cover
Contact Name
Endang Wahyuningsih
Contact Email
motorik@umkla.ac.id
Phone
+6281804424510
Journal Mail Official
motorik@umkla.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Soekarno Km.1 Buntalan Klaten Tengah Klaten Jawa Tengah
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
MOTORIK
ISSN : 26851210     EISSN : 1907218X     DOI : https://doi.org/10.61902/motorik
Core Subject : Health,
MOTORIK: Jurnal ilmu kesehatan sebagai saran informasi di bidang Kesehatan yang berisikan hasil penelitian, studi kepustakaan, maupun tulisan-tulisan ilmiah. Jurnal ini mencakup artikel penelitian asli, artikel ulasan, dan komunikasi singkat, termasuk: Keperawatan, kebidanan, farmacy, kesehatan masyarakat dan lain-lain
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK" : 8 Documents clear
HUBUNGAN DAN PENGARUH STRES DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN KEKAMBUHAN GASTRITIS La Ode Muhammad Taufiq; Taswin; Muhammad Subhan; Ni ketut Marjani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.359

Abstract

Latar Belakang : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh Stres dan pola makan dengan kejadian kekambuhan gastritis.Metode : Penelitian ini dirancang dengan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dengan metode studi Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh responden yang pernah mengalami gastritis yang berada di wilayah Puskesmas Kompeonaho Kota Baubau tahun 2019 yang berjumlah 197 orang dengan besar sampel 132 responden. Hasil : Stres varibel memiliki hubungan dengan kekambuhan gastritis yang ditunjukkan dengan nilai p = 0,001 dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah yaitu dengan nilai r = 0,280. Variabel diet berhubungan dengan variabel kekambuhan gastritis (p=0,001) dan memiliki kekuatan hubungan yang sangat lemah (r=0,274). secara simultan variabel stres dan pola makan berpengaruh terhadap variabel kekambuhan gastritis (p=0,001). Secara parsial variabel stres dan diet juga berpengaruh terhadap variabel relaps gastritis dengan nilai p masing-masing 0,009 dan 0,011. Besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 1,512 untuk variabel stres (pengaruh positif) dan 1,024. Kesimpulan : Stres dan variabel diet memiliki hubungan yang efektif secara statis. Variabel stres berpengaruh negatif terhadap pola makan Variabel stres dan pola makan berpengaruh secara simultan dengan variabel kekambuhan gastritis. Stres parsial dan diet juga mempengaruhi kekambuhan gastritis
PROFIL TERAPI IMUNOSUPRESAN PADA PASIEN ANAK DENGAN LUPUS NEFRITIS Aghnia Fuadatul Inayah; Lilik Yusetyani; Putra Adi Purnama; Nabilah Utari
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.360

Abstract

Lupus nefritis merupakan komplikasi serius dari systemic lupus erythematosus (SLE) dan menyerang organ ginjal. Lupus nefritis adalah penyakit autoimun yang awalnya dimediasi oleh autoantibodi kemudian membentuk ikatan antara kompleks imun dengan jaringan sehingga menyebabkan organ dan sel mengalami kerusakan. Lupus nefritis ditandai dengan munculnya proteinuria yang persisten. Sebanyak 37-82% pada anak-anak dengan SLE berkembang menjadi lupus nefritis. Target terapi pasien SLE adalah mencegah terjadinya kekambuhan dan kerusakan organ serta meminimalisir efek samping obat. Mencegah kekambuhan pada pasien SLE perlu diberikan obat-obat imunosipresif yang menekan disregulasi sistem imun. Pemberian terapi imunosupresan berupa steroid, MMF dan klorokuin terbukti aman. Pemberian metilprednisolon dengan dosis sangat tinggi hingga 1000 mg sehari secara intravena bertujuan untuk menekan aktivitas sel imun. Tidak hanya itu, pemberian terapi imunosupresan secara kombinasi memberikan mempercepat proses remisi, seperti dengan pemberian MMF dan klorokuin yang sudah terbukti aman. MMF dengan dosis hingga 1g/hari memberikan efektivitas yang baik. Sementara klorokuin, telah disetujui FDA sebagai terapi lupus nefritis yang sebelumnya sering digunakan sebagai antimalaria. Klorokuin dilaporkan dapat mencegah kerusakan ginjal dengan menekan kerja dari sel-sel imun.
HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN POLA TIDUR PADA REMAJA PUTRA Erin Padilla Siregar
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.361

Abstract

Game online adalah game atau permainan dimana banyak yang dapat bermain pada waktu yang sama dengan melalui jaringan komunikasi online. Kecanduan game online yang dialami saat usia remaja, bisa mempengaruhi sisi aspek sosial remaja dalam menjalani kehidupan sehari- hari. Menurut WHO (World Health Organization) kurang lebih 18% dari penduduk dunia pernah mengalami susah tidur, sehingga menyebabkan tekanan jiwa bagi para penderitanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan pola tidur pada remaja putra di dusun III desa bakaran batu kecamatan batang kuis kabupaten deli serdang, Penelitan ini bersifat deskriptik analitik yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang realitas pada obyek yang diteliti secara objekif tentang hubungan kecanduan game online terhadap pola tidur pada remja putra di dusun III desa bakaran batu. Penelitian dilakukan mulai Maret sampai Agustus dengan populasi sebanyak 87 responden dan sampel seluruh responden dijadikan menjadi sampel (total sampling) denganinstrument berupa kuesioner.Pengelolaan data dengan cara editing, coding, tabulating dan data entry hasil penelitian yang pola tidurnya terganggu kecanduan game onlineterdapat 32 responden (52,5%) remaja yang pola tidurnya terganggu tidak kecanduan game online 29 responden (47,5%) dan remaja yang pola tidurnya tidak terganggu kecanduan game online 23 responden (88,5%) remaja yang pola tidurnya tidak terganggu tidak kecanduan game online 3 responden (11,5%).Hasil penelitian.Dari hasil uji statistik di peroleh nilai Odd Ratio (OR) = 0,039. 95% CI = 0,039-0,530 dan P value 0,003 < 0,05 yang artinya ada hubungan signifikan antara kecanduangame online terhadap pola tidur.Diharapkan dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan membatasi dalam bermain game online sehingga dapat terpenuhinya kebutuhan tidur
HUBUNGAN KONSUMSI JUNK FOOD DAN MEDIA INFORMASI TERHADAP MENARCHE DINI PADA REMAJA PUTRI Rina Masrlina Hutasuhut
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.362

Abstract

Menarche dini adalah menstruasi yang datangnya lebih awal antara 10-11tahun Pertanda biologis dari menarche adalah kematangan seksualnya.Pada perempuan yang mengalami menarche dini, fungsi reproduksinya sama cepat dengan perempuan dewasa. mengatakan bahwa usia menarche remaja putri telah bergeser ke usiayang lebih muda yaitu 10-11 tahun namun secara normal menarche pada perempuan terjadi pada usia12 - 16 tahun dengan rata-rata usia13 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi junk food dan media informasi terhadap menarche dini pada remaja puri di dusun III desa bakaran batu kecamatan batang kuis, penelitian ini bersifat Dekskriptif Analitik yang bertujuan untuk Mengetahui gambaran tentang realitas pada obyek yang diteliti secara objektif tentang hubungan konsumsi junk food dan media informasi terhadap menarche dini pada remaja putri di dusun III desa bakaran batu kecamatan batang kuis. Penelitian ini dilakukan mulai juli dengan populasi 63 dan sampel 63 responden serta pengambilan sampel dengan teknik Simple Random Total Sampling dengan menggunakan kuesioner. Pengelola data dengancara editing, coding, tabulating dan dataentry Hasil penelitian mayoritas menarche dini konsumsiya 40 (63,5%) konsumsi junk food sering sekali 42 (66,7%) media informasi 43 (68,3%), hasil penelitian hubungan konsumsi junk food terhadap menarche dini diperoleh (OR) 0,105. 95% CI=0,022-0,510 dan P value 0,004<0,05, hubungan media informasi terhadap menarche dinidiperoleh (OR) = 6,129. 95% CI=1,842-19,543 dan P value 0,003 < 0,05. Remaja putri khususnya lebih menjaga pola makan yang seimbang serta mengurangi konsumsi junk food yang berdampak terhadap menarche dini dengan menjaga pola makan yang bergizi dan alamiah dan mengurangi untuk mengakses media informasi dan melihat yg positif dan yg lebih bermanfaat di media.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Devi Permatasari; Cahyo Pramono; Suyami
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.363

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan satu wabah penyakit yang disebut virus corona (Covid-19). Infeksi coronavirus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan menimbulkan gejala utama berupa gangguan pernapasan. Ibu hamil tercatat sebagai salah satu kelompok rentan resiko terinfeksi COVID-19. Salah satu hal yang menyebabkan perubahan psikologis pada ibu hamil yaitu terjadinya peningkatan kecemasan ibu hamil pada era pandemi COVID-19 yang disebabkan faktor kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai COVID-19 dan kecemasan yang dialami oleh ibu hamil dapat menurunkan imun ibu hamil tersebut sehingga dapat semakin rentan terinveksi COVID-19. Ketika mengalami kecemasan maka dukungan dari suami sangat dibutuhkan oleh ibu hamil agar dapat menentramkan dan menenangkannya. Dukungan suami akan menimbulkan ketenangan, peran aktif suami untuk memberikan dukungan pada istri yang sedang hamil tersebut sangat berpengaruh terhadap keperdulian ibu atas kesehatan diri dan janinnya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah Kelurahan Tijayan. Responden penelitian sebanyak 23 responden yang diperoleh dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisa yang digunakan adalah uji Kendall’s Tau. Hasil penelitan menunjukkan 82,6% ibu hamil mendapat dukungan baik dari suami dan sebanyak 65,2% mengalami kecemasan ringan. Hasil uji Kendall’s Tau menunjukkan ada hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil (p=.003. r=0,628). Kesimpulan penelitian ini Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil pada masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Tijayan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKATAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD KOJA JAKARTA UTARA Hafsa Mohamed Mohamud; Istianah Surury
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.364

Abstract

Preeklamsia pada ibu hamil merupakan keadaan dimana gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi dalam urine dan umumnya terjadi pada usia kehamilan ≥20 minggu yang merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di Indonesia. Angka Kematian Ibu (AKI) masih didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan sebesar 30,13%, preeklamsia 27,1%, dan infeksi sebesar 7,3%. Pada tahun 2015, AKI di Provisi DKI Jakarta mencapai 10% preeklamsia berat, 10% perdarahan post-partum dan 4,7% infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tingkat preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Koja, Jakarta Utara periode Januari-Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode analitik sederhana dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 705 ibu hamil dengan preeklamsia dan sampel yang didapatkan berjumlah 394 ibu hamil dengan preeklamsia. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan alat dengan mengumpulkan data sekunder. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian univariat dari faktor ibu didapatkan Riwayat Hipertensi sebanyak 186 responden (47,2%), Diabetes sebanyak 151 responden (38,3%), Kehamilan Ganda sebanyak 40 responden (10,2%), Umur Ibu <20/<35 tahun sebanyak 164 responden (41,6%), Primigravida sebanyak 135 responden (34,3%) dan Obesitas sebanyak 203 responden (51,5%). Hasil penelitian bivariat didapatkan tidak ada hubungan preeklamsia dengan kejadian antara lain Riwayat Hipertensi (p value= 0,387), Diabetes (p value= 0,268), Kehamilan Ganda (p value= 0.183), Umur Ibu (p value= 0.232), Primigravida (p value= 0.378), dan Obesitas (p value= 0.491). Tidak ada hubungan yang bermakna antara preeklamsia dengan kejadian faktor Riwayat Hipertensi, Diabetes Kehamilan Ganda, Umur Ibu, Primigravida dan Obesitas.
PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN TINDAKAN DAN MEMATUHI PROSEDUR TETAP PERAWATAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA Nurhaida
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.365

Abstract

Sectio Caesarea akhir-akhir ini telah menjadi trend karena dianggap lebih praktis dan tidak menyakitkan sehingga tidak heran jika telah menjadi tindakan bedah kebidanan kedua tersering yang digunakan di Indonesia maupun luar negeri. Tindakan operasi sectio caesarea merupakan pilihan utama bagi tenaga medis untuk menyelamatkan ibu dan janin. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) angka persalinan dengan Sectio Caesarea sekitar 10-15% dari semua proses persalinan (WHO,2015). Di Indonesia angka persalinan dengan Sectio Caesarea mencapai 9,8% dan di Yogjakarta prevelensi persalinan dengan Sectio Caesarea mencapai 15% prevelensi ini cukup tinggi melihat melihat prevelensi tertinggi terjadi di Jakarta yaitu sebesar 19,9% (RISKESDAS, 2014). Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu bertujuan untuk mengidentifikasi Tindakan Perawat Dalam Mematuhi Prosedur Tetap Perawatan Luka Post Operasi Sectio Caesarea Di RSU Martha Friska Pulo Brayan Tahun 2018. Menggunakan variabel penelitian pendidikan dan pengalaman. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebanyak 10 pernyataan yang diisi dengan mengobservasi 45 responden. Data yang terkumpul disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan kemudian dibahas dengan menggunakan metode kepustakaan yang ada. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa tindakan perawat dalam mematuhi prosedur tetap perawatan luka post operasi section caesarea adalah mayoritas patuh sebanyak 40 responden (88,8%) dari 45 responden. Berdasarkan pendidikan DIII mayoritas patuh sebanyak 25 responden (55,5%), pendidikan S1 mayoritas patuh 15 responden (33,3%). Berdasarkan pengalaman 1-6 tahun mayoritas yang patuh sebanyak 36 responden (80%), 7-12 tahun mayoritas yang patuh 4 responden (8,9%). Kesimpulan penelitian ini pendidikan DIII minoritas sebanyak 5 responden berdasarkan pendidikan, pengalaman 1-6 tahun minoritas sebanyak 5 responden berdasarkan pengalaman. Saran diharapkan bagi perawat yang bekerja dibidang kesehatan agar setiap melakukan tindakan perawatan luka post operasi Sectio Caesarea sesuai dengan SOP yang ditetapkan.
DEMAM THYPOID PADA ANAK DI RUANG HAMKA RSU PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU Apriliana Dwi Cahyani; Suyami
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2022): MOTORIK
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i1.366

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Gejalanya muncul 1-3 minggu meliputi demam tinggi, malaise, sakit kepala, mual, kehilangan nafsu makan, sembelit atau diare, dan bintik-bintik merah muda di dada. Tujuan penelitian studi kasus ini dilakukan untuk mengetahui penatalaksanaan keperawatan pada pasien dengan demam thypoid di ruang rawat inap Hamka RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan selama tiga hari pada tanggal 21 sampai 23 Juni 2021. Responden meliputi pasien anak dengan demam tifoid. Hasil setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan diagnosa hipertermi teratasi, bersihan jalan nafas tidak efektif teratasi sebagian, dan ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh teratasi sebagian. Kesimpulan dari penelitian adalah penatalaksanaan keperawatan pada pasien demam typoid telah dilakukan secara komprehensif melalui tahapan pengkajian, perumusan diagnose, rencana keperawatan, hingga evaluasi keperawatan

Page 1 of 1 | Total Record : 8