cover
Contact Name
Muhamad Nurul Hana
Contact Email
mnurulh@upi.edu
Phone
+628156222309
Journal Mail Official
jrppk@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia
ISSN : 2301721X     EISSN : 25281178     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal “Riset dan Praktik Pendidikan Kimia” adalah jurnal berkala yang terbit satu tahun 2 kali pada setiap bulan April dan Oktober, diterbitkan oleh Masyarakat Pendidikan Kimia Indonesia (MAPIKI). Jurnal “Riset dan Praktik Pendidikan Kimia” fokus pada hasil studi bidang pendidikan kimia. Jurnal ini memuat artikel-artikel pada bidang berikut: - Pengajaran & Pembelajaran dalam pendidikan kimia - Pembelajaran Materi dalam pendidikan kimia - Media Pembelajaran Kimia - Evaluasi & Penilaian dalam pendidikan kimia - Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam pendidikan kimia - Pendidikan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) - Strategi Pembelajaran Kandungan Kimia dalam pendidikan kimia - Eksperimen Laboratorium Sekolah dalam pendidikan kimia
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024)" : 10 Documents clear
Analisis Potensi LKS PJBL Berbasis STEAM pada Pembuatan Indikator Asam Basa Berbahan Sayuran untuk Melatih Kreativitas Berdasarkan TCOF Namaarikul Jannah; Wawan Wahyu; Asep Suryatna
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh LKS model Project-based Learning (PjBL) berbasis Science-Technology-Engineering-Arts-Mathematics (STEAM) untuk mengajarkan kreativitas pada pembuatan indikator asam basa berbahan sayuran berdasarkan TCOF (The Teaching for Creativity Observation Form). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskrpitf dengan desain penelitian design research. Partisipan penelitian ini melibatkan 20 orang siswa dari salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bandung Barat dan 3 orang observer. Instrumen yang digunakan yaitu TCOF, di mana penilaian kelayakannya dilakukan dua kali yaitu saat guru merencanakan pengajaran kreativitas melalui penilaian perencanaan desain LKS dan saat guru melaksanakan pengajaran kreativitas melalui observasi praktik guru di kelas menggunakan LKS dalam mengajar untuk kreativitas. Berdasarkan TCOF, potensi LKS dinilai berdasarkan empat kategori dan 23 aspek. Hasil uji berdasarkan tinjauan TCOF berkategori tinggi, dengan rentang 2.34-3.00 untuk hasil penilaian perencanaan maupun penggunaan LKS. Namun, pada perencanaan LKS, rata-rata skor setiap kategori yang paling tinggi diperoleh untuk kategori C dan skor yang paling rendah diperoleh untuk kategori D skor 2.83 dan 2.88. Sedangkan pada penggunaan LKS, rata-rata skor setiap kategori yang paling tinggi diperoleh untuk kategori B dengan skor maksimal 3, dan skor yang paling rendah diperoleh untuk kategori A sebesar 2,78. Secara keseluruhan, potensi LKS berdasarkan TCOF pada saat guru melaksanakan pengajaran kreativitas yaitu saat penggunaan LKS termasuk kategori tinggi dan dapat disampaikan bahwa LKS sangat layak untuk mengajarkan kreativitas dan tidak perlu direvisi. Oleh karena itu, LKS Model PjBL berbasis STEAM dalam penelitian ini berpotensi untuk mengajarkan kreativitas. 
Analisis Model Mental Siswa pada Konsep Pengaruh Suhu terhadap Laju Reaksi Ayu Faridah; Linda Aryanti; Clarysa Satari; Nifela Sakina; Wiji Wiji
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil model mental siswa pada konsep pengaruh suhu terhadap laju reaksi setelah diterapkan strategi pembelajaran intertekstual dengan model Prediksi-Observasi-Eksplanasi (POE). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah 31 orang siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung. Dalam pengambilan data, sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran intertekstual siswa diberikan pretest dan posttest menggunakan instrumen Tes Diagnostik Model Mental tipe Pilihan Ganda Empat Tingkat (TDM-PGET) dan Format Isian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa mengalami peningkatan nilai posttest dibandingkan pretest, dengan kategori Konsepsi Ilmiah (KI), Konsepsi Lemah (KL), Konsepsi Palsu (KP), dan Miskonsepsi (MK) secara berurutan adalah 42, 11, 27, dan 5 %. 
Pemahaman Konsep Peserta didik Menggunakan Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Nanomaterial Sri Wahyuni; Hernani Hernani; Anis Muyassaroh; Eko Puji Rahayu; Eri Ria Budiarty; Ani Karolina; Alfina Dzabillah Zahira
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman konsep peserta didik pada topik pembelajaran nanomaterial. Subjek pada penelitian ini 36 peserta didik salah satu SMA di kota Cimahi pada tahun ajaran 2023/2024. One-group pretest-posttest design digunakan pada penelitian ini untuk menentukan pengaruh perlakuan yang diberikan. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan soal pretest-posttest dalam bentuk essay. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai per kelompok setiap tahapan discovery learning pada LKPD berada di rentang 77% hingga 90% dengan rata-rata sebesar 82,0%; (2) rata-rata nilai pretest adalah 43,61 sedangkan rata-rata nilai post-test 75,56, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56. Hasil ini menunjukkan pada proses pembelajaran di setiap tahapan discovery learning sudah memenuhi kriteria belajar tuntas, sedangkan peningkatan hasil pembelajaran termasuk kategori sedang. 
Profil Pemahaman Siswa pada Konsep Termokimia dengan Menggunakan Praktikum Kalorimeter Ruang Hampa dan Kalorimeter Sederhana Komalia Komalia; Santi Deva; Ijang Rohman; Rahmat Setiadi
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik Kelas XI Bilingual di SMAS Laboratorium Percontohan melalui kegiatan praktikum menggunakan kalorimeter ruang hampa dan kalorimeter sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMAS Laboratorium Percontohan UPI dengan metode penelitian yang melibatkan peserta didik dalam praktikum kalorimeter sederhana menggunakan styrofoam dan membandingkan alat tersebut dengan kalorimeter ruang hampa. Penelitian melibatkan perwakilan kelas X1 Bilingual 1 sebagai kelas kontrol (kalorimeter sederhana) dan kelas XI Bilingual 2 sebagai kelas eksperimen (kalorimeter ruang hampa). Dalam pelaksanaannya, terlihat sikap antusias dan bersemangat peserta didik, terutama saat kegiatan praktikum ruang hampa, menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi kimia, khususnya kalorimeter. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa di kelas eksperimen, yang praktikumnya menggunakan kalorimeter ruang hampa, dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan kalorimeter sederhana. Kesuksesan praktikum dengan kalorimeter ruang hampa disertai dengan antusiasme siswa dan keakuratan alat, mendukung tujuan penelitian ini dalam meningkatkan pemahaman konsep termokimia pada siswa SMAS Laboratorium Percontohan UPI. 
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran berbasis Laboratorium Virtual terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Kesetimbangan Evi Lutfia Fauziah; Miarti Khikmatun Nais; Ali Kusrijadi; Hilda Nurul Chaerunisa
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69418

Abstract

Untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik, pendidik dapat memanfaatkan media pembelajaran, salah satunya laboratorium virtual. laboratorium virtual digunakan sebagai alternatif praktikum apabila tidak dapat dilaksanakan secara langsung di laboratorium karena alasan tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh laboratorium virtual sebagai media pembelajaran terhadap motivasi belajar peserta didik khususnya pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain penelitian One Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penggunaan laboratorium virtual menghasilkan motivasi belajar peserta didik yang tergolong tinggi dan sebanyak 73,90% peserta didik setuju pembelajaran menggunakan laboratorium virtual akan meningkatkan motivasi belajar. 
Pengaruh Bahan Ajar Berbasis Video Pembelajaran pada Materi Kesetimbangan Kimia Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Mariani Surtiningsih; Muhamad Nurul Hana; Rara Djati Anggraeni
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69413

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan bahan ajar berbasis video pembelajaran praktikum kesetimbangan. Metode eksperimen semu digunakan dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menguji secara langsung dampak dari bahan ajar yang menggunakan video pembelajaran dengan waktu dan isi yang berbeda terhadap kemampuan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan mengukur hasil post-test. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara purvosive sampling, di mana peneliti memilih populasi untuk berpartisipasi dalam penilaian. Analisis statistik sederhana yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: 1) kemampuan berpikir dengan kategori focus didapat sebesar 66,67% untuk kelas control dan 66,69% untuk kelas eksperimen; 2) kemampuan berpikir dengan kategori reason sebesar 53,53% didapat untuk kelas kontrol dan 66,69% untuk kelas eksperimen; 3) kemampuan berpikir kritis dengan kategori inference di kelas kontrol dan di kelas eksperimen sebesar 32,32% dan 61,62 %; 4) didapat 71,72% untuk kemampuan berpikir dengan kategori situation di kelas kontrol dan 75,76 % untuk kelas eksperimen; 5) kemampuan berpikir dengan kategori clarity sebesar 59,60% diperoleh kelas kontrol dan sebesar 64,65 % diperoleh kelas eksperimen; 6) respon jumlah siswa didapat sebesar 83,77 % untuk kelas kontrol dan 85,39 % untuk kelas eksperimen Hal ini menunjukan bahwa kemampuan berpikir kiritis di kelas kontrol lebih rendah daripada di kelas eksperimen, juga respon siswa di kelas kontrol lebih rendah dibandingkan di kelas eksperimen. 
Penggunaan LKPD Elektronik pada Materi Golongan Alkali dan Alkali Tanah untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Peserta d Anna Sutrianah; Tati Rosmiati; Qurrotu Aini Zahran; Alviana Indriyani Surachman; Wiwi Siswaningsih
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan referensi lain mengenai strategi pembelajaran kimia dengan menggunakan e-LKPD untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik pada materi kimia unsur khususnya golongan alkali dan alkali tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari 33 peserta didik kelas 12 di salah satu SMA Negeri Cimahi yang dibagi dalam 10 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari dua hingga tiga orang yang ditentukan melalui tes diagnostik. Tes tersebut menghasilkan pembagian kelompok yang terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu kelompok bawah, sedang, dan atas. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode kuasi eksperimen, tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu: 1) pemilihan kompetensi dasar materi ajak kelas XII; 2) menentukan indicator pada materi golongan unsur alkali dan alkali tanah; 3) pemilihan e-LKPD sebagai media pembelajaran; 4) penyusunan kisi-kisi soal; 5) pengambilan data melalui pre-test, dilanjut dengan pengerjaan e-LKPD dan post-test. Data yang diperoleh diambil dari tiga sumber yaitu pre-test, pengerjaan e-LKPD, dan post-test berupa nilai peserta didik. Dari hasil post-test diperoleh rata-rata 93,5% dengan capaian nilai yang melebihi KKM yaitu 77. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan e-LKPD sebagai salah satu referensi strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik. 
Penerapan Model Make a match Berbantuan Kartu untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pergeseran Kesetimbangan Kimia di SMAN 1 Bandung Raden Irawati; Hendrawan Hendrawan
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69414

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui impak penerapan model pembelajaran make a match berbantuan kartu terhadap aktivitas guru, capaian hasil belajar siswa, dan persepsi atau respon siswa pada pembelajaran materi pergeseran kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan kegiatan utama pada setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan terhadap siswa kelas XI di SMAN 1 Bandung tahun ajaran 2023/2024. Dengan menggunakan instrument penelitian berupa lembar observasi, angket, dan soal tes, analisis data dilakukan terhadap aktivitas guru, respon siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model make a match berbantuan kartu dapat membantu guru dalam melakukan fase refleksi, menjadikan siswa sangat tertarik dengan proses pembelajaran, meningkatkan tingkat pemahaman siswa secara signifikan, dan meningkatkan tingkat ketuntasan klasikal (KS) dari 20,59% (siklus I) menjadi 85,30% (siklus II) dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75. Selain itu, dapat membantu siswa dengan ketuntasan individual (KI) rendah pada siklus I (60,00%) untuk meraih KI yang memenuhi KKM 75 pada siklus II. Walaupun demikian, hanya sebagian saja siswa dengan KI 50% yang dapat terbantu untuk mencapai KKM 75 sehingga perlu upaya lebih untuk menangani kelompok siswa dengan nilai KI pada kelompok rawan atau sangat rendah tersebut. 
Analisis Kebutuhan Materi Kimia untuk Siswa SMK Kompetensi Agribisnis Perikanan Air Tawar Hayun Rizki Yulistia; Sjaeful Anwar; Heli Siti Halimatul Munawaroh
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69415

Abstract

Kimia sebagai muatan adaptif mata pelajaran dasar kompetensi keahlian (C.1) yang dibutuhkan untuk SMK kompetensi keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT). Kurikulum pembelajaran di SMK merupakan kurikulum yang menggabungkan ruang lingkup muatan umum, adaptif, dan kejuruan. Kelompok muatan tersebut diharapkan mampu saling mendukung. Namun, pada kenyataannya kimia sebagai muatan adaptif tidak mendukung muatan kejuruan di APAT. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum bahan ajar kimia melalui analisis kesesuaian muatan adaptif kimia, pemetaan bahan kimia, dan menentukan ruang lingkup kimia adaptif pada APAT. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua materi kimia berdasarkan kurikulum sesuai dengan materi kejuruan, kecuali elektrokimia; (2) terdapat materi kimia lain yang dapat menunjang materi kejuruan di APAT yang didapat dari hasil telaah KD kejuruan di APAT dan reviu oleh guru kejuruan, yaitu makromolekul yang berkaitan dengan mata pelajaran produksi pakan alami dan buatan serta pengenalan ilmu kimia yang berkaitan dengan semua mata pelajaran kejuruan di APAT; (3) ruang lingkup materi kimia adaptif di APAT dirinci sesuai dengan urutan penyajian dan konteks keahlian di APAT dalam bentuk outline bahan ajar. Outline bahan ajar berguna untuk kemudian dikembangkan oleh peneliti lain menjadi bahan ajar kimia untuk kompetensi keahlian APAT. 
Pengaruh Media Pembelajaran Laboratorium Virtual PhET Colorado pada Materi Termokimia untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Delvy Hasna Fauziyah; Gun Gun Gumilar; Rara Djati Anggraeni
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v12i1.69409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi Termokimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari lembar observasi aktivitas siswa, lembar penilaian kinerja siswa pada penggunaan laboratorium virtual PhET Colorado, lembar penilaian presentasi siswa dan jawaban lembar kerja peserta didik serta angket pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian nilai rata-rata aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran mendapatkan nilai 100 dan termasuk kategori sangat baik. Adapun berdasarkan hasil penilaian lembar kerja dengan menggunakan laboratorium virtual PhET Colorado diketahui bahwa dari kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata 93,6 dan 85,6 dengan kategori sangat baik. Respon siswa terhadap penggunaan laboratorium virtual PhET Colorado pada materi termokimia menyatakan sebanyak 98,2 % siswa setuju dengan adanya virtual laboratorium dapat meningkatkan motivasi belajar, dan 94,7 % siswa setuju pembelajaran menggunakan laboratorium virtual lebih menarik dan menjadikan siswa lebih memahami konsep yang diberikan. Dengan demikian, pembelajaran dengan menggunakan laboratorium virtual PhET Colorado dapat mempermudah siswa dalam mempelajari materi temokimia sehingga siswa dapat termotivasi dalam belajar dan meningkatkan nilai hasil belajarnya. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10