cover
Contact Name
Meri
Contact Email
merimeriani1@gmail.com
Phone
+62813122928444
Journal Mail Official
lppm_jupemas@universitas-bth.ac.id
Editorial Address
jalan cilolohan no 36 Tasikmalaya Jawa Barat
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas)
ISSN : -     EISSN : 27220486     DOI : http://dx.doi.org/10.36465/jupemas.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPEMAS) with E-ISSN : 2722-0486 is a journal managed by LPPM UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA. Publish articles on community service activities in the fields of : Keperawatan (Nursing) Analis Kesehatan/Teknologi Labotarorium Medik (Medical Laboratory Technology) Farmasi (Pharmacy) Administrasi Rumah Sakit (Hospital Administration) Kedokteran (Medicine) Radiologi (Radiology) Kesehatan Lingkungan Inovasi Bidang Kesehatan (Healthy Inovation) Kebidanan (Bostetrics) Nutrisi dan Pangan (Nutrition and Food) Epidemiologi (Epidemiology) Rekam Medis (Medical Records) Biomedik (Biomedicine) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Occupational and Safety) Ekonomi Kesehatan (Health Economics) Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (Health Administration and Policy) Hukum Kesehatan (Health Law) Teknologi Informasi Kesehatan (Health Information Technology) Promosi Kesehatan (Health promotion) Fisioterapi (Physiotherapy) Bidang Kesehatan Lainya.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 7 Documents clear
PELATIHAN DAN WORKSHOP PEMBUATAN HAND SANITIZER OLEH IBU-IBU MAJELIS TA’LIM MASJID RAYA AL SYAHADAH KOMPLEK BUMI ORANGE Garnadi Jafar; Yuyun Yuyun; Soni Muhsinin
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.662

Abstract

Dimasa pandemik global Covid 19 yang sekarang sedang kita jalani dan sama sekali belum ada titik terang  waktu pandemik ini  berakhir. Menurut peraturan dari pemerintah bahwasannya untuk sarana umum atau tempat berkumpul banyak orang maka harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam rangka memutus penularan Covid 19, dari sekian banyak  protokol kesehatan adalah menggunakan hand sanitizer. Masjid adalah sarana ibadah umat muslim dalam melakasanakan sholat berjamaah sehari terdapat lima waktu sholat. Dalam melaksanakan sholat berjamaah sudah barang tentu terdapat berkumpulnya sekian banyak orang oleh karena itu diperlukan salah satu pencegahan dalam sanitasi pembersihan tangan  sebelum masuk masjid yaitu hand sanitizer. 
IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN MELALUI LATIHAN FISIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Denni Fransiska Helena M; Eki Pratidina; Ade Tika Herawati; Widyawati Widyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.644

Abstract

Aktifitas fisik merupakan upaya menjaga kebugaran, meningkatkan kardio respirasi dan mencegah penyakit (Wu et al.,2019). Olahraga sangat bermanfaat untuk lansia karena menyehatkan jantung, otot, tulang, menjaga kemandirian lansia dan mengurangi kecemasan serta depresi. Selama pandemi aktifitas fisik lansia menjadi terbatas, sehingga perlu peran perawat dalam melakukan promosi aktifitas fisik lansia yang sesuai selama masa pandemi. Penelitian Aung.et al.(2020) menemukan bahwa promosi aktifitas fisik dapat dilakukan menggunakan video sebagai media dalam melakukan latihan fisik di rumah selama pandemi covid-19. Aktifitas fisik berkontribusi pada upaya mencegah penyakit dan menjaga lansia untuk tetap sehat. Selama pandemi, aktifitas fisik lansia menjadi terbatas, sehingga perlu peran perawat dalam melakukan promosi aktifitas fisik lansia yang sesuai selama masa pandemi. Permasalahan muncul, dimana selama pandemi kegiatan Posbindu yang biasa berjalan terhenti sejak pandemi. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan latihan fisik lansia sebagai upaya meningkatkan kesehatan di masa pandemi covid 19. Metode pelaksanaan dengan metode ceramah (pemberian edukasi) dan pembentukan kader pojok lansia yang melibatkan warga sekitar dengan tujuan pemberdayaan masyarakat. Pembentukan pojok lansia melalui Pelatihan Kader diharapkan dapat menggerakkan kader dalam upaya meningkatkan kesehatan warga. Pelatihan kader berisi materi pelatihan kader, pembekalan mengenai kesehatan lansia, gizi lansia selama pandemi dan teknik aktifitas fisik yang dilakukan lansia dimasa pandemi.
BANTUAN APD DALAM PENANGANAN WABAH PANDEMI COVID 19 Wawan rismawan; Eli Kurniasih; Anih Kurnia; Asep Robby; Chita Widia; Enok Nurliawati; Etty Komariah; Evi Irmayanti; Soni Hersoni; Teti Agustin; Yayah Syafariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.649

Abstract

Penambahan pasien terpapar Covid-19 (corona virus 2019–2020) terus meningkat, dari 34 provinsi, 485 kabupaten/ kota, jumlah terkofirmasi 149.408, jumlah yang sembuh 102.991 dan meninggal6.500. APD bagi para tenaga kesehatan mengalami kekurangan dimana-mana di seluruh Indonesia. Tenaga kesehatan terpapar covid-19 yang meninggal terus bertambah. Pengabdian kepada masyarakat tentang pemberian APD kepada fasilitas pelayanan kesehatan RS dan Puskesmas ini untuk mencegah semakin bertambahnya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Metode survey dengan teknik wawancara dan observasi, telah diberikan APD sesuai kebutuhan para tenaga kesehatan yang berada di 4 RS dan 7 Puskesmas. APD yang telah diberikan terdiri dari masker, face shield, goggle, overall/ heavy duty apron, sarung tangan, tutup kepala, sepatu boot dan minuman untuk daya tahan tubuh madu dan habatusauda.
KONSELING SENAM KAKI DIABETES DAN ETIKA BATUK- BERSIN Chita Widia; Tarisa Fitria; Gina Maulina; Rahmat Fauzi; Ihsan hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.643

Abstract

Sehat adalah aset yang sangat penting. Selain itu selalu menjaga kesehatan adalah merupakan wujud syukur kita terhadap Alloh SWT , sehingga sangat penting memberikan edukasi kepada masyarakat untuk berperilaku sehat. Mengajak msyarakat hidup sehat, dan memberikan tanggung jawab manjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya untuk hidup sehat melalui upaya promotif dan preventif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan merupakan kerjasama antara dosen dan mahasiswa prodi D III Keperawatan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan warga sekitar kampus mengenai senam kaki diabetes dan etika batuk-bersin.. Lokasi pelaksanaan kegiatan ini adalah Mesjid RT 04/RW08 Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. Subjek kegiatan ini adalah ibu-ibu kelompok pengajian. Kegiatan berjalan dengan lancar, efektif dan efisien. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 29 orang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sebagai bekal ilmu untuk mengamalkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari
UPAYA PENINGKATAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN SEBAGAI BAGIAN DARI GERAKAN 3 M MELALUI DONASI SABUN CUCI TANGAN HASIL PRODUKSI TIM KELOMPOK PENGABDIAN MASYARAKAT STIKES BTH TASIKMALAYA Ummy Mardiana; Korry Novitriani; Dewi Peti Virgianti; Evi Irmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.661

Abstract

Pandemic COVID-19 telah sangat berpotensi merubah kebiasaan masyarakat menjadi perilaku lebih bersih dan sehat. Salah satu kebiasaan yang terlihat dan paling gencar dipromosikan adalah kebiasaan PHBS baik saat di dalam rumah maupun di luar rumah. Mencuci tangan adalah salah satu dari gerakan 3 M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak) di kehidupan new normal untuk mencegah penyebaran dan terhindar dari penularan virus corona. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menggalakkan gerakan 3 M melalui kegiatan donasi sabun cuci tangan hasil produksi tim pengabdian masyarakat STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya. Adapun metode yang dilakukan adalah melalui distribusi sabun cuci tangan ke beberapa tempat ibadah yang berada di Kecamatan Mangkubumi, Kawalu dan Indihiyang serta 2 tempat wisata di Kec Cisayong. Evaluasi pencapaian kegiatan dilakukan melalui pemberian angket pertanyaan kepada para penerima produk sabun cuci tangan secara online dan diberikan selang dua minggu kemudian. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat kenaikan secara signifikan tingkat kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru. Melalui gerakan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir dapat menjadi salah satu upaya untuk pencegahan penyebaran COVID-19 khususnya di tempat ibadah dan tempat wisata yang berpotensi dikunjungi oleh masyarakat setiap harinya baik yang berasal dari wilayah tersebut maupun wilayah luar. 
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN PEMENUHAN GIZI KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID 19 Elis Susilawati; Sri Lestari kartikawati; Agus Sulaeman; Marita kaniawati; Supriyatini Kartadarma
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.645

Abstract

Ketahanan pangan dan permasalahan pemenuhan gizi di masa pandemik COVID-19 menjadi masalah baru di masyarakat karena masyarakat diharuskan melakukan physical distancing agar penyebaran virus tersebut dapat dikurangi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga di masa pandemic COVID 19. Metode yang dilakukan dalam ketahanan pangan yaitu dengan gerakan menanam pada lahan kosong yang terbengkalai dan pekarangan rumah menggunakan polybag serta pembuatan video mengenai pemenuhan gizi dengan menghemat pengeluaran tetapi tetap memenuhi syarat menu 4 bintang. Hasil kegiatan gerakan menanam sayuran diperoleh hasil yang sudah dirasakan warga dengan adanya pembagian hasil bercocok tanam i dan penyuluhan audio visual tentang tentang pemberian makan bayi, anak dan seluruh keluarga dengan selogan satu menu untuk satu keluarga dilakukan di RT 03 dan RT 04 RW 17 Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Gerakan menanam melibatkan seluruh warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sedangkan penyuluhan pemenuhan gizi keluarga dengan belibatkan ibu-bu yang terlibat di pos yandu serta ibu-ibu yang memiliki balita. Kegiatan diharapakan akan terus berlangsung meskipun kegiatan pengabdian masyarakatnya sudah selesai dan memberikan manfaat dalam kondisi pandemik COVID 19.
OPTIMALISASI PELAYANAN DAN PENDAMPINGAN KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA TASIKMALAYA Peni Cahyati; Atit tajmiati; Nunung Mulyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.647

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah POKJA Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tasikmalaya. Keluarga adalah dua individu atau lebih yang tergabung karena darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lainnya didalam perannya masing-masing, dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Salvicion dan ara celis,1989). Keluarga yang bahagia merupakan tujuan setiap orang dalam menjalani kehidupan perkawinannya, namun tidak setiap keluarga dapat menjalani kehidupan rumah tangganya sesuai yang diharapkan. Tak jarang kehidupan rumah tangga justru diwarnai oleh adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), baik kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, maupun penelantaran rumah tangga. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan kekerasan berbasis gender yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat manusia serta bentuk diskriminasi yang harus dihapus. Angka kejadian Kekerasan dalam rumah tangga di Kota Tasikmalaya setiap tahun meningkat dan menduduki urutan teratas dari tindak kekerasan yang lain, sehingga diperlukan pelayanan dan penanganan yang efektif. Untuk itu metoda dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu memberikan pelayanan konseling, pendampingan, mediasi bersama-sama tim. Luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan ini adalah berupa laporan hasil pengabdian masyarakat disertai artikel P2M yang akan diterbitkan dalam jurnal Pengabdian Masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 7