cover
Contact Name
Nasrul Umam
Contact Email
jurnalwarna@unugha.id
Phone
+6281391626393
Journal Mail Official
jurnalwarna@unugha.id
Editorial Address
Jl. Kemerdekaan Barat No. 17 Kesugihan Cilacap Jawa Tengah
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Warna
ISSN : 25500058     EISSN : 26151642     DOI : https://doi.org/10.52802/warna
Warna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini aims to provide a forum for consideration of issues and for the exchange of information and ideas on research and practice in the field of early childhood education, especially in Muslim society.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021)" : 12 Documents clear
IDENTIFIKASI KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DI TK KECAMATAN ADIPALA Inayatul Lathifah; Siti Baroah
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.226

Abstract

Supervisi akademik adalah bantuan professional yang diberikan kepada guru melalui siklus perencanaan sistematis, pengamatan yang cermat, serta umpan balik yang objektif dan segera oleh supervisor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru di TK Kecamatan Adipala. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian kepala Sekolah TK di Kecamatan Adipala. Teknik pengumpulan data berupa angket, yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dari hasil pengisian angket tersebut, kemudian diolah dan disimpulkan dalam bentuk deskriptif. Temuan dari penelitian ini dapat diidentifikasi supervisi akademik kepala sekolah TK terhadap guru di Kecamatan Adipala pada empat komponen. Pertama, dalam menyusun perencanaan supervisi akademik 86,7% kepala sekolah sudah membuat jadwal supervisi dan rentang pelaksanaannya 40% menyebut dua kali dalam setahun, dan sisanya menyebut satu, tiga, dan empat kali dalam setahun, dan 93,3% sudah menyiapkan instrument. Kedua, melaksanakan supervisi akademik, seluruh kepala sekolah sudah melakukan pengamatan, namun baru 86,7% melakukan wawancara dan 93,3% membuat catatan hasilnya. Ketiga, menyusun laporan hasil supervisi akademik, 86,7% kepala sekolah yang menganalisis dan 93,3% membuat laporan hasil supervisi akademik. Keempat, Menentukan tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru, berupa pemberian penguatan dengan pujian, motivasi, isyarat, dan hadiah, serta pembinaan melalui nasihat, diskusi, rapat, dan fasilitasi administrasi KBM.
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI KELOMPOK B Purwati Purwati
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.823

Abstract

Penelitian ini terkait dengan penggunaan media buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca AUD kelompok B dalam pembelajaran PAUD. Berdasarkan fenomena yang terjadi di Lembaga RA Nurul Haq Kalisabuk memang untuk pemahaman huruf dan cara membaca huruf menjadi kata, anak masih kurang bersemangat, maka peneliti melakukan penelitian tersebut. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh menggunakan teknik wawacara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru, kepala TK, dan tenaga kependidikan. Kemudian data dicek keabsahannya melalui teknik triangulasi sumber. Adapun analisis data menggunakan alur Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpualan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu a) data yang muncul berwujud kata-kata dan bukan rangkaian angka, b) Data itu mungkin telah dikumpulkan aneka macam cara (observasi, wawancara, intisari dokumen dan pita rekaman) dan yang biasa diproses kira-kira sebelum siap digunakan, c) Melalui pencatatan, pengetikan dan alih-tulis, tetapi analisis kuaitatif tetap menggunakan kata- kata yang biasanya disusun kedalam teks yang diperluas. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat teori-teori kemampuan membaca AUD kelompok B dalam pembelajaran PAUD
PENERAPAN METODE MERONCE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI KELOMPOK B Supriyatin
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.827

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Metode Meronce Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B di TK Siwipeni Cilacap. Menurut pemaparan guru kelas motorik halus anak harus dilatih sedini mungkin agar motorik halus anak tidak kaku dan otot tangan serta jari-jari tangan bisa dengan mudah terkoordinasi dalam memegang suatu benda. Kegiatan yang bisa melatih motorik halus anak usia 5-6 tahun sebagai berikut: anak dapat menggunakan gunting untuk memotong kertas, anak bisa mengambil balok dengan menggunakan 2 jari (ibu jari dan telunjuk), dapat memasang dan membuka kancing baju sendiri, melipat kertas, dan anak dapat melakukan kegiatan meronce dengan memasukan manik-manik kedalam benang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan meronce dengan memasukan manik-manik kedalam benang. Peningkatan motorik halus melalui kegiatan meronce dapat dilihat pada hasil penelitian. Pada kondisi awal kriteria sangat kurang berjumlah 0 anak (0%), kurang berjumlah 4 anak (36%), cukup berjumlah 1 anak (9%), dan baik berjumlah 6 anak (55%). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I hasilnya pada kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce mengalami peningkatan yang dapat diilihat yaitu untuk kriteria sangat kurang berjumlah 0 anak (0%), kurang berjumlah 3 anak (27%), cukup berjumlah 1 anak (9%), dan baik berjumlah 7 anak (64%). Pada siklus II meningkat pada kriteria baik berjumlah 10 anak (91%), cukup berjumlah 1 anak (9%) dan kriteria kurang, sangat kurang berjumlah 0 anak (0%). Penelitian ini dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA KARTU GAMBAR HIJAIYAH DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK DI TPQ AN NOUR AL ISLAMY KESUGIHAN Kharisma Fauziah
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.843

Abstract

Penelitian ini terkait dengan penerapan kartu bergambar huruf hijaiyah sebagai media untuk menunjang kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah secara baik sehingga anak dapat dengan mudah membaca Al-Qur’an. Dengan fenomena kejadian yang sedang terjadi di TPQ An-Nour Al-Islamy ada sebagian anak yang masih kurang lancar dalam mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah. Pada penelitian ini 5 anak yang menjadi sample. Yang mana 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualititif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Data diperoleh menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan keabsahan data di cek melalui triangulasi data. Pada penelitian ini dilakukan dua siklus. Dikarenakan pada siklus pertama anak belum mencapai kriteria yaitu anak dapat mengurutkan huruf hijaiyah, membedakan huruf hijaiyah dan melafadzan huruf hijaiyah secara benar. Sehingga peneliti mengadakan siklus ke 2 yang aman di harapkan anak dapat mencapai tingkat kriteria yang di tentukan. Dan kesimpulan yang di dapat meskipun belum sepenuhnya 100 persen berhasil setidaknya anak sudah mengalami peningkatan.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU TERPUJI DI RA DIPONEGORO 193 KARANGMANGU Narwen Narwen
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.846

Abstract

Gaya hidup, pembulian, atau prilaku tidak baik memberikan bukti bahwa prilaku baik (akhlakul karimah) penting diberikan sejak dini. Dengan menerapkan akhlakul karimah sejak dini kekacauan prilaku dapat teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses guru dalam mengembangkan perilaku baik (akhlakul karimah) pada anak usia dini di RA Diponegoro 193 Karangmangu Kecamatan Purwojati. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian lapangan guru mengembangkan akhlakul karimah yaitu:1) pembiasaan rutin berdoa sebelum dan sesudah kegiatan 2) pembiasaan spontan sopan dan santun dalam perilaku sehari-hari, 3) Keteladanan yang baik hormat menghormati dengan orang lain, 4) membimbing anak mampu bersikap hormat pada orangtua maupun sesama. Temuan tersebut dapat diterapkan di sekolah maupun lingkungan keluarga guna mengembangkan perilaku baik (akhlakul karimah) bagi anak usia dini.
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING DI MASA PANDEMIC PADA TK AL FALAH DANASRI Titi Purwati; Inayatul Lathifah
JURNAL WARNA Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.921

Abstract

Banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi pada saat pembelajaran online di masa pandemi, seperti kurangnya minat siswa dalam belajar. Model blended learning merupakan salah satu alternatif pembelajaran selama pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model blended learning di TK Al Falah. Metode penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa TK Al Falah dan objek penelitian ini adalah Implementasi Blended Learning di TK AL Fatah. Sampel dari penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling yaitu guru dan siswa di kelas TK B. Teknik analsis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah 1) implementasi blended learning di TK AL Falah menggabungkan model pembelajaran online (zoom meeting, whatsapp group dan youtube) serta menggunakan pembelajaran tatap muka terbatas yang terbagi menjadi dua sesi setiap pertemuannya, 2) Pemilihan media pembelajaran zoom meeting, WhatsApp group dan youtube untuk pembelajaran online berdasarkan kesepakatan orang tua murid dan pihak sekolah, 3) Pembelajaran tatap muka terbatas pada siswa berjalan sesuai dengan aturan dan siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran di kelas.
IDENTIFIKASI KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DI TK KECAMATAN ADIPALA Lathifah, Inayatul; Baroah, Siti
Jurnal Warna Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.226

Abstract

Supervisi akademik adalah bantuan professional yang diberikan kepada guru melalui siklus perencanaan sistematis, pengamatan yang cermat, serta umpan balik yang objektif dan segera oleh supervisor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru di TK Kecamatan Adipala. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian kepala Sekolah TK di Kecamatan Adipala. Teknik pengumpulan data berupa angket, yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dari hasil pengisian angket tersebut, kemudian diolah dan disimpulkan dalam bentuk deskriptif. Temuan dari penelitian ini dapat diidentifikasi supervisi akademik kepala sekolah TK terhadap guru di Kecamatan Adipala pada empat komponen. Pertama, dalam menyusun perencanaan supervisi akademik 86,7% kepala sekolah sudah membuat jadwal supervisi dan rentang pelaksanaannya 40% menyebut dua kali dalam setahun, dan sisanya menyebut satu, tiga, dan empat kali dalam setahun, dan 93,3% sudah menyiapkan instrument. Kedua, melaksanakan supervisi akademik, seluruh kepala sekolah sudah melakukan pengamatan, namun baru 86,7% melakukan wawancara dan 93,3% membuat catatan hasilnya. Ketiga, menyusun laporan hasil supervisi akademik, 86,7% kepala sekolah yang menganalisis dan 93,3% membuat laporan hasil supervisi akademik. Keempat, Menentukan tindak lanjut hasil supervisi akademik terhadap guru, berupa pemberian penguatan dengan pujian, motivasi, isyarat, dan hadiah, serta pembinaan melalui nasihat, diskusi, rapat, dan fasilitasi administrasi KBM.
PENGGUNAAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA DINI KELOMPOK B Purwati, Purwati
Jurnal Warna Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.823

Abstract

Penelitian ini terkait dengan penggunaan media buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca AUD kelompok B dalam pembelajaran PAUD. Berdasarkan fenomena yang terjadi di Lembaga RA Nurul Haq Kalisabuk memang untuk pemahaman huruf dan cara membaca huruf menjadi kata, anak masih kurang bersemangat, maka peneliti melakukan penelitian tersebut. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh menggunakan teknik wawacara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah guru, kepala TK, dan tenaga kependidikan. Kemudian data dicek keabsahannya melalui teknik triangulasi sumber. Adapun analisis data menggunakan alur Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpualan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu a) data yang muncul berwujud kata-kata dan bukan rangkaian angka, b) Data itu mungkin telah dikumpulkan aneka macam cara (observasi, wawancara, intisari dokumen dan pita rekaman) dan yang biasa diproses kira-kira sebelum siap digunakan, c) Melalui pencatatan, pengetikan dan alih-tulis, tetapi analisis kuaitatif tetap menggunakan kata- kata yang biasanya disusun kedalam teks yang diperluas. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat teori-teori kemampuan membaca AUD kelompok B dalam pembelajaran PAUD
PENERAPAN METODE MERONCE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI KELOMPOK B Supriyatin
Jurnal Warna Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.827

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Metode Meronce Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B di TK Siwipeni Cilacap. Menurut pemaparan guru kelas motorik halus anak harus dilatih sedini mungkin agar motorik halus anak tidak kaku dan otot tangan serta jari-jari tangan bisa dengan mudah terkoordinasi dalam memegang suatu benda. Kegiatan yang bisa melatih motorik halus anak usia 5-6 tahun sebagai berikut: anak dapat menggunakan gunting untuk memotong kertas, anak bisa mengambil balok dengan menggunakan 2 jari (ibu jari dan telunjuk), dapat memasang dan membuka kancing baju sendiri, melipat kertas, dan anak dapat melakukan kegiatan meronce dengan memasukan manik-manik kedalam benang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan meronce dengan memasukan manik-manik kedalam benang. Peningkatan motorik halus melalui kegiatan meronce dapat dilihat pada hasil penelitian. Pada kondisi awal kriteria sangat kurang berjumlah 0 anak (0%), kurang berjumlah 4 anak (36%), cukup berjumlah 1 anak (9%), dan baik berjumlah 6 anak (55%). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I hasilnya pada kemampuan motorik halus melalui kegiatan meronce mengalami peningkatan yang dapat diilihat yaitu untuk kriteria sangat kurang berjumlah 0 anak (0%), kurang berjumlah 3 anak (27%), cukup berjumlah 1 anak (9%), dan baik berjumlah 7 anak (64%). Pada siklus II meningkat pada kriteria baik berjumlah 10 anak (91%), cukup berjumlah 1 anak (9%) dan kriteria kurang, sangat kurang berjumlah 0 anak (0%). Penelitian ini dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi kriteria indikator keberhasilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA KARTU GAMBAR HIJAIYAH DALAM MENGENALKAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK DI TPQ AN NOUR AL ISLAMY KESUGIHAN Kharisma Fauziah
Jurnal Warna Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Keagamaan Islam UNUGHA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/warna.v5i2.843

Abstract

Penelitian ini terkait dengan penerapan kartu bergambar huruf hijaiyah sebagai media untuk menunjang kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah secara baik sehingga anak dapat dengan mudah membaca Al-Qur’an. Dengan fenomena kejadian yang sedang terjadi di TPQ An-Nour Al-Islamy ada sebagian anak yang masih kurang lancar dalam mengenal dan melafalkan huruf hijaiyah. Pada penelitian ini 5 anak yang menjadi sample. Yang mana 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualititif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Data diperoleh menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan keabsahan data di cek melalui triangulasi data. Pada penelitian ini dilakukan dua siklus. Dikarenakan pada siklus pertama anak belum mencapai kriteria yaitu anak dapat mengurutkan huruf hijaiyah, membedakan huruf hijaiyah dan melafadzan huruf hijaiyah secara benar. Sehingga peneliti mengadakan siklus ke 2 yang aman di harapkan anak dapat mencapai tingkat kriteria yang di tentukan. Dan kesimpulan yang di dapat meskipun belum sepenuhnya 100 persen berhasil setidaknya anak sudah mengalami peningkatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12