cover
Contact Name
Neny Purwitasari
Contact Email
yysrahmatanfwa@gmail.com
Phone
+6281297409136
Journal Mail Official
jurnaljfarm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JFARM (Jurnal Farmasi)
ISSN : 30310997     EISSN : 30310997     DOI : https://doi.org/10.58794/jfarm.v2i1.628
Core Subject : Health,
JFARM-Jurnal Farmasi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua penulis yang telah mengirimkan artikelnya untuk dipublikasikan di JFARM-Jurnal Farmasi
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026)" : 2 Documents clear
Analisis Efek Samping Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Komplikasi Hipertensi di RSUD Arifin Achmad Berdasarkan Algoritma Naranjo Mulya, Adrian; Wahyu Margi Sidoretno; Vonny Kurnia Utama; Nurul Azizah
JFARM - Jurnal Farmasi Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jfarm.v4i1.1828

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus (DM) tipe 2 yang sering disertai hipertensi meningkatkan risiko komplikasi dan penggunaan terapi kombinasi, sehingga berpotensi menimbulkan efek samping obat. Namun, penelitian terkait analisis efek samping obat menggunakan Algoritma Naranjo pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi hipertensi di RSUD Arifin Achmad masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola peresepan dan efek samping obat berdasarkan Algoritma Naranjo. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional periode Juni–Agustus dengan data kuesioner dan penilaian kausalitas menggunakan Algoritma Naranjo. Hasil menunjukkan terapi tunggal antidiabetes mendominasi (78,87%) dengan Metformin sebagai obat terbanyak (46,4%), sedangkan terapi hipertensi didominasi Amlodipin (28,9%). Efek samping paling sering adalah mual/muntah (46%). Berdasarkan Algoritma Naranjo, kategori probable sebesar 51% dan possible 49%. Disimpulkan bahwa sebagian besar efek samping memiliki hubungan kausal yang cukup kuat, sehingga pemantauan MESO penting untuk meningkatkan keamanan terapi.  
Aktivitas Antibakteri Gel Kombinasi Lidah Buaya dan Minyak Atsiri Jahe Merah terhadap Bakteri Staphulococcus aureus Hendrika, Yan; Wardaniati, Isna; Masevani, Raisa
JFARM - Jurnal Farmasi Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jfarm.v4i1.1983

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera) diketahui memiliki aktivitas antibakteri, demikian pula jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yang menghasilkan minyak atsiri dengan potensi serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus serta karakteristik fisik dari sediaan gel anti jerawat kombinasi lidah buaya dan minyak atsiri jahe merah. Metode penelitian meliputi pembuatan gel lidah buaya, formulasi dalam tiga konsentrasi yaitu F1 (lidah buaya 10% : minyak atsiri jahe merah 10%), F2 (20% : 10%), dan F3 (10% : 20%), diikuti evaluasi fisik serta uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil evaluasi menunjukkan gel berwarna kuning, beraroma khas jahe, memiliki pH sesuai persyaratan, daya sebar 5–7 cm, dan viskositas antara 9.390–17.922 cPs. Uji antibakteri menunjukkan semua formula memiliki aktivitas kuat terhadap S. aureus dengan diameter zona hambat sekitar 10,06 mm. Kombinasi kedua bahan menunjukkan potensi sebagai sediaan gel anti jerawat alami.  

Page 1 of 1 | Total Record : 2