cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Physical Sciences, Life Science and Engineering
ISSN : -     EISSN : 30319021     DOI : https://doi.org.10.47134/pslse
Explore the Physical Sciences, Life Science and Engineering. This section accommodates research papers that aim to present the practical aspects of certain theoretical hypotheses reflected through empirical approach to problemsolving, systematic methodology that guarantee the validity of research results, expert opinions, sophisticated utilization of devices in a variety of field of studies such as in physics, geography and engineering. Focus and Scope: Remote Sensing, Chemistry, Cartography, Geographic Information Systems, Astrophysics, Nuclear Physics, Applied Physics, Geophysics, Applied Mathematics, Environmental Science, Geology, Astronomy, Earth, Science, Aerospace, Computer Science, Applied Engineering and Material Science.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): June" : 6 Documents clear
Bagelen Substitusi Tepung (Terigu, Garut, dan Kedelai) dengan Penambahan Bubuk Daun (Kelor dan Bayam) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rahadita A.D.K, Kezia; Rosida, Dedin Finatsiyatull; Pratiwi, Yunita Satya
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.245

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang bersifat kronis yakni salah satu keadaan malnutrisi atau ketidakcukupan zat gizi masa lalu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor terdiri dari 3 taraf perlakuan masing-masing dilakukan ulangan sebanyak 2 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat perbedaan nyata antara perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT (α = 5%). Analisis fisik meliputi kekerasan, sedangkan analisis kimiawi meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar pati, kadar amilosa, kadar amilopektin, kadar serat kasar, dan kalori. Analisis organoleptik terdiri dari warna, aroma, tekstur, dan rasa. Perlakuan terbaik adalah bagelen dengan perlakuan proporsi tepung terigu 50% : tepung garut 25% : tepung kedelai 25% dengan penambahan bubuk campuran daun kelor dan bayam 15%, menghasilkan nilai kadar kalsium (Ca) 216,45%; zat besi (Fe) 11,022%; seng (Zn) 5,16%; kalori 437 kkal; dan uji organoleptik (skoring) warna 2,08 (agak hijau kecoklatan); aroma 3,64 (agak harum khas daun/langu); tekstur 3,64 (sangat renyah); rasa 4,00 (agak terasa khas daun).
Pengaruh Proporsi Tepung Ubi Jalar Ungu Termodifikasi, Tapioka, dan Oat dengan Variasi Penambahan Kurma Terhadap Analisis Proksimat dan Organoleptik Cookies Rosida, Alifia; Rosida, Dedin Finatsiyatull
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.246

Abstract

Cookies merupakan jenis biskuit renyah yang dapat dibuat dengan variasi bahan. Salah satu alternatif terigu untuk cookies yang bisa dikembangkan adalah tepung ubi jalar ungu. Oat yang tinggi serat dan buah kurma kaya manfaat ditambahkan untuk meningkatkan nutrisi cookies. Modifikasi tepung ubi jalar ungu dilakukan dengan fermentasi starter bakteri Acetobacter xylinum yang bertujuan untuk pengayaan serat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perlakuan bahan tepung ubi jalar ungu termodifikasi, tapioka, dan oat dengan variasi penambahan kurma pada cookies. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor, Faktor pertama proporsi tepung ubi jalar ungu termodifikasi, tapioka, dan oat yaitu 70%:20%:10%, 60%:20%:20%, 50%:20%:30%. Faktor kedua variasi penambahan kurma yaitu 60%, 80%, 100% dengan dua kali ulangan. Analisis data menggunakan ANOVA dan dilakukan uji lanjut DMRT 5% bila terdapat perbedaan nyata. Cookies proporsi tepung ubi jalar ungu termodifikasi 50%: tapioka 20%: oat 30% dengan penambahan kurma 100% merupakan perlakuan terbaik dengan kadar air 4,67%; abu 2,56%; protein 5,85%; lemak 25,50%; karbohidrat 61,42%; organoleptik skoring warna 5 (coklat pekat); aroma 4,44 (agak manis karamel); rasa 4,36 (agak manis gurih); tekstur 2,48 (agak keras).
Collaboration and Technology Transfer in the Defense Industry as Drivers of Innovation and Global Security Enhancement Ariputro, Aryobimo Bharadian; Syahtaria, Mohamad Ikhwan; Trismadi, Trismadi; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo; Purwanto, Dwi Ari
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.247

Abstract

Collaboration and technology transfer in the defense industry play a crucial role in enhancing military capabilities, reducing dependence on imports, and strengthening national and global security. Through international cooperation, countries can share advanced technology, technical expertise, and development costs, which not only increase efficiency but also drive innovation in the defense sector. This collaboration also brings significant economic benefits, including job creation, local industry development, and increased investment in research and development (R&D). However, challenges such as differing national interests, technical coordination, and intellectual property protection need to be addressed to ensure the success of collaborative projects. This study employs a qualitative descriptive methodology to explore and describe the processes and impacts of collaboration and technology transfer in the defense sector. The results show that international collaboration can facilitate innovation and enhance international security dynamics. To increase the effectiveness of collaboration and technology transfer, improvements in transparency, process standardization, government incentives, local workforce skill development, infrastructure enhancement, and intellectual property protection are needed. By addressing these challenges, international collaboration and technology transfer in the defense industry can more effectively strengthen military and economic capabilities, contributing to better national and global security.
Strategi Komunikasi Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Pecah Pinggan Kecamatan Sungai Are Terhadap Para Penyuluh Pertanian Dalam Program RDKK Elva Sadana; Fifi Hasmawati; Muhammad Randicha Hamandia
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.271

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di sumatera selatan desa pecah pinggan kecamatan sungai are kabupaten ogan komering ulu selatan, adapun permasalahan yang di angkat adalah bagaimana strategi komunikasi koordinator balai penyuluhan pertanian pecah pinggan kecamatan sungai are terhadap para penyuluh pertanian dalam program RDKK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan oleh koordinator balai penyuluhan pertanian terhadap para penyuluh pertanian dalam program RDKK. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian naturalistis inguiry, atau field study, adapun teknik pengumpulan datanya selama melakukan proses penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa koordinator balai penyuluhan pertanian menerapkan strategi komunikasi organisasi, yaitu bentuk komunikasi vertikal, horizontal dan diagonal. Koordinator aktif dalam memberdayakan para penyuluh pertanian melalui pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada para penyuluh pertanian dalam program RDKK.
Perbandingan Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) dengan Pancing Ulur yang Dioperasikan Siang dan Malam Hari di Desa Perancak Ni Made Anggun Pradnyani Putri; Yusrudin, Yusrudin; Saraswati, Exist
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.275

Abstract

Pancing ulur merupakan salah alat penangkapan yang dioperasikan di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui perbandingan hasil tangkapan ikan tongkol (Euthynnus affinis) menggunakan alat tangkap pancing ulur yang dioperasikan pada siang dan malam hari di Desa Perancak. Adapun manfaat penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu pengoperasian alat tangkap pancing ulur yang terbaik terhadap hasil tangkapan ikan tongkol (Euthynnus affinis). Nelayan berangkat melaut sekitar pukul 05.00 – 10.00 WITA untuk waktu pagi dan untuk sore hari pukul 18.00 – 00.00 WITA. Jenis hasil tangkapan pancing ulur nelayan di Desa Perancak umumnya adalah Ikan Tongkol (Euthynnus affinis), Ikan Layang (Decapterus spp.), dan Ikan Selengseng (Scomber australasicus). Hasil tangkapan ikan tongkol (Euthynnus affinis) yang diperoleh selama penelitian dengan menggunakan pancing ulur adalah sebanyak 3546 ekor dengan berat 583 kg dengan persentase perbandingan 57% untuk hasil tangkapan malam hari dan 43% untuk hasil tangkapan siang hari. Data dianalisis menggunakan uji t-Test dengan hasil nilai t stat > t kritis dan P value <0,05
Pengaruh Perbedaan Jenis Lampu untuk Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) pada Perairan Selat Bali, Jembrana-Bali I Putu Sukadiyana; Saraswati, Exist; Yusrudin
Physical Sciences, Life Science and Engineering Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pslse.v1i3.276

Abstract

Ikan pelagis merupakan salah satu ikan yang ditangkap dengan menggunakan alat tangkap purse seine atau pukat cincin. Alat ini dioperasikan dengan cara melingkari kawanan (schooling) ikan yang berada di dekat permukaan perairan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Maksud dari penelitian ini dilaksanakan adalah agar penulis dapat mengetahui perbedaan hasil tangkapan ikan tongkol dengan menggunakan jenis lampu yang berbeda. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan ikan tongkol dengan menggunakan jenis lampu yang berbeda. Data diambil dengan dua perlakuan dan enam belas (16) kali ulangan, sehingga terdapat 32 satuan percobaan yang selanjutnya didata dalam tabel sesuai dengan perlakuan masing-masing. Hasil penelitian yang didapatkan dari kedua perlakuan yaitu menggunakan lampu petromak sebesar 1.145 kg dan lampu merkuri sebesar 2.280 kg yang didominasi oleh ikan tongkol dengan persentase perbandingan lampu merkuri dengan lampu petromak adalah 67% berbanding 33%. Data dianalisis menggunakan uji t-Test dengan hasil nilai t stat > t kritis dengan P value < 0,01.

Page 1 of 1 | Total Record : 6