cover
Contact Name
Oki Wahyu Setiawan
Contact Email
okiyusewan2020@gmail.com
Phone
+6281311722528
Journal Mail Official
reaksi@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.165, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65300
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 29646030     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/reaksi
Core Subject : Economy,
Publish all forms of quantitative and qualitative research articles as well as other scientific studies related to the fields of Accounting, Finance, and Information Systems.
Articles 238 Documents
Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Audit Tenure Terhadap Audit Delay (Studi Empiris Pada Perusahaan Bumn Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2017-2021) Frinka, Christania Dara; Fachriyah, Nurul
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.3.28

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of profitability, solvability, firm size and audit tenure on audit delay of state-owned companies listed on the IDX in 2017-2021, involving the secondary data of the companies’ financial reports collected through documentation from the IDX and companies’ official websites. The populations include state-owned companies listed on the IDX from 2017 to 2021, from which 85 samples were selected through the purposive sampling method and analyzed by multiple linear regression utilizing SPSS 22 software. The results revealed that profitability, solvability and audit tenure had no effect on audit delay, while firm size had a negative effect on audit delay.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan dan audit tenure terhadap audit delay pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI pada tahun 2017-2021. Peneliti menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan dari perusahaan dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Data didapatkan dari situs resmi BEI dan situs resmi yang dimiliki perusahaan. Populasi pada penilitian ini adalah perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI pada tahun 2017-2021. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling, hingga diperoleh 85 sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai metode dengan bantuan aplikasi SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, solvabilitas dan audit tenure tidak memiliki pengaruh terhadap terjadinya audit delay, sedangkan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap terjadinya audit delay.
Pengaruh Five Factors Asset Pricing Model Fama And French Terhadap Excess Return Pada Periode Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 Suprapto, Evania Saskara; Triyuwono, Iwan
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.3.34

Abstract

This research aims to examine the reliability of the Fama-French five-factor (FF5) model in predicting excess returns before and during the Covid-19 pandemic. The population in this research include LQ 45 companies between 2019 and 2020 period, from which 36 samples of companies are selected through purposive sampling technique. The FF5 involves market risk premium, size, book-to-market ratio, profitability, and investment. The results of the multiple linear regression test indicated that before the Covid-19 pandemic, market risk premium (MKT), small minus big (SMB), high minus low (HML), and conservative minus aggressive (CMA) had a positive and significant effect on excess returns, whilst the robust minus weak (RMW) had no effect on excess return. During the Covid- 19 pandemic, the high minus low (HML) and robust minus weak (RMW) had no effect on excess returns.   Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk menguji kehandalan five factor model Fama and French (FF5) dalam memprediksi excess return dalam berbagai kondisi termasuk dalam masa pandemi Covid-19. Untuk membuktikan kehandalan tersebut, riset ini membandingkan kehandalan FF5 dalam memprediksi excess return sebelum dan selama pandemi Covid-19. Populasi dalam riset ini adalah perusahaan yang masuk ke dalam LQ 45 pada periode 2019-2020. Berdasarkan teknik puposive sampling, diperoleh 36 perusahaan sebagai sampel. Faktor-faktor yang digunakan dalam FF5 adalah market risk premium, size, book-to-market ratio, profitability, dan investment. Metode analisis yang digunakan pada riset ini adalah uji regresi linier berganda. Hasil riset menunjukkan bahwa sebelum pandemi Covid-19 market risk peremium (MKT), small minus big (SMB), high minus low (HML), dan conservative minus aggresive (CMA) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap excess return, serta sebaliknya faktor robust minus weak (RMW) tidak berpengaruh pada excess return. Pada masa pandemi Covid-19, faktor high minus low (HML) dan robust minus weak (RMW) tidak berpengaruh terhadap excess return.
Value Added of Financial Statements Based On Triple Bottom Line At Pt Wijaya Karya (Persero) Tbk Ardy Kukuh Wilangga, Muhammad; Saraswati , Erwin
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.37

Abstract

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk is one of Indonesia's largest construction companies. The company manages projects that necessarily involve exploiting nature or clearing land for development in its practice. In today's business world, companies must consider not only focusing on the single bottom line (profit) but also on the surrounding environment (people) and community (planet). However, in practice, the triple bottom line as a measuring tool to calculate how big the company is in promoting the triple bottom line is limited to simply following the regulations, so this concept has not been carefully put forward. This study aims to determine whether the triple bottom line can persuade the company to produce added value focused not only on profits but also on the environment and stakeholders by using Economic Value Added (EVA) as a measuring tool to test the performance of the company's financial statements. This study uses quantitative methods to review PT's financial statements. Wijaya Karya (Persero) Tbk, researchers use EVA because it is the best tool for determining the company's added value rather than measuring tools such as ROE and ROI. This research got the result that PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk can provide added value every year. Abstrak PT Wijaya Karya (persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia. Dalam praktiknya sendiri, perusahaan ini memiliki beberapa proyek yang mengharuskan untuk mengeksploitasi alam atau membuka lahan untuk perkembangan. Dalam dunia bisnis yang sudah modern ini, perusahaan tidak hanya berfokus dalam single bottom line (profit) melainkan juga harus meninjau kembali akan lingkungan sekitar (planet) dan komunitas (people). Namun, dalam praktiknya penggunaan triple bottom line sebagai alat ukur untuk menghitung seberapa besar perusahaan dalam mengedepankan triple bottom line hanyalah sebatas untuk mengikuti peraturan sehingga konsep ini masih belum dikedepankan dengan matang. dengan menggunakan Economic Value Added (EVA) sebagai alat ukur menguji performance dari financial statements perusahaan, penelitian ini ingin mengungkapkan apakah triple bottom line mampu untuk meyakinkan perusahaan menghasilkan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada keuntungan tetapi juga alam sekitar dan stakeholder. Penelitian ini menggunakan metode quantitative dalam mengkaji financial statements dari PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, peneliti menggunakan EVA dikarenakan EVA adalah alat yang paling baik dalam menentukan nilai tambah perusahaan daripada alat ukur seperti Return On Equity (ROE) dan Return On Investment (ROI). Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa PT. Wijaya Karya (persero) Tbk mampu memberikan nilai tambah daripada setiap tahunnya.
Pengaruh Penerapan Sistem Pelaporan Keuangan Elektronik Berbasis Xbrl Terhadap Asimetri Informasi Maulana, Saddam Rizky; Ekowati, Wiwik Hidajah
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.40

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing an extensible business reporting language (xbrl) based electronic financial reporting system on information asymmetry involving control variables of profitability, solvability, stock prices, and stock turnover. This study employs agency theory to predict the factors affecting the companies’ information asymmetry. It involves the population of financial service companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2019 and 2020. The samples include 98 companies incorporating 195 data selected through purposive sampling and analyzed by multiple regression utilizing the Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 24 software. The results reveal that the extensible business reporting language (xbrl) based electronic financial reporting system implementation does not affect the companies’ information asymmetry with a negative correlation direction. The control variables of solvency ratio, the proxy of debt to asset ratio (DAR), and stock prices harm information asymmetry. The stock turnover does not affect the information asymmetry, for instead of having a negative effect as predicted, it has a positive impact. The profitability with the proxy of return on assets (ROA) does not positively impact company information asymmetry, contradicting the prediction of harming information asymmetry. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem pelaporan keuangan elektronik berbasis extensible business reporting language (xbrl) terhadap asimetri informasi. Penelitian ini juga menggunakan beberapa variabel kontrol yaitu profitabilitas, solvabilitas, harga saham, dan perputaran saham. Penelitian ini menggunakan teori agensi (agency theory) dalam memprediksi faktor-faktor yang memengaruhi asimetri informasi perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan jasa sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019 sampai dengan tahun 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 98 sampel perusahaan dengan 195 jumlah data. Metode analisis yang digunakan yaitu uji analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan program Statisticcal Product and Service Solution (SPSS) versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pelaporan keuangan elektronik berbasis extensible business reporting language tidak berpengaruh terhadap asimetri informasi perusahaan dengan arah korelasi negatif. Variabel kontrol rasio solvabilitas yang diproksikan dengan debt to asset ratio dan variabel kontrol harga saham berpengaruh negatif terhadap asimetri informasi. Variabel kontrol perputaran saham tidak terbukti berpengaruh terhadap asimetri informasi karena diperkirakan berpengaruh negatif, tetapi hasilnya berpengaruh positif. Variabel kontrol profitabilitas yang diproksikan dengan return on asset diperkirakan berpengaruh negatif terhadap asimetri informasi, tetapi hasil penelitian menunjukkan profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap asimetri informasi perusahaan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, dan Komite Audit Terhadap Audit Delay pada Perusahaan Properti dan Real Estat yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2016-2020 Sijabat, Putra; Sari Atmini
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.43

Abstract

This study aims to examine the effect of firm size, profitability, and audit committee on the audit delay of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2016 and 2020, involving secondary data obtained from www.idx.co.id and www.finance.yahoo.com. The samples in this study include 48 companies selected through the purposive sampling method and analyzed by multiple linear regression. The results of the analysis indicated that firm size measured by total assets, profitability with the proxy of Return on Assets, and audit committee measured by the members’ competence negatively affected the audit delay. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan komite audit terhadap audit delay pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2020. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui www.idx.co.id dan www.finance.yahoo.com. Sampel pada penelitian ini sebanyak 48 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel independen yakni variabel ukuran perusahaan yang dinilai dengantotal aset, variabel profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Asset, dan variabel komite audit yang dinilai dari kompetensi anggotanya berpengaruh negatif terhadap audit delay.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern Dila, Firda Rahma; Fuad Rahman, Aulia
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 1 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.1.44

Abstract

This research aims to empirically prove the effect of financial ratios—including liquidity, activity, solvency, and profitability ratios—as auditors’ consideration in providing going concern audit opinions in the manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2020. This research involves 144 samples of 48 companies selected through purposive sampling and analyzed by logistic regression. The hypothesis testing results reveal that liquidity ratio, activity ratio, and profitability ratio hurt going concern audit opinion, whereas solvency ratio does not affect going concern audit opinion. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh rasio keuangan—termasuk rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas, dan rasio profitabilitas—sebagai pertimbangan auditor dalam pemberian opini audit going concern pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Penelitian ini menggunakan 144 sampel yang terdiri dari 48 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas memiliki pengaruh negatif terhadap opini audit going concern sedangkan rasio solvabilitas tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern.
Analisis Penerapan Sistem Pencegahan Kecurangan (Studi Kasus pada PT. Transmarco) Putriaji, Hasya Salsabila; Irianto, Gugus
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.45

Abstract

This study aims to determine how effectively the fraud prevention system is implemented in Indonesia's retail and fashion companies. This study employs a qualitative case study approach, in which the data are collected from online interviews through WhatsApp Group and analyzed utilizing the Miles and Huberman Model (1984) given that PT. Transmarco has had a fraud prevention system since 2012; the study results indicated that its fraud prevention system has met the 4 effectiveness requirements by LPSK (2011), including the Reporting System that Must Be Socialized to All Employees; Fraud Report Recipient Authority, Guaranteed Confidentiality and Follow Up for Employees in Reporting Fraud; Protection for Whistleblowers. In its implementation, PT. Transmarco has conducted socializations to all employees during regular training, has given rewards to whistleblowers, has appointed HRD as the authority to receive fraud reports, has directly protected the whistleblower by keeping his identity secret, and so forth. To optimize the system to run more effectively and more easily, it is also important to consider making yearly fraud records, creating a dedicated fraud prevention website to make it easier for employees or others to report fraud, and making written regulations on whistleblower protection. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keefektifan penerapan sistem pencegahan kecurangan pada salah satu perusahaan retail dan fashion di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam mengumpulkan datanya penelitian ini menggunakan teknik wawancara yang dilakukan secara online melalui WhatsApp Group. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Model Miles dan Huberman (1984). PT. Transmarco memiliki sistem pencegahan kecurangan sejak tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pencegahan kecurangan pada PT. Transmarco telah memenuhi 4 syarat keefektifan yang dikemukakan oleh LPSK (2011) yaitu Sistem Pelaporan Harus Tersosialisasi Kepada Seluruh Karyawan; Otoritas Penerima Laporan Tindak Kecurangan; Karyawan Yakin Dalam Melaporkan Tindakan Kecurangan Akan Dijamin Kerahasiaannya dan Ditindaklanjuti; Perlindungan Terhadap Whistleblower. Dalam penerapannya PT. Transmarco sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan pada saat reguler training; memberikan reward kepada pelapor; menunjuk HRD sebagai otoritas penerima laporan kecurangan; sudah melindungi secara langsung pelapornya dengan merahasiakan identitasnya; dan lainnya, tetapi masih diperlukan beberapa hal tambahan agar sistem pencegahan kecurangan dapat berjalan dengan lebih efektif dan lebih mudah lagi, seperti membuat data atau catatan khusus mengenai kecurangan per tahun, membuat website khusus untuk sistem pencegahan kecurangan agar dapat memudahkan karyawan atau lainnya dalam melaporkan kecurangan, dan membuat peraturan secara tertulis mengenai perlindungan whistleblower.
Pengaruh Fee Audit Dan Audit Delay Terhadap Kualitas Audit Di Masa Pandemi Covid-19 Widiastutik, Rika Nur; Rusaktiva Rustam, Akie
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.46

Abstract

This research aims to empirically prove the effect of audit fees and audit delays on audit quality during the COVID-19 pandemic on banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This research utilizes 68 samples of 34 companies between 2019 and 2020, which were selected through purposive sampling methods and analyzed by logistic regression. Hypothesis testing results revealed that audit fees had a positive effect on audit quality during the COVID-19 pandemic, while audit delays had a negative effect on audit quality during the COVID-19 pandemic. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh fee audit dan audit delay terhadap kualitas audit di masa pandemi Covid-19 pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan total 68 sampel yang terdiri dari 34 perusahaan dalam kurun waktu 2019-2020 yang kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa fee audit memiliki pengaruh positif terhadap kualitas audit di masa pandemi Covid-19, sedangkan audit delay memiliki pengaruh negatif terhadap kualitas audit di masa pandemi Covid-19. 
Pengaruh Opini Audit, Pertumbuhan Perusahaan, Financial Distress, dan Rentabilitas terhadap Auditor Switching Simatupang, Yessica; Djamhuri, Ali
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.47

Abstract

This research aims to empirically prove the effect of the audit opinion, company growth, financial distress, and rentability on manufacturing companies listed on the Indonesian Stock Exchange through logistic regression utilizing SPSS software.  This research involves secondary data obtained from the Indonesia Stock Exchange's official website and includes 100 samples from 20 companies selected through the purposive sampling method with an observation period of 5 years. This analysis result indicated that audit opinion and company growth did not cause auditor switching as the companies included in the samples received more unqualified audit opinions, and the company growth revealed that the current auditor had better performance for mastering the company's business activities and maintaining the company's reputation. Financial distress and rentability resulted in auditor switching. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh opini audit, pertumbuhan perusahaan, financial distress, dan rentabilitas terhadap auditor switching pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan metode regresi logistik dengan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Jenis data penelitian adalah data sekunder yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan total 100 sampel yang terdiri dari 20 perusahaan dengan periode pengamatan selama 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini audit dan pertumbuhan perusahaan tidak menyebabkan terjadinya auditor switching. Hal tersebut dikarenakan perusahaan sampel lebih banyak menerima opini audit wajar tanpa pengecualian, sedangkan pada pertumbuhan perusahaan auditor lama diyakini memiliki performa yang lebih baik karena telah menguasai kegiatan bisnis perusahaan dan juga untuk mempertahankan reputasi perusahaan. Financial distress dan rentabilitas menyebabkan terjadinya auditor switching.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Solvabilitas, Auditor Switching, dan Ukuran KAP Terhadap Audit Delay Kurniawan, Rafi Razak; Fachriyah, Nurul
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Reviu Akuntansi, Keuangan dan Sistem Informasi (REAKSI)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2022.1.2.48

Abstract

This study aims to determine the effect of the independent variables, including company size, profitability, solvency, auditor switching, and public accounting firm size, on the dependent variables, such as audit delay. This study employs a quantitative method involving the consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2020 and analyzes secondary data. The samples of 16 companies observed in three years were selected through a purposive sampling technique and analyzed using multiple linear regression utilizing SPSS software. The results indicated that company size, profitability, and solvency affected audit delay, whilst auditor switching and Public Accounting Firm size did not affect audit delay. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel independen yaitu ukuran perusahaan, profitabilitas, solvabilitas, audit switching dan ukuran KAP dengan variabel dependen yaitu audit delay. Objek penelitian yang digunakan yaitu perusahaan yang bergerak pada bidang consumer good yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang menghasilkan 16 sampel perusahaan selama tiga tahun. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat analisis menggunakan SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay adalah ukuran perusahaan, profitabilitas, dan solvabilitas. Akan tetapi, hasil penelitian ini tidak menemukan pengaruh auditor switching dan ukuran KAP terhadap audit delay.

Page 3 of 24 | Total Record : 238