cover
Contact Name
Oki Wahyu Setiawan
Contact Email
okiyusewan2020@gmail.com
Phone
+6281311722528
Journal Mail Official
tiara@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.165, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65300
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2985332X     DOI : http://dx.doi.org/10.21776/tiara
Core Subject : Economy,
Publish all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Accounting and Taxation.
Articles 119 Documents
Pengaruh Karakteristik Ceo dan Good Corporate Governance Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Tama, Steffi Lituhayu Van; Fachriyah, Nurul
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 1 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.1.107

Abstract

This study aims to determine the effect of CEO characteristics (utilizing the proxies of CEO age and CEO citizenship) and Good Corporate Governance (utilizing the proxies of the proportion of independent commissioners and audit committee meetings) on financial statement fraud. This study employs quantitative approach involving secondary data of the annual reports and financial reports of 2017-2021. The population includes consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange, from which 130 samples according to the criteria are selected. Based on multiple regression analysis, the results of this study indicate that the CEO citizenship has a positive effect on financial statement fraud while the CEO age, the proportion of independent commissioners, and audit committee meetings have no effect on financial statement fraud. Based on the results of this study, the implications of this study are theoretical implications for the Upper Echelons theory that financial statement fraud can be caused by CEO characteristics. In addition, this study also provides practical implications for company management in minimizing the potential for fraudulent financial statements. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik CEO yang diproksikan dengan variabel usia CEO dan kewarganegaraan CEO terhadap kecurangan laporan keuangan, serta pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan dengan variabel proporsi komisaris independen dan rapat komite audit terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keuangan tahun 2017-2021. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel pada penelitian ini yang sesuai dengan kriteria berjumlah 130 sampel. Data penelitian diolah dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 25. Berdasarkan analisis regresi berganda, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kewarganegaraan CEO berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan variabel usia CEO, proporsi komisaris independen, dan rapat komite audit tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian ini, implikasi dari penelitian ini adalah implikasi teoritis terhadap teori Upper Echelons bahwa kecurangan laporan keuangan bisa disebabkan oleh karakteristik CEO. Selain itu, penelitian ini juga memberikan implikasi praktik bagi manajemen perusahaan dalam meminimalisir potensi terjadinya kecurangan laporan keuangan.
Analisis Perbandingan Kinerja Crryptocurrency Sebagai Alternatif Keputusan Investasi Rafif, Garindhaka; Wulandari, Putu Prima
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 1 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.1.113

Abstract

This research aims to analyze the comparative performance of cryptocurrency as an alternative investment decision. The performance that will be analyzed is return, risk and also using Sharpe, Treynor and Jensen performance measurements. This type of research is quantitative research with secondary data taken from the investing.com and coinmarketcap.com sites. The sample in this research is the price of 5 cryptocurrency coins selected based on the highest market capitalization in June 2021. The object of this research is the monthly closing price of Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano and Dogecoin coins seen from 2018-2021 or 4 years. With a total sample of 240 samples. The analytical method used is the difference test and uses a non-parametric statistical test, namely the Kruskall Wallis test. By using the statistical package for the social sciences (SPSS) application. The results of this research show that Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano and Doge coin based on returns, Sharpe, Treynor and Jensen performance measurements do not have a significant difference, while based on risk there is a significant difference between Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano and Doge coins. Abstract Cryptocurrency merupakan mata uang digital yang digunakan sebagai alat tukar.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan risiko cryptocurrency dari bitcoin, ethereum, binance, cardano dan dogecoin. Selain itu, penelitian ini juga betujuan untuk membandingkan kinerja cryptocurrency dari bitcoin, ethereum, binance, cardano dan dogecoin sebagai alternatif keputusan investasi. Dengan kinerja yang akan dianalisa yaitu return, risiko dan juga menggunakan pengukuran kinerja Sharpe, Treynor dan Jensen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sinyal. Jenis Penelitian ini adalah merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang diambil dari situs investing.com dan coinmarketcap.com. Sampel dalam penelitian ini merupakan harga 5-coin cryptocurrency yang dipiih berdasarkan kapitalisasi pasar tertinggi di bulan Juni 2021. Objek penelitian ini adalah harga penutupan bulanan dari koin Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano dan Dogecoin dilihat dari tahun 2018-2021 atau 4 tahun. Dengan jumlah sampel sebanyak 240 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah uji beda dan menggunakan uji statistic non parametrik yakni uji kruskall wallis.  Dengan menggunakan aplikasi statistical package for the social sciences (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano dan Doge coin berdasarkan return, pengukuran kinerja Sharpe, Treynor dan Jensen tidak terdapat beda yang signifikan, sedangkan berdasarkan risiko terdapat beda yang signifikan antara Bitcoin, Ethereum, Binance coin, Cardano dan Doge coin.
Analisis Implementasi Pp 55 Tahun 2022 Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pelaku Umkm E-Commerce di Malang Dini Kurnia Antika; Harris, Lutfi
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 1 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.1.115

Abstract

This study aims to determine the implementation of Government Regulation No. 55 of 2022 on the individual taxpayer of e-commerce MSME entrepreneurs residing in Malang. The data are collected from interviews and documentation. Semi-structured interviews were conducted on three informants, two e-commerce MSME entrepreneurs and a tax-counselor assistant of KPP Pratama (Tax Office), Malang. This study exhibits that the implementation of Government Regulation No. 55 of 2022—replacing Government Regulation No. 23 of 2018—has increased the tax revenue from MSME Final Income Tax (PPh) recorded at KPP Pratama of Malang Selatan, despite the relatively ignorant MSME entrepreneurs about the regulation implementation as they do not understand that their online sales incomes are subject to the Final Income Tax (PPh). As such, the government must create a new classification for e-commerce MSME entrepreneurs in order that the Tax Office in Indonesia can register and supervise e-commerce business operators.   Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 pada Wajib Pajak pengusaha UMKM e-commerce yang berdomisili di Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu model Miles dan Hubermen.Wawancara semi-terstruktur ini dilakukan terhadap tiga informan, yaitu dua informan pengusaha UMKM e-commerce yang berjualan pada marketplace Shopee dengan kategori penjualan barang fashion dan asisten penyuluh pajak di KPP Pratama Malang. Penelitian ini menunjukkan dengan diterapkannya PP 55 Tahun 2022 yang menggantikan PP 23 Tahun 2018 memiliki pengaruh atas kenaikannya terhadap jumlah penerimaan PPh Final UMKM yang tercatat di KPP Pratama Malang Selatan sebesar Rp 14,643,064,264. Meskipun dalam penerapannya PP 55 Tahun 2022 pada kenyataannya kurang dipahami oleh beberapa pengusaha UMKM. Pengusaha UMKM e-commerce tersebut tidak memahami apabila penghasilan atas penjualan onlinenya akan dikenai PPh Final. Hal ini terjadi karena pengusaha UMKM e-commerce kurang mendapatkan informasi dan sosialisasi atas adanya PP 55 Tahun 2022. Oleh karena itu pemerintah harus membuat klasifikasi baru untuk pengusaha UMKM e-commerce agar Kantor Pajak di Indonesia dapat mendata dan melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha e-commerce.
Pengaruh Independensi, Akuntabilitas, Profesionalisme, Dan Kecerdasan Spiritual Auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik di Bali Ida Bagus Surya Dharma; Mirna Amirya
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 1 No. 1 (2023): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2023.1.1.47

Abstract

Auditors in carrying out their duties, they required to produce good audit quality. Good audit quality can be produced if an auditor can show the factors that influence it. This study aims to examine the effect of auditor independence, auditor accountability, auditor professionalism, and auditor spiritual intelligence on audit quality. The population used in this study were external auditors who worked at public accounting firms in the Bali area, totaling 55 respondents. The data were taken by distributing questionnaires and this study used SPSS apps version 28 to analyze the data. The test results show that auditor independence, auditor accountability, auditor professionalism, and auditor spiritual intelligence affect audit quality. Abstrak Auditor dalam melaksanakan tugasnya dituntut untuk menghasilkan kualitas audit yang baik. Kualitas audit yang baik dapat dihasilkan bila seorang auditor mampu memperlihatkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh independensi auditor, akuntabilitas auditor, profesionalisme auditor dan kecerdasan spiritual auditor terhadap kualitas audit. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor eksternal yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Bali. Sampel yang diperoleh sejumlah 55 auditor. Data diambil dengan cara menyebarkan kuesioner dan penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 28 untuk mengalisis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa independensi auditor, akuntabilitas auditor, profesionalisme auditor, dan kecerdasan spiritual auditor berpengaruh terhadap kualitas audit
Pengaruh Kondisi Ekonomi, Pengetahuan Insentif Pajak, Dan Kemudahan Administrasi Terhadap Minat Wajib Pajak Memanfaatkan Insentif Pajak Penghasilan Final Umkm Di Kota Malang Darmawan, Jaka Isna Darmawan; Puspita, Ayu Fury
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 3 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.3.51

Abstract

At the end of 2019, the world was shocked by a new virus that attacked the respiratory system with the name COVID-19, then spread massively throughout the country with adverse effects on health, tourism, investment and the economy. Indonesia is one of the countries affected by this pandemic, especially in the economic sector. To restore the national economy due to the COVID-19 pandemic and economic stability after the COVID-19 pandemic, strategic fiscal and monetary measures are needed to provide economic stimulation. The decrease in people's income level, increase in unemployment, decrease in people's consumption level, uncertainty for business actors, and changes in people's behaviour patterns towards digital have disrupted the Indonesian tax system. Therefore, the Indonesian government issues policies, one of which is providing tax incentives for business owners, especially MSME entrepreneurs. This research aims to determine the effect of economic conditions, tax incentive knowledge, and ease of administration on taxpayers’ intention to take the final income tax incentive for MSME in Malang City. The data of respondents was collected through a survey utilising questionnaires and included 40 Malang City MSME taxpayers selected through a purposive sampling method. The result of multiple regression analysis for the t-test utilising SPSS software indicated that economic conditions, tax incentive knowledge, and ease of administration had a significant effect on the MSME taxpayers’ intention to take tax incentives during the COVID-19 pandemic. Abstrak Pada akhir tahun 2019 dunia sedang dikejutkan dengan virus baru yang menyerang sistem pernafasan dengan nama COVID-19, kemudian menyebar secara besar ke seluruh negeri dengan membawa dampak buruk bagi kesehatan, pariwisata, investasi dan perekonomian. Indonesia salah satu negara yang terdampak atas pandemi ini khususnya pada bidang perekonomian. Demi memulihkan perekonomian nasional akibat pandemi COVID-19 dan stabilitas ekonomi pasca pandemi COVID-19, langkah-langkah strategis terkait fiskal dan moneter sangat dibutuhkan untuk memberikan rangsangan ekonomi. Penurunan tingkat penghasilan masyarakat, peningkatan pengangguran, penurunan tingkat konsumsi masyarakat dan ketidakpastian bagi pelaku usaha serta perubahan pola perilaku masyarakat ke arah digital menyebabkan disrupsi bagi sistem perpajakan Indonesia. Oleh karena itu Pemerintah mengambil kebijakan dengan salah satunya memberikan insentif pajak bagi para pelaku usaha, salah satunya UMKM. Penelitian ini membuktikan pengaruh kondisi ekonomi, pengetahuan insentif  pajak, dan kemudahan administrasi terhadap minat wajib pajak memanfaatkan insentif pajak penghasilan final UMKM di Kota Malang. Responden pada penelitian ini  sejumlah 40 wajib pajak UMKM yang beroperasi di Kota Malang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data responden dikumpulkan menggunakan metode survei dengan instrumen kuesioner. Analisis yang dipergunakan adalah analisis regresi berganda guna menguji pengaruh dengan menggunakan Uji t melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kondisi ekonomi, pengetahuan insentif  pajak, dan kemudahan administrasi berpengaruh signifikan terhadap minat Wajib Pajak UMKM memanfaatkan insentif perpajakan di masa pandemi COVID-19.
Pengaruh Gcg Dan Ews Terhadap Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi di Indonesia Cindy Cornelia Wahyu Wardani; Mardiati, Endang
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 4 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.4.98

Abstract

This study aims to test and analyse the determinants of insurance company financial health through Good Corporate Governance and Early Warning System indicators. The indicators to measure Good Corporate Governance include the size of the board of directors, the size of the board of commissioners, and the size of the audit committee; and those to measure the Early Warning System include the solvency margin ratio, surplus change ratio, liquidity ratio, and premium growth ratio. This study applies a quantitative approach involving data sources obtained from secondary data. The samples selected through purposive sampling include 10 insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2021, providing data accessibility and completeness for each variable. The data are analysed using multiple linear regression, processed by SPSS 25. The study results exhibit that the size of the board of directors, solvency margin ratio, and liquidity ratio have an effect and are the determining factors in measuring the financial health of insurance companies. Whilst the size of the board of commissioners, the size of the audit committee, the surplus change ratio, and the premium growth ratio have no effect, they are not determining factors in measuring the financial health of insurance companies.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor penentu kesehatan kesehatan keuangan perusahaan asuransi dari indikator Good Corporate Governance dan Early Warning System . Indikator yang digunakan untuk mengukur Good Corporate Governance adalah ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, dan ukuran komite audit. Indikator yang digunakan untuk mengukur Early Warning System adalah solvency margin ratio, rasio perubahan surplus, rasio likuiditas dan rasio pertumbuhan premi. Penelitian kuantitatif digunakaan bersamaan dengan sumber data yang diperoleh dari data sekunder. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan 10 perusahaan asuransi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dalam periode 2018 hingga 2021 dan memiliki aksesbilitas serta kelengkapan data untuk masing-masing variabel. Teknik analisis yang digunakan menggunakan regresi linier berganda  dengan bantuan alat hitung berupa software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan ukuran dewan direksi, solvency margin ratio, dan rasio likuiditas berpengaruh dan merupakan faktor penentu dalam mengukur kesehatan keuangan perusahaan asuransi. Sementara ukuran dewan komisaris, ukuran komite audit, rasio perubahan surplus, dan rasio pertumbuhan premi tidak memiliki pengaruh sehingga bukan merupakan faktor penentu dalam mengukur kesehatan keuangan perusahaan asuransi.
Pengaruh Pendidikan, Ukuran Umkm, Dan Pengetahuan Tentang Sak Emkm Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Aurel Tasyania Marzuin; Mardiati, Endang
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 3 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.3.99

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of education, business size, and knowledge of SAK EMKM on the quality of financial reports in SMEs registered with the Department of Industry and Trade in Malang City. The type of research used is explanatory research. The population in this study consists of SME owners registered with the Department of Industry and Trade in Malang City, totaling 19,870 Micro, Small, and Medium Enterprises (SMEs), with a sample size of 100. The data analysis method used is multiple linear regression analysis with t-tests and F-tests. The results of the study indicate that education, business size, and knowledge of SAK EMKM are significant determinants of the quality of financial reports in SMEs registered with the Department of Industry and Trade in Malang City. This means that higher levels of education, larger business sizes, and better knowledge of SAK EMKM correlate with improved quality of financial reports. This study emphasizes the importance of education, business scale, and in-depth understanding of financial accounting standards in supporting the enhancement of financial report quality in SMEs. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan, ukuran usaha, dan pengetahuan tentang SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan pada UMKM yang terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM yang terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, yang berjumlah sebanyak 19.870 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan jumlah sampel sebanyak 100. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, ukuran usaha, dan pengetahuan tentang SAK EMKM merupakan penentu utama terhadap kualitas laporan keuangan pada UMKM yang terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang. Artinya, semakin tinggi tingkat pendidikan pemilik usaha, semakin besar ukuran usaha, dan semakin baik pengetahuan mereka tentang SAK EMKM, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga akan semakin meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan, skala usaha, dan pemahaman yang mendalam tentang standar akuntansi keuangan untuk mendukung peningkatan kualitas laporan keuangan pada UMKM.  
Pengaruh Penerapan Green Accounting Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi zhafira, lidya
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 4 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.4.110

Abstract

This research aims to test and analyse the effect of green accounting on firm value and the effect of profitability as the moderator variable between green accounting and firm value. Green accounting is the newest accounting paradigm that not only focuses on financial accounting perspectives, such as conventional accounting, but also pays attention to social, community and environmental interests. All this time, the focus of accounting practice has only been on financial transactions, even though various environmental and social-related events are also one of the foundations for the establishment of a business. In recent decades, the business world in general has increasingly recognised the relevance of environmental factors as important determinants of business decisions. The population of this study include basic materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange and the PROPER program by the Ministry of Environment and Forestry between 2015 and 2021, from which the samples are selected through purposive sampling.  PROPER is a company performance rating assessment program in environmental management by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), which aims to encourage improvements in the quality of environmental management by companies in Indonesia. This research employs a quantitative approach in which the data are collected through documentation and analysed by panel data Moderated Regression Analysis (MRA) utilising E-views version 12. The results of this study exhibit that green accounting has an effect on firm value, and profitability does not moderate the effect of green accounting on firm value.   Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh green accounting terhadap nilai perusahaan dan pengaruh profitabilitas sebagai moderasi antara green accounting dan nilai perusahaan. Green accounting merupakan paradigma akuntansi terbaru yang tidak hanya berfokus kepada hanya berfokus kepada perpektif akuntansi keuangan seperti akuntansi konvesional namun juga memerhatikan kepentingan sosial, masyarakat dan lingkungan. Selama ini fokus dari praktik akuntansi hanya kepada transaksi-transaksi keuangan padahal berbagai peristiwa terkait lingkungan dan sosial yang kenyataannya juga menjadi salah satu fondasi bagi berdirinya suatu bisnis. Dalam beberapa dekade terakhir, dunia bisnis pada umumnya telah semakin mengakui relevansi faktor lingkungan sebagai penentu penting keputusan bisnis. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan terdaftar di program PROPER oleh Kementrian Lingkuhan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama periode 2015 sampai dengan 2021. PROPER adalah program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) data panel dengan E-views versi 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas tidak memoderasi pengaruh green accounting terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Manufaktur Di Negara Asean Michael Aditya Surya Permana; Saraswati, Erwin
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 2 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.2.111

Abstract

This research aims to examine the effect of profitability (ROA, ROE, and NPM) on corporate social responsibility (CSR) disclosure and the differences of CSR disclosure among manufacturing companies in Indonesia, Malaysia, and Thailand. The background of this research is that there are differences in the level of disclosure of CSR reports in companies in the ASEAN region. The research objects involve metals and steel, chemicals, packaging, auto parts, and food and beverages manufacturing companies in Indonesia, Malaysia and Thailand listed on the Indonesia Stock Exchange, Bursa Malaysia and Stock Exchange of Thailand from 2019 to 2021. The results of the analysis on the samples of 195 companies—selected through purposive sampling—exhibit that ROA and NPM do not increase the CSR disclosures of all research objects while ROE increases the CSR disclosures of companies located in Thailand and Indonesia, except in Malaysia and in aggregate. The research also found CSR disclosure differences between companies in Indonesia and Malaysia and those in Malaysia and Thailand. Abstract Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas (ROA, ROE, dan NPM) terhadap pengungkapan corporate social responsibility (CSR) dan menguji perbedaan pengungkapan corporate social responsibility (CSR) perusahaan manufaktur dari negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya perbedaan tingkat pengungkapan laporan CSR pada perusahaan yang ada di kawasan ASEAN. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur yang berada di Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang listing di Bursa Efek Indonesia, Bursa Malaysia, dan Stock Exchange of Thailand dari tahun 2019 hingga 2021. Lebih rinci lagi, sub sektor perusahaan dalam penelitian ini adalah logam dan baja, kimia, kemasan, auto parts, dan food and beverages. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan total perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah 195 perusahaan secara total. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ROA dan NPM tidak dapat meningkatkan pengungkapan CSR pada seluruh objek penelitian dan ROE dapat meningkatkan pengungkapan CSR namun hanya pada perusahaan yang berada di Thailand dan Indonesia, sedangkan tidak untuk perusahaan yang berada di Malaysia dan secara agregat. Penelitian juga menemukan perbedaan pengungkapan CSR pada perusahaan di Indonesia dengan Malaysia dan perusahaan di Malaysia dengan Thailand.
Pengaruh Multinationality Terhadap Tax Avoidance Dengan Transfer Pricing Sebagai Variabel Moderasi Ananta, Stefani
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 2 No. 3 (2024): Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan (TIARA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/tiara.2024.2.3.114

Abstract

This research delves into the influence of multinationality on tax avoidance among manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to 2022, examining how transfer pricing moderates this relationship. Drawing on agency theory and relevant frameworks, it adopts a quantitative approach. It analyzes a purposive sample of manufacturing firms through document analysis and statistical tests, including panel data analysis, R2, F-statistic, and T-statistic. Multinationality serves as the independent variable, while tax avoidance is measured using the Cash Effective Tax Rate (CETR), with transfer pricing acting as the moderating variable and leverage as a control. Findings reveal a positive impact of multinationality on tax avoidance, although the interaction with transfer pricing lacks significance. These results contribute substantially to the tax literature and understanding of corporate strategy, offering valuable insights for crafting effective tax policies. Notably, tax avoidance, particularly through transfer pricing, poses significant repercussions for Indonesia`s economy. This research enhances comprehension of tax practices among Indonesian multinational corporations, highlighting the need for policymakers to formulate strategies that foster fairer tax environments. By bridging gaps in the literature and providing practical guidance, this study aids corporate taxpayers in designing more effective tax strategies while assisting policymakers in developing policies adaptable to the challenges posed by multinational companies. Abstrak Penelitian ini mendalami pengaruh multinationality terhadap tax avoidance di antara perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2018 hingga 2022, dengan menganalisis bagaimana transfer pricing memoderasi hubungan tersebut. Dengan menggunakan agency theory dan kerangka kerja yang relevan, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, menganalisis sampel purposif perusahaan manufaktur melalui analisis dokumen dan uji statistik, termasuk analisis data panel, R2 , F-statistik, dan T-statistik. Multinationality berfungsi sebagai variabel independen, sementara tax avoidance diukur dengan menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR), dengan transfer pricing sebagai variabel moderasi dan leverage sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif dari multinationality terhadap tax avoidance, meskipun interaksi dengan transfer pricing tidak signifikan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi yang besar terhadap literatur perpajakan dan pemahaman tentang strategi perusahaan, memberikan wawasan yang berharga untuk menyusun kebijakan pajak yang efektif. Tax avoidance, khususnya melalui transfer pricing, memiliki dampak yang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Penelitian ini meningkatkan pemahaman mengenai praktik perpajakan di kalangan perusahaan multinasional Indonesia, dan menyoroti perlunya para regulator untuk merumuskan strategi yang dapat mendorong terciptanya lingkungan perpajakan yang lebih adil. Penelitian ini membantu wajib pajak badan dalam merancang strategi pajak yang lebih efektif dan membantu para pembuat kebijakan dalam mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan tantangan yang dihadapi perusahaan multinasional.

Page 8 of 12 | Total Record : 119