cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2014): Juni" : 7 Documents clear
PERSEPSI DOSEN TERHADAP INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE) Ignata Yuliati
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.130

Abstract

Dosen sebagai fasilitator dalam proses pendidikan memiliki peran yang sangatpenting dalam proses pembelajaran IPE. Sikap dan penerimaan mahasiswa terhadapprofesi lain maupun proses IPE dipengaruhi oleh pemahaman dosen dalam memfasilitasipelaksanaan IPE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dosen mengenaiinterprofessional education. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasipenelitian dosen tetap STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya yang memenuhikriteria inklusi yaitu sebanyak 20 responden. Instrument yang digunakan adalah kuisioneryang mengacu pada Interdisciplinary Education Perception Scale (IEPS). Berdasarkananalisis statistik didapatkan hasil persepsi dosen tentang IPE; Pada komponen buktibekerjasama memiliki nilai mean tertinggi yaitu 4,45; Persepsi kebutuhan untukbekerjasama memiliki nilai mean 4.20; Kompetensi dan otonomi memiliki nilai mean4.13; Pemahaman terhadap profesi lain memiliki nilai mean 3,39. Hasil tersebutmenunjukan bahwa rata-rata dosen memiliki persepsi yang baik terkait dengan IPE.Penerapan IPE dalam proses pembelajaran penting sehingga dapat meningkatkanpemahaman mahasiswa dalam fungsi kolaborasi sehingga pada akhirnya dapatmeningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
SIKAP IBU TERHADAP OBESITAS PADA BALITA Arief Widya Prasetya
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.133

Abstract

Orang tua terutama ibu kadang tidak menyadari bahwa obesitas pada anak yang dapatmempenyaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Para ibu tidak tahu dan beranggapanbahwa hal tersebut wajar saja. Pada Penelitian ini peneliti mengunakan desain deskriptif dengantujuan untuk menggambarkan sikap ibu terhadap balita yang obesitas. Penelitian inimenggunakan tehnik simple random sampling dengan besar sampel 29 responden. Datadikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Pada akhir penelitian ditemukan hasilbahwa sebagian besar ibu 72% (21 responden) bersikap negatif terhadap obesitas dan hanya28% (8 responden) yang bersikap positif. Guna menciptakan sikap ibu yang lebih positif padabalita yang obesitas perlu kiranya memberikan informasi melalui kegiatan penyuluhan pada saatmelaksanakan kegiatan Posyandu untuk meningkatkan pengetahuan para ibu tentang obesitasdan nutrisi pada balita.
METODE ROLE PLAYING MENINGKATKAN PENGETAHUAN MANAJEMEN PENERIMAAN PASIEN BARU PADA MAHASISWA Sri Winarni
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.135

Abstract

Manajemen penerimaan pasien baru merupakan peristiwa yang sangat pentinguntuk membangun relasi antara perawat, sehingga bisa meningkatkan kooperatif pasiendan peningkatan mutu layanan. Fenomena yang terjadi rumah sakit masih ada perawatmenerima pasien baru tidak sesuai dengan prosedur karena mereka tidak tahu.Tujuanpenelitian ini untuk menganalisa pengaruh metode pembelajaran role playing terhadaptingkat pengetahuan maasiswa tentang manajemen penerimaan pasien baru. DesainPenelitian pra eskperimental One Group Pra Test Post Test Design dengan besar sample32. Hasil penelitian sebelum pembelajaran role playing 88% berpengetahuan kurang dansesudah pembelajran role playing 53% berpengetahuan baik. Hasil uji statistik diperolehdengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai signifikan ? = 0,05 dandidapatkan harga p = 0,000. Hal ini berarti ada pengaruh metode pembelajaranroleplaying terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai manajemen penerimaanpasien baru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, didapatkan bahwa metodepembelajaran role playing efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang manajemenpenerimaan pasien baru karena mahasiswa langsung memerankan diri sesuai denganperannya sehingga terdapat integrasi antara kognitif, afektif dan psikomotor.
PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN MELAKSANAKANNYA PADA PENDERITA HIPERTENSI Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.136

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat diIndonesia. Untuk membantu mengedalikan tekanan darah dapat dilakukan denganmenejemen stress salah satunya dengan melakukan teknik relaksasi nafas dalam. Desainpenelitian pra eksperimental dengan one group pre dan post test desingn. Respondenyang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 90 penderita Hipertensi yang telah didiagnose dokter. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dan lembar observasi untukmengukur tingkat pengetahuan dan kemampuan pelaksanaan teknik relaksasi sebelumdan sesudah pelatihan. Hasil uji menggunakan Wilcoxon didapatkan hasil p=0.000 baikuntuk tingkat pengetahuan maupun kemampuan pelaksanaannya sehingga didapatkanpengaruh pelatihan teknik relaksasi dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dankemampuan pelaksanaanya pada penderita hipertensi di posyandu Mawar RW IVKelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Surabaya. Sehingga di harapkan Kader posyanduLansia memotivasi penderita hipertensi untuk tetap melaksanakan teknik relaksasi napasdalam untuk menurunkan tekanan darah baik secara individu maupun kelompok. Aplikasirelaksasi napas dalam secara kelompok bisa dilakukan sebelum kegiatan olahraga rutinlansia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU TENTANG PAP SMEAR SEBAGAI DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Raditya Kurniawan Djoar; Ni Luh Dian Meiliantariasih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.137

Abstract

Penyakit kanker serviks semakin meningkat dan merupakan pembunuh nomor satubagi perempuan di Indonesia. Sampai saat ini banyak ibu yang berpikir kanker serviks itutidak dapat disembuhkan. Kanker serviks dapat dideteksi dini dengan menggunakan papsmear, sehingga kanker serviks dapat disembuhkan. Sampai sekarang masih kurangnyakesadaran ibu untuk mengikuti pap smear.Tujuan dari penelitian ini adalah mencarihubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang pap smear sebagai deteksi dinikanker serviks. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional.Pengambilan sampel menggunakan tehnik cluster random sampling dilanjutkan dengansimple random sampling didapatkan sebanyak 106 responden. Variabel independen adalahtingkat pengetahuan dan variabel dependen adalah sikap. Tehnik pengumpulan data padapenelitian ini menggunakan kuesioner. Dilakukan analisa data didapatkan hasil respondenterbanyak memiliki pengetahuan cukup, responden terbanyak bersikap positif dan hasil ujistatistik rank spearman didapatkan hasil ?= 0,000 maka hasilnya ? < ? dimana ?=0,05berarti terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu tentang pap smearsebagai deteksi dini kanker serviks. Dilihat dari hasil penelitian didapatkan hubungan searahantara tingkat pengetahuan dengan sikap. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengetahuanadalah informasi maka peneliti menyarankan mengadakan penyuluhan kesehatan tentang papsmear sehingga meningkatkan pengetahuan yang masih cukup dan kurang disertai denganmengadakan pemeriksaan pap smear.
EFFETIVITAS JUS TOMAT TERHADAP PENINGKATAN KADAR ESTRADIOL Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.138

Abstract

Keadaan hipoestrogen pada masa menopause mengakibatkan atropi vagina dandapat menimbulkan keluhan rasa panas pada vulva, disuria, pruritus, dispareunia dan nyeri.Keluhan menopause dapat dikurangi dengan konsumsi fitoestrogen. Buah tomat merupakanfitoestrogen jenis lignan. Namun pengaruh jus tomat terhadap kadar estrogen, proliferasifibroblas dan ketebalan dinding vagina tikus belum diketahui. Tujuan penelitian ini adalahmembuktikan pengaruh pemberian jus tomat (Lycopersicum commune) terhadap kadarestradiol tikus Wistar pasca ovariektomi dengan menggunakan teknik ELISA. JenisPenelitian ini adalah eksperimen laboratoris dengan rancangan Post test Only ControlGrupDesign. Penelitian ini menggunakan Rattus norvegicus strain Wistar betina yang telahdiovariektomi sebanyak 24 eko terbagi dalam 4 kelompok secara random yaitu 1 kelompokkontrol dan kelompok perlakuan d pemberian jus tomat 110 mg/kgBB/hari (P1), 220mg/kgBB/hari (P2) dan 330 mg/kgBB/hari (P3) selama 28 hari. Hasil penelitian didapatkanpeningkatan kadar estrogen darah seiring dengan peningkatan pemberian dosis jus tomatdengan rerata terendah pada kelompok kontrol sebesar 40,73± 9,08 pg/ml dan reratatertinggi pada kelompok P3 sebesar 167,33± 13,49pg/ml. Hasil uji Anova satu arahdidapatkan perbedaan yang bermakna antara semua kelompok kontrol dan semua kelompokperlakuan. Pemberian jus tomat terbukti meningkatkan kadar estrogen dalam darah. Perludilakukan uji secara kualitatif tentang kandungan dan jenis fitoestrogen yang ada dalam buahtomat, penelitian dengan dosis yang berbeda dan waktu pemberian yang lebih lama.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL EVALUASI BELAJAR MAHASISWA Cicilia Wahju Djajanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2014): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v4i1.139

Abstract

Problem Based Learning (PBL)/belajar berbasis masalah adalah suatu metode ataucara pembelajaran yang ditandai oleh adanya masalah nyata sebagai sebuah konteks bagipara pelajar untuk belajar berpikir kritis dan ketrampilan memecahkan masalah sertamemperoleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini membuktikan efektifitas pembelajaranberbasis masalah (Problem Based Learning) terhadap hasil evaluasi belajar mahasiswakesehatan. Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan pra testposttest control group design. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik simpleradom sampling. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon didapatkan p = 0,005 dengannilai signifikan alpa = 0,05 oleh karena p < alpha, maka ada pengaruh pembelajaran PBLterhadap hasil evaluasi belajar. Pembelajaran PBL merupakan metode yang efektif terhadappeningkatan evaluasi hasil belajar. Maka peneliti menyarankan untuk lebih menggunakanmetode PBL dalam pembelajaran fisiologi dengan beberapa model yang menarik sehinggamahasiswa lebih tertarik dan termotivasi untuk meningkatkan hasil evaluasi belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7