cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2021): Desember" : 4 Documents clear
GAMBARAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) : TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) Widayani Yuliana; Emiliana Indah Eko Setyawati
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v11i2.219

Abstract

Manusia yang masuk pada proses menua akan mengalami beberapa perubahan pada sistem organ. Perubahan pada sistem organ lansia akan mengalami penurunan termasuk musculoskeletal sehingga menghambat lansia dalam kemandirian melakukan activity of daily living (ADL). Fenomena yang ada di panti Hargodedali Surabaya, terdapat lansia yang mengalami penurunan kemampuan dalam melakukan aktifitas sehingga sering tidak mandiri dan meminta bantuan atau tergantung pada orang-orang di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan tingkat kemandirian pada lansia di panti Hargodedali Surabaya. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif. Populasi penelitian ini 32 lansia yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data menggunakan Indeks Barthel. Pada hasil penelitian didapatkan, 41% memiliki ketergantungan ringan, 22% memiliki ketergantungan total, 16% memiliki ketergantungan berat, 13% mandiri dan 9% memiliki ketergantungan sedang. Berdasarkan hasil penelitian dibutuhkan motivasi untuk meningkatkan semangat lansia agar dapat beradaptasi dengan penurunan yang di alami dan bisa memaksimalkan kemampuan yang dimiliki dengan memodifikasi lingkungan sekitar agar bisa meminimalis ketergantungan lansia pada orang-orang sekitarnya.
KINERJA PERAWAT PELAKSANA PASCA PROGRAM ORIENTASI Sri Winarni; Yustina Kristianingsih; Devita Febrianti Maria
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v11i2.221

Abstract

Kinerja perawat merupakan kemampuan perawat untuk mengimplementasikan proseskeperawatan. Perawat baru memerlukan orientasi agar dapat meningkatkan kinerja sesuai yangdiharapkan mengenai standar asuhan keperawatan yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. DiRumah Sakit Swasta masih dijumpai perawat baru yang tidak lengkap dalam pendokumentasianasuhan keperawatan, tidak mengisi riwayat alergi obat. Tujuan dari penelitian ini adalahmengidentifikasi kinerja perawat baru setelah dilakukan orientasi di Rumah Sakit Swasta diSurabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluation study dengan variablegambaran kinerja perawat baru setelah mendapat orientasi di Rumah Sakit Swasta di Surabaya.Populasi terjangkau adalah perawat baru yang lulus seleksi dan mengikuti orientasi. Metode yangdigunakan adalah total sampling sejumlah 16 responden. Penelitian dilakukan dengan mengisikuesioner penilaian kinerja yang diisi oleh tim penilai. Hasil analisa statistik deskriptif proporsiprosentase didapatkan 75% responden kinerja baik, 12,5% responden kinerja kurang, dan 12,5%responden memiliki kinerja sangat baik. Peneliti menyarankan kepada pihak manajemen RumahSakit dengan tetap mempertahankan kinerja perawat baru, melalui Kepala Ruangan masingmasing agar tetap memberikan motivasi supaya perawat baru dapat meningkatkan tanggungjawab dan prestasi dalam pemberian asuhan keperawatan, menciptakan lingkungan kerja yangkondusif. Bagi manajemen dapat memberikan reward berupa kesempatan pada perawat baruuntuk pendidikan berkelanjutan dan pengembangan professional sesuai kinerja yang telahdicapai.
VARIABEL PENGHAMBAT TERHADAP LATIHAN PADA PASIEN DENGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH: SYSTEMATICAL REVIEW Martha Sri Astuti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v11i2.222

Abstract

Low Back pain (LBP) is a condition that could lead to disability. The most prevalenve is amongs the productive age leads to decreasing productivity. The interventions create to solve it. It doen’t always give significant result. There are some inhibiting variables. The aim of this article ia analizing the inhibiting variables of intervention effectiveness. The methods is systematical review. The study analyzes inhibiting variables on the effectiveness of LBP intervention of 15 jounal studies. The journals quality are Q1-Q4 scopus level. The study shows that the inhibiting variables are adherence,. The journals quality are Q1-Q4 scopus level. The study shows that the inhibiting variables are the psychologic factors as obedience, adherence, environmental support and communication. As the conclusion the biopsychosocial approach could be the better one for the intervention. The technology advancement should be involved in the intervention in the future.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DAMPAK GADGET PADA KESEHATAN REMAJA DI SALAH SATU PAROKI SURABAYA Iriene Kusuma Wardhani; Ignata Yuliati
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v11i2.223

Abstract

Gadget merupakan salah satu bentuk dari perkembangan teknologi pada masa ini. Gadget membawa dampak positif dengan memberikan berbagai kemudahan, tetapi juga membawa dampak negative. Keadaan ini berpengaruh pada pola kehidupan manusia baik dari segi pola pikir maupun perilaku. Pada remaja, keterikatan pada gadget dapat menyebabkan remaja kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya dan akan mengganggu dalam bersosialisasi. Remaja mempunyai sifat yang khas yaitu rasa ingin tahu, menyukai tantangan dan berani menanggung risiko tanpa mempetimbangkan dengan benar. Upaya untuk meningkatakan pengetahuan remaja tentang dampak positif dan dampak negative dalam penggunaan gadget perlu dilakukan agar remajaa mempunyai kesadaran daalam menggunakan gadget secara benar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang dampak gadget terhadap kesehatan remaja di salah satu paroki di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one-grup pra-post test design. Sampel penelitian ini adalah remaja dan warga usia dewasa di salah satu paroki di kota Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi yang dipilih dengan teknik purposive sampling, jumlah responden 40 orang. Variabel bebas penelitian adalah pendidikan kesehatan dan variabel terikat adalah pengetahuan tentang dampak gadget terhadap kesehatan remaja. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner pengetahuan. Pada hasil penelitian, sesudah dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan 20% responden memiliki pengetahuan sedang dan 80% responden memiliki pengetahuan tinggi. Hasil analisis Wilcoxon Signed Ranks menunjukan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang dampak gadget terhadap kesehatan remaja (p= 0,001). Pendidikan kesehatan yang diberikan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab sehingga membuat responden dapat menyampaikan pendapat maupun bertanya tentang hal yang kurang dimengerti

Page 1 of 1 | Total Record : 4