cover
Contact Name
Febri Fahmi Hakim
Contact Email
febri.fahmihakim@politeknikpu.ac.id
Phone
+6287867456519
Journal Mail Official
redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Editorial Address
Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Prof. Soedharto, SH., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah Email: redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Konstruksi
ISSN : -     EISSN : 29617804     DOI : https://doi.org/10.56911
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Konstruksi (JIK) merupakan open access journal (e-journal) yang mengangkat isu-isu terkini pada bidang konstruksi & infrastruktur khususnya infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat guna mendukung pengembangan SDM konstruksi dalam ranah vokasi. Fokus jurnal meliputi: metode/inovasi metode konstruksi, material/inovasi material bangunan sipil/bangunan gedung, struktur/inovasi sistem struktur, rantai pasok konstruksi, manajemen konstruksi dan berbagai inovasi di bidang manajemen konstruksi, terowongan (tunnel), Building Information Modeling (BIM), inovasi penerapan Internet of Things (IoT) dalam bidang konstruksi, serta otomasi/digitalisasi konstruksi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024): October" : 5 Documents clear
Identifikasi Added and Non-Value Added activities Melalui Analisis Just In Time Pada Pekerjaan Pondasi Bore Pile Simanullang, Joel M
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 2 (2024): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i2.119

Abstract

A construction project is a complex job because it involves various resources to achieve the targets of the project. Management of these resources must be carried out with the aim of achieving high productivity. The aim of this research is to determine activities that have added value (Value Added activity) and activities that do not have added value (non-Value Added activity) as well as to evaluate the productivity efficiency of machines and tools in Bore Pile foundation work. The author uses the Just In method Time to identify the effectiveness and efficiency of Bore Pile foundation work. Just In Time will focus on reducing waste so that it can increase productivity. The application of the Just In Time method is only used for resources, namely machines and tools needed for a job. This method will be assisted by the Manufacturing Cycle Effectiveness concept to measure the percentage of Value Added activities. The research results show that there are still several machines or heavy equipment with a percentage of non-Value Added activity that is greater than Value Added activity. This is caused by quite a lot of waiting time and Moving time, resulting in smaller Value Added activity.
PENGOPTIMALAN INDUSTRI KONSTRUKSI DENGAN BIMCLOUD SERVER: MEMANFAATKAN PERAN GENERASI Z DAN PEMERINTAH DI TENGAH BONUS DEMOGRAFI 2045 Alantia, Fauzi
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 2 (2024): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i2.101

Abstract

Penerapan Bimcloud Server dalam industri konstruksi telah mendapatkan perhatian besar karena potensinya dalam meningkatkan efisiensi kolaborasi dan pengelolaan informasi. Peran Generasi Z (Gen Z) dan pemerintah semakin menonjol sebagai pendorong utama untuk mempercepat adopsi di kalangan vendor bahan konstruksi. Gen Z, yang secara alami terampil dalam teknologi, membawa kombinasi unik antara inovasi, penguasaan teknologi, dan adaptabilitas cepat terhadap perubahan. Kemampuan mereka untuk memperjuangkan perubahan, merancang solusi kreatif, dan berkomunikasi dengan lancar berkontribusi dalam mendorong adopsi Bimcloud Server. Namun, bonus demografi yang diantisipasi pada tahun 2045 membawa tantangan baru. Peningkatan peran Gen Z sebagai angkatan kerja utama menegaskan pentingnya keterlibatan mereka dalam menjamin masa depan industri konstruksi. Dalam hal ini, peran pemerintah menjadi sangat penting dalam memastikan ketersediaan infrastruktur teknologi yang memadai dan pendidikan yang relevan agar Gen Z dapat berfungsi secara optimal. Peran pemerintah semakin penting. Pengembangan platform kolaboratif dan kerangka regulasi secara bersama-sama berkontribusi untuk memastikan peran penting Gen Z dalam proses adopsi Bimcloud Server. Akibatnya, hubungan antara adopsi Bimcloud Server, partisipasi aktif Gen Z, dan dukungan pemerintah akan bersama-sama membentuk respons yang efektif terhadap bonus demografi yang akan datang pada tahun 2045.
DRAGON: SISTEM DETEKSI SUMBATAN PADA DRAINASE SEBAGAI SISTEM PENGENDALIAN BANJIR DI PERKOTAAN BERBASIS IOT Rusmadi, Rusmadi; Firman, Muhammad Faqih; Hana, Latifatul; Pradipta, Reyhan Zhafar
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 2 (2024): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i2.120

Abstract

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan karena volume air yang meningkat dan umum terjadi di wilayah padat penduduk, salah satunya daerah perkotaan. Banjir tersebut disebabkan oleh cepatnya laju urbanisasi dan tidak efektifnya penerapan aturan tata kelola kota yang menyebabkan adanya masalah lingkungan, seperti terjadinya sumbatan pada drainase perkotaan akibat sampah, serta menurunnya fungsi dan kapasitas drainase perkotaan. Drainase merupakan komponen penting dalam masyarakat karena berfungsi mengalirkan air dari pemukiman ke sungai, sehingga jika terjadi sumbatan pada drainase maka akan menimbulkan masalah yang serius bagi warga, seperti bencana banjir. Masalah tersebut menyebabkan perlu dilakukannya pengecekan terhadap drainase yang tersumbat. Adapun pengecekan drainase tersumbat di perkotaan saat ini masih dilakukan dengan cara manual, yaitu dengan membuka penutup drainase. Untuk mencari letak sumbatan, petugas kebersihan harus blusukan ke dalam drainase kemudian mencari letak dimana drainase tersebut tersumbat. Cara tersebut tidak efektif karena dapat menguras banyak waktu, tenaga, dan biaya. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan alat yang dapat mendeteksi letak sumbatan pada drainase, yaitu DRAGON. DRAGON diharapkan dapat membantu dalam pembersihan drainase, sehingga pembersihan drainase dapat dilakukan dengan lebih praktis, cepat, dan mudah, serta mengurangi resiko dini terjadinya banjir
Perbandingan Elemen Struktur Yang Dicetak Dengan Bekisting Alumunium Dan Konvensional Dengan Metode Six Sigma Atidaputra, Zaidhan Ramadhani; Nugraha Azka, Muhammad Rakha; Hakim, Febri Fahmi; Abda, Julmadian
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 2 (2024): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i2.126

Abstract

Bekisting konvensional untuk saat ini masih menjadi pilihan terbanyak bagi pelaksana industri konstruksi di Indonesia. Namun dengan perkembangan metode konstruksi, metode bekisting konvensional mulai digantikan dengan metode bekisting lainnya, penggunaan bekisting konvensional mulai digantikan dengan metode bekisting lain, seperti bekisting alumunium. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara bekisting alumunium dan bekisting konvensional dari segi mutu beton yang dihasilkan. Objek pada pada penelitian ini adalah pekerjaan pemasangan bekisting lantai 10 sampai 12 pada Tower 2 dan Tower 3 di Proyek Pembangunan Rumah Susun proyek X. Hasil dari analisis terhadap mutu yang dihasilkan dari bekisting alumunium didapatkan nilai 4,6 sigma sehingga telah mencapai standarisasi kualitas industri USA, dan untuk analisis terhadap mutu yang dihasilkan dari bekisting konvesional  didapatkan nilai 3,49 sigma sehingga telah mencapai standarisasi kualitas industri Indonesia tingkat atas. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa bekisting alumunium lebih unggul daripada bekisting konvesional dalam menghasikan kualitas beton yang lebih kompetitif.Conventional formwork is currently still the most popular choice for construction industry implementers in Indonesia. However, with the development of construction methods, conventional formwork methods began to be replaced by other formwork methods, such as aluminum formwork. In general, this study aims to find out the comparison between aluminum formwork and conventional formwork in terms of the quality of the concrete produced. The object of this study is the installation of formwork on the 10th to 12th floors in Tower 2 and Tower 3 in the Flats Construction Project of Project X. The results of the analysis of the quality produced from aluminum formwork obtained a value of 4.6 sigma so it has reached the standardization of the quality of the USA industry. For the analysis of the quality produced from conventional formwork, a value of 3.49 sigma was obtained so that it has reached the top level of Indonesia's industrial quality standardization. From the study, it can be concluded that aluminum formwork is superior to conventional formwork in producing more competitive concrete quality. 
ANALISIS DISPLACEMENT PADA JEMBATAN STEEL BOX GIRDER TERHADAP PENGGUNAAN LEAD RUBBER BEARING Tulai'sy, Syadza Ardhia Rihada; Nugroho, Untoro
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 3, No 2 (2024): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v3i2.93

Abstract

Dalam konstruksi gedung dan jembatan, terdapat teknologi berupa sistem isolasi seismik yang bertujuan untuk meredam gempa. Salah satu jenis isolasi seismik yang sedang banyak diaplikasikan di Indonesia adalah Lead Rubber Bearing (LRB). Lead Rubber Bearing memiliki kapasitas redaman yang tinggi berkemampuan untuk mengembalikan struktur pada posisi semua setelah gempa berakhir. Analisis menggunakan MIDAS Civil berdasarkan arah X (longitudinal), arah Y (lateral) dan arah Z (vertikal) dan hasil Factory Production Control (FPC) Test. Analisa dilakukan pada 3 (tiga) sampel LRB, yaitu 1P, 2J dan 3J yang berada di bawah jembatan tipe Steel Box Girder. Faktor yang memengaruhi nilai displacement seismik pada analisis ini adalah dimensi LRB dan spektrum respons seismik. Pada permodelan menggunakan MIDAS Civil, nilai displacement seismik Sampel 1P pada arah X = 8,68 mm, arah Y = 0,6 mm dan arah Z = 121,45 mm. Pada Sampel 2J, arah X = 6,23 mm, arah Y = 6,5 mm dan arah Z = 92,53 mm. Pada Sampel 3J, arah X = 6,90 mm, arah Y = 0,27 mm dan arah Z = 110,72 mm. Pada analisis FPC Test, nilai displacement seismik pada Sampel 1P dari 141,01 mm hingga -141,01 mm. Pada Sampel 2J, dari 134,01 mm hingga -134,01 mm. Pada Sampel 3, dari 136,00 mm hingga -136,01 mm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5