cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2023): Edisi September" : 20 Documents clear
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG MENGGUNAKAN DATA SONDIR DAN SPT PADA PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA, CIPUTAT TIMUR, TANGERANG SELATAN, BANTEN Simarmata, Pahala; Sari, Kartika Indah
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7927

Abstract

Pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berlokasi di Jl. Kertamukti, Banten menggunakan struktur bangunan bertingkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisa dan perhitungan daya dukung tiang pancang dari hasil CPT dan SPT. Perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan menggunakan metode Meyerhof untuk data CPT dan SPT dan metode Aoki De Alencar untuk data CPT dengan variasi diameter tiang 30 cm dan 40 cm. Sedangkan perhitungan daya dukung tiang kelompok menggunakan metode Converse-Labarre dari hasil metode Meyerhof untuk data CPT dan SPT dan metode Aoki de Alencar untuk data CPT dengan diameter 30 cm dan 40 cm. Hasil daya dukung terbesar adalah metode Meyerhof SPT diameter 30 cm = 155,091 ton, 40 cm = 272,445 ton dan hasil daya dukung terkecil adalah metode Aoki de Alencar CPT diameter 30 cm = 24,098 ton, 40 cm = 38,71 ton. Hasil daya dukung izin tiang kelompok metode Meyerhof CPT diameter tiang 30 cm = 134,09 ton, jumlah = 2 tiang, 40 cm = 217,550 ton, jumlah = 2 tiang, untuk SPT diameter 30 cm = 152,144 ton, jumlah = 2 tiang, 40 cm = 265,638 ton, jumlah = 2 tiang, dan Aoki de Alencar diameter 30 cm = 304,288 ton, jumlah = 2 tiang, 40 cm = 531,267 ton, jumlah = 2 tiang. Metode Meyerhof berdasarkan data SPT yang mempunyai daya dukung yang paling besar diantara metode Meyerhoff CPT dan metode Aoki de Alencar.
PENERAPAN METODE FAST TRACK DALAM MENGANALISIS WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PELAKSANAAN PENGENDALIAN PRASARANA BANJIR DI KUALANAMU KAB. DELI SERDANG Tambunan, Alwi Syahri; Harahap, Diana Suita
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7929

Abstract

Pelaksanaan proyek pada Pembangunan Pengendalian Prasarana Banjir di Kualanamu mengalami penundaan dalam pelaksanaan kegiatan proyek, penundaan tersebut menyebabkan keterlambatan pada penyelesaian proyek. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan meliputi cuaca yang tidak dapat diprediksi, lokasi, kondisi desain, dan kesalahan rencana yang berbeda. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan adanya metode penjadwalan yang tepat untuk melakukan percepatan waktu pelaksanaan pembangunan proyek tanpa terjadinya peningkatan biaya proyek. Salah satu metode percepatan yang dapat dilakukan tanpa terjadinya peningkatan biaya proyek adalah dengan menggunakan metode fast track karena metode fast track dinilai lebih efektif dan efisien untuk melakukan percepatan waktu pelaksanaan proyek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar biaya yang lebih ekonomis dan durasi waktu yang lebih efisien pada proyek tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Dari hasil analisis yang dilakukan didapatkan hasil penjadwalan pada kondisi normal tanpa percepatan sebesar 262 hari dan penjadwalan dengan menggunakan metode fast track sebesar 254 hari sehingga terjadi percepatan durasi pekerjaan selama 8 hari dan total biaya proyek tanpa percepatan adalah sebesar Rp. 15.226.531.100. Penjadwalan dengan metode fast track dapat mereduksi biaya sebesar Rp. 121.850.615,064. Metode tersebut mampu mengurangi biaya akibat keterlambatan proyek yang awalnya sebesar Rp. 15.226.531.100. Dari segi biaya metode fast track lebih ekonomis, akan tetapi memiliki resiko yang lebih besar karena apabila salah satu pekerjaan yang berada pada lintasan kritis mengalami keterlambatan akan mempengaruhi pekerjaan lainnya.
EVALUASI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DAN PROSES TENDER PROYEK REHABILITASI GEDUNG SEKOLAH POLISI NEGARA POLDA SUMUT Dahlan, Bayu Setiawan; Lubis, Yusrizal
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7928

Abstract

Sekolah polisi negara adalah tempat pendidikan para siswa calon bintara polri baik secara materi pembelajaran, fisik, mental dan keterampilan dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota polri. Dalam hal ini sarana dan prasarana sangat mempengaruhi siswa dalam hal belajar dan kenyamanan dalam lingkungannya. Oleh karena itu dilakukan rehabilitasi pada bangunan gedung agar  tetap menjadi baik dan nyaman dalam melakukan aktifitas pembelajaran. Tujuan dari skripsi ini adalah agar mengetahui berapa besar Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan bagaimana proses Tender Proyek Rehabilitasi Sekolah Polisi Negara Polda Sumut. Metode yang digunakan dalam perhitungan RAB ini adalah analisa Burgerlije Openbare Warken (BOW) dan analisa Cipta Karya tahun 2016. Sedangkan proses tender menggunakan metode elektronik (LPSE). Hasil dari Rencana Anggaran Biaya didapat bahwa untuk Pekerjaan Pendahuluan mengeluarkan biaya Rp.176,625,205.-, Pekerjaan Plafond Rp.353,579,900.-, Pekerjaan Lantai Rp.443,813,805.-,Pekerjaan Kamar Mandi Rp.49,598,280, Pekerjaan Pengecatan Rp.164,985,550.-, Pekerjaan Listrik Rp.233,680,550.-, Pekerjaan Pintu dan Jendela Rp.13,999,000,-. Hasil dari total keseluruhan didapat Rp.1,437,000,000.-.proses tender dilakukan dengan media elektronik LPSE. Dalam Proses Tender untuk penyedia jasa yang memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh pihak panitia maka akan lolos seleksi dan menjadi pemenang.
EVALUASI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL DENGAN MEMBANDINGKAN METODE SUDUT PROTEKSI METODE JALA-JALA DAN BOLA BERGULIR (Studi Kasus Gedung Biro Rektor USU) Harahap, Raja; Sinambela, Ifan Elekta
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.8000

Abstract

Pada penelitian ini melakukan analisa terkait dan membandingkan metode sudut proteksi dan metode bola bergulir pada gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara dengan melakukan evaluasi system penangkal petir eksternal dengan membandingkan metode sudut proteksi, metode jala-jala dan bola bergulir dan juga penulis akan melakukan perancangan suatu system pengaman terhadap bahaya sambaran petir pada Gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara. Hasil analisa pada penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung biro rektor Universitas Sumatera Utara memiliki daerah sambaran petir sekitar 33.493,23 m2 dengan rata-rata sambaran petir ketanah sekitar 38,63 Sambaran perkilo meter persegi pertahun, efisiensi system proteksi pada gedungsekitar 0,92 dan masuk kedalam tingkat proteksi level 2. Penggunaan metode sudut proteksi pada Gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara masih terdapat beberapa ruangan pada sisikanan dan kiri di lantai 3 dan lantai 4 yang masih berpotensi terkena sambaran petir dengan pemasangan batang penangkap petir ke-1 dengantinggi 9 meter dan batangpenangkappetir ke-2 dengantinggi 22 meter. Pemasangan dengan metode bola bergulir tidak lagi berpotensi terkena sambaran petir dengan pemasangan 47 Splitzen pada atap gedung. Metode Bola bergulir dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang perludilindungi, metode bola bergulir dapat diterapkan untuk semua jenis desain bangunan. Hal ini berbeda dari metode sudut proteksi yang terbatas penggunaannya pada evaluasi tingkat efektivitas sistem perlindungan petir yang telah didesain. Metode jalajalamerupakanmetode yang paling mudah dalam penerapan akan tetapi biaya investasinya cukup mahal.
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR BATU BASALT PADA PERENDAMAN AIR SULFUR DAN AIR TAWAR Panjaitan, Jantino; Harahap, Diana Suita
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7925

Abstract

Pembangunan saat ini menjadi poin pokok dalam perkembangan suatu daerah, antara lain pembangunan infrastruktur gedung, jalan, jembatan dan bendungan, menjadi sarana yang sering digunakan dalam perkembangan suatu daerah, namun sangat sering ditemukan di daerah-daerah yang berpotensi merusak kualitas struktur yang akan direncanakan, terutama di daerah yang mengandung air asam yang cukup tinggi maupun air yang terkontaminasi dengan bahan kimia. Untuk itu dalam penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa besar pengaruh air yang mengandung senyawa sulfur (S) terhadap kuat tekan beton. Pengujian kuat tekan beton menggunakan mutu beton K-250, dilakukan pada umur 14 hari dan umur 28 hari dengan ukuran sampel 15x15x15 cm. Sampel direndam pada air tawar dan air sulfur selama 14 hari dan 28 hari, hasil rata-rata mutu beton K-250 pada sampel air sulfur umur 14 hari memiliki tekanan rata-rata F’c 17,64 Mpa dan air tawar rata-rata F’c 19,38 Mpa dan sampel air sulfur umur 28 hari rata-rata F’c 24,06 Mpa dan air tawar rata-rata F’c 25,19 Mpa. Maka dapat disimpulkan bahwa faktor penurunan kualitas mutu beton pada air sulfur perendaman selama 14 hari mencapai 8,97 % dan faktor penurunan kualitas air sulfur perendaman selama 28 hari mencapai 4,5%. Dengan nilai rata-rata persentasi penurunan mencapai 7%.
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE DENGAN HASIL UJI PEMBEBANAN LANGSUNG (LOADING TEST) Rajagukguk, Heldinati; Tanjung, Darlina
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7949

Abstract

Pondasi bored pile berfungsi untuk memikul dan menahan beban yang bekerja diatasnya. Besarnya daya dukung dari suatu pondasi tiang dapat diketahui juga dari Pengujian loading test. Hasil perhitungan daya dukung pondasi terdapat perbedaan nilai baik dilihat dari penggunaan metode maupun perbedaan titik yang ditinjau. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-3A P.1) dikedalaman 52 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 2972,55 Ton dan non kohesif sebesar 1987,84. Daya dukung pondasi bored pile tunggal dari titik Standard Penetration Test (BH-4A P.2) dikedalaman 49 meter dengan metode yang digunakan Reese and Wright kohesif sebesar 3085,87 Ton dan non kosesif sebesar 1954,12 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P1 dengan kedalaman 52 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1755 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1630 Ton, metode Chin sebesar  16799 Ton. Daya dukung ultimit berdasarkan hasil dari daya dukung loading test pada titik P2 dengan kedalaman 49 meter menggunakan metode Davisson sebesar 1910 Ton, metode Mazurkiewich sebesar 1908 Ton, metode Chin sebesar  2915 Ton. Besar efisiensi dengan menggunakan Metode sederhana sebesar 0,530, metode Converse Laberre sebesar 0,655, metode Los Angeles sebesar 0,800, metode Seiler –keeney sebesar 0,800.
MODIFIKASI TRAKTOR MINI PENGGERAK MOTOR BENSIN 6,5 HP DENGAN PENAMBAHAN POMPA AIR MULTIFUNGSI PADA PERTANIAN Denni, Denni; Junaidi, Junaidi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7917

Abstract

Traktor merupakan alat yang biasa digunakan untuk menggemburkan lahan pertanian, kendaraan yang didesain secara spesifik untuk keperluan tarikan tinggi pada kecepatan rendah, atau untuk menarik implemen yang digunakan dalam pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memodifikasi traktor mini penggerak motor bensin dengan penambahan pompa air multifungsi pada pertanian dalam dimensi yang lebih kecil, agar memudahkan para petani untuk mengolah lahan pertanian. Dengan dimensi yang lebih kecil dari traktor pada umumnya, harapannya bisa dimiliki para petani karena cukup menghemat biaya produksi. Dengan dimensi yang lebih kecil dari traktor pada umumnya, harapannya bisa dimiliki para petani karena cukup menghemat biaya produksi Kecepatan putar minimal yang diperlukan untuk memompa air dengan head 2,4 meter adalah sebesar 218 rpm Debit maksimal dan minimal yang dihasilkan oleh pompa adalah 1,9 liter/menit dan 0,8 liter/menit.
EVALUASI PERHITUNGAN LANTAI JEMBATAN TIPE VOIDED SLAB DI KANAL KIM JALAN MANGAAN VIII KELURAHAN MABAR KECAMATAN MEDAN DELI Saragih, Jon Gusmer; Chairina, Ellyza
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7982

Abstract

Studi kasus jembatan ini berada di Jalan Mangaan VIII yang terletak di kota Medan merupakan kota metropolitan no.3 terbesar di Indonesia. Dimana aktivitas kendaraan sangat padat yang disebabkan oleh kawasan industri dan kawasan perkantoran. Sebelum direnovasi, banyak korban kecelakaan diakibatkan oleh sempitnya jalur lalu lintas pada jembatan, guard rail tidak sesuai standar pada perencanaan jembatan, tidak adanya trotoar, kendaraan besar pabrik yang melintas cukup banyak serta adanya persimpangan jalan. Kelebihan dari voided slab adalah waktu pelaksanaannya cepat dan mudah. Kekurangan voided slab adalah terkelupasnya sebagian lapisan permukaan lantai jembatan sehingga terbentuknya alur memanjang di permukaan lantai jembatan yang dapat membahayakan pengendara kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Penelitian ini dilakukan oleh banyaknya aktivitas kendaraan pabrik yang melintasi jembatan dengan kapasitas tonase yang besar. Kesimpulan adalah berdasarkan hasil evaluasi pada software SAP2000 menunjukan warna kuning artinya bahwa lantai jembatan voided slab masih mampu menahan beban yang terjadi, pada tegangan pada tulangan prategang tarik membutuhkan jumlah tendon sebanyak 5 buah dengan tiap tendon terdiri dari 12 strand dengan diameter 12,70 mm serta disarankan dalam hasil evaluasi pada struktur lantai jembatan maka dibutuhkan perkuatan yaitu dengan metode perkuatan eksternal prestressing supaya tegangan pada tulangan prategang tarik mampu menahan beban yang ada, setelah dilaksanakan renovasi pembangunan konstruksi jembatan maka dibutuhkan pengawasan berkala supaya mengetahui kekuatan pada struktur jembatan tersebut.
UJI PENGGUNAAN LAVA ROCK GUNUNG SINABUNG SEBAGAI MATERIAL AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN MIX DESIGN BETON NORMAL Rahmi, Nuzlia; Hanova, Yudha
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.7926

Abstract

Beton merupakan materi bangunan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan konstruksi, baik digunakan dalam bangunan gedung, jalan maupun konstruksi bangunan air.perkembangan jaman yang membuat kebutuhan komponen meningkat setiap tahun, yang mana membutuhkan material beton dari alam seperti agregat kasar batu pecah. Penelitian ini mencoba menggunakan batu lava rock yang berasal dari muntahan lava gunung Sinabung sebagai pengganti agregat kasar dalam pencampuran mix design beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai keausan pada pengujian abration test batu lava rock .serta pengaruh pengganti bahan agregat kasar batu lava rock teradap kuat tekan beton. Pemanfaatan batu lava rock ini bisa menjadi alternatif lain dalam mix design beton, dimana beton yang digunakan dalam penelitian ini memakai beton K-250 sebagai benda uji. pengujian dilakukan setelah beton berumur 28 hari. Dari hasil pemgujian abration test didapatkan nilai keausan pada lava rock yaitu 40,68%, menurut SNI 2494-2002, batu lava rock dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar karena nilai keuasan tidak melebihi 50%. Menurut hasil penelitian kuat tekan beton, yang didapatkan dari perbedan antara beton normal dengan beton dengan agregat kasar batu lava rock kurang maksimal. Maka dari itu  kurang efisien digunakan.untuk beton mutu tinggi.
ANALISIS DAN EFEK KECEPATAN POTONG PADA MESIN FRAIS TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN TERMESIN DARI BAJA STAINLESS STEEL MENGGUNAKAN ENDMILL HSS Napid, Suhardi
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 1 (2023): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i1.8372

Abstract

Untuk membentuk suatu produk dibutuhkan pahat yang berputar yag mana setiap giginya melakukan pemotongan sehingga terjadi pengurangan material bila menggunakan mesin frais vertikal yag sumbu spindelnya tegak lurus dengan meja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar nilai kekasaran permukaan benda uji  baja stainless steel dengan variasi kecepatan potong. Adapun metode yang digunakan secara eksperimental dimana alat pemotongnya pahat HSS dan benda uji stainless steel  menggunakan mesin frais vertikal. Dengan melakukan variasi kecepatan potong 59,346 m/min, 79,128 m/min, 98,910 m/min, 118,692 m/min dan 138,474 m/min kedalaman pemakanan konstan 1 mm diperoleh berbagai nilai kekasaran Ra dan waktu pemotongan. Setelah pengujian dilakukan dengan mesin frais maka nilai kekasaran permukaan benda uji untuk varasi kecepatan potong adalah 2.310 μm,  1.961 μm , 1.796 μm, 1.608 μm, 1.425 μm dan perolehan waktu pemotongan 55,23 detik; 43,37 detik; 38,25 detik; 31,19 detik; 29,42 detik. Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecepatan potong maka akan semakin rendah nilai kekasaran permukaan Ra termesin begitu pula diikuti oleh waktu pemotongan. Kekasaran permukaan Ra terendah pada kecepatan potong 138,474 m/menit adalah 1.425 μm. Dan nilai kekasaran permukaan tertinggi pada kecepatan potong 59,346 m/menit adalah 2.310 μm.

Page 1 of 2 | Total Record : 20