cover
Contact Name
Sabulon Sayang
Contact Email
jriauniflor@gmail.com
Phone
+6281334770858
Journal Mail Official
jriauniflor@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Akuntansi, Universitas Flores. Jln. Sam Ratulangi Kelurahan Paupire, Kab. Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ende,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi
Published by Universitas Flores
ISSN : -     EISSN : 27987434     DOI : https://doi.org/10.37478/jria
Core Subject : Economy,
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi (JRIA) accepts scientific articles including those regarding Auditing, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Accounting Information Systems, Public Sector Accounting.
Articles 124 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA FRAUD PADA LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA Amala, R. AY Sabitha Aksanu; Nawangsari, Ajeng Tita
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.6938

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the occurrence of fraud in financial statements of public companies in Indonesia using a literature review approach. Employing the Fraud Triangle, Fraud Diamond, and Agency Theory as conceptual frameworks, this research synthesizes findings from previous empirical studies and relevant academic sources. The results reveal that financial pressure, weak internal control, moral justification (rationalization), and individual capability to exploit system weaknesses are the main factors driving financial statement fraud. Moreover, corporate governance mechanisms and board independence play a crucial role in reducing fraud risk. This research contributes theoretically to the development of forensic accounting knowledge and provides practical recommendations to enhance transparency and accountability in corporate financial reporting.
ANALISIS TINGKAT PENGUNGKAPAN ESG DISCLOUSURE PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020–2024 Firdaus, Roykhana; Nawangsari, Ajeng Tita
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.7075

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan informasi terkait Environmental, Social, and Governance (ESG) selama periode 2020–2024. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis isi (content analysis) pada laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel terdiri dari enam perusahaan, yaitu Kalbe Farma, Kimia Farma, Indofarma, Pyridam Farma, Merck, dan Tempo Scan Pacific. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan ESG pada sektor farmasi tergolong tinggi dengan rata-rata mencapai 76%. Dari ketiga aspek, tata kelola merupakan indikator yang paling banyak diungkapkan, disusul aspek sosial, sementara aspek lingkungan masih menjadi yang paling minim. Secara keseluruhan, Merck dan Kalbe Farma mencatatkan tingkat pengungkapan tertinggi, sedangkan Pyridam Farma dan Tempo Scan Pacific berada pada posisi terendah. Temuan ini menegaskan bahwa pelaporan keberlanjutan di industri farmasi masih bersifat sukarela dan cenderung dipengaruhi oleh skala perusahaan serta perhatian terhadap reputasi.
PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI AKUNTANSI KARBON DI INDONESIA Pupsitsari, Emilia; Nawangsari, Ajeng Tita
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.7116

Abstract

Artikel ini membahas permasalahan utama terkait rendahnya kualitas dan konsistensi praktik akuntansi  karbon di Indonesia, terutama akibat keterbatasan standar nasional, kapasitas teknis, serta kesiapan  infrastruktur digital dalam mendukung pengukuran dan pengungkapan emisi karbon. Penelitian ini  bertujuan mengidentifikasi perkembangan, tantangan, dan kebutuhan implementasi akuntansi karbon  melalui kajian literatur sistematis terhadap publikasi periode 2019–2024. Metode penelitian menggunakan  pendekatan studi literatur dengan menelaah temuan empiris, kerangka teoretis, serta arah regulasi yang  relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengukapan karbon di Indonesia masih didominasi laporan naratif dan belum terintegrasi dengan standar internasional seperti IFRS S2, terutama dalam  pelaporan emisi Scope 2 dan 3. Temuan lainnya mengungkap bahwa kurangnya SDM terlatih, tingginya  biaya teknologi, serta ketiadaan standar nasional yang seragam menjadi kendala signifikan bagi perusahaan.  Implikasinya, diperlukan harmonisasi standar, penguatan kapasitas teknis, dan pengembangan pasar karbon nasional untuk meningkatkan kualitas akuntansi karbon dan mendukung agenda keberlanjutan Indonesia.
PENGARUH LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR Di BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2023 Putri, Ega Novita Setianing; Nawangsari, Ajeng Tita
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.7121

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana kondisi likuiditas berperan dalam memengaruhi kinerja keuangan pada perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2019–2023. Variabel likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), sedangkan kinerja keuangan dievaluasi melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Objek penelitian terdiri atas lima perusahaan, yaitu PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Darya Varia Laboratoria Tbk (DVLA), dan PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analisis deskriptif serta komparatif, bersumber dari data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada tingkat likuiditas maupun profitabilitas di antara perusahaan-perusahaan tersebut. KLBF secara konsisten menampilkan tingkat likuiditas tertinggi (CR 3,77–4,91) dan profitabilitas yang kuat (ROA 10,15–12,59% serta ROE 11,88–15,39%). DVLA dan TSPC menunjukkan CR pada level menengah (2,18–3,00) dengan profitabilitas relatif stabil (ROA 7,4–12,1% dan ROE 10,6–17,0%). Sebaliknya, KAEF dan INAF memiliki CR yang lebih rendah dan berfluktuasi (1,03–2,06), disertai profitabilitas yang lemah bahkan mengalami nilai negatif. Secara keseluruhan penelitian menyimpulkan bahwa variasi tingkat likuiditas berkaitan dengan perbedaan kinerja keuangan. Perusahaan dengan CR lebih tinggi cenderung memiliki ROA dan ROE yang lebih baik, mengindikasikan bahwa pengelolaan likuiditas yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan profitabilitas. Kata kunci : Likuiditas, Current Ratio, Kinerja Keuangan, ROA, ROE, Perusahaan Farmasi, BEI

Page 13 of 13 | Total Record : 124