cover
Contact Name
Eka Deviany Widyawaty
Contact Email
renacipta49@gmail.com
Phone
+6282233325390
Journal Mail Official
renacipta49@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Arjowinangun Kedung Kandang Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medicare
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 2828352X     DOI : -
Core Subject : Health,
Medicare Journal, ISSN 2828-352X (media online) contains writings taken from the results of research in obstetrics and nursing, pregnancy, childbirth, postpartum; baby; family plans; reproduction health; complementary midwifery care. This journal is published four times a year. Medicare Journal is published by CV. Rena Cipta Mandiri Malang City. Publication schedule: January, April, July, October
Articles 259 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN PERILAKU STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK DI POSYANDU RINDU SEJAHTERA DESA PENFUI TIMUR Matje Meriaty Huru; Mariana Ngundju Awang; Agustina Abuk Seran; Melinda Rosita Wariyaka; Ni Luh Made Diah Putri Anggaraeningsih; Maria Florentina Nining Kosad; Nurlaelah Al Tadom; Nabila Nurul Ilmi
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.318

Abstract

Early childhood (0–6 years) is a critical period during which children's brain development occurs rapidly, reaching approximately 80% of adult capacity by the age of 3 years. This development is greatly influenced by stimulation from an early age, both cognitively, language, social-emotional, and motoric. Early stimulation has been proven to play a major role in maximizing children's development potential, preventing delays, and increasing readiness to enter primary education. Children receiving regular stimulation have higher cognitive development scores and a lower risk of delays. This research aims to determine the relationship between parental knowledge and attitudes and the behavior of stimulating children's growth and development at Posyandu Rindu Sejahtera, East Penfui Village. This research uses a quantitative design with a correlational analytical approach. The population in this study were all parents who had children aged 0–5 years and were registered as active participants at Posyandu Rindu Sejahtera, as many as 52 people, with a total population sample. Data analysis uses univariate analysis to describe the frequency distribution of each variable, and bivariate analysis using the Chi-Square test. The results of the research show that there is a significant relationship between parental knowledge and attitudes and the behavior of stimulating children's growth and development.
PERAN MODALITAS FISIOTERAPI SHORT WAVE DIATHERMY, TENS, DAN QUADRICEPS SETTING PADA PENATALAKSANAAN OSTEOARTHRITIS GENU DEXTRA PADA LANSIA Saputri, Triasti Bintang; Baruna, Arys Hasta
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.295

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan salah satu penyakit muskuloskeletal degeneratif pada sendi yang paling umum dijumpai pada usia lanjut dan menjadi penyebab utama nyeri kronis serta disabilitas jangka panjang. OA pada lutut merupakan area yang paling umum terjadi karena fungsinya yang sebagai penopang beban tubuh. Fisioterapi pada OA lutut bertujuan untuk memperlambat proses degenerasi sendi akibat penuaan, memperbaiki fungsi fisik, meningkatkan kualitas hidup, serta mengurangi resiko jatuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengetahui efektivitas program pelaksanaan fisioterapi pada kasus osteoarthritis lutut. Program intervensi fisioterapi yang diberikan, yaitu TENS, SWD, dan quadriceps setting. Hasil dari pelaksanaan fisioterapi selama 3 minggu dengan total 6x pertemuan didapatkan penurunan intensitas nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pasien yang di ukur melalui Visual Analogue Scale (VAS) dan The Western Ontario and Mcmaster Universities Arthritis Index (WOMAC). Pemberian modalitas TENS, SWD, dan latihan quadriceps setting terbukti mampu menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien.
PERBANDINGAN METODA PIJAT OKSITOSIN DAN PIJAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI (KECUKUPAN) ASI Aritonang, Tetty Rina; Sari , Fetty Indah; Simanjuntak, Farida Mentalina; Intarti , Wiwit Desi; Manullang, Riyen Sari
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.297

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang terbaik bagi bayi, karena mengandung semua zat gizi dengan jumlah dan komposisi ideal yang dibutuhkan oleh bayi. Salah satu kendala utamanya pemberian ASI pada bayi adalah produksi ASI yang tidak lancar pada hari pertama melahirkan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pijat laktasi dan pijat oksitosin terhadap Produksi (Kecukupan) ASI. Metoda: Penelitian ini adalah penelitian Quasi-eksperimen (eksperimen semu) dengan desain two group pretest-posttest design. Menggunakan dua kelompok perlakuan (pijat oksitosin dan pijat laktasi) dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Jumlah sample 32 orang ibu post partum dengan tehnik sampling purposive sampling, menggunakan alat ukur lembar observasi dan lembar checklist, tempat penelitian di PMB Filda Fairuza Banten. Analisis data dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian Metoda pijat oksitosin menunjukkan ada kenaikan produksi ASI dengan nilai sebesar 2,32 dan produksi ASI (kecukupan) setelah dilakukan pijat laktasi mempunyai nilai kenaikan sebesar 3,56. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0,001 (< 0,05) pada pijat oksitosin dan nilai signifikan 0,000 (< 0,05) pada pijat laktasi. Metoda Pijat laktasi sangat baik di sarankan kepada ibu menyusui agar produksi ASInya mencukupi untuk bayi.
PENGARUH KUALITAS KERJA DOKTER TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD LAMADDUKKELLENG SENGKANG Darmianti; S, Haeruddin; Muchlis, Nurmiati
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.301

Abstract

Kualitas pelayanan dokter merupakan aspek penting dalam menentukan tingkat kepuasan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas kerja dokter terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 177 responden dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis melalui uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ketepatan waktu (p=0,000), kemampuan menjawab keluhan (p=0,003), keterlambatan dokter (p=0,001), dan keterlambatan respon (p=0,010) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan variabel ketanggapan tidak berpengaruh signifikan (p=0,538). Variabel ketepatan waktu merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pasien. Dengan demikian, peningkatan kedisiplinan waktu dokter, respons cepat, serta kemampuan komunikasi dalam memberikan penjelasan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien di rumah sakit.
EFEKTIFITAS EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA Tauriana, S.; A, Rosyi Nurhikma Ningsih; Fuadda, Siti Qurrotul; Haliza , Siti Nur; Sholehah, Siti Aliyatus
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.304

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu periode terjadinya percepatan pertumbuhan dan perkembangan yang menyebabkan peningkatan kebutuhan akan zat besi dalam tubuh. Pada remaja putri, zat besi juga dibutuhkan untuk menggantikan zat besi selama masa menstruasi. Selain itu, pernikahan usia dini dan kehamilan remaja menjadi faktor lain yang meningkatkan risiko anemia khususnya pada remaja putri.  Tujuan penelitian mengetahui tingkat keefektifan dari eduskasi gizi terhadap pencegahan anemia pada remaja.  Metode penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan pretest – postest control grup. Kelompok  eksperimen  dengan  menggunakan  media Booklet ,  kelompok  kontrol  hanya  metode ceramah tanpa media. Sampel terdiri dari 60 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen peneltian menggunakan kuesioner pengetahuan 15 soal dan sikap 10 pertanyaan skala likers analisis data. Uji statistik P t-test. Rata-rata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 6,9 ± 1,7 menjadi 11,7 ± 1,4, dan skor sikap meningkat dari 25,8 ± 3,2 menjadi 32,4 ± 2,9 dengan nilai p < 0,001. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan signifikan baik pada pengetahuan maupun sikap (p > 0,05). Kesimpulan edekasi gizi dengan media bookletefektif dalam meningktakan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia. Media ini direkomendasikan sebagai metode edukasi kesehatan sekolah.
PENGARUH TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA Iis; Ela Rohaeni; Tuti Erna Wardiani
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.305

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang memiliki risiko tinggi mengalamigangguan tidur, yang dapat disebabkan oleh perubahan fisik maupun psikologisdan berdampak negatif terhadap kualitas hidup. Terapi Spiritual EmotionalFreedom Technique (SEFT) adalah pendekatan non-farmakologis yangmengombinasikan teknik tapping pada titik-titik meridian dengan afirmasispiritual untuk membantu menciptakan kondisi rileks dan keseimbangan energi,sehingga berpotensi memperbaiki kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh terapi SEFT terhadap kualitas tidur pada lansia di UPTDPuskesmas Tomo, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan desainpra-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasipenelitian terdiri dari 65 lansia, dengan 30 responden yang dipilih melalui teknikpurposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner PittsburghSleep Quality Index (PSQI) dan lembar observasi SEFT. Data dianalisismenggunakan uji Paired Samples Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05.Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), yang menandakanadanya pengaruh signifikan terapi SEFT terhadap peningkatan kualitas tidurlansia. Terapi SEFT terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tidur padalansia. Pendekatan ini dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yangsederhana, aman, dan mudah diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan, baikdi tingkat puskesmas maupun komunitas. Diharapkan terapi SEFT dapatdiimplementasikan secara lebih luas sebagai bagian dari program peningkatankesehatan lansia untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
BENARKAH KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN DIPENGARUHI TINGKAT PENDIDIKAN KEPALA RUMAH TANGGA DAN WILAYAH TEMPAT TINGGAL? Sholihah, Enny Mar'atus; Santi, Juni Dwi Kurnia; Lestyoningrum, Sinta Dewi
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.311

Abstract

The National Health Insurance (JKN) aims to provide comprehensive health coverage for all Indonesian citizens. However, disparities in enrollment persist, suspected to be influenced by sociodemographic factors such as education and residential area. This quantitative study used secondary data from the National Socioeconomic Survey (Susenas) March 2023, specifically the module on employment and social security (RUTA-SKI) in East Java (n = 27,393). Binary logistic regression analysis was used to examine the relationship between independent variables (household head's education level and residential area) and the dependent variable (health insurance ownership). As many as 99% of the sampled households had health insurance. The logistic regression results showed that the residential area significantly influenced health insurance ownership (coefficient=0.611; p<0.001). Households in urban areas had 1.84 times higher odds of owning health insurance compared to households in rural areas (OR=1.84; 95% CI [1.44-2.36]). Meanwhile, the education level of the household head showed no statistically significant influence (p=0.395). Geographical factors (area of residence) are a significant determinant of health insurance ownership in East Java, while education level is not. This finding indicates that future efforts to expand JKN coverage need to be more focused on outreach and improving accessibility in rural areas.   Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan memberikan cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk Indonesia. Namun, disparitas kepesertaan masih terjadi, diduga dipengaruhi oleh faktor sosiodemografi seperti pendidikan dan wilayah tempat tinggal. Menganalisis pengaruh tingkat pendidikan kepala rumah tangga dan wilayah tempat tinggal terhadap kepemilikan jaminan kesehatan di Jawa Timur. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023 modul ketenagakerjaan dan jaminan sosial (RUTA-SKI) di Jawa Timur (n = 27.393). Analisis regresi logistik biner digunakan untuk menguji hubungan antara variabel independen (pendidikan kepala rumah tangga dan wilayah tempat tinggal) dengan variabel dependen (kepemilikan jaminan kesehatan). Sebanyak 99% rumah tangga sampel telah memiliki jaminan kesehatan. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa wilayah tempat tinggal berpengaruh signifikan terhadap kepemilikan jaminan kesehatan (koefisien=0,611; p<0,001). Rumah tangga di wilayah perkotaan memiliki odds kepemilikan jaminan kesehatan 1,84 kali lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga di perdesaan (OR=1,84; 95% CI [1,44-2,36]). Sementara itu, tingkat pendidikan kepala rumah tangga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik (p=0,395). Aktor geografis (wilayah) merupakan determinan signifikan dalam kepemilikan jaminan kesehatan di Jawa Timur, sedangkan tingkat pendidikan tidak. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya perluasan cakupan JKN ke depan perlu lebih difokuskan pada penjangkauan dan peningkatan aksesibilitas di wilayah perdesaan.
EFEKTIVITAS MEDIA BOOKLET “4 ASUPAN KUNCI DI PERIODE EMAS ANAK” DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Retno Hastri Risqi Romdhani; Agustina Widayati; Riska Farasawati
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.313

Abstract

Nutritional fulfillment in infants is a highlight and a topic still being debated in Indonesia. This happens because nutritional fulfillment is related to the incidence of stunting. The Ministry of Health and health services are intensively conducting socialization and evaluation of stunting issues (Syarif, N., 2022). One effort in preventing stunting is during the golden period of children aged 0-12 months when the child's brain is experiencing rapid development. The purpose of this study was to determine the effectiveness of using the booklet media 4 Key Intakes in the Golden Period of Children in stunting prevention efforts. This study used a quasi-experimental design. The population was 30 mothers with babies aged 0-6 months. The sampling technique used was purposive sampling. The analysis used a chi-square statistical test. The results of the study on the effectiveness of the booklet media before education on 4 key intakes in the golden period of children were 16 respondents with a percentage (53.4%) and an increase in knowledge after being given education was 18 respondents with a percentage (60%). The analysis using the Wilcoxon test showed a significance value of 0.000. There was a significant increase in maternal knowledge after the intervention using the booklet in Gading Village. It is hoped that this booklet can be a tool for health workers to increase knowledge among mothers of infants aged 0-6 months regarding the four key nutrients during their child's golden period.
Pendekatan AD-LGI Dalam Edukasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Daun Kelor Bagi Ibu Bekerja Jayanti, Siswi; Astutik, Risa Septi; Denny, Hanifa M; Lestantyo, Daru; Suroto
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.314

Abstract

Indonesia continues to face a high prevalence of stunting among children under five, while many women hold dual roles as workers and household food managers. This study aimed to evaluate the effectiveness of the AD-LGI approach in education and training on the use of moringa leaves for working mothers in Rowosari Village, Semarang City. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was applied to 44 mothers who were members of the community women’s group. The intervention included needs assessment, instructional design, education sessions, guided practice in cooking moringa-based dishes, and monitoring of home implementation. Knowledge about nutrition and the use of moringa leaves was measured before and after the intervention and analyzed with the Wilcoxon test. Total knowledge scores increased significantly (Z = -2.609; p = 0.009), with significant gains in understanding causes of nutritional problems (Z = -3.162; p = 0.002) and cooking methods for moringa (Z = -2.138; p = 0.033). The AD-LGI approach is concluded to be effective in improving the practical knowledge of working mothers and is potentially adaptable to community-based nutrition education programs using local foods.
KAJIAN SISTEMATIS : PIJAT OKSITOSIN SEBAGAI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI Rahmawati Raharjo; Gufron Wahyudi; Devy Putri Nursanti; Mahmud Hakim
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.316

Abstract

Pemberian ASI sampai usia enam bulan merupakan standar emas yang direkomendasikan oleh World Health Organization. Namun, banyak ibu pada masa postpartum menghadapi masalah dalam produksi ASI, sehingga angka pemberian ASI eksklusif masih tetap rendah. Pijat oksitorin merupakan salah satu Metode yang dapat dilakukuan sebagai upaya meningkatkan produksi ASI Literatur review ini bertujuan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti ilmiah terkait manfaat dan peran pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI. Desain penelitian yang digunakan yaitu systematic review pada beberapa basis data ilmiah diantaranya PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, SpringerLink, dan DOAJ. Sesuai kriteria inklusi dan eksklusi diperoleh 10 artikel. Proses penelaahan dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Kata kunci yang digunakan yaitu ‘pijat oksitosin’ OR ‘oxytocin massage’ AND ‘produksi ASI’ OR ‘breast milk production’ OR ‘lactation’ AND ‘post partum’ OR ‘ibu nifas’ OR ‘postnatal’. Terbukti terjadi peningkatan produksi ASI setelah dilakukan pemijatan oksitosin pada ibu pascapersalinan baik normal maupun sesar. Peningkatan ini dipengaruhi oleh efek relaksasi yang ditimbulkan selama pemijatan, serta stimulasi sekresi hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam mengoptimalkan refleks let-down.