cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
yppijurnal@gmail.com
Phone
+6282170781263
Journal Mail Official
yppijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jasa Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Economics Studies and Banking Journal
ISSN : 30324270     EISSN : 30324270     DOI : 10.62207
Core Subject : Economy,
DEMAND focuses on economics, innovation, and investment fields. Dedicated to enhancing the economic development of a country, region, and the world in general. It aims to publish original articles, whether in the form of theoretical studies, empirical studies, or practical studies. DEMAND invites papers on a wide range of topics, including the following (but not limited to these topics), are Economic growth, Monetary and fiscal policy effect, Innovation practices, Innovation capability, Innovation impact, Financial econometrics, Investment, Banking, International Finance, Stock Exchange, Industrial field. DEMAND Journal always publish 12 times in a year, every Month.
Articles 32 Documents
MENGHIDUPKAN KEMBALI SEMANGAT KOPERASI: TRANSFORMASI KEBIJAKAN UNTUK MENGATASI KEMISKINAN STRUKTURAL Delli, Herman
Economics Studies and Banking Journal (DEMAND) Vol. 2 No. 2 (2025): Economics Studies and Banking Journal (DEMAND)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/grhemr09

Abstract

Kemiskinan, khususnya di pedesaan, tetap menjadi tantangan struktural di Indonesia, dengan tingkat kemiskinan perdesaan mencapai 11,03% dibandingkan perkotaan 6,73% (Maret 2025). Koperasi, sebagai institusi ekonomi kerakyatan, memiliki peran strategis untuk mengatasi disparitas ini, namun efektivitasnya dalam penanggulangan kemiskinan masih suboptimal. Penurunan jumlah koperasi aktif dari 209.448 (2014) menjadi 130.119 (2023) mengindikasikan adanya masalah kelembagaan dan implementasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan regulasi dan implementasi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan untuk mengoptimalkan peran koperasi. Dengan mengadopsi analisis kebijakan dan kajian kelembagaan, temuan menunjukkan adanya diskoneksi antara regulasi koperasi yang lama (UU No. 25/1992) dan program pengentasan kemiskinan (Bansos, KUR) , kurangnya adopsi digital, dan lemahnya integrasi kebijakan di tingkat daerah. Rekomendasi strategis meliputi Harmonisasi Regulasi berpusat pada program Koperasi Desa Merah Putih, Transformasi Digital dan modernisasi tata kelola, Reorientasi Bantuan Sosial berbasis koperasi (bukan individu), serta implementasi Skema Pembiayaan Inklusif (KUR Kolektif). Penguatan peran Pemerintah Daerah sebagai orkestrator ekosistem menjadi kunci keberhasilan implementasi integratif ini.
PERAN MODEL EKONOMI MIKRO ISLAM DALAM MEMBENTUK PRAKTIK EKONOMI BERKELANJUTAN Budiman, Aris; Azis, Abdul; Rokhlinasari, Sri
Economics Studies and Banking Journal (DEMAND) Vol. 2 No. 2 (2025): Economics Studies and Banking Journal (DEMAND)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/1xgzp975

Abstract

Dalam artikel ini mengeksplorasi peran model ekonomi mikro Islam sebagai alternatif yang layak bagi sistem ekonomi konvensional, khususnya dalam mengatasi masalah ketimpangan dan praktik yang tidak berkelanjutan. Saya mengidentifikasi pertanyaan yang belum terjawab tentang bagaimana prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan, dengan berargumen bahwa model-model ini yang berakar pada prinsip-prinsip seperti keadilan, larangan bunga (riba), dan mekanisme redistribusi kekayaan seperti zakat menyajikan kerangka kerja yang berkelanjutan dan etis untuk praktik ekonomi. Melalui pemeriksaan terperinci terhadap prinsip-prinsip inti, instrumen redistribusi kekayaan, dan mekanisme keuangan Islam, saya menunjukkan bagaimana elemen-elemen ini mendorong kesetaraan dan mencegah perilaku eksploitatif. Lebih lanjut, saya menanggapi kritik mengenai skalabilitas dan adaptabilitas model-model ini dalam ekonomi modern, yang pada akhirnya menegaskan bahwa prinsip-prinsip ekonomi mikro Islam dapat secara signifikan mengurangi kesenjangan ekonomi global dan mendorong masa depan yang lebih adil.

Page 4 of 4 | Total Record : 32