cover
Contact Name
Bulan Kakanita Hermasari
Contact Email
dr.bulan.kakanita@staff.uns.ac.id
Phone
+6281225381332
Journal Mail Official
pmjfkuns@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A Kentingan Jebres
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Plexus Medical Journal
ISSN : 2828187x     EISSN : 28284801     DOI : https://doi.org/10.20961/plexus.v1i1.4
Core Subject : Health,
Plexus Medical journal (PMJ) publishes original research articles or article review in the basic medical sciences, clinical medical sciences, medical education and public health science. Plexus Medical journal is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, community or public health research, and medical education to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 6 (2024): Desember" : 5 Documents clear
Kualitas Hidup Pasien Kanker Kolorektal dengan Stoma Temporer di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Wahyudya Setya Ananta; Ida Bagus Budhi Surya Adnyana; Senyum Indrakila
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/2898zt79

Abstract

Pendahuluan: Kanker kolorektal adalah suatu tumor maligna yang muncul dari jaringan epitel dari kolon atau rektum. Kualitas hidup adalah suatu istilah yang membatasi suatu keburukan dan lebih menekankan pada komponen kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup. Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran kualitas hidup pasien kanker kolorektal dengan stoma temporer yang memuat transformasi fisik, psikososial, dan kecemasan terhadap citra tubuh pasien. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik simple random sampling dan ditemukan jumlah sampel sebanyak 22 pasien. Kualitas hidup pasien akan diukur menggunakan kueisoner EORTC QLQ CR-29 yang telah divalidasi dan diisi langsung oleh pasien dengan panduan peneliti. Data yang dikumpulkan diperiksa,dan diolah dengan bantuan program komputer, dianalisis dengan analisis sederhana dan disajikan dalam bentuk tabel dengan kategori baik, cukup, dan kurang. Hasil: Didapatkan hasil dari 22 sampel, 21 diantaranya menunjukan kualitas hidup baik dan 1 sampel dengan kualitas hidup cukup. Kesimpulan: Ditemukan gambaran kualitas hidup yang baik pada pasien kanker kolorektal dengan stoma temporer di RSUD dr. Moewardi Surakarta.  
Hubungan Penggunaan Prednison dan Deksametason dengan Indeks Massa Tubuh Anak Penderita Leukemia Limfoblastik Akut Kemoterapi Fase Induksi di RSUD Dr. Moewardi Salsabila Fajaria, Dinda; Widiretnani, Septin; Andarini, Ismiranti
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/55m7sh55

Abstract

Pendahuluan: Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan salah satu penyakit keganasan pada anak yang paling banyak terjadi dan ditandai dengan adanya sel darah putih abnormal yang berproliferasi secara tidak terkendali di dalam darah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat bahwa kanker dengan insidensi tertinggi pada anak di Indonesia adalah LLA. Hingga saat ini, kemoterapi dengan kortikosteroid masih menjadi tatalaksana kuratif utama pada pasien leukemia, meskipun penggunaan kortikosteroid khususnya prednison dan deksametason, yang intensif diberikan saat fase induksi, dapat memengaruhi Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui peningkatan nafsu makan berlebih dan menghambat mineralisasi tulang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui lebih lanjut hubungan penggunaan prednison dan deksametason dengan IMT anak LLA kemoterapi fase induksi di RSUD dr. Moewardi. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain kohort retrospektif berdasarkan data rekam medis dan hasil pengisian kuesioner demografi oleh pasien anak leukemia limfoblastik akut yang telah menjalani kemoterapi fase induksi di poli anak RSUD dr. Moewardi yang dianalisis secara bivariat menggunakan SPSS. Hasil: Hasil analisis uji T-berpasangan yang dilakukan pada kedua variabel didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) untuk kedua kortikosteroid dengan rasio r=0,666 pada uji prednison dan r=0,820 pada uji deksametason yang menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kategori kuat dan sangat kuat antara penggunaan prednison dan deksametason terhadap IMT fase induksi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan prednison dan deksametason dengan indeks massa tubuh anak leukemia limfoblastik akut kemoterapi fase induksi di RSUD dr. Moewardi.
Hubungan Status Gizi dengan Demam Neutropenia pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut Nadela Dewi Bahari; Pridania Vidya; Muhammad Riza
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/pggvvh94

Abstract

Pendahuluan: Leukemia Limfoblastik Akut  adalah keganasan hematologi paling sering terjadi pada anak. Pengobatan utama LLA adalah kemoterapi. Demam neutropenia merupakan komplikasi umum dan dianggap keadaan darurat onkologis. Demam neutropenia dapat dipengaruhhi oleh jenis keganasan dan rejimen kemoterapi. Faktor risiko demam neutropenia adalah status gizi, usia, penyakit komorbid, kadar albumin, dan jenis kelamin. Terdapat perbedaan hasil penelitian sebelumnya mengenai hubungsan status gizi dengan demam neutropenia. Di Surakarta belum ada penelitian mengenai hubungan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membuktikan apakah status gizi sebagai faktor risiko demam neutropenia LLA anak. Penelitian ini penting karena dapat menjadi deteksi dini demam neutropenia. Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Sumber data penelitian adalah data sekunder dari rekam medis pasien LLA anak 0-18 tahun di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan teknik simple random sampling. Data dianalis dengan uji chi square  menggunakan SPSS. Hasil: Hasil uji chi square didapatkan nilai p<0.001 yang artinya terdapat hubungan antara status gizi dengan demam neutropenia. Nilai OR=6.107 yang artinya status gizi buruk atau lebih  memiliki risiko 6.107 kali mengalami demam neutropenia dibandingkan status gizi baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dengan demam neutropenia pada LLA anak dengan status gizi buruk atau lebih  memiliki risiko 6.107 kali mengalami demam neutropenia dibandingkan status gizi baik.
Risk Factors Associated with Hypothermia in The Newborn Babies Referred to Dr. Moewardi Hospital Funica Asri Rachmawaty; Dwi Hidayah; Pridania Vidya Ayuningtyas
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i6.1922

Abstract

Background: Hypothermia is a condition when temperature’s body drops drastically, if it occurs in neonates can increases the risk of neonatal mortality. Data on the prevalence of hypothermia in the world reaches 11% - 92% occurring in the community and still being a problem in Dr Moewardi hospital up to 29.9% in 2011. This research interested in finding out more about the risk factors associated with the incidence of hypothermia in referred babies at Dr. Moewardi General Hospital. Method: This research is an observational study using a retrospective cross-sectional design to determine the factors associated with the incidence of hypothermia in referred neonates at the emergency room at Dr. Moewardi General Hospital using total sampling technique. This research analysis uses univariate and bivariate analysis using Statistical Product and Service Solution (SPSS). Results: From the results of chi-square test on the birth weight were found to be significantly related to the incidence of hypothermia in asymptomatic referred neonates, with (p-value) 0.016 (p<0.05). Conclusion: The risk factor associated with the incidence of hypothermia in referred neonates is the birth weight factor.
Hubungan Durasi Pemakaian Earphone dengan Kejadian Serumen Obturans Listyowati, Kanina; Dewi Pratiwi; Novi Primadewi
Plexus Medical Journal Vol. 3 No. 6 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v3i6.1952

Abstract

Pendahuluan: Serumen obturans merupakan keluhan telinga yang sering terjadi di Indonesia dengan prevalensi sebesar 18,8%. Penggunaan earphone berlebihan merupakan salah satu faktor risiko serumen obturans. Saat ini, penggunaan earphone di kalangan mahasiswa meningkat, terutama karena kebutuhan hiburan dan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi pemakaian earphone dengan kejadian serumen obturans. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara durasi penggunaan earphone dengan kejadian serumen obturans. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan randomisasi, dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner serta pemeriksaan otoskop. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengukur hubungan antara kedua variabel. Hasil: Penelitian dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta pada bulan Juli hingga September 2024. Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran angkatan 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, dengan jumlah sampel sebesar 71. Terdapat 20 sampel yang memiliki serumen obturans dan 51 sampel yang tidak memiliki serumen obturans. Hasil uji chi-square menunjukkan durasi penggunaan earphone berhubungan signifikan hubungan sedang dengan kejadian serumen obturans (p = 0,002; C = 0,346). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan earphone dan kejadian serumen obturans pada mahasiswa kedokteran Universitas Sebelas Maret angkatan 2021, dengan kekuatan hubungan sedang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5