cover
Contact Name
Asri Diah Susanti
Contact Email
asridiahsusanti@staff.uns.ac.id
Phone
+6285643255552
Journal Mail Official
jppakuns@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS Gedung B FKIP UNS Jalan Ir. Sutami 36 A Kentingan Jebres Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal pengembangan pendidikan akuntansi dan keuangan
ISSN : -     EISSN : 28076575     DOI : Prefix 10.20961
Core Subject : Economy, Education,
JPPAK : Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Sebelas Maret University. Jurnal ini merupakan media komunikasi ilmiah di bidang akuntansi dan pendidikan yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun. JPPAK diharapkan menjadi wadah berharga yang menampung hasil pemikiran dan penelitian di bidang pendidikan akuntansi dan keuangan. Sub bidang pendidikan akuntansi dan keuangan kami meliputi akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi publik, sistem informasi akuntansi, auditing, perpajakan, akuntansi syariah, akuntansi perbankan, inovasi dalam pembelajaran akuntansi dan pendidikan akuntansi, Akuntansi UKM.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021): JPPAK" : 8 Documents clear
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTU VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR APLIKASI PENGOLAH ANGKA Diah Ayu Kusuma Wardani; siswandari siswandari; Nurhasan Hamidi
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60536

Abstract

ABSTRACTThe aim of this study was to increased motivation and learning outcomes in the cognitive, affective, and psychomotor spreadsheet of the flipped classroom learning model assisted by video tutorial media on students of SMK. This study is a classroom action research. The subjects of this study were students of class X AKL at SMK. The data collection techniques used in this study were questionnaires, tests, and documentation. The data validity test used was content validity. The data analysis technique used in this study is quantitative data analysis and qualitative data analysis. This study was conducted in two cycles consisting of planning, implementing, observing, and reflecting. The results of the study concluded that the application of the flipped classroom learning model assisted by video tutorial media was able to increase students' motivation and learning outcomes. The learning motivation of students in cycle II increased by 14 points (from 53 to 67). Further, cognitive learning outcomes in cycle II increased by 19 points (from 67 to 86). Learning outcomes in the affective domain in cycle II increased by 10 points from (29 to 39). Psychomotor learning outcomes increased by 5 points (from 13 to 18). This increase is statistically significant at α = 0.05 with t count = 15.098> t table = 2.030 (p-value 0.000) for motivation, t count = 5.578> t table = 2.030 (p-value 0.000) for cognitive learning outcomes, t count = 11,959> t table = 2,030 (p-value 0,000) for affective learning outcomes, and t count = 10,855> t table = 2,030 (p-value 0,000) for psychomotor learning outcomes.Keywords: Flipped Classroom, Video Tutorials, Motivation, Learning Outcomes ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik aplikasi pengolah angka melalui penerapan model pembelajaran flipped classroom berbantu media video tutorial pada siswa SMK. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian adalah siswa kelas X AKL di SMK yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan yaitu validitas isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran flipped classroom berbantu media video tutorial mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar pesera didik. Motivasi belajar peserta  didik pada siklus II meningkat 14 poin (dari 53 menjadi 67). Hasil belajar ranah kognitif pada siklus II mengalami peningkatan 19 poin (dari 67 menjadi 86). Hasil belajar ranah afektif pada siklus II meningkat 10 poin dari (29 menjadi 39). Hasil belajar psikomotorik meningkat 5 poin (dari 13 menjadi 18). Peningkatan tersebut signifikan secara statistik pada α = 0,05 dengan t hitung = 15,098 > t tabel = 2,030 (p-value 0,000) untuk  motivasi, t hitung = 5,578 > t tabel = 2,030 (p-value 0,000) untuk hasil belajar kognitif, t hitung = 11,959 > t tabel = 2,030 (p-value 0,000) untuk hasil belajar afektif, dan t hitung = 10,855 > t tabel = 2,030 (p-value 0,000) untuk hasil belajar psikomotorik.Kata kunci: Flipped Classroom, Video Tutorial, Motivasi, Hasil Belajar 
HUBUNGAN ANTARA TEKANAN AKADEMIK, KESEMPATAN, RASIONALISASI, DAN KEMAMPUAN INDIVIDU DENGAN PERILAKU KECURANGAN AKADEMIK MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI SE-SOLO RAYA  Sri Wahyuni; susilaningsih susilaningsih; Asri Diah Susanti
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60555

Abstract

ABSTRACT           This study aims to examine the relationship between academic pressure, opportunity, rationalization, and individual abilities partially or simultaneously with student academic fraud behavior. The research method used is the descriptive quantitative correlational approarch. The population of this research is active students of Accounting Education University X and University Y class of 2017 and 2018 which amounted to 463 students. Sample of research were  215 students was calculated using the Slovin formula and taken using a convenience sampling technique. Data collection using questionnaires and documentation. Data analysis used simple correlation test, multiple correlation test, and multiple regression analysis. The results showed that there was a positive and significant relationship between opportunity; rationalization; and individual abilities partially with student academic fraud, while academic pressure shows a positive and not significant relationship partially with students’ academic fraud behavior. There is a positive and significant relationship between academic pressure, opportunity, rationalization, and individual ability simultaneously with student academic fraud. Multiple linear regression model equation Y = 16,581 + 0,005 X1 + 0,163 X2 + 0,144 X3 + 0,15 X4.Keyword: The fraud diamond theory, academic fraud, academic pressure, opportunity, rationalization, and individual ability.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tekanan akademik, kesempatan, rasionalisasi, dan kemampuan individu secara parsial maupun secara simultan dengan perilaku kecurangan akademik mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa aktif Pendidikan Akuntansi Universitas X dan Universitas Y angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 463 mahasiswa. Sampel sebanyak 215 mahasiswa yang yang diperhitungkan menggunakan rumus slovin dan diambil menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji korelasi sederhana, uji korelasi ganda, dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kesempatan; rasionalisasi; dan kemampuan individu secara parsial dengan perilaku kecurangan akademik mahasiswa, sedangkan tekanan akademik menunjukkan hubungan positif dan tidak signifikan secara parsial dengan perilaku kecurangan akademik mahasiswa. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara tekanan akademik, kesempatan, rasionalisasi, dan kemampuan individu secara simultan dengan perilaku kecurangan akademik mahasiswa. Model persamaan regresi linier ganda Y= 16,581 + 0,005 X1 + 0,163 X2 + 0,144 X3 + 0,15 X4.Kata Kunci: Teori fraud diamond, kecurangan akademik, tekanan akademik, kesempatan, rasionalisasi, dan kemampuan inividu. 
HUBUNGAN ANTARA LITERASI INFORMASI DAN PARTISIPASI PADA MGMP DENGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI KABUPATEN SUKOHARJO Septiana Puspitasari; Sigit Santoso; Asri Diah Susanti
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60537

Abstract

ABSTRACTThe aim of this study was to determine the relationship between information literacy and participation in MGMP with the professional competence of SMK teachers of the Sukoharjo regency. This research is descriptive quantitative. The study subjects were 180 vocational skills teachers at the Sukoharjo Regency State Vocational High School. Data collection techniques using questionnaires, interviews and documentation. The data analysis technique used descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results showed that information literacy was partially positively related to the professional competence of SMK teachers of the Sukoharjo regency. This variable has a correlation coefficient of 0.378 in the low category and a significance value of 0.000. The results also showed that participation in MGMP was partially positively related to the professional competence of teachers, the correlation coefficient value of 0.803 which was classified as very strong and the significance value was 0.000. Information literacy and participation in MGMP have a significant positive correlation simultaneously with the professional competence of SMK teachers of the Sukoharjo regency. This means that to support professional competence it is necessary to master information literacy and participate in MGMP.Keywords: Information literacy, participation in MGMP, professional competence of teachers. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan antara literasi informasi dan partisipasi pada MGMP dengan kompetensi profesional guru SMK di Kabupaten Sukoharjo.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah 180 guru kompetensi keahlian SMK Negeri Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi informasi secara parsial berhubungan positif dengan kompetensi profesional guru SMK Di Kabupaten Sukoharjo. Pada variabel ini memiliki nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,378 masuk kategori rendah dan nilai siginifikansi 0,000. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa partisipasi pada MGMP secara parsial berhubungan positif dengan kompetensi profesional guru nilai koefisian korelasi 0,803 yang masuk kategori sangat kuat dan nilai signifikansi 0,000. Literasi informasi dan partisipasi pada MGMP berhubungan positif siginifikan secara simultan dengan kompetensi profesional guru SMK di Kabupaten Sukoharjo. Hal tersebut mengartikan bahwa untuk menunjang kompetensi profesional perlu menguasai literasi informasi dan berpartisipasi pada MGMP. Kata kunci: Literasi informasi, partisipasi pada MGMP, kompetensi profesional guru
HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA DALAM MATA KULIAH PENGANTAR AKUNTANSI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Silvia Dewi; susilaningsih susilaningsih; lies nurhaini
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60562

Abstract

ABSTRACT              This objectives of this research was to find out the correlation of adversity quotient and social support partially or simultaneously with academic achievement in introductory accounting courses. This type of research is quantitative correlational research. The population in this study was the students of Sebelas Maret University who had taken introductory accounting courses totaling 610 students. The sample taken by using proportional random sampling technique. Data collection techniques used are documentation for the value of introductory accounting courses, questionnaires for adversity quotient scores and social support. The data analysis technique uses product moment correlation and multiple correlation. The results showed that there was a positive and significant adversity quotient and social support partially or simultaneously with student academic achievement in introductory accounting courses. Keywords: Adversity Quotient, Social Support, Academic Achievement in Introductory Accounting Courses ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan positif adversity quotient dan dukungan sosial secara parsial maupun simultasn dengan prestasi akademik mata kuliah pengantar akuntansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang telah menempuh mata kuliah pengantar akuntansi berjumlah 610 mahasiswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik propotional random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi untuk nilai mata kuliah pengantar akuntansi, kuesioner untuk skor adversity quotient dan dukungan sosial. Teknik analisis data menggunakan analisis koefisien korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adversity quotient dan dukungan sosial secara parsial maupun simultan memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah pengantar akuntansi. Kata Kunci: Adversity Quotient, Dukungan Sosial, Prestasi Akademik pada Mata Kuliah Pengantar Akuntansi 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL PERILAKU BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI (STUDI EMPIRIS PADA SISWA SMK AKUNTANSI DI SURAKARTA) Maria Kristi Abilawati Putri Rijatno; Sigit Santoso; Asri Diah Susanti
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60539

Abstract

ABSTRACTThis study aims to examine: 1) the impacts of interpersonal communication on accounting learning achievement; 2) the impacts of study habits on accounting learning achievement; and 3) the impacts of interpersonal communication and study habits on accounting learning achievement of VHS students in Surakarta. The method of this research is descriptive quantitative with a causal correlation approach. The population in this study were students of class XII majoring in accounting and financial program of VHS in Surakarta which consist of 391 students. The sample in this study were 198 students who were chosen using probability and proportional random sampling techniques. The data were collected using questionnaires and tests. The analysis of the data used in this study is a simple regression test and multiple regression test. The results showed that: 1) there was an impact of interpersonal communication on accounting learning achievement; 2) there is an impact of study habits on accounting learning achievement; and 3) there is an impact of interpersonal communication and study habits on accounting learning achievement.Keyword: Interpersonal communication, study habits, accounting learning achievementABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji: 1) pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar akuntansi; 2) pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar akuntansi; dan 3) pengaruh komunikasi interpersonal dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa SMK di Kota Surakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausal (sebab akibat). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII program keahlian akuntansi dan keuangan lembaga SMK Se-Surakarta yang berjumlah 391 siswa. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 198 siswa yang diambil dengan teknik probability dan proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi sederhana dan uji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar akuntansi, terdapat pengaruh kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar akuntansi dan, terdapat pengaruh komunikasi interpersonal dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar akuntansi yang dilihat dari taraf signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,000.Kata kunci: Komunikasi interpersonal, kebiasaan belajar, prestasi belajar akuntansi. 
TINGKAT KNOWLEDGE SHARING MAHASISWA DIUKUR DENGAN INSTRUMEN KNOWLEDGE SHARING BEHAVIOR SCALE Wulan Romadhoni; Sri Sumaryati; Binti Muchsini
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60540

Abstract

ABSTRACT           The purpose of this study was to determine the level of knowledge sharing of students of Accounting Education at Sebelas Maret University. This research is a quantitative survey research with descriptive statistical data analysis techniques. The population in this study were all active students of the Sebelas Maret University Accounting Education Study Program in the 2018-2020 class, totaling 247 students. The sampling technique used is proportional random sampling with a sample of 149 students. The data collection technique used is a questionnaire. This study measures the level of knowledge sharing using the Knowledge Sharing Behavior Scale (KSBS) instrument from Yi (2009) with indicators of written contribution, organizational communication, personal interaction, and community practice. The conclusion of this study is that the level of knowledge sharing of students of Accounting Education at Sebelas Maret University can be categorized as poor. This refers to the TCR result of 63.49%. The implication of this research is that lecturers in the learning process can provide more support to all students and create a classroom atmosphere that supports knowledge sharing behavior. Students must also be aware of the importance of knowledge sharing behavior so that learning objectives can be achieved. Keywords: knowledge sharing level, KSBS, written contribution, organizational communication, personal interaction, community practiceABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat knowledge sharing mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret angakatan tahun 2018-2020 yang berjumlah 247 mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling dengan sampel sejumlah 149 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Penelitian ini mengukur tingkat knowledge sharing menggunakan instrumen knowledge sharing behavior scale (KSBS) dari Yi (2009) dengan indikator kontribusi tertulis, komunikasi organisasi, interaksi pribadi, dan komunitas praktik. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat knowledge sharing mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret, dapat dikategorikan kurang baik. Hal tersebut mengacu pada hasil TCR sebesar 63,49%. Implikasi dalam penelitian ini, dosen dalam proses pembelajaran dapat lebih memberikan dukungan kepada semua mahasiswa dan menciptakan suasana kelas yang mendukung perilaku knowledge sharing. Mahasiswa juga harus sadar mengenai pentingnya perilaku knowledge sharing agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Kata Kunci: tingkat knowledge sharing, KSBS, kontribusi tertulis, komunikasi organisasi, interaksi pribadi, komunitas praktik 
PENGARUH KARAKTER WIRAUSAHA, LINGKUNGAN SOSIAL, DAN PERSONAL FINANCE TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA Rini Dwi Ningsih; susilaningsih susilaningsih; Asri Diah Susanti
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60541

Abstract

Abstract This study aims to determine 1) the effect of entrepreneur character on entrepreneurial intention; 2) the effect of social environment on entrepreneurial intention; 3) the effect of personal finance on entrepreneurial intention; and 4) the effect of entrepreneurial character, social environment, and personal finance on entrepreneurial intention. This study uses quantitative methods with a population of students of SMK class X, XI, XII all majors. Sampling was done by proportionate stratified random sampling with a total of 227 students. Data were collected using a questionnaire distributed online and then the data wa analyzed using multiple linier regression analysis techniques.The results obtained conclusions 1) entrepreneur character has no significant effect on entrepreneurial intention; 2) social environment has positive and  significant effect on entrepreneurial intention; 3) personal finance has no significant effect on entrepreneurial intention; and 4) simultaneously entrepreneur character, social environment, and personal finance have positive and significant effect on entrepreneurial intention. The three predictors together can affect the entrepreneurial intention with a percentage of 41,4% and 58,6% are affected by other predictors that are outside the variables of this study. Keywords: entrepreneur character, social environment, personal finance, entrepreneurial intention Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh karakter wirausaha terhadap intensi berwirausaha; 2) pengaruh lingkungan sosial terhadap intensi berwirausaha; 3) pengaruh personal finance terhadap intensi berwirausaha; dan 4) pengaruh karakter wirausaha, lingkungan sosial, dan personal finance terhadap intensi berwirausaha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi siswa SMK kelas  X, XI, XII semua jurusan. Pengambilan sampel dilakukan secara proportionate stratified random sampling dengan jumlah 227 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar secara online kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian diperoleh simpulan 1) karakter wirausaha tidak berpengaruh secara signifikan terhadap intensi berwirausaha; 2) lingkungan sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha; 3) personal finance tidak berpengaruh secara signifikan terhadap intensi berwirausaha; dan 4) secara simultan karakter wirausaha, lingkungan sosial, dan personal finance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha. Ketiga prediktor secara bersama-sama dapat memengaruhi intensi berwirausaha dengan persentase sebe sar 41,4% dan 58,6% dipengaruhi oleh prediktor lain yang berada di luar variabel penelitian ini. Kata kunci: karakter wirausaha, lingkungan sosial, personal finance, intensi berwirausaha 
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA SMK NEGERI X SURAKARTA kristanto kristanto; Sigit Santoso; Elvia Ivada
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60554

Abstract

AbstractThis research aims to examine the impacts of 1) student’s perception about teacher’s teaching competence on accounting motivation learning; 2) learning independence on accounting motivation learning; 3) peer environment on accounting motivation learning; and 4) student’s perception about teacher’s teaching competence, learning independence, and peer environment together on accounting motivation learning in SMK Negeri X Surakarta. The method of this research is descriptive quantitative with ex post facto approach. The sample in this study were 141 students of Accounting and Institution Finance in SMK Negeri X Surakarta. The data were collected using questionnaires. Instrument validity was proven using Product Moment Correlation. The data were analyzed by using inferential statistics analyze method. The result showed that 1) there was an impact of student’s perception about teacher’s teaching competence on accounting motivation learning; 2) there was an impact of learning independence on accounting motivation learning; 3) there was an impact of peer environment on accounting motivation learning; and 4) there was an impact of student’s perception about teacher’s teaching competence, learning independence, and peer environment together on accounting motivation learning. Keywords: teacher;’s teaching competence, learning independence, peer environment, motivation learningAbstrakTujuan penelitan adalah menguji pengaruh 1) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar akuntansi; 2) kemandirian belajar terhadap motivasi belajar akuntansi; 3) lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar akuntansi; dan 4) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap motivasi belajar akuntansi siswa SMK Negeri X Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Subjek penelitian adalah 141 siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri X Surakarta. Teknik pengumpulan data adalah dengan kuesioner. Validitas instrumen dibuktikan dengan rumus korelasi Product Moment. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara 1) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar akuntansi; 2) kemandirian belajar terhadap motivasi belajar akuntansi; 3) lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar akuntansi; dan 4) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap motivasi belajar akuntansi. Kata kunci: keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, teman sebaya, motivasi belajar 

Page 1 of 1 | Total Record : 8