cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2022): Edisi September" : 17 Documents clear
KINERJA RANTAI PASOK HIJAU PADA PT. BUSUR INTI INDO PANAH BINJAI Kimberly Febrina Kodrat
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja rantai pasok hijau perlu ditingkatkan melalui  penerapan manajemen rantai pasok ramah lingkungan (ISO 14001). Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kinerja rantai pasok hijau dengan menggunakan metode Green Supply Chain Operations Reference (GSCOR) dan Analythical Hierarcy Process (AHP)  dan memberikan solusi perbaikan di lantai produksi dan tingkat manajemen. GSCOR digunakan untuk merancang penilaian kinerja rantai pasok hijau dan AHP digunakan untuk menghitung bobot tiap indikator kinerja. Total indikator kinerja rantai pasok hijau (Key Performance Indicator/KPI) yang digunakan berjumlah 20 KPI yang digunakan sebagai indikator  pengukuran kinerja rantai pasok hijau. Dari 20 KPI terdapat 5 KPI memiliki nilai 60 yang selanjutnya dilakukan perbaikan. Hasil penelitian diperoleh nilai kinerja perusahaan sebesar 62,4449 yang menunjukkan kategori indikator kinerja rantai pasok hijau sedang (average).
ANALISA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BATIK BARIAS INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) DI KOTA SIBOLGA DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Wahyuni Simatupang; Bonar Harahap; Siti Rahmah Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Barias merupakan salah satu industri kecil menengah  yang sudah cukup lama berdiri, yaitu berdiri sejak Tahun 2018, kata Barias merupakan kepanjangan dari Batik hasil karya anak Sibolga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas  produk Batik Barias pada industri kecil menengah di kota Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Penerapan metode (QFD) dalam proses pelayanan diawali dengan pembentukan matriks atau  House Of Quality (HOQ) untuk menggambarkan tingkat kualitas yang diinginkan oleh pelanggan.Bahan baku yang kuat dan tahan lama memiliki nilai normalisasi bobot yang paling tinggi sebesar 13,244. Sedangkan atribut murah harganya normalisasi terendah sebesar 5,295. Normalisasi bobot didapatkan dari perkalian atribut nilai target, derajat kinerja, sales point, rasio perbaikan dan bobot.
PENERAPAN PLC HMI (HUMAN MACHINE INTERFACE) UNTUK MONITORING OBJEK PADA SISTEM PENGISIAN MINUMAN KE DALAM BOTOL Imnadir Imnadir; Ivan Darmanto Zai
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan pengajaran kepada mahasiswa harus dikembangkan  sesuai dengan teknologi yang diterapkan di industri. Sistem kendali proses otomasi di industri memerlukan teknologi akusisi data dan sistem monitoring sehingga proses industri dapat di monitor dari ruang kendali. Satu diantaranya adalah proses pengisian minuman kedalam botol  pada  industri pengolahan minuman. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengembangan teknologi PLC (Programmable Logic Controller) dan HMI (Human Machine Interface) untuk monitoring objek pada pengisian minuman boto l. Pengembangan teknologi HMI ini dapat melengkapi teknologi sistem pengisian minuman kedalam botol berbasis PLC sehingga lebih fleksibel dan efisien, dengan memberikan visualisasi bahkan pengendalian pada proses di indutri. Pada penelitian ini telah dilakukan Pemrograman PLC HMI (Human Machine Interface) menggunakan software cx designer untuk  merancang HMI pengisian minuman kedalam botol seperti kondisi yang ada pada  Proses di Industri. Hasil HMI menampilkan proses pengisian minuman ke dalam botol dengan waktu yang bervariasi yaitu 2 detik, 3,5 detik serta 5,5 detik
ANALISA KEPADATAN TANAH MENGGUNAKAN DCP PADA PEMBANGUNAN RUAS JALAN SABA DOLOK KECAMATAN KOTA NOPAN KABUPATEN MANDAILING NATAL PROVINSI SUMATERA UTARA Iman Hidayat Batubara; Darlina Tanjung; Jupriah Sarifah
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk rencana jalan, faktor utama yang perlu diperhatikan adalah nilai CBR (California Bearing Ratio) sesuai dengan tanah karena akan mempengaruhi tebal pengerasan perencanaan. Untuk mencari nilai CBR yang didapat sesuai dengan pengujian di lapangan yaitu dengan DCP (Dynamic Cone Penetrometer). Metode pengujian DCP ini dilakukan pada titik kiri, tengah, dan kanan setiap interval 50 meter dengan menggunakan metode zigzag. Dalam merencanakan tebal lapis pengerasan bawah lapis pengerasan atas lapis permukaan tanah, terlebih dahulu harus dilakukan pengujian berat jenis tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepadatan tanah di Saba Dolok Kec. Kota Nopan Kab. Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, agar akses jalan menjadi mudah untuk dilalui sehingga dapat membantu pengguna jalan untuk mengakses jalan dengan lebih mudah. Dari hasil pengujian nilai DCP, nilai CBR, nilai CBR DDT desain (Daya Dukung Tanah) di Jalan Saba Dolok, Kec. Kota Nopan Kab. Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara menunjukkan nilai DCP homogen sebesar 28,80 mm, sedangkan nilai CBR homogen yang diperoleh sebesar 6,069%, dan nilai CBR desain sebesar 5,93% mm, nilai DDT sebesar 5,07%. Nilai CBR desain/perencanaan yang diperoleh belum memenuhi standar nilai CBR yang telah ditetapkan yaitu antara 5-12%, sehingga perlu dilakukan pemadatan kembali pada tanah dasar karena tidak memenuhi standar nilai CBR yang telah ditetapkan. dipasang dan harus ditempelkan dengan pengerasan jalan.    
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA PROSES PEMBUATAN SANTAN KELAPA DENGAN METODE LEAN MANUFACTURING UNTUK HASIL PRODUKSI YANG OPTIMAL Ryan Syahputra Batubara
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas material menggunakan metode lean manufacturing. Peneliti melakukan perhitungan waktu standar kerja dan peningkatan produktivitas yang dilakukan di UD. Budi yang beralamat  di Jl. Pintu Air IV, Kec. Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara 20143. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, dan analisis menggunakan metode lean manufacturing untuk dapat meningkatkan produktivitas material. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa waktu standar dalam melakukan sekali produksi adalah 3463 detik. Hasil produktivitas total dari pemasukan dan pengeluaran UD. Budi adalah 1,28, dengan line efficiency 61,06% dan jumlah minimum stasiun adalah 4 stasiun.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA UD. MINI TOP DI MEDAN JOHOR Bella Khairani; Suliawati Suliawati; Tri Hernawati
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kinerja karyawan terhadap kepuasan pelanggan di UD. Mini Top Medan Johor. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel terikat (kepuasan pelanggan) dan variabel bebas (kualitas pelayanan dan kinerja karyawan). Metode pengambilan data dilakukan dengan kuisioner tertutup yang dibagikan kepada pelanggan  dilakukan secara langsung. Sampel yang digunakan dalam penelitianya itu sebanyak 44 pelanggan. Teknik analisa yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 21 for windows. Menggunakan uji koefisien korelasi dengan taraf signifikasi 5%. Permasalahan pada penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah kualitas pelayanan dan kinerja karyawan mempengaruhi kepuasan UD. Mini Top. Ada beberapa uji yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Dasil hasil uji t menunjukkan bahwa pada variabel X1 (KualitasPelayanan) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan atau Ho diterima Ha ditolak dengan thitungttabel yaitu (4,053 2,01) dan variabel X2 (Kinerja Karyawan) tidak berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan atau Ho ditolak Ha diterima dengan thitungttabel yaitu (0,411 2,01), selanjutnya uji F menunjukkan bahwa pada variabel  XI (Kualitas Pelayanan) dan X2 (Kinerja Karyawan) Ho ditolak dan Ha diterima dengan FhitungFtabel yaitu (151,450 3,22) yang artinya variabel X1 dan X2 mempunyai signifikan secara simultan terhadap kepuasan pelanggan. Faktor kualitas pelayanan dan kinerja karyawan mempunyai pengaruh sebesar (88,1%) terhadap kepuasan pelanggan.
EVALUASI PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM ( CRITICAL PATH METHODE) PADA PROYEK PEMBANGUNAN MALL SUZUYA JLN.KARYA WISATA MEDAN JOHOR Ananda Wilson Simanungkalit; Marwan Lubis; Ronal HT Simbolon
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik proyek dipandang dalam tiga dimensi yaitu unik, melibatkan sumber daya dan membutuhkan organisasi, sehingga proses penyelesaiannya harus berpeganggan pada tiga kendali yaitu sesuai spesifikasi yang di tetapkan, time schedule dan sesuai biaya yang direncanakan dan semua diselesaikan secara simultan sehingga proyek kontruksi berbeda dengan yang lain nya pemahaman kontruksi dibagi dalam dua kelompok yaitu tekonologi kontruksi yang merupakan metoda atau teknik yang digunakan untuk mewujudkan bangunan fisik dan manajemen kontruksi yang mengatur bagaimana sumber daya yang terlibat di dalam nya dapat di aplikasikan secara tepat sehingga penetapan tujuan, pereencanaan, pengorganisasian, pengisian staff, pengarahan, pengawasan, pengendalian, dan koordinasi berjalan dengan baik. Maka untuk mengoptimalisasikan jangka waktu proyek untuk pekerjaan yang bisa dipercepat serta bisa mentargetkan penyelesaian proyek pembangunan tersebut diperlukan suatu alternative pemecahan masalah, yaitu dengan dengan mengaplikasikan metode CPM (Critical Path Methode). Dari hasil penelititan ini didapatkan hampir seluruh rangkaian kegiatan proyek merupakan jalur kritis. Sehingga proyek ini adalah proyek crease progress dan tentunya pengaruh terhadap biaya yang akan dikeluarkan, dan akan lebih banyak memerlukan sumber daya yang lebih besar pula namun dapat mempersingkat waktu dari schedule awal. Dan tentunya manajemen proyek telah mempertimbangkan sebelum nya karena yang terpenting proyek kontruksi harus tepat biaya, tepat waktu dan tepat mutu. Beberapa kegiatan yang dapat dipercepat antar lain adalah kegiatan-kegiatan utama yaitu pekerjaan persiapan. Pada kondisi rill perusahaan, waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proyek adalah 150 minggu sedangkan dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode) percepatan diperoleh waktu selama 130 minggu. Sehingga metode CPM (Critical Path Methode) dapat menghasilkan waktu penyelesaian proyek lebih cepat 20 minggu.
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE DIAMETER 0,8 M PADA PROYEK GEDUNG MENARA BRI JALAN PUTRI HIJAU, MEDAN Fikkry Surya Darmawan; Kartika Indah Sari
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi Bored Pile merupakan salah satu elemen terpenting dalam konstruksi yang berperan mendistribusikan beban berat bangunan yang terkonsentrasi pada kolom ke area lapisan tanah yang lebih keras untuk mencapai stabilitas struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan membandingkan daya dukung Bored Pile dari data SPT menggunakan metode Reese and Wright, data CPT menggunakan metode Meyerhof, penurunan tiang tunggal menggunakan metode Poulos and Davis serta penurunan yang diizinkan dan menghitung penurunan tiang kelompok yang terjadi. Berdasarkan data SPT menggunakan metode Reese and Wright, daya dukung ultimate pada pile P219 kedalaman 26,9 m sebesar 699,599 ton, P235 kedalaman 21,5 m sebesar 413,559 ton dan P317 kedalaman 22 m sebesar 413,559 ton. Berdasarkan data CPT menggunakan metode Meyerhof, didapat daya dukung ultimit pada data S-01 sebesar 1519,1517 ton di kedalaman 13,20 m dan pada data S-02 sebesar 372,5296 ton di kedalaman 13,20 m. Penurunan tiang tunggal yang terjadi pada P219 sebesar 3,3976 mm, P235 sebesar 6,5188 mm dan P317 sebesar 5,8842 mm. Penurunan yang diizinkan sebesar 80 mm. Penurunan tiang kelompok pada PC22 sebesar 1,98 mm, PC12 sebesar 9,23 mm dan PC3 sebesar 23,29 mm. Dimensi ukuran Pile Cap diperbesar untuk meningkatkan efisiensi pada kelompok tiang agar memperkecil penurunan tiang kelompok yang terjadi.
PENGARUH PEMINDAHAN U-TURN (PUTAR BALIK ARAH) TERHADAP KINERJA RUAS JALAN A.H NASUTION KOTA MEDAN Erwinsyah Siregar; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kinerja U-turn serta tingkat pelayanan jalan yang dilengkapi dengan fasilitas U-Turn, menganalisawaktu tempuh rata-rata kendaraan yang melakukan U-Turn, kecepatan kendaraansaat melakukan U-Turn dan panjang antrian yang melakukan aktifitas U-Turn.Untuk mendapatkan tujuan tersebut digunakan metode PKJI 2014Jaringan jalan/lintasan merupakan prasarana transportasi darat yang memegang prasarana sangat penting dalam sektor perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa. Dengan kata lain, jaringan jalan adalah suatu konsep matematis yang dapat digunakan untuk menerangkan secara Kuantitatif system transportasi yang mempunyai karakteristik ruang. Terdapat beberapa usaha untuk meminimalisir permasalahanpergerakan lalu lintas, khususnya terhadap keamanan dan kenyamanan pada ruas jalan dapat dilakukan dengan memasang median untuk memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah. Dalam perencanaan median, perlu disiapkan bukaanmedian yang memungkinkan kendaraan merubah arah perjalanan berupa gerakanputar balik arah atau diistilahkan sebagai gerakan U-Turn. Salah satu pengaruhketika melakukan U-Turn yaitu terhadap kecepatan kendaraan dimana kendaraanakan melambat dan berhenti. Perlambatan ini akan mempengaruhi arus lalu lintaspada arah yang sama, pergerakan memutar arah ini akan menyebabkan tingginyavolume lalu lintas, kecepatan kendaraan semakin rendah, dan kepadatan semakintinggi di ruas jalan..
ANALISIS NILAI EFEKTIVITAS MESIN INJECTION MOULDING DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. NAMASINDO PLAS MEDAN Martua Raja Rangkuti; Suliawati Suliawati; Mahrani Arfah
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan produktivitas dan mempertahankan mutu menjadi fokus sebuah industri plastik. PT. Namasindo Plas Medan menerapkan total productive maintenance diharapkan industri mampu menjaga dan memperbaiki kinerja mesin guna mencapai efisiensi dan efektifitas. Mesin Injection Moulding (Netstal) memiliki kapasitas produksi yang lebih besar dibanding mesin lainnya, jika terjadi kendala pada mesin injection Moulding ini akan sulit dipenuhi. Karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi maintenance dan bagaimana tingkat efektivitas dari mesin injection moulding serta dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas mesin injection moulding (netstal). Dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu oktober, november dan desember. Setelah dilakukan penelitian, diperoleh nilai rata-rata Overall Equipment Efectiveness sebesar 72%. Hasil ini masih belum memenuhi standar yang ditetapkan yaitu 85%. nilai OEE yang tertinggi terjadi bulan Oktober minggu ke 3 dengan nilai 91% dan minggu ke 4 dengan nilai 85%. Sedangkan nilai OEE terendah terjadi pada bulan November minggu ke 1 dan ke 2 dengan nilai 54 % dan 52% yang disebabkan oleh rendahnya nilai Performance Rate. Penyebab besarnya Losses terdiri dari faktor mesin, manusia, lingkungan, dan material. Factor mesin dan manusia merupakan faktor yang paling dominan. Untuk mengurangi kerugian tersebut perusahaan harus melakukan pemeliharaan sesuai dengan jadwal maintenance yang sudah ada. Devisi maintenance harus melakuakan diskusi untuk membuat jadwal antara kegiatan maintenance dan produksi. Perusahaan juga memberi pemahaman target produksi kepada pekerja guna membangun motivasi pekerja. Kemudian perusahaan harus lebih memperhatikan kenyamanan operator dalam bekerja sehingga kelelahan bisa dikurangi.

Page 1 of 2 | Total Record : 17