cover
Contact Name
Fidyah Yuli Ernawati
Contact Email
fidyah.yuli13@gmail.com
Phone
+6285799656290
Journal Mail Official
eprosidingstiesemarang@gmail.com
Editorial Address
https://eprosiding.stiesemarang.ac.id/index.php/SNMAS/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SENMAS)
ISSN : -     EISSN : 27971759     DOI : -
eProsiding STIE SEMARANG is a journal with an objective to be a leading peer-reviewed platform and an authoritative source of information. eProsiding STIE SEMARANG publishes original research articles, review articles and case studies focused on economics and business which has neither been published elsewhere in any languages nor is it under review for publication anywhere. This is in harmony with the mission of the STIE Semarang to advance and disseminate knowledge and understanding. In this regards, eProsiding STIE SEMARANG offers open access to its journal articles. Focus & Scope FOCUS AND SCOPE eProsiding STIE SEMARANG is a peer-reviewed journal. eProsiding STIE SEMARANG invites academics and researchers who do original research in the fields of Policy economics, management, and accounting, including but not limited to: Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Policy Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Sector Economics Economic development Regional Economy Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 128 Documents
PENGARUH SALES GROWTH, MANAJEMEN LABA, CAPITAL INTENSITY, DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK (Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2019) Sazqia Dita Wibawa; Nursiam Nursiam
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sales growth, manajemen laba, capital intensity, dan inventory intensity terhadap agresivitas pajak perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2019. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Dengan metode tersebut diperoleh sampel akhir sebanyak 258 perusahaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari website BEI dan website masing-masing perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda (multiple linear regression analysis) dengan menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sedangkan sales growth, capital intensity, dan inventory intensity tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2019. Abstract This study aims to analyze the effect of sales growth, earnings management, capital intensity, and inventory intensity on the tax aggressiveness of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019. Data collection using purposive sampling method. With this method, the final sample was obtained as many as 258 companies. The approach used in this research is a quantitative approach. The data in this study are secondary data obtained from the Indonesia Stock Excgane website and the websites of each company. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis using the SPSS version 26 program. The results show that earnings management has an effect on tax aggressiveness, while sales growth, capital intensity, and inventory intensity have no effect on tax aggressiveness in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019.
DAMPAK PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA KE’TE’ KESU’ PADA KABUPATEN TORAJA UTARA Jeanny Pricilia Anneke Winowatan
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembangunan pariwisata pada dasarnya ditujukan untuk persatuan dan kesatuan bangsa, penghapusan kemiskinan, pembangunan yang berkesinambungan, dan pelestarian budaya. Toraja sebagai destinasi pariwisata bak intan permata, surga yang dibuang ke bumi, merupakan suatu potensi yang luar biasa bagi pariwisata. Namun pembangunan pariwisata Toraja saat ini cenderung statis, apa adanya, tidak kreatif untuk memperoleh hasil pariwisata yang dapat memperbaiki taraf kehidupan yang lebih baik. Kepariwisataan di Toraja saat ini, belum didasarkan pada pelibatan masyarakat Toraja, secara khusus masyarakat Toraja sebagai pelaku industri. Data diperoleh melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan deskripstif-kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penggunaan metode ini, karena data-data yang digunakan bersumber dari informan. Metode kualitatif digunakan dalam situasi yang wajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat yang berdagang di sekitar obyek wisata Ke’te’ Kesu’ sudah memperoleh keuntungan, dapat digunakan membiaya hidup sehari-hari, dan sedikit membantu membiaya pendidikan keluarga. Namun sebahagian pedagang belum fokus, karena melakukan pekerjaan lain seperti bertani, karena berdagang di sekitar obyek dilakukan pada saat selesai menggarap sawah mereka. Abstract Tourism development is basically aimed at national unity and integrity, poverty alleviation, sustainable development and cultural preservation. Toraja as a tourism destination is like a diamond jewel, a paradise thrown to earth, has tremendous potential for tourism. However, the current development of Toraja tourism tends to be static, as it is, not creative to obtain tourism results that can improve a better standard of living. Tourism in Toraja at this time, has not been based on the involvement of the Toraja people, in particular the Toraja people as industry players. Data obtained through observation, documentation study and interviews. This research used descriptive-qualitative ethnographic approach. The use of this method, because the data used comes from informants. Qualitative methods are used in reasonable situations. The results of this study indicate that the people who trade around the Ke'te 'Kesu' tourism object have already made a profit, that can be used to pay for daily living, and do little to help pay for family education. However, some traders are not yet focused, because they do other work such as farming, because trading around the object is done when they finish working on their rice fields.
PENERAPAN PROTOKOL COVID-19 DI KAWASAN WISATA BUDAYA GIANYAR, BALI, YANG BERBASIS MASYARAKAT Ida Ayu Sri Dewi Handayani
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gianyar merupakan salah satu kabupaten di Bali yang memiliki destinasi wisata budaya yang populer di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara dengan sistem pengelolaan berbasis masyarakat. Ditengah situasi krisis sosial ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19 ini, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah situasi dan kondisi agar tidak semakin memburuk. Dan jurnal ini, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, membahas tentang usaha perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang didasari atas penerapan protokol Covid-19 yang dilakukan di empat kawasan wisata budaya yang merupakan bagian dari jalur wisata budaya Kabupaten Gianyar. Dengan mengacu kepada Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat, masing-masing kawasan wisata tersebut melakukan berbagai pemberdayaan dalam aspek sosial dan ekonomi melalui penerapan protokol kesehatan untuk menciptakan pengelolaan wisata yang aman dan sehat. Dengan adanya pembahasan jurnal ini, diharapkan sebagai sarana informasi atas upaya masyarakat di destinasi wisata budaya tersebut dalam memperbaiki situasi kondisi sosial ekonominya dan meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara yang selama masa pandemi mengalami ‘lack of trust of destination’ atas destinasi wisata yang ada di Indonesia. Abstract Gianyar is a regency in Bali which has cultural tourism destinations that are popular with domestic and foreign tourists with a community-based management system. In the midst of a social and economic crisis situation due to the impact of the Covid-19 pandemic, the community has an important role in preventing the situation and conditions from getting worse. And this journal, using a qualitative descriptive method, discusses efforts to improve the sociology-economic conditions of the community based on the application of the Covid-19 protocol which was carried out in four cultural tourism areas which are part of the cultural tourism route of Gianyar Regency. With reference to the Decree of the Minister of Health number HK.01.07 / MENKES / 382/2020 regarding health protocols for the community, each of these tourist areas carries out various empowerment in social and economic aspects through the application of health protocols to create safe and healthy tourism management. With the discussion of this journal, it is hoped that it will serve as a means of information for the efforts of the community in cultural tourism destinations in improving their socioeconomic conditions and increasing the confidence of domestic and foreign tourists who during the pandemic period experienced a ‘lack of trust of destination’ for tourist destinations in Indonesia.
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), RETURN ON EQUITY (ROE) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2019 Ajeng Nindi Andira; Agus Endro Suwarno
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Retun On Asset (ROA) harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI Tahun 2017-2019, Return On Equity (ROE) harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI Tahun 2017-2019, Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI Tahun 2017-2019 dan pengaruh Retun On Asset (ROA), Return On Equity (ROE) Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI Tahun 2017-2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data laporan keuangan perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 136 populasi. Metode analisis data yang digunakan penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik dan Regresi linier berganda. Selanjutnya pengujian hipotesis mengunakan Uji T, Uji F dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil pengujian menunjukan Retun On Asset (ROA) berpeng Return On Equity (ROE) dan Earning Per Share (EPS) secara parsial maupun simultan berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI Tahun 2017-2019. Abstract This study aims to determine the effect of Return On Asset (ROA) stock prices on LQ45 companies listed on the IDX in 2017-2019, Return On Equity (ROE) stock prices on LQ45 companies listed on the IDX in 2017-2019, Earning Per Share ( EPS) on stock prices in LQ45 companies listed on the IDX in 2017-2019 and the effect of Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) Earning Per Share (EPS) on stock prices in LQ45 companies listed on the IDX in 2017- 2019. This research is a quantitative research. The data used in this study is secondary data, namely data on the financial statements of LQ45 companies listed on the IDX. The sampling technique using purposive sampling technique was obtained as many as 136 populations. The data analysis method used in this research is the Classical Assumption Test and Multiple Linear Regression. Furthermore, testing the hypothesis using the T test, F test and the Coefficient of Determination Test. The test results show Return On Assets (ROA) with Return On Equity (ROE) and Earning Per Share (EPS) partially or simultaneously significantly influence stock prices on LQ45 companies listed on the IDX in 2017-2019.
PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA MAHESA JAYA RIVER TUBING DI DUSUN KEBOSUNGU 1, DLINGO, YOGYAKARTA Desy Paradina
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dusun Kebosungu 1 merupakan salah satu desa wisata di Yogyakarta, yang mana masyarakat di dalamnya sangat aktif dan kreatif yang menjadikan desanya lebih baik dari sebelumnya. Warga Kebosungu 1 memiliki lembaga pariwisata yang mendukung pengembangan wisata yaitu Mahesa Jaya Adventure. Lembaga ini dikelola oleh satu kelompok dengan struktur yang cukup jelas, walaupun begitu mereka masih memiliki kekurangan dalam mengelola river tubing ini. Pendidikan Bahasa Inggris menjadi salah satu kekurangan yang sedikit banyak mengganggu mereka dalam mempromosikan dan berkomunikasi dengan turis mancanegara, selain itu pengelolaan peralatan keselamatan dan promosi adalah kekurangan vital lainnya bagi Mahesa Jaya Adventure. Kekurangan sumber daya dan pengetahuan warga adalah salah satu kekurangan yang menyebabkan hal itu semua, termasuk dalam hal menjamu tamu asing yang ingin mencoba River Tubing Mahesa Jaya. Hal ini membuat potensi desa wisata di Kebosungu 1 masih belum optimal dalam mengembangkan potensi dan karya yang sudah ada. Abstract Dusun Kebosungu 1 is one of the tourist villages in Yogyakarta, where the people are very active and creative which makes the village better than before. Residents of Kebosungu 1 have a tourism institution that supports tourism development, namely Mahesa Jaya Adventure. This institution managed by a group with a clear structure, even though they still have shortcomings in managing this river tubing. English Education is one of the shortcomings that more or less disturbs them in promoting and communicating with foreign tourists, besides that the management of safety equipment and promotion is another vital drawback for Mahesa Jaya Adventure. Lack of resources and knowledge of residents is one of the shortcomings that causes it all, including in terms of entertaining foreign guests who want to try River Tubing Mahesa Jaya. This makes the potential of the tourist village in Kebosungu 1 still not optimal in developing the potential and existing works.
STRATEGI CITY BRANDING KOTA DENPASAR “THE HEART OF BALI” DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA KE MUSEUM BALI Putu Pendy Amdika Putra
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pulau Bali adalah pulau yang dikenal dengan branding “The Island of Gods”. Menentukan suatu identitas dan city branding dibuat untuk memberi nilai keunikan yang membedakan satu daerah dengan lainnya. Denpasar adalah salah satu wilayah yang sudah memiliki city branding. City branding kota Denpasar adalah Denpasar “The Heart of Bali” yang berarti Denpasar sebagai pusat atau jantung pulau Bali. City branding kota Denpasar cukup memberikan dampak terhadap kunjungan ke Museum Bali. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi city branding yang dijalankan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan kunjungan wisatawan ke Museum Bali. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah di Museum Bali.Informan penelitian ini meliputi tiga macam yaitu: informan Kunci, adalah Kasi Pemasaran Dinas Pariwisata Denpasar, informan Utama adalah Kepala UPTD Museum Bali dan informan tambahan, yaitu mereka yang dapat memberikan informasi walaupun tidak langsung terlibat dalam interaksi sosial. Informan tambahan pada penelitian ini terdiri dari perwakilan 5 orang pengunjung yang sudah pernah datang kemuseum Bali. Hasil penelitian menunjukan jumlah kunjungan dari tahunn 2014 – 2019 selalu mengalami naik – turun. Kedepan perlu mendapatkan perhatian strategi khusus untuk memberikan berdampak pada peningkatan kunjungan yang berkesinambungan.Branding kota Denpasar “The Heart Of Bali” sudah diketahui oleh beberapa responden, hanya saja mereka belum mengetahui logo tersebut digunakan sebagai alat promosi pariwisata kota Denpasar. Pemerintah harus lebih kreatif dan inovatif dengan mengumpulkan berbagai gagasan untuk diterapkan ke dalam city branding. Abstract Bali is an island known for its branding "The Island of Gods". Determining an identity and city branding are made to provide a unique value that differentiates. Denpasar is one of the areas that already has city branding. The city branding of Denpasar is Denpasar "The Heart of Bali" which means Denpasar as the center or heart of Bali. The city branding of Denpasar city has quite an impact on a visit to the Museum Bali. This study aims to determine the city branding strategy implemented by stakeholders in optimizing tourist visits to the Bali Museum. The research method used in this research is descriptive research method with a qualitative approach. The research is at the Museum Bali. The informants of this research include three kinds of key informants, namely the Head of Marketing for the Denpasar Tourism Office, the main informants are the Head of t UPTD Museum Bali and additional informants, namely those who can provide information even though they are not directly involved in social interaction. Additional informants were representatives of 5 visitors who had come to the Bali museum. The results of the study show that the number of visits from 2014 to 2019 has always fluctuated. In the future, it is necessary to get special strategic attention to have an impact on the continuous increase in visits. The branding of Denpasar city "The Heart Of Bali" has been known by several respondents, but they do not know that the logo is used as a tourism promotion tool for the city of Denpasar. The government must be more creative and innovative by collecting various ideas to be applied into city branding.
ANALISIS PENGELUARAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN NILAI PASAR PERUSAHAAN KEUANGAN Restu Hamzah Fanzuri; Zulfikar Zulfikar
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran corporate social responsibility (CSR), ukuran perusahaan, leverage dan kepemilikan saham publik terhadap nilai pasar pada perusahaan keuangan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya kesejahteraan karyawan berpengaruh positif terhadap nilai pasar pada perusahaan keuangan terbuka, sedangkan biaya untuk komunitas, ukuran perusahaan, leverage, dan kepemilikan saham publik tidak berpengaruh positif terhadap nilai pasar pada perusahaan keuangan terbuka. Biaya kesejahteraan karyawan, biaya untuk komunitas, ukuran perusahaan, leverage, dan kepemilikan saham publik secara simultan berpengaruh terhadap nilai pasar pada perusahaan keuangan terbuka. Abstract This study aims to analyze the influence of corporate social responsibility issuance, company size, leverage, and public share ownership to market value in publicly traded financial companies listed in Indonesian stock exchange (BEI) in 2015- 2019. The sampling technique used purposive sampling method with total sample of 170 companies. The data analysis method used is multiple linear regression analysis. The result of this study indicated that employee welfare costs have positive influence on market value in publicly traded financial companies, while fees for the community, company size, leverage, and public share ownership don’t has no positive influence on market value in publicly traded financial companies. Employee welfare costs, fees for the community, company size, leverage, and public share ownership simultaneously take influence on market value in publicly traded financial companies.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019) Yashinta Ariana Wardhani; Agus Endro Suwarno
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019, baik secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan metode pengampilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknis Analisis data dengan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan struktur modal dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Secara simultan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, struktur modal dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Abstract This study was conducted to determine the effect of Managerial Ownership, Institutional Ownership, Capital Structure and Firm Size on Company Financial Performance in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019, either partially or simultaneously. The research population is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2019. This research is quantitative research with sampling method using purposive sampling. Technical Analysis of data with multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that partially managerial ownership and institutional ownership have no significant effect on the company's financial performance, while the capital structure and size of the company have a significant effect on the company's financial performance. Simultaneously managerial ownership, institutional ownership, capital structure and firm size affect the company's financial performance.
ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (Studi Kasus Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2015-2018) Noor Cahya Amalia; Agus Endro Suwarno
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kemampuan keuangan daerah dan kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2015 - 2018. data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data keuangan APBD dan PDRB per kapita Jawa Tengah tahun anggaran 2015-2018. Pengumpulan data berasal dari data sekunder yang telah dimiliki dari instansi bersangkutan. Metode analisis data pada penelitian ini ada 2 macam, yang pertama adalah analisis rasio keuangan dan kedua adalah regresi linier berganda. Hasil analisis menyebutkan bahwa rasio kemampuan keuangan daerah sebagian besar berada dalam posisi kurang dan hasil rasio kemandirian keuangan daerah sebagian berada dalam kondisi instruktif. Hasil regresi menunjukkan Kemampuan Keuangan Daerah berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi (growth), artinya semakin tinggi tingkat kemampuan keuangan daearah tidak akan mengurangi tingkat pertumbuhan ekonomi. Kemandirian Daerah berpengaruh positif dan signifikan, artinya semakin tinggi rasio kemandirian daerahnya maka akan menambah tingkat pertumbuhan ekonomi. Perlu upaya bagi pemerintah untuk meningkatkan penerimaan yang berasal dari potensi yang dimiliki masing-masing daerah sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan kemandirian keuangannya. Abstract This study aims to determine the effect of the level of regional financial capacity and regional financial independence on economic growth in districts and cities in Central Java Province in 2015-2018. -2018. Data collection comes from secondary data that is already owned by the relevant agency. There are 2 types of data analysis methods in this study, the first is financial ratio analysis and the second is multiple linear regression. The results of the analysis show that the ratio of regional financial capacity is mostly in a low position and the results of the ratio of regional financial independence are partly in an instructive condition. The regression results show that the regional financial capacity has a negative but insignificant effect on economic growth, meaning that the higher the level of regional financial capacity will not reduce the level of economic growth. Regional independence has a positive and significant effect, meaning that the higher the ratio of regional independence, the higher the level of economic growth. Efforts are needed for the government to increase revenue that comes from the potential of each region so that it can increase its financial capacity and independence.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2019 Ester Kusuma Wardani; Agus Endro Suwarno
E-Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi STIE Semarang (SNMAS) Vol 2 No 1 (2021): Seminar Nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 - Ekonomi Kreatif dan UMKM
Publisher : STIE Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Publik terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sebanyak 126 populasi. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Berganda, Uji T, Uji F Dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukan Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh, Kepemilikan Manajerial berpengaruh dan Kepemilikan Publik tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan Abstract This study aims to determine the effect of the Independent Board of Commissioners, Managerial Ownership and Public Ownership on the financial performance of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2017-2019. The sampling method using purposive sampling technique obtained 162 populations. The test used in this research is the Classical Assumption Test, Multiple Regression Analysis, T Test, F Test and the Coefficient of Determination Test. The results showed that the independent board of commissioners had no effect, managerial ownership had an effect and public ownership had no effect on the company's financial performance.

Page 4 of 13 | Total Record : 128