cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari" : 18 Documents clear
MINIMALISASI BIAYA TRANSPORTASI DISTRIBUSI PRODUK SUSU ULTRA MILK MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX DAN METODE NEAREST INSERT DI PT. SUMATRA UTAMA INDAH Siti Rahmah Sibuea; Tri Hernawati; Ariri Alfandi
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Sumatra Utama Indah adalah gudang distributor di kota Medan yang khusus menyimpan produk susu ultra milk. Langka-langkah pengolahan saving matrix yaitu identifikasi matrix jarak, identifikasi matrix penghemat jarak, alokasi tiap konsumen ke rute yang berbeda dapat digabungkan sampai batas kapasitas truk yang ada dan menghitung total jarak, waktu dan biaya distribusi. Sedangkan metode nearest insert hasil output dari metode saving matrix yang diolah kembali dengan ketentuan memilih toko yang kalau dimasukan ke rute yang sudah ada akan menghasilkan jarak yang lebih minimum. Hasil dari penelitian ini mendapatkan total jarak rute awal sebesar 238,6 km sedangkan untuk jarak rute baru sebesar 115,4 km. Kemudian perbandingan waktu pendistribusian rute awal dan rute baru yaitu 21,21 dan 14,71 dan yang terakhir perbandingan biaya bahan bakar rute awal dan rute baru yaitu Rp. 245.758 dan Rp. 118.862. Rute distribusi yang digunakan oleh perusahaan belum optimal dikarenakan saat pendistribusian produk yang dipilih jarak nya jauh dari gudang dan lokasi tujuan selanjutnya jauh dari lokasi sebelumnya yang akan menambah biaya pendistribusian dan waktu pendistribusian sehinggah metode yang digunakan dapat meminimalisasikan jarak dan biaya yang ditempuh oleh perusahaan.
EVALUASI KEKUATAN DAN KEKAKUAN BEKISTING DINDING GESER AKIBAT TEKANAN LATERAL BETON SEGAR PADA PROYEK PODOMORO CITY DELI MEDAN Eva Marsella Simaibang; Irwan Irwan; Kamaluddin Lubis; Nuril Mahda; Denny Meisandy Hutauruk
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton membutuhkan suatu bekisting untuk mendapatkan bentuk dan ukuran yang direncanakan. Perencanaan pembuatan bekisting beton harus memperhitungkan kekuatan dan kekakuan dari bekisting beton tersebut akibat gaya-gaya yang ditimbulkan dari penuangan beton segar ke dalam bekisting. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengevaluasi kekuatan dan kekakuan bekisting dinding geser akibat tekanan lateral beton segar pada saat pekerjaan pengecoran berlangsung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi (pengamatan) langsung di lapangan serta mencari data dari perusahaan yang melaksanakan proyek. Pemeriksaan kekuatan, kekakuan, dan tegangan geser pada bekisting dinding geser ditinjau dari perhitungan berdasarkan SK-SNI T-15-1991-03. Hasil penelitian menunjukkan dari  tinjauan syarat kekuatan dengan jarak tiang vertikal, l = 250 mm lizin = 348,583 mm, dengan jarak perangkai yaitu l1 = 350 mm, l2 = 900 mm, l3 = 1100 mm lizin =1570,125 mm dan  jarak pen pusat l =750 mm lizin = 1241,293 mm. Berdasarkan tinjauan syarat kekakuan dengan jarak tiang perangkai (l) = = 250 mm lizin = 275,879 mm, dengan jarak perangkai yaitu l1 = 350 mm, l2 = 900 mm, l3 = 1100 mm lizin = 1644,372  mm dan jarak pen pusat (l) =750 mm lizin = 1115,878  mm. Berdasarkan perhitungan tegangan geser pada tiang vertikal τ = 10,3 N/mm2 τizin = 21,20 N/mm2, sedangkan pada tiang perangkai τ = 12,264 N/mm2 τizin = 100 N/mm2. Dengan demikian syarat kekutan, kekakuan, dan tegangan geser pada bekisting dinding geser terpenuhi.
ANALISIS STUKTUR KOLOM PADA GEDUNG INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DI RSUD SALAK KABUPATEN PAKPAK BHARAT Agunan Imanuel Sitinjak; Ellyza Chairina
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada struktur kolom merupakan struktur penyangga yang terdapa dalam bangunan yang berfungsi untuk meneruskan beban ke pondasi, kolom menempati posisi penting di dalam struktur bangunan. Kegagalan pada kolom berakibat langsung pada runtuhnya komponen struktur lain yang berhubungan dengannya atau merupakan batas runtuh total keseluruhan struktur bangunan. Perhitungan Analisis Sturktur Kolom Pada Gedung Instalasi Pengolahan Air Limbah Di RSUD Salak Kabupaten Pakpak Bharat dianalisis dengan program SAP2000 V14 yang di desain 3 dimensi. Input untuk pembebanan diantaranya beban mati dan beban hidup. Perhitungan struktur kolom baik itu tulangan lentur dan tulangan geser, dilakukan secara konvensional atau manual. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada kolom yang ditinjau, diperoleh tulangan lentur dan tulangan geser hasil analisis pada kolom tipe AA1 berbeda dengan hasil di lapangan. Kolom tipe AA1 lebih besar dari hasil di lapangan, tulangan utama pada kolom tipe AA1 sebesar 15% dan tulangan sengkang sama dengan data lapangan.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PROBABILISTIK DENGAN MODEL (q,r) Krisna Pangeran; Wirda Novarika AK; Luthfi Parinduri
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sruput Kopi merupakan industri yang bergerak dalam bidang minuman dan makanan. Sruput Kopi juga memproduksi biji kopi dan menyajikan berbagai macam minuman kopi dengan biji kopi dan teknik penyajian yang berbeda-beda. Dalam menjalankan operasionalnya Sruput Kopi harus memperhatikan jumlah persediaan yang harus dipesan dan disimpan. Namun pada kenyataannya sering menolak pesanan menu karena terjadi kekurangan persediaan bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode economic order quantity probabilistik model (q,r) yang diawali dengan menghitung data penggunaan bahan baku selama 1 tahun. Bahan baku yang digunakan di Sruput Kopi yaitu Biji Kopi Arabika, Gula Aren, Air, Freshmilk, Es Batu, Susu, Sirup, dan Es Cream. Kemudian menghitung harapan pemakaian bahan baku, menghitung standar deviasi bahan baku, Menguji kenormalan data, lalu menghitung Q dan R Optimal serta diakhiri dengan menghitung total biaya persediaan. Kemudian dilakukan Analisis Pengendalian Bahan Baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity Probabilistik Model (q,r) dan didapatkan hasil Total Biaya Persedian yaitu Rp 6.706.208.
MEKANISME PEMBENTUKAN CHIP PROSES PEMBUBUTAN KERING MENGGUNAKAN PAHAT PVD DAN CVD BERLAPIS Veri Akhmal Ramadhan Syah; Din Aswan A. Ritonga; Yulfitra Yulfitra; Junaidi Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam studi pemesinan, sisa dari pemotongan yang dikerjakan dalam pemesinan disebut chip (geram), chip yang dihasilkan dari proses pemesinan memiliki bentuk dan ketebalan yang berbeda, bentuk chip yang dihasilkan pada proses pembubutan memiliki karakteristik yang sangat berkaitan dengan mode aus pahat. penting untuk mengenal mekanisme dasar yang mempengaruhi pembentukan chip untuk mengembangkan cutting tools  (pahat potong) yang efisien. Penyelidikan pembentukan chip dimulai sekitar Perang Dunia II dengan peningkatan penggunaan mesin pemotong yang kuat dan lebih bertenaga, umumnya untuk pemotongan logam dengan munculnya pemotong baja kecepatan tinggi baru. Parameter pembubutan utama yaitu kecepatan potong, laju pemakanan, kedalaman potong ,geometri pahat dan bahan pahat memiliki pengaruh yang signifikan untuk mengontrol pembentukan chip.Benda kerja yang digunakan pada penelitian ini adalah Baja AISI 4340 (48 ± 1 HRC) dan pahat yang digunakan adalah pahat PVD dan CVD berlapis.Alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan chip pada penelitian ini adalah software Micro Capture Plus.Pada proses pembubutan dilakukan 8 kondisi pemotongan menggunakan mesin bubut CNC.Pada hasil akhir penelitian pembubutan kering ini didapatkan variabel-variabel yang paling signifikan terhadap ketebalan chip adalah dengan kondisi pemotongan optimal yaitu  V =180 m/min , vf =352,4 mm/min maka mendapatkan karakteristik ketebalan chip senilai a =0,934 mm.
PENGARUH MINYAK PELUMAS OIL SHELL ADVANCE AX7 SAE 10W-40 MATIC BERDASARKAN KEKENTALAN KINEMATIK DAN TOTAL BASE NUMBER PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA N MAX 155 Harun Harun; Junaidi Junaidi; Fadli Ahmad Kurniawan Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat banyak sekali parameter untuk menentukan apakah suatu pelumas sepeda motor masih layak dipakai atau tidak. Akan tetapi, para pengguna sepeda motor pada umumnya hanya berpedoman pada jarak tempuh sepeda motor (2000-3000) km atau pada waktu pemakaian (2-3 bulan) baru akan mengganti pelumas sepeda motornya. Hal tersebut direkomendasikan karena lebih efisien dan tidak menguras biaya untuk melakukan pengujian. Akan tetapi hal tersebut terkadang tidak diterapkan dengan baik ataupun dan tidak relevan. Maka dari itu perlu dilakukan pengujian berdasarkan viskositas kinematik dimana syarat kelayakan pakai pelumas adalah viskositas kinematik tidak boleh kurang 50% dari viskositas pelumas baru. Dan total base number tidak boleh kurang dari 2 mgKOH/gr. Pada tugas akhir kali ini akan dilakukan pengujian viskositas kinematik dan juga pengujian derajat celcius dengan menggunakan variasi jarak tempuh 0 Km, 1000 Km, 1500 km dan 2000 km. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa semakin panjang jarak yang ditempuh minyak pelumas mengalami penurunan viskositas kinematiknya dari 0 Km yaitu 0.09206 cSt turun 0,04985 cSt pada 1000 Km dan 0,04435 cSt pada 1500 Km serta 0,02851 cSt pada 2000 Km, namun pada jarak 2000 Km minyak pelumas tersebut belum mencapai kurang dari 50% dari viskositas kinematik.
PENGARUH FEEDING TERHADAP KEAUSAN MATA PAHAT (VB) KARBIDA BERLAPIS PADA PEMBUBUTAN BAJA AISI 4340 Fahlevi Izzaty; Muksin R. Harahap; Abdul Haris Nasution
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Permesinan merupakan proses manufaktur dimana benda kerja dibentuk dengan cara membuang atau menghilangkan sebagian material dari benda kerjanya untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan tujuan digunakan proses permesinan adalah untuk mendapatkan akurasi atau hasil yang lebih baik dibanding proses yang lain. Keausan matapahat merupakan hal yang harus diperhatikan dalam proses pembubutan keausan mata pahat disebab adanya gesekan antara pahat dengan geram yang dihasilkan, dengan begitu keausan akan ditimbulkan dalam setiap pemotongan benda kerja tergantung kekerasan benda kerja yang dipakai karna pada dasarnya kerasnya benda kerja juga dapat mempengaruhi pemotongan atau akan menyebabkan keausan pada mata pahat yang digunakan. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen benda uji yang digunakan adalah Baja AISI 4340 dipotong dengan pemotongan 150 mm pada tiap pemotongannya dengan memvariasikan 5 feeding berbeda yaitu 0,1 mm/rev, 0,15 mm/rev, 0,2 mm/rev 0,25 mm/rev, 0,3 mm/rev dengan kedalaman potong 1 mm untuk melihat tingkat keausan pahat menggunakan mikroskop dino lite. Hasil analisa data bahwa semakin tinggi feeding yang digunakan maka semakin rendah tingkat keausan pada pahat sebaliknya semakin rendah feeding  maka semakin tinggi tingkat keausan pahatnya penelitian ini menunjukan bahwa feeding sangat berpengaruh pada tingkat keausan pahat.
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. SUMBER SAWIT MAKMUR Suliawati Suliawati; Luthfi Parinduri; Hermi Diana Siregar
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Total Quality Management terhadap kinerja karyawan di PT. Sumber Sawit Makmur melalui tiga faktor TQM yaitu kerjasama tim, pendidikan dan pelatihan, serta pelibatan dan pemberdayaan karyawan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 20. Metode pengumpulan sampel menggunakan purpose sampling. Sampel yang diambil sebanyak 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Secara simultan Total Quality Management berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Sumber Sawit Makmur. Namun, jika dilihat secara parsial hanya variabel kerjasama tim dan pendidikan dan pelatihan yang berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas masing-masing sebesar 0,001 dan 0,000 sedangkan variabel pelibatan dan pemberdayaan karyawan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai probabilitas 0,202. 2) Hasil regresi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 80,5%  hal ini menandakan bahwa besar persentase variabel ketiga faktor dari sebelas faktor Total Quality Management dapat menjelaskan kinerja karyawan sedangkan 19,5% dijelaskan oleh variabel lain.
PENGARUH TINGKAT KEKASARAN TIANG PANCANG TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS DUKUNG DI KECAMATAN DELITUA Kartika Indah Sari; Priaji Yudha Astomo
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lunak seperti tanah lempung merupakan tanah dengan kadar air tinggi dan daya dukung rendah. Tiang merupakan perkuatan yang dipakai dalam menambah daya dukung tanah untuk memikul beban konstruksi yang akan dibangun di atas tanah. Perkuatan tiang yang digunakan adalah tiang beton, tiang baja dan tiang kayu untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kapasitas dukung. Metode perkuatan tanah lunak yang digunakan dalam penelitian adalah metode uji beban untuk mengetahui kapasitas dukung tiang tunggal pada tiang kayu, tiang baja dan tiang beton. Tinggi tiang yang digunakan 35 cm dan diameter 2,5 cm dengan jumlah tiang 4 dimasing-masing tiang. Hasil uji beban membuktikan bahwa kapasitas dukung tiang kekasaran lebih tinggi kapasitas dukungnya dari pada tiang polos. Kekasaran tiang dapat berpengaruh terhadap kapasitas dukung tiang. Perbedaan kekasaran permukaan tiang mempengaruhi tingkat interaksi antar partikel butiran tanah dan tiang, ini berarti lebih besar peningkatan kapasitas tiang kasar atau tiang kekasaran variasi.
USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY DI CV BUDI SURONO Syahril Afriandi; Bonar Harahap; Siti Rahmah Sibuea
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 2 (2023): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Budi Surono adalah industri yang bergerak di bidang pengolahan tahu yang beralamat di Mabar Pasar 1, Jalan Rumah Potong Hewan Lorong Rahayu, Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. Perusahaan tempat penelitian memproduksi tahu dengan bahan baku kedelai. Selain tahu sebagai hasil produksi, terdapat pula hasil sampingan (limbah buangan) berupa limbah padat maupun cair. Dampak dari limbah cair tersebut dapat menyebabkan bau menyengat dan polusi pada air. Salah satu pendekatan yang dapat membantu perusahaan agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menurunkan dampak lingkungan adalah dengan model Green Productivity (GP). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat produktivitas perusahaan, mengetahui Enviromental Performance Indicator (EPI)  dan mengetahui alternatif solusi perbaikan dengan pendekatan green productivity. Hasil dari penelitian adalah analisis produktivitas Desember 2020 sebesar 221,06%, pada bulan Januari 2021 sebesar 229,94%, terjadi peningkatan sebesar 8,88%. Pada analisis EPI -33,294 yang berarti kandungan limbah tahu masih berbahaya terhadap lingkungan, dengan dilihat dari parameter COD, BOD, PH dan TSS. Solusi dalam mengatasi perbaikan produktivitas ada dua alternatif, dimana alternatif 1 pembelian mesin pengupas kedelai dan alternatif  2 membuat bak perendaman. Dari estimasi yang dilakukan tiap alternatif tingkat. Dan alternatif 2 terpilih dengan peningkatan produktivitas bulan Desember 2020 kondisi awal 221,06 % setelah perbaikan menjadi 225,96 % terjadi peningkatan 4,90 %, kemudian bulan januari 2021 produktivitas kondisi awal 229,94% setelah perbaikan menjadi 233,99% terjadi peningkatan 4,05%.

Page 1 of 2 | Total Record : 18