskan. Walau demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami pengaruhnya secara mendalam dalam konteks politik Indonesia. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa iklan politik melalui media televisi memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan partisipasi politik dan pengetahuan politik masyarakat, sementara tetap mengakui bahwa faktor-faktor lain juga memiliki peran penting dalam proses tersebut.
Peran Masyarakat Mengimplementasikan Kesadaran dan Ketaatan Hukum di Lingkungan Loa Janan Ulu Apriyani, Cici
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2079

Abstract

Kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari tingkat kesadaran hukum dan ketaatan hukum warganya. Semakin tinggi kesadaran hukum dan ketaatan hukum penduduk suatu negara, akan semakin tertib kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Faktor kesadaran hukum dan ketaatan hukum ini mempunyai peran penting dalam perkembangan hukum, artinya semakin lemah tingkat kesadaran hukum masyarakat, semakin lemah pula ketaatan hukumnya sebaliknya semakin kuat kesadaran hukumnya semakin kuat pula faktor ketaatan hukum. Kesadaran hukum masyarakat yang pada gilirannya akan menciptakan suasana penegakan hukum yang baik, yang dapat memberikan rasa keadilan, menciptakan kepastian hukum dalam masyarakat dan memberikan kemanfaatan bagi anggota masyarakat. Metode yang saya gunakan adalah kualitatif. Hasil dari artikel penelitian saya adalah kesadaran hukum, ketaatan hukum, serta tindakan yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesadaran hukum. Kesimpulan Pada dasarnya masyarakat Indonesia tahu dan paham hukum, tetapi secara sadar pula mereka masih melakukan perbuatan-perbuatan melanggar hukum. Para koruptor tahu bahwa menyelewengkan atau menggelapkan uang negara, organisasi, ataupun yayasan adalah tindak pidana, tetapi faktanya perbuatan itu masih tetap dilakukan. Kesadaran hukum masyarakat dewasa ini masih lemah yang identik dengan ketidaktaatan hukum.
Upaya Guru PPKn Sebagai Motivator Bagi Siswa di Sekolah Menengah Pertama Husen, Ahmad Fiqrie Al; Sanusi, Aris Riswandi; Repelita, Tridays
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam memotivasi siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada wakil kepala sekolah kurikulum, guru dan siswa kelas VIII. Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berperan sebagai motivator bagi siswa, sudah berjalan dengan baik dan ditandai dengan hasil pengamatan secara langsung yaitu dengan menggunakan sebuah motivasi dan upaya pendekatan dengan siswa, menggunakan metode pembelajaran seperti video learning atau pembelajaran dengan menggunakan video yang mereka sukai karena dengan metode yang disukai oleh mereka, maka semangat belajar mereka akan semakin meningkat. Upaya memotivasi siswa guru melakukan langkah-langkah sebagai berikut; (1) bersikap terbuka kepada siswa, artinya guru harus dapat mendorong siswanya agar berani mengungkapkan pendapatnya dan menanggapinya dengan positif; (2) membantu siswa agar memahami dan memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya secara optimal; (3) menciptakan hubungan yang serasi dan penuh kegairahan dalam interaksi belajar mengajar di kelas.
Objektivisme Nilai dalam Fenomenologi Max Scheler Gultom, Andri Fransiskus
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i4.2107

Abstract

Penelitian ini berfokus pada dua problem utama dalam nilai: (1) pencarian pada hakikat nilai dalam jejak-jejak pemikiran Max Scheler (2). nilai dalam tegangan objektivisme dan subjektivisme. Nilai-nilai itu dalam pemikiran Scheler lebih didasari oleh filsafat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi-hermeneutis dengan langkah-langkah: pertama, melakukan pembacaan tekstual in sensu stricto pada beberapa karya Scheler, kedua, mengaitkan teks dengan problem nilai dengan konteks. Ketiga, reduksi fenomenologis. Keempat, interpretasi dan apropriasi. Temuan penelitian, pertama, penyelesaian problem nilai antara objektivitas dan subjektivitas. Kedua, hakikat nilai ditemukan Scheler merupakan satu jenis objek yang sama sekali tidak dapat dimasuki oleh rasio. Rasionalisme modern menurunkan nilai ke posisi yang lebih rendah atau berusaha untuk menggabungkannya dengan entitas rasio. Para rasionalis melakukan penyesuaian dengan logique du coeur yang tidak memiliki kaitan dengan logika intelek, namun yang menetapkan hierarki dan hukum yang sama tepatnya dengan jenis logika yang terakhir. Dengan istilah yang khas Scheler, nilai menyatakan diri pada kita melalui persepsi sentimental dalam preferensi, cinta, dan benci.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue