cover
Contact Name
Muhammad Haizul Falah
Contact Email
muhammadhaizul15@gmail.com
Phone
+6282229549843
Journal Mail Official
siyar@uinsa.ac.id
Editorial Address
Department of International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya. Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
SIYAR (Social Issues by Academic Researhers) Journal
ISSN : 2747223X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.15642/siyar
SIYAR (Social Issues by Academic Researhers) Journal is a peer-reviewed, open access journal published by the Department of International Relations, Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Suarabaya. This Journal has been assigned with DOI from Crossref and indexed by Garuda, Google Scholars, Index Copernicus, Moraref, WorldCat, Indonesia Onesearch and DOAJ. SIYAR Journal to facilitate the dissemination of ideas and research in the field of international relations that is published twice a year, in January and July. The scope of SIYAR consist of: Islam and International Relations; Diplomacy and International Politics; Peace and Security Studies; Global Political Economy; International Organization and international Business; Foreign Aid, Philanthropy and International Development; or The other topics which are relevant with International Studies and Social Studies. IMPORTANT: Before you submit a manuscript, make sure that your paper is prepared using SIYAR TEMPLATE FOR SUBMISSION, has been proofread and polished carefully, and conformed to the Author Guidelines.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023): January" : 6 Documents clear
DIPLOMASI VAKSIN INDONESIA DALAM PROGRAM VAKSINASI NASIONAL: SOSIALISASI PENTINGNYA VAKSINASI DAN PENERAPAN PROKES BAGI MASYARAKAT SAMPANG DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Maulidia, Febryanti Nur; Zam Zamy, Mohammad Wildhan Firmansyah; Violando, Wiga Alif; Solikin, Agus
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.43-62

Abstract

For the success of the national vaccination program, Indonesia carries out vaccine diplomacy with various approaches, both bilateral and multilateral and involves all interested parties, with the main objective of opening access to vaccines to achieve the national interest, namely the success of overcoming the COVID-19 pandemic in Indonesia. The existence of a national vaccination program should be able to be followed by all citizens. However, in Sampang Regency, the enthusiasm of the community to vaccinate is very low. In addition, the lack of public awareness of Sampang to implement health protocols is also the cause of the high number of COVID-19 cases in Sampang. This research analyzes the role of Indonesia's vaccine diplomacy in the national vaccination program with a case study of socializing the importance of vaccination and the application of health protocols for the Sampang community in the effort to prevent COVID-19 using descriptive qualitative research methods. Socialization related to the importance of COVID-19 vaccination, the application of health protocols is very much needed to increase public awareness of Sampang in efforts to prevent and handle the COVID-19 pandemic. This socialization can not only be carried out by the government and health workers, but can also be started from oneself, and from the closest environment such as the head of the family or housewife who can carry out socialization in the family environment, among students through various community services, and religious figures through sermons or tausiyah so that the community also has a very important role in fighting the COVID-19 pandemic.
STRATEGI L’OREAL INDONESIA DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS DAN KEASLIAN PRODUK UNTUK SERTIFIKASI HALAL Rahmadya, D'vita
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.63-73

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dijalankan oleh L’Oreal Indonesia untuk mempertahankan kualitas dan keaslian produk untuk sertifikasi halal. Industri kecantikan merupakan salah satu industri yang saat ini sedang menapaki peningkatan dalam tren baik adanya peningkatan dalam permintaan yang dimiliki oleh pasar ataupun peningkatan suplai yang diberikan oleh produk kecantikan. Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk Muslim sangat mengutamakan produk halal untuk digunakan dalam kegiatannya. L’Oreal Indonesia hadir sebagai pelengkap riasan wajah wanita atau pria Indonesia dengan menyajikan produk halal yang mampu meningkatkan minat beli. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pengampilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa permintaan jumlah produk kecantikan saat ini telah bersifat unisex yang dimana digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Adanya labelisasi produk halal mampu meningkatkan penjualan produk tersebut yang mana diperkuat dengan adanya sertifikasi halal yang mampu menjadi salah satu cara untuk meyakinkan konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa saat ini produk kecantikan sudah menjadi produk yang tidak memiliki stereotipe feminim atau maskulin, sehingga produk tersebut dapat digunakan keduanya. Dengan populasi muslim yang menjadi mayoritas di Indonesia, labelisasi dan adanya sertifikasi halal mampu memperkuat pasar dan penjualan kepada konsumen yang telah dilakukan oleh L’Oreal Indonesia.
AUSTRALIA’S ROLE IN DEVELOPING INDONESIA’S CAPACITY BUILDING IN COMBATTING NARCOTIC CRIMES sholihah, Fetty Fidyatus; Hidayatullah, Nur Luthfi
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.1-13

Abstract

This research seeks to explain Australia's role, through the Australian Federal Police (AFP) and the Australian Border Force (ABF) in developing Indonesian National Narcotics Board’s (BNN) capacity building in dealing with narcotics crimes. Special skills are needed in dealing with narcotics crimes, both in the process of prosecution of criminals and crime prevention. The Indonesian National Narcotics Board faced several obstacles in handling narcotic crimes, including the lack of capacity in using technology to identify new kinds of drugs and capability to track down narcotic criminals. Hence, Australia observes that enforcement skills could be developed within Indonesia's capacity to deal with narcotics crimes. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach to describe Australia’s role in developing Indonesia's internal and external capacity building.The result of this research shows that Australia's role in developing Indonesia's capacity building through conducting activities in the form of training which consists of skills, knowledge and attitude training. Australia’s training has improved BNN staff’s internal capacity in problem solving, integrity and knowledge. Australia has also improved BNN’s external capacity by developing K-9 facilities and granting dog runs.
KONTRIBUSI PROGRAM MAJU PEREMPUAN INDONESIA DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN (MAMPU) TERHADAP PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS DI INDONESIA Denimah, Denimah; Nurika, Rizki Rahmadini
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.14-30

Abstract

Kondisi perempuan di Indonesia masih belum dapat dikatakan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Hal ini terlihat dari banyaknya kasus kekerasan seksual dan diskriminasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2013, Program Maju Perempuan Indonesia dalam Penanggulangan Kemiskinan (MAMPU) diluncurkan sebagai wujud kerja sama Indonesia-Australia dalam isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kontribusi Program MAMPU terhadap pencapaian SDGs di Indonesia. Ketercapaian SDGs di Indonesia melalui Program MAMPU penting untuk dikaji lebih jauh karena isu-isu tentang perempuan masih dipandang sebelah mata oleh banyak pihak, padahal perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan negara. Beberapa penelitian terdahulu hanya sebatas melihat implementasi Program MAMPU tersebut dalam mengatasi isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, belum sampai melihat pada ketercapaian SDGs. Sedangkan, isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan memiliki efek domino terhadap isu-isu sosial lain dalam SDGs. Artikel ini disusun berdasarkan penelitian yang menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 SDGs, Program MAMPU telah membantu pemerintah Indonesia mencapai tujuan kesatu (tanpa kemiskinan), tujuan kedua (tanpa kelaparan), tujuan ketiga (kehidupan sehat dan sejahtera), tujuan kelima (kesetaraan gender), tujuan kedelapan (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), tujuan kesepuluh (berkurangnya kesenjangan), serta tujuan keenam belas (perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh).
PEMENUHAN PENDIDIKAN ANAK-ANAK PMI DI MALAYSIA OLEH PUSAT PENDIDIKAN WARGA NEGERA INDONESIA Udhwalalita, Avilla Adwidya; Hakim, M. Fathoni
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.31-42

Abstract

Keikutsertaan komunitas atau institusi masyarakat dalam pengentasan masalah sosial merupakan fenomena yang telah umum terjadi, terlebih saat kasus yang tengah diperhatikan sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh komunitas terkait. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) dalam pengentasan kasus lemahnya pemenuhan hak pendidikan bagi anak Pekerja Migran Indonesia, terutama bagi para Pekerja Migran ilegal. Berangkat dari keadaan tersebut, penelitian ini bermaksud untuk secara deskriptif membahas mengenai peran PPWNI dalam mewujudkan hak pendidikan anak pekerja migran ilegal asal Indonesia di Klang, Malaysia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kajian ini menggunakan konsep EFA (Education for All) dan menggambarkan PPWNI sebagai institusi penyedia pendidikan alternatif yang berperan penting dalam permasalahan ini yang dapat dilihat dari langkah yang dilakukan PPWNI dalam mewujudkan hak pendidikan anak Indonesia di Klang. Mulai dari pendaftaran yang mudah hingga biaya sekolah yang terjangkau, sesuai dengan indikator kinerja pemenuhan hak pendidikan anak.
STRATEGI INDONESIA DALAM MANAJEMEN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI TAIWAN PASCA NEW SOUTHBOUND POLICY Ramadhan, Muhammad Zulfikar; Amaliyah, Ridha
SIYAR Journal Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : The Department of International Relations, The Faculty of Social and Political Sciences, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/siyar.2023.3.1.74-90

Abstract

This paper aims to find out what strategy Indonesia has in managing the protection of Indonesian Migrant Workers (IMW) in Taiwan after the New Southbound Policy. The New Southbound Policy is a Taiwanese economic policy that aims to cooperate and exchange resources in South Asia, Southeast Asia, Australia, and New Zealand countries. This study uses qualitative research with a descriptive approach to examine this issue. The data obtained in this study were obtained through interviews, literature studies, and internet searches. The Special Placement Program to Taiwan (SP2T) scheme is considered a strategy to reduce overcharging and monopolistic practices by private employment agencies. This scheme was opened on a limited basis but was well received by many provinces in Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6