cover
Contact Name
Bulan Kakanita Hermasari
Contact Email
dr.bulan.kakanita@staff.uns.ac.id
Phone
+6281225381332
Journal Mail Official
pmjfkuns@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A Kentingan Jebres
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Plexus Medical Journal
ISSN : 2828187x     EISSN : 28284801     DOI : https://doi.org/10.20961/plexus.v1i1.4
Core Subject : Health,
Plexus Medical journal (PMJ) publishes original research articles or article review in the basic medical sciences, clinical medical sciences, medical education and public health science. Plexus Medical journal is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, community or public health research, and medical education to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober" : 5 Documents clear
Pengaruh Ekstrak Etanolik Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Tingkat Maturasi Sel Sperma pada Testis Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Model Sindrom Metabolik Terinduksi Nadzifah Nur Firdaus; Setiawan, Novan Adi; Budiani, Dyah Ratna; Riza Novierta Pesik
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jhfbgj54

Abstract

Pendahuluan: Sindrom metabolik memunculkan gangguan spermatogenesis, akibat adanya peningkatan ROS. Peningkatan ROS mengganggu maturasi sel sperma. Ekstrak etanolik daun lidah buaya memiliki potensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh ekstrak etanolik daun lidah buaya (Aloe vera) terhadap tingkat maturasi sel sperma menggunakan Johnson score. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan pretest-posttest control group design. Dua puluh lima tikus Wistar jantan dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok sebanyak 5 tikus. K1-kelompok kontrol, K2-kelompok sindrom metabolik, K3, K4, dan K5 adalah kelompok tikus dengan sindrom metabolik yang diberi ekstrak etanolik daun lidah buaya dosis 200, 250, dan 300 mg/KgBB/hari. Penghitungan Johnson score menggunakan perparat histopatologi dengan pengecatan Hematoxilin Eosin (HE) setelah terminasi pada hari ke-57. Analisis data menggunakan uji one-way ANOVA, dilanjutkan dengan uji post-hoc Tukey HSD, dan uji korelasi Pearson, untuk mengetahui hubungan antara dosis ekstrak etanolik Aloe vera dengan tingkat maturasi sperma. Hasil:. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson’s kenaikan Johnson score (tingkat maturasi sel sperma) sejalan dengan peningkatan dosis ekstrak etanolik daun lidah buaya dengan R2= 0,783. Hasil uji beda one-way ANOVA terdapat perbedaan antar kelompok p<0,05. Uji post-hoc Tukey HSD K1 secara signifikan berbeda dengan K2. K1 tidak berbeda dengan kelompok K3, K4 dan K5. K2 secara signifikan berbeda dengan K3,K4 dan K5. Rata-rata skor Johnson K1 9,92 0,05, K2 7,04±1,49, K3 8,93 0,76, K4 9,50 0,23, dan K5 9,56 0,53. Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanolik daun lidah buaya (Aloe vera) dosis 200 mg/KgBB/hari, 250 mg/KgBB/hari dan 300 mg/KgBB/hari berpengaruh positif terhadap maturasi sperma tikus Wistar model sindrom metabolik.
Perbandingan Kadar Hemoglobin dan Hematokrit pada Early Onset dan Late Onset Preeclampsia di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Annisa Rizki Savitri; Wisnu Prabowo; Eric Edwin Yuliantara
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/z7k0fw48

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu, terutama di negara berkembang. Pemeriksaan hematokrit dan hemoglobin adalah salah satu pemeriksaan yang mudah dilakukan di hampir semua fasilitas kesehatan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa early onset preeclampsia (EO-PE) dikaitkan dengan kondisi kehamilan yang lebih buruk dibandingkan late onset preeclampsia (LO-PE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hematokrit dan hemoglobin pada early onset dan late onset preeclampsia sehingga diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini sederhana dan mudah dilakukan, serta berpotensi untuk dikembangkan. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional dengan metode analisis uji T Independen dan regresi logistik. Sampel diambil dari data sekunder berupa rekam medis di RSUD Dr. Moewardi sejak Januari 2021 — Mei 2023. Hasil: Sampel yang memenuhi kriteria didapatkan 50 wanita dengan EO-PE dan 50 wanita dengan LO-PE. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rerata hemoglobin pada EO-PE yaitu 12,852g/dL dan pada LO-PE 11,030 g/dL, dengan perbandingan rerata yang signifikan (p-value 0,000). Sedangkan pada hematokrit didapatkan nilai rerata pada EO-PE yaitu 37,138% dan pada LO-PE didapatkan mean 32,148% dan hasil perbandingan reratanya signifikan (p-value 0,000). Perbandingan hubungan hemoglobin dan hematokrit terhadap onset preeklampsia didapatkan hemoglobin (OR  2,003) lebih berhubungan dengan EO-PE dibandingkan hematokrit  (OR 1,219). Kesimpulan: Mean hemoglobin serta hematokrit pada early onset preeclampsia lebih tinggi secara signifikan dibandingkan  dengan late onset preeclampsia. Hemoglobin lebih berhubungan dengan  early onset preeclampsia dibandingkan hematokrit.
Bibliometric Analysis: Research Trends In Vitamin D And Magnesium as A Diabetes Mellitus Therapy Model (2013-2024) Faizah Azzahra, Balqis; Yueniwati , Yuyun; Permatasari, Happy Kurnia
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bfgta242

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu bagaimana kombinasi Vitamin D dan magnesium dapat memberikan manfaat sinergis yang digunakan sebagai terapi diabetes melitus. Metode: Penelitian ini menggunakan database Scopus untuk mengumpulkan dan menganalisis artikel yang relevan. Sebanyak 410 artikel dimasukkan untuk analisis bibliometrik. Data dianalisis menggunakan software Vos Viewer versi 1.6.19, Microsoft Excel, dan Biblioshinny versi R 4.3.0 Hasil: Sebanyak 410 artikel dimasukkan untuk dianalisis. Temuan tersebut mengungkapkan tren peningkatan penelitian tentang vitamin D dan magnesium dalam beberapa tahun terakhir. Negara yang dominan dalam publikasi adalah Amerika Serikat. Artikel ilmiah mendominasi jenis publikasi dengan persentase sebesar 70,7%. Penulis paling produktif adalah Bener A dan Martinez Gonzalez M.A, masing-masing dengan 4 dokumen. Jurnal "Nutrisi" adalah sumber utama yang membahas topik ini secara ekstensif. Bidang studi yang paling dominan adalah bidang kedokteran dengan persentase 51,7%. Isu hangat dan potensial di masa depan divisualisasikan melalui VOSviewer dengan warna kuning, termasuk kontrol glikemik, mikronutrien, pola makan, asam lemak Omega-3, dan vitamin. Kesimpulan: Analisis bibliometrik ini memberikan wawasan status penelitian terkini mengenai peran vitamin D dan magnesium pada Diabetes Mellitus. Temuan ini penting untuk memandu arah penelitian dan kolaborasi di masa depan, serta menawarkan perspektif dan strategi baru untuk pencegahan dan pengobatan Diabetes Mellitus.
Analisis Bibliometrik Konsumsi Makanan dan Minuman Manis : Faktor Risiko dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Anak Tsania Richa, Fadhila; Argaheni , Niken Bayu
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/w504wy48

Abstract

Pendahuluan : Konsumsi makanan dan minuman manis merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama bagi anak-anak, yang berkontribusi pada obesitas, karies gigi, dan masalah kesehatan lainnya. Analisis bibliometrik ini meneliti tren penelitian dan kontribusi terkait dampak konsumsi makanan dan minuman manis terhadap kesehatan anak-anak dari tahun 2019 hingga 2023. Keterbaruan studi ini yaitu pendekatan yang komprehensif dalam menganalisis penelitian. Dengan mengungkap tren penelitian dan isu kesehatan yang saling terkait, analisis ini memberikan wawasan penting serta mengidentifikasi area penelitian yang perlu dieksplorasi lebih lanjut. Metode: Menggunakan database Scopus, kami menganalisis artikel yang diterbitkan antara 2019 dan 2023 dengan kata kunci “sweet AND foods OR sugary AND beverages AND children's AND health” Kriteria inklusi mencakup artikel asli, berbahasa Inggris, dan akses terbuka. VOSviewer digunakan untuk visualisasi. Hasil: Kami mengidentifikasi 113 artikel yang relevan, dengan puncak publikasi pada tahun 2021 dan  2022 yang dipengaruhi oleh meningkatnya dampak pandemi covid-19, sementara penurunan publikasi artikel pada tahun 2023 disebabkan karena pergeseran tren topik penelitian. Analisis menunjukkan Amerika memiliki publikasi terbanyak selama 5 tahun terakhir. Kata kunci berfokus pada perilaku diet, hasil kesehatan, dan faktor resiko pada lima tahun terakhir.   Kesimpulan: Analisis ini menyoroti peningkatan penelitian tentang dampak kesehatan dari makanan manis pada anak-anak, yang didominasi oleh negara-negara berpenghasilan tinggi dengan kontribusi yang signifikan dari negara lain. Pendekatan multidisipliner sangat penting untuk mengatasi dampak diet yang kompleks pada kesehatan anak-anak, dengan menekankan kolaborasi penelitian global dan intervensi kebijakan.
Analisis Bibliometrik pada Literatur tentang Nutrisi dan Penyakit Kardio-Serebrovaskular (CCVD) Tahun 2020 hingga 2023 Maulidyananta, Hafishtyawan; Dian Ayu Wulansari
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/p6cagh85

Abstract

Pendahuluan: Kondisi pandemi COVID-19 mungkin mempengaruhi terapi nutrisi pada penyakit kardio-serebrovaskular (CCVD ). Penelitian ini telah melakukan analisis bibliometrik terhadap referensi yang menyoroti nutrisi dan CCVD dari tahun 2020 hingga 2023. Tren artikel yang didapatkan dari penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan penelitian untuk mengatasi masalah CCVD. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik cross-sectional menggunakan istilah pencarian “diet” OR “food” OR “nutrition” AND “coronary artery disease” OR “stroke” OR “cerebrovascular accident” pada database Scopus menggunakan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil: Sebanyak 200 artikel diperoleh dengan jumlah sitasi 62.325 yang berkisar antara 71 hingga 5761 sitasi per dokumen. H-index dan g-index adalah 108 dan 200. Empat jurnal teratas adalah Circulation and Journal of American College of Cardiology (6,5%) diikuti oleh European Heart Journal and Nutrients (5%). Jenis publikasi yang dominan adalah Review (54%) dan Artikel Asli (43,5%). Terdapat 6 cluster topik dari hasil analisis ko-okurensi dari kata kunci, yakni cluster “stroke”, “coronary artery disease”, “atherosclerosis”, “mortality”, “gut microbiome”, dan “meta-analisis”. Kesimpulan: Artikel tentang nutrisi dan CCVD yang dianalisis menurun dari tahun 2020 hingga 2023. Penelitian ini menemukan tidak ada sorotan khusus mengenai hubungan antara COVID-19, nutrisi, dan CCVD. Penelitian tentang mikrobiota usus dapat dikembangkan sebagai alternatif terapi CCVD.    

Page 1 of 1 | Total Record : 5