cover
Contact Name
Muhammad Alwi Sihab Bashari
Contact Email
alwiesb@gmail.com
Phone
+6285815282895
Journal Mail Official
iltizamatjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Banyuputih Kidul Blok Krajan RT 01RW 06 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Iltizamat : Journal Of Economic Sharia Law and Business Studies
ISSN : 28096010     EISSN : 28095820     DOI : https://doi.org/10.55120/iltizamat.v2i2
Focus and Scope Iltizamat: Research Journals Of Economic Syariah Law and Business Studies; The journal provides many kinds of Research Economic Syariah Law and Business Studies, such as: Economic Syariah Law, Economic Syariah, Halal certification, and other Islamic Business Studies.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): Juni" : 9 Documents clear
Studi Etnografi Paradigma Akuntabilitas Keuangan Jamaah Rawatibul Haddad Banyuputih (JRHB) Faizul Abrori; Syahril
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.594

Abstract

Indonesia yang memliki keragaman sosio kultur baik dalam budaya ataupun keagamaan, salah satunya adalah amaliah Ratib al-Haddad yang menjadi mercusuar Nusantara yang kerap kali dijadikan dzikrulllah sangat populer disetiap daerah-daerah penjuru Indonesia. Peneliti sangat menarik untuk meneliti makna akuntabilitas keuangan jamaah rawatibul haddad Banyuputih (JRHB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena merupakan jenis penelitian kualitatif interpretif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Jamaah Rawatibul Haddad Banyuputih (JRHB) menggunakan pelaporan akuntansi dalam hal pengelolaan keuangannya. Hal ini mendapatkan dana yang sebagian besar berasal dari keikhlasan anggota kumpulan Ratiban. diantaranya dari kewajiban anggota membayar kas senilai Rp.10.000, selanjutnya berasal dari keihlasan anggota kumpulan Ratiban membayar bunga pada saat pembayaran pinjaman dan terakhir berasal dari pendapatan tarif sewaktu undangan khotmil atau ratiban. Dapat disimpulkan analisi paradigma penerapan keuangan akuntabilitas Jamaah Rawatibul Haddad Banyuputih (JRHB) dalam mengelola keuangan jamaah Rawatiban didasari oleh dua hubungan diantaranya yaitu hubungan yang bersifat vertikal dan hubungan yang bersifat horizontal. Dalam hal ini makna akuntbilitas vertikal pada Jamaah Rawatibul Haddad Banyuputih (JRHB) merupakan pertanggungjawaban atas semua yang dikelola kepada Allah SWT.
Refleksi Sejarah Perkembangan Kebijakan Publik dan Ekonomi Politik Islam Pada Masa Khulafa’ al-Rasyidin Aisya Farina
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.597

Abstract

Dalam tulisan artikel ini memiliki tujuan penelitian untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan kebijakan publik ekonomi politik Islam pada masa kepemimpinan Khulafa Al Rasyidin, dengan jenis penelitian berupa deskriptif kualitatif dan metode analisis menggunakan studi literatur. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa Khulafa Al Rasyidin yang terdiri dari empat fase kepemimpinan pertama masa Abu Bakar, kedua Umar Ibn Khattab, ketiga Usman Ibn Affan, dan terakhir Ali Ibn Thalib dari kepemimpinaan tersebut berlakulah hal-hal seperti pendirian Baitul Mal, pembagian bantuan sosial, dana pensiun, gaji untuk para tentara, kemudian pembagian zakat serta pemungutan pajak untuk masyarakat Muslin dan Non Muslim. Dan semua ini guna memajukan perekonomian Negara dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.
Respon Publik Terhadap Sertifikasi Halal LP-POM-MUI dan Implikasi Hukumnya Dhiasti Eka Wulandari
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.600

Abstract

Survei yang dilakukan oleh LP-POM-MUI 2010 lalu menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat terhadap produk halal meningkat. Tahun 2009 adalah sebesar 70%, lalu meningkat menjadi 92,2% di tahun 2010. Maka, sertifikasi halal di Indonesia adalah sebagai suatu kewajiban yang harus dipenuhi dan sebagai simbol untuk memenuhi kepentingan mayoritas umat Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau studi kasus, dimana penelitian ini mencari fakta-fakta mengenai respons masyarakat terhadap sertifikasi halal LP-POM-MUI dan implikasi hukumnya, data primer yang digunakan dalam penelitian ini didapat dari keterangan masyarakat terhadap sertifikasi halal LP-POM-MUI sedangkan untuk data sekunder diambil dari data-data yang terkait dengan rantai suplai halal yang berupa dokumen dan buku-buku terkait. Hasil Penelitian menunjukan respon masyarakat terhadap sertifikasi produk halal rendah akibat berbagai faktor; Pertama, faktor keyakinan moral agama, sebab tidak semua muslim mampu menangkap dan menerapkan teks wahyu sebagai hukum yang hidup (living law), sehingga dibutuhkan perubahan sikap manusia. Kedua, faktor pertimbangan ekonomis, sebagai faktor yang paling dominan produsen dan konsumen dalam memengaruhi perubahan sikap terhadap sertifikasi produk halal. Ketiga, faktor hukum. Keempat, faktor budaya.
Analisis Fatwa DSN MUI Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001 Terhadap Implementasi Akad Qardh Paisun; Wardatul Hasanah; Maliyyatul Hasanah; Masruroh
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem yang diterapkan dalam menjalankan koperasi simpan pinjam (akad Qardh) pada masyarakat muslim di Desa Poreh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, untuk teknik analisis data melalui langkah reduksi data, pemaparan data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi di Desa Poreh merupakan aplikasi koperasi simpan pinjam di Desa Poreh yaitu dengan memberikan pinjaman kepada anggota dalam jumlah nominal yang dibutuhkan anggota, dengan membayar hasanah 10% di awal pinjaman dengan maksimal 15 pembayaran. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan akad Qardh pada Koperasi Muslimat Desa Poreh tidak sesuai dengan Fatwa DSN MUI Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001 yang melarang adanya ketentuan pelampauan pinjaman dalam akad.
Peran Badan Usaha Milik Desa pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Ekowisata Boonpring Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang)
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.623

Abstract

BUMDes Kertoraharjo merupakan salah satu Badan Usaha Milik Desa yang bergerak dibidang pariwisata, dimana dalam pengelolannya membutuhkan banyak tenaga serta jika usaha tersebut berhasil maka, akan berdampak pada usaha-usaha lain disekitarnya seperti penginapan dan perdagangan. Penelitian ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat yang menjadi fokus penelitian dan bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat sesuai melalui pemberdayaan masyarakat dengan pandangan ekonomi syariah. Penelitian penggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, menggunakan metode wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan: Peran BUMDes Kertoraharjo Desa Sanankerto dalam Implementasi Ekonomi Syariah adalah sebagai fasilitator yang memberikan fasilitas, untuk masyarakat berupa Lapak berjualan, Modal, serta menjadi Karyawan, mediator yang memediasi seluruh proses usaha dan membantu masyarakat dalam pemecahan seluruh permasalahan, stabilisator BUMDes membantu ekonomi masyarakat tetap stabil meskipun pendapatan naik turun. Sedangkan dalam Pemberdayaan Ekonomi maysrakat dilakukan dengan pendekatan Sumber Daya Manusia, Pelatihan dan Penguatan BUMDes, Pelatihan Manajemen Usaha, Pelatihan Pengelolaan Ekonomi Rumah Tangga, Peningkatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata, Pemberian Kursus Bahasa Inggris.
Eksistensi E-Commerce Menurut Perspektif Islam Lulu bin Tahir Achmad
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.628

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi perilaku hidup masyarakat, salah satunya yaitu perubahan perilaku masyarakat. Perubahan perilaku masyarakat dalam bidang ekonomi dapat dilihat dari meningkatnya angka pengguna e-commerce. Indonesia mengalami peningkatan 10 kali lipat dengan penambahan pelanggan baru yang mencapai lebih dari 50% selama pandemi. Kementrian Keuangan Republik Indonesia melaporkan peningkatan nilai transaksi e-commerce yang mencapai 77,766 triliun yangmana mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi e-commerce menurut perspektif Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada ayat atau dalil khusus yang secara eksplisit melarang transaksi e-commerce. Transaksi e-commerce tidak dilarang apabila tetap mengikuti syarat yang berlaku dalam Islam dan tidak meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim. Transaksi dalam e-commerce selaras dengan akad yang berlaku dalam Islam yaitu akad bai’ as-salam, bai’ al- Istishna’, dan ba’i al muajjal. Disisi lain terdapat unsur yang harus diperhatikan dalam transaksi e-commerce diantaranya riba, gharar, penipuan, paksaan, maisir, dan haram. Beberapa unsur larangan dalam perdagangan Islam pernah terjadi sebelumnya namun tidak terjadi secara menyeluruh melainkan bersifat kasus individual. Sehingga membutuhkan kehati-hatian untuk menghindar dari unsur terlarang yang sebelumnya pernah terjadi agar tetap sesuai dengan syarat Islam.
Penerapan Akad Musyarakah Pada Pembiayaan Modal Usaha Dagang Kayu Sengon Di BMT UGT Sidogiri Cabang Ranuyoso Kabupaten Lumajang Maria Ulfa; Nurul Iflahah
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.629

Abstract

Dalam membuka suatu usaha, seseorang pasti membutuhkan tambahan dana dalam memulai usaha tersebut. Salah satunya modal untuk usaha dagang kayu sengon. Banyak para pedagang kayu sengon kekurangan modal dalam mengelola perdagangannya. Di BMT UGT Sidogiri Capem Ranuyoso mengeluarkan produk pembiayaan dengan akad musyarakah (serikat/patungan). Dengan adanya akad musyarakah ini nasabah tidak kebingungan lagi apabila kekurangan modal dalam perdagangannya. Fokus utama penelitian ini adalah tentang penerapan akad musyarakah pada pembiayaan modal usaha di BMT UGT Sidogiri Capem Ranuyoso Kabupaten Lumajang beserta analisis kekurangan dan kelebihannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa pertama penerapan akad musyarakah pada pembiayaan modal usaha dagang kayu sengon di BMT UGT Sidogiri Capem Ranuyoso dari segi prosedur pengajuan permohonan pembiayaan sudah sesuai dengan teori. Selanjutnya di BMT UGT Sidogiri Capem Ranuyoso dalam penerapannya pembagian hasil nisbah ditentukan oleh persentase di BMT UGT Sidogiri capem Ranuyoso bukan atas dasar kesepakatan antara nasabah dan BMT. Karena pada dasarnya nasabah dalam usaha dagangnya tidak sepenuhnya mengalami keuntungan. Pada saat nasabah mengalami kerugian, nasabah harus tetap mengembalikan pokok beserta margin yang telah ditentukan.
Larangan Pengembalian Barang yang Sudah Dibeli: Perbandingan Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Perlindungan Konsumen Imam Mahfud Qosam; Holil Nawawi
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.630

Abstract

Jual beli merupakan sebuah kegiatan ekonomi legal selama syarat dan rukunnya sudah terpenuhi, diantaranya adalah adanya sikap saling rela. Realita yang ada, sering kali pihak penjual melarang adanya retur barang, sehingga ada unsur keharusan yang dibebankan kepada pembeli. Artikel akan menganalisis sistem pelarangan retur barang yang sudah dibeli di Toko Al Ikhwan berdasarkan Undang-undang Perlindungan Konsumen dan Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif yuridis empiris dengan pendekatan studi kasus. Sebagian besar data primer di kumpulkan dari observasi lapangan dan wawancara langsung dengan informan yang terkait dengan bidang kajian. Hasil penelitian menunjukkan sistem pelarangan retur barang yang sudah dibeli adalah pihak toko menerepakan aturan itu dengan menuangkannya dalam struk nota pembelanjaan, dengan maksud sebuah upaya pihak toko guna melindungi usahanya dari kemungkinan akan terjadi kecurangan konsumen, meskipun dalam hal ini pembeli merasa dirugikan, hal itu karena kurangnya wawasan pembeli terhadap hak-haknya. Sistem pelarangan retur barang yang sudah dibeli di Toko Al Ikhwan merupakan atas dasar itikad baik, kepastian hukum, dan asas kebiasaan yang merupakan bagian dari konsep undang undang perlindungan konsumen. Sistem ini tergolong jual beli yang sah dan sesuai menurut hukum ekonomi syariah karena temasuk ke dalam kategori jual beli secara khiyar majlis, sehingga dalam penerapan aturan ini, secara syariah diperbolehkan karena adanya maksud itikad baik dari pihak penjual.
Analisis Strategi Marketing Mix Islam Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Konsumen Pada Toko Al-Ikhwan Di Kabupaten Lumajang Mohammad Sholehuddin
iltizamat Vol 1 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v1i2.631

Abstract

Dalam ilmu marketing tujuan utama perusahaan atau produsen adalah menciptakan pelanggan. Dalam hal ini diyakini bahwa pelanggan akan memperkirakan tawaran mana yang akan memberikan nilai paling besar. Kemampuan atau kegagalan suatu tawaran pemasaran akan berdampak terakiat kepuasan pelanggan dan akhirnya berdampak juga terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing mix Islam dalam menciptakan kepuasan konsumen di Toko Al-Ikhwan Kabupaten Lumajang dan menganalisis implementasi marketing mix Islam dalam menciptakan loyalitas konsumen di Toko Al-Ikhwan Kabupaten Lumajang. Penulisan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Paparan/temuan data dan pembahasan penelitian disajikan pada bab keempat dan kelima. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode interview, observasi, dan domentasi data yang relevan dan valid. Hasil dari penelitian ini adalah: 1. strategi marketing mix Islam dalam menciptakan kepuasan konsumen di Toko Al-Ikhwan Kabupaten Lumajang, a) Produk, harus mutlak halal. b) Harga, pengambilan keuntungan yang wajar dan larangan melakukan ghabn (membeli dengan harga tinggi). c) Tempat, pemilihan lokasi usaha yang strategis. d) Promosi, mengedepankan prinsip akhlak. 2. Implementasi marketing mix Islam dalam menciptakan loyalitas konsumen di Toko Al-Ikhwan Kabupaten Lumajang, a) Produk, harus mengandung kemaslahatan. b) Harga, larangan dalam persaingan harga antara penjual. c) Tempat, larangan penimbunan (Ihtikar). d) Promosi, larangan melakukan penipuan (tadlis).

Page 1 of 1 | Total Record : 9