cover
Contact Name
Ahmad Ngiliyun
Contact Email
awatara.res@gmail.com
Phone
+6285224708332
Journal Mail Official
awatara.res@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No. 29, Kesambi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
DEWANTECH
Published by Awatara Publisher
ISSN : -     EISSN : 30250978     DOI : https://doi.org/10.61434/dewantech
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan merupakan jurnal yang dikelola oleh Awatara Publisher PT. Arora Kreatif Indonesia. Jurnal ini mengedepankan pertukaran tren dan hasil penelitian yang relevan serta menyajikan pengalaman praktis yang mencakup seluruh spektrum mulai dari aspek penelitian, pengembangan aplikasi, hingga laporan pengalaman dan deskripsi produk dalam bidang teknologi pendidikan. Topik-topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini mencakup penerapan teknologi dalam pembelajaran, e-learning, kecerdasan buatan, virtual reality, inovasi teknologi pendidikan, pengembangan konten interaktif, dan isu-isu etika dalam pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun yaitu bulan Maret, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Mengembangkan Modul Ajar Melalui Teknik Supervisi Individual Pada SMA Binaan Di Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2023 Murhamatillah
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): AGUSTUS
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v1i1.44

Abstract

Di wilayah Kabupaten Pidie Jaya khususnya pada sekolah yang telah menerapkan kurikulum mandiri, mutlak diperlukan penerapan Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam pengembangan modul pengajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guru dalam konteks pembelajaran, khususnya dalam hal mengembangkan modul ajar. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang melibatkan serangkaian langkah, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, hingga refleksi, yang diulang dalam beberapa siklus, minimal dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan instruktur dalam mendukung penyampaian modul masih rendah, yaitu sekitar 20%. Namun, setelah melakukan penelitian dan melakukan upaya perbaikan pada siklus pertama, kemampuan guru mengalami peningkatan menjadi 65% dari total guru yang menjadi subjek penelitian. Pada siklus pertama, dalam uji coba, para ahli justru membimbing pendidik untuk mempresentasikan modul dengan mengikuti premis hipotetis dan memperhatikan aturan yang berlaku untuk spesifikasi tertentu. Peneliti memutuskan untuk melanjutkan ke siklus kedua karena masih merasa bahwa peningkatan tersebut belum mencapai tingkat yang memadai. Berdasarkan pemahaman teori yang diperoleh dari siklus sebelumnya, peneliti pada siklus kedua mengarahkan guru untuk langsung berpraktek bersama peneliti. Hasilnya, temuan menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam mengembangkan modul pembelajaran dengan baik mengalami peningkatan yang signifikan, dan sekitar 91% guru telah berhasil melakukannya. Selain itu, guru juga lebih aktif terlibat dalam proses pembuatan modul pembelajaran dengan sebaik-baiknya.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter Bangsa Dalam Pembelajaran PPKn Untuk Mengatasi Perundugan Di MTs Ghoyatul Jihad Syifa Setiawati; Fitri Silvia Sofyan; Tridays Repelita
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): AGUSTUS
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v1i1.48

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi nilai-nilai karakter bangsa dalam pembelajaran PPKn dalam mengatasi perundungan di MTs Ghoyatul Jihad. Pendekatan penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Dua guru PPKn, Enam siswa yang terkena perundungan. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Ghoyatul Jihad yang berlokasi di Jl. Kaum Selatan No.15, RT/RW 003/001, Desa Pasirtalaga, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang dimulai pada tanggal 1 Mei 2023 dan berakhir pada saat peneliti mendapatkan izin dari kepala sekolah atau dengan persetujuan pihak sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik participant observation (observasi berperan serta) dan in depth interview (wawancara mendalam). Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi nilai-nilai karakter bangsa seperti religius, toleransi, bersahabat, cinta damai, dan semangat kebangsaan dalam pembelajaran PPKn di MTs Ghoyatul Jihad adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk pimpinan sekolah, guru, karyawan sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat. Implementasi nilai-nilai karakter bangsa dalam mengatasi perundungan di lingkungan sekolah dapat diterapkan melalui (1) perencanaan sekolah melibatkan persiapan kurikulum, jadwal, dan rencana pembelajaran oleh guru, (2) pembelajaran PPKn dengan mengaitkan materi dengan aktivitas sehari-hari siswa, dengan fokus pada mengatasi perundungan. Hambatan dalam penerapan termasuk waktu pembelajaran yang terbatas, ketidakfokusan siswa, metode pengajaran yang monoton, dan masalah perundungan. Solusi termasuk memanfaatkan waktu secara efisien, membuat pembelajaran lebih menarik, menggunakan beragam metode pengajaran, dan menangani masalah siswa secara personal untuk mengatasi hambatan tersebut.
Hubungan Kelengkapan Fasilitas Belajar Dengan Motivasi Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Tahfiz Qur’an Al-Fatih Bengkalis Mesi Angela; Chanifudin
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): AGUSTUS
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelian ini merupakan arah dari penelian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kelengkapan fasilitas belajar dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam DiSMP Tahfiz Qur’an Al-Fatih serta untuk mengetahui hubungan kelengkapan fasilitas belajar dengan motivasi belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam DiSMP Tahfiz Qur’an Al-Fatih. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini akan dilakukan diSMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis. Teknik pengambilan sample yang di gunakan dengan mengunakan teknik random sampling mengingat jumlah siswa keseluruhan siswa SMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis 30 siswa maka peneliti mengambil dari sebagian jumlah populasi yang berjumlah 20 siswa Analisis data yang digunakan dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sedaerhana digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel X terhadap Variabel Y, yaitu dampak kedisiplinan siswa terhadap prestasi belajar siswa, pengujian uji regresi linier sederhana ini menggunakan program SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan karena didapatkan dari hasil analisis data kelengkapan fasilitas belajar diSMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis dikategorikan cukup baik dengan persentase 86,12%` sedangkan tingkat motivasi belajar diSMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis dikategorikan sangat baik dengan persentase 93,12%`.Adanya hubungan yang signifikan antara fasilitas belajar terhadap motivasi belajar diSMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis dengan besar pengaruhnya yaitu 99,2% . Memiliki hubungan yang signifikan dikarenakan dari tabel uji persial didapatkan hasil bahwa Apabila Thitung > Ttabel maka Ho di tolak, Maka dari itu bisa di simpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima dengan kesimpulan bahwa fasilitas belajar berhubungan secara signifikan terhadap motivasi belajar di SMP Tahfiz Quran Alfatih Bengkalis.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Media Audio Visual Eka Amanda Febriani; Tarmuji
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): AGUSTUS
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VIIIA SMP Negeri 58 Surabaya dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 25 peserta didik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif dan menggunakan N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual. Pada siklus 1 menunjukkan nilai N-Gain hasil belajar peserta didik sebesar 0,6 dengan kategori sedang. Pada siklus 2 terjadi peningkatan nilai N-Gain hasil belajar menjadi 0,9 dengan katagori tinggi. Persentase ketuntasan peserta didik pada tahap siklus 1 yaitu 56% naik menjadi 96% pada siklus 2. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIIIA SMP Negeri 58 Surabaya.
Hubungan Antara Pengalaman Pelecehan Seksual Di Lingkungan Pondok Pesantren Dan Tingkat Kepercayaan Santri Terhadap Lingkungan Belajar Roseta Al Zahra; Rofi’ah
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v2i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara pelecehan seksual yang terjadi di pondok pesantren di Indonesia dengan tingkat kepercayaan santri terhadap lingkungan belajar mereka. Dalam upaya ini, kami menganalisis dampak pengalaman pelecehan seksual terhadap persepsi santri terhadap keamanan dan kualitas lingkungan belajar di pondok pesantren. Kami menggunakan metode wawancara mendalam dengan sejumlah santri dari berbagai pondok pesantren sebagai sumber informasi utama. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan kebijakan dan program pencegahan pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren di Indonesia.
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN SENDI PANGGUL DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT Yasin Ilmansyah Hakim
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v1i2.102

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan kelentukan sendi panggul dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat. Jenis penelitian ini yaitu korelasional. Populasi penelitian adalah beberapa anggota pencak silat Perisai Diri Bogor dengan jumlah 35 orang pesilat putra, teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel 20 orang pesilat putra. Pengambilan data daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump test, data kelentukan sendi panggul menggunakan side split test dan data kecepatan tendangan sabit menggunakan tes tendang sabit 10 detik. Teknik analisis data menggunakan rumus statistik berupa uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai sig 0,036 < 0,05 dan nilai rs 0,471. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi panggul dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai sig 0,009 < 0,05 dan nilai rs 0,569. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kelentukan sendi panggul secara bersama - sama dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai asymp sig 0,001 < 0,05.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INFOGRAFIS (CANVA) MELALUI GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI EKOSISTEM Anggun Prihatin; Nia Nurdiani; Cita Tresnawati
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v2i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media pembelajaran infografis (canva) melalui google sites terhadap hasil belajar peserta didik dan respon peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperiment dan jenis desain pada penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yakni kelas X IPA 2 sebanyak 34 orang peserta didik dengan pertimbangan rata-rata peserta didik memiliki Smartphone android dan memiliki karakteristik belajar secara mandiri. Data diperoleh dengan teknik tes berupa pretest dan posttest serta non-tes berupa angket. Hasil penelian ini dilihat dari peningkatan hasil posttest dari pretest. Nilai rata-rata pretest yang didapat oleh siswa sebesar 47,2 lebih kecil dari pada nilai rata-rata posttest yang diperoleh peserta didik yaitu sebesar 85,4. Adapun respon peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran infografis (canva) melalui google sites memberikan respon yang positif, ditunjukkan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesari 53,6 % dengan respon sangat dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media infografis (canva) melalui google sites pada materi ekosistem mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil peserta didik X di SMAN 1 Susukan Kabupaten Cirebon sehingga dapat dikatakan bahwa media infografis (canva) melalui google sites dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan.
NILAI-NILAI BUDAYA DAN PEMAKNAAN UMPASA PADA PERNIKAHAN ADAT BADUY SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SMA Sukamanah
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Baduy adalah masyarakat yang khas yang memiliki keunikan tersendiri dalam adat istiadat dan kebudayaan. Selain itu dalam menejemen pemerintahan yaitu pemerintahan desa berbeda dengan desa -desa pada umum nya. Masyarakat Baduy menyebut kepala desa dengan sebutan “jaro“. Jaro tersebut adalah Kepala Pemerintahan kepanjangan dari pemerintah daerah yang mengimplementasikan kebijakan. Masyarakat Baduy walaupun kental dengan adat istiadat namun tidak menutup diri dengan masyarakat luar Baduy, mereka senang apabila masyarakat luar dapat mengenal dan mempelajari budayanya, pemerintah pun memfasilitasi dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk kemajuan masyarakat Baduy. Namun dalam kenyataannya kebijakan pemerintah tersebut tidak selalu di sambut dengan baik oleh masyarakat Baduy, karena bertentangan dengan adat istiadat dan leluhur yang sudah puluhan tahun mereka warisi. Dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah pada masyarakat Baduy tidak seperti kepada masyarakat pada umumnya, karena tokoh masyarakat sangat berperan penting di dalam menerima dan mensosialisasikan kebijakan pemerintah harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Pu’un (Kepala Suku). Ada kebijakan pemerintah yang dapat diterima dan tidak dapat diterima oleh masyarakat Baduy, karena kebijakan tersebut tidak selalu disambut dengan tangan terbuka. Masyarakat Baduy sangat kental dengan adat dan kebudayaan. Jika di bandingkan dengan masyarakat luar Baduy. Yang sangat menarik dalam masyarakat baduy adalah permasalah pernikahan. Bagi masyarakat Baduy 2 pernikahan adalah hal yang sakral, karena merupakan hukum alam yang harus terjadi dan harus di lakukan oleh setiap manusia tanpa terkecuali, masyarakat Baduy menyebut pernikahan dengan rukun hidup adalah bahwa pernikahan merupakan kodrat bagi setiap manusia.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA ARTIKEL PENDIDIKAN DI MEDIA MASSA RADAR BANTEN EDISI MEI 2023 SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Cucum Melati
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kesalahan berbahasa yang terdapat pada artikel di media massa Radar Banten edisi Mei 2023 sesuai dengan tataran bidang morfologi, mendeskripsikan kesalahan berbahasa tataran morfologi yang terdapat pada artikel pendidikan di media massa Radar Banten edisi Mei 2023, mengetahui pemanfaatan kesalahan berbahasa pada artikel pendidikan di media massa Radar Banten edisi Mei 2023 sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu mengumpulkan, menganalisis, dengan teknik analisis kualitatif. Langkah-langkah penelitian ini dilakukan dengan membaca, mengumpulkan, dan menganalisis artikel di media sosial edisi Mei tahun 2023 serta dijadikan bahan ajar bahasa Indonesia di SMA agar peserta didik dapat memperoleh pengetahuan tentang kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kemudian siswa dapat mencari atau membedakan kesalahan dan perbaikannya yang ada pada artikel media sosial edisi Mei tahun 2023. Adapun bentuk deskripsi yang diteliti di atas dapat diuraikan sebagai berikut: Tataran Morfologi. Kesalahan berbahasa pada tataran morfologi yang dikaji dalam penelitian ini digolongkan menjadi tiga jenis yakni kesalahan proses afiksasi (pengimbuhan), kesalahan proses reduplikasi (kata ulang), dan kesalahan proses komposisi (kata majemuk). Adapun kesalahan pada proses afiksasi berjumlah 47 buah kata, kesalahan pada proses reduplikasi berjumlah 4 buah kata, dan kesalahan proses komposisi berjumlah 26 buah kata. Data yang ditemukan dalam penelitian tersebut yang berkaitan dengan kesalahan pada tataran Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) meliputi kesalahan penulisan bahasa asing, penggunaan tanda baca, penggunaan huruf kafital, dan kesalahan penulisan kata. Adapun kesalahan berbahasa yang termasuk pada penulisan bahasa asing berjumlah 42 buah, kesalahan berbahasa pada penggunaan tanda baca berjumlah 2 buah, kesalahan penggunaan huruf kafital berjumlah 5 buah, dan kesalahan penulisan kata berjumlah 6 buah. Data yang berjumlah seratus dua puluh enam jenis kesalahan berbahasa ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran bahasa indonesia di SMA. Sekaligus proses informasi dan pembelajaran bagi semua siswa bahwa dalam menggunakan bahasa harus sesuai dengan kaidah yang berlaku agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. 
ANALISIS MAKNA DAN NILAI BUDAYA UPACARA ADAT SEDEKAH BUMI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Karsam
DEWANTECH Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/dewantech.v1i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna pada sastra yang berupa puisi lama dalam bentuk mantra yang terdapat pada prosesi upacara adat sedekah bumi, serta mendeskripsikan nilai budaya yang terdapat pada mantra upacara adat sedekah bumi tersebut. Sekaligus memanfaatkannya sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMP. Sumber data dalam penelitian ini adalah mantra dalam upacara adat sedekah bumi. Adapun metode pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis kualitatif. Analisis data menggunakan semiotika dari Roland Barthes. Hasil penelitian memaparkan wujud makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Hasil penelitian juga memaparkan nilai-nilai budaya yang ada pada mantra upacara adat sedekah bumi menurut teori Koentjaraningrat, diantaranya Nilai Material, Nilai Vital dan Nilai Kerohanian. Materi pada pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sesuai dengan penelitian ini ialah Puisi Rakyat. Pengimplikasiannya diharapkan dapat membantu peserta didik dalam Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Menyimak yaitu Peserta didik mampu menganalisis dan mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Kompetensi siswa yang diharapkan, peserta didik dapat menemukan pokok pikiran dalam teks puisi, pantun, mantra dan syair. Pesrta didik dapat menemukan amanat dalam teks puisi, pantun, mantra dan syair yang dibaca.

Page 2 of 3 | Total Record : 21