cover
Contact Name
Muhammad Abror Rosyidin
Contact Email
jurnalmillatuna@unhasy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmillatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Jatim
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Millatuna: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30464986     EISSN : 30464986     DOI : https://doi.org/10.33752/mjsi
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Ciptakan Generasi Sukses Masa Depan Melalui Program Tahfidz Al-Qur’an, Bilingual, dan Agama di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 02 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i02.7848

Abstract

Mempersiapkan generasi yang sukses di masa depan adalah impian setiap orang tua dan tujuan utama lembaga pendidikan. Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPM) menghadirkan solusi. Dengan kurikulum yang holistik dan pendekatan pembelajaran yang terintegrasi, MAPM berupaya menyiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia sambil tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama dan nilai-nilai lokalPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data statistik dan angka yang dapat diukur, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengalaman dan pandangan subjek1. Program Tahfidz Al-Qur’an Program Tahfidz Al-Qir''an di MAPM juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kompetisi membaca Al-Qur''an. 2. Program Bilingual Program bilingual di MAPM merupakan salah satu inovasi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi siswa. Dengan adanya program ini, siswa akan memiliki kesempatan untuk belajar dan berkomunikasi dalam dua bahasa yang berbeda, sehingga dapat membuka lebih banyak peluang di masa depan 3. Program agama Program Agama di MAPM bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai keagamaan dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada peran program Tahfidz Al-Qir''an, Bilingual, dan Agama dalam menciptakan generasi masa depan yang sukses dan berakhlak mulia sangatlah penting. Program-program ini tidak hanya memberikan pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga melatih siswa untuk menjadi individu yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas yang tinggi.
Penerapan Ice Breaking Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Al-Hikam Jatirejo Jombang
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7869

Abstract

Penerapan ice breaking sudah banyak dilakukan oleh para guru dalam pembelajaran di sekolah. Penerapan ice breaking bertujuan untuk meningkatkan sebuah motivasi siswa dalam belajar di Madrasah Al-Hikam Jatirejo, Jombang. Penerapan ice breaking juga bertujuan untuk melatih kemampuan para guru untuk menguasai pembelajaran di dalam kelas. Ice breaking merupakan sebuah cara ataupun solusi bagi guru untuk mengembalikan suasana kelas agar tetap kondusif dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ice breaking berhasil dilaksanakan oleh beberapa guru di Madrasah Al-Hikam. Beberapa temuan mengungkapkan bahwa ice breaking banyak diterapkan dalam berbagai mata pelajaran karena tersedia banyak variasi model ice breaking yang dapat digunakan. Ice breaking juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa untuk lebih semangat, tidak merasa jenuh, menghindari rasa kantuk, sehingga berkemungkinan untuk lebih fokus pada saat proses pembelajaran.
Konsep Studi Islam Perspektif Tafsir Ibnu Katsir: Analisis Q.S. Luqman Ayat 12-15
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7909

Abstract

Kajian dalam konsep-konsep studi Islam memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman yang mendalam mengenai ajaran Islam. Salah satu pendekatan yang umum digunakan adalah pendekatan tafsir. Penelitian ini membahas konsep studi Islam melalui perspektif tafsir Ibnu Katsir, khusunya dalam analisis Q.S. Luqman ayat 12-15. Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana tafsir Ibnu Katsir menjelaskan ajaran akhlak dan tahid yang terkandung dalam ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan tafsir bil ma’tsur yang mengutamakan pemahaman Al Qur’an dan Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran dalam ayat ini tetap relevan dalam konteks kehidupan saat ini dengan menekankan pentingnya syukur kepada Allah, tauhid dan berbakti kepada orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir Ibnu Katsir memberikan panduan praktis untuk menerapkan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Islam Progresif Abdullah Saeed Dan Relevansinya Terhadap Isu Gender Dan Ekologi di Indonesia
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran Abdullah Saeed mengenai tafsir kontekstual, dengan fokus pada penerapan nilai-nilai universal terkait kesetaraan gender dan isu ekologi dalam konteks Indonesia. Kajian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana konsep-konsep tersebut dapat diintegrasikan dalam kebijakan sosial dan pendidikan Indonesia yang inklusif dan berkeadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan filosofis. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka, bertujuan mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait pemikiran Abdullah Saeed Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir kontekstual Saeed memungkinkan reinterpretasi ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini dipahami secara literal dan patriarkal, seperti dalam isu pembagian waris dan kepemimpinan laki-laki. Pendekatan ini menekankan prinsip kesetaraan manusia dan dapat digunakan untuk menguatkan peran perempuan dalam berbagai sektor, termasuk sosial, pendidikan, dan ekonomi. Dalam isu ekologis, tafsir ini mengintegrasikan konsep mizan dengan nilai-nilai Islam, sehingga mendukung kebijakan lingkungan berbasis religiusitas. Pesantren dan institusi pendidikan Islam berpotensi menjadi agen transformasi melalui pendidikan berbasis nilai-nilai feminis dan ekologis. Hambatan utama adalah resistensi budaya patriarki dan rendahnya kesadaran lingkungan masyarakat. Peran strategis pemerintah dalam kebijakan afirmatif dan integrasi pendidikan berbasis gender dan ekologi menjadi kunci solusi.
Kode Etik Guru PAI Indonesia Perspektif Persatuan Guru Republik Indonesia
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8267

Abstract

Tujuan dari artikel ini ialah supaya bisa mengetahui kode etik dan ikrar guru Indonesia serta kasus pelanggaran kode etik gurunya yang menggunakan teknik analisis deskriptif pada metode penelitiannya yakni library research. Hasil pembahasannya mengkaji beberapa hal yang pertama yakni guru sebagai salah satu profesi di Indonesia tentu saja mempunyai kode etik terkait pedoman aturan yang perlu diperhatikan serta dipatuhi secara maksimal disebut kode etik guru. Kedua, fungsi kode etik agar tanggung jawab profesi sebagai guru bisa dijalankan berdasarkan apa yang telah diharapkan serta melindungi agar tanggung jawab profesi bisa dijalankan sesuai harapan. Ketiga, kode etik guru ini sudah disepakati dan diterima anggota PGRI sehingga melahirkan rumusan kode etik guru Indonesia serta ikrar guru Indonesia. Keempat, adanya beberapa pelanggaran kode etik seperti yang terjadi pada MTs Nurul Ihsan Nerawang dengan suatu tindakan kekerasan yang dilakukan guru terhadap siswanya dengan menamparnya sehingga diadukan pihak berwajib ini berdasarkan UU No. 14 Tahun 2005 sudah melanggar kode etik gurunya.
Epistemologi Pendidikan Profetik Sebagai Pondasi Pendidikan Islam
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8287

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami sumber asal pendidikan profetik, dalil-dalil tentang pendidikan profetik, dan alur keilmuan pendidikan profetik. Metode yang diterapkan merupakan metode penelitian pustaka melalui pengumpulan data melalui buku-buku, jurnal, dan hasil penelitian orang lain yang telah terbit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber asal pendidikan profetik adalah dalil-dalil yang berada dalam teks-teks wahyu Al-Quran, sunnah nabi Muhammad Saw., tradisi pendidikan Islam klasik, serta filsafat pendidikan Islam. Sedangkan, landasan pendidikan profetik berupa dasar-dasar filosofis, teologis, dan trilogi ajaran ilahi dalam mendidik siswa agar memiliki sifat dan akhlak baik seperti yang diajarkan oleh para nabi. Dari hasil penelitian pula, pendidikan profetik memiliki alur keilmuan yang berhubungan dengan ilmu-ilmu lainnya. Pendidikan profetik memiliki alur keilmuan yang saling terkait dengan berbagai disiplin ilmu. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan profetik bukan hanya sekadar teori, tetapi juga sebuah sistem yang terintegrasi dengan berbagai aspek kehidupan. Alur keilmuan ini memungkinkan pendidikan profetik untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan zaman serta membangun sistem pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam.
Pencegahan dan Pengobatan Obsessive Compulsive Disorder (OCD) Perspektif Psikologi dan Hukum Islam
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8480

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi pendekatan psikologi modern dan perspektif Islam dalam penanganan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Melalui studi kepustakaan dengan analisis konten interpretative-comparative, penelitian ini menggali konsep OCD dalam psikologi dan konsep was-was dalam Islam, serta mengidentifikasi titik temu keduanya untuk pengembangan metode penanganan yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCD memiliki manifestasi neurobiologis yang kompleks dan dapat ditangani efektif melalui kombinasi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan farmakoterapi. Dalam perspektif Islam, kondisi serupa dikenal sebagai was-was yang dijelaskan dalam Al-Quran, hadis, dan literatur klasik Islam. Integrasi kedua pendekatan menghasilkan model pencegahan dan pengobatan yang lebih holistik, dengan tingkat keberhasilan mencapai 85% dibandingkan pendekatan terpisah (CBT 70%, terapi spiritual 65%). Implementasi hukum Islam dalam penanganan OCD menekankan fleksibilitas syariat berdasarkan kaidah “al-masyaqqah tajlib at-taysir” dan memperbolehkan penggunaan intervensi medis modern selama sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model terapi yang mengintegrasikan pendekatan psikologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam untuk penanganan OCD yang lebih efektif.
Pemikiran Tafsir M. Dawam Rahardjo Dalam Konteks Modern Kontemporer
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 02 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i02.8482

Abstract

Salah satu cendekiawan muslim Indonesia yang mempunyai kontribusi besar dalam pengembangan studi tafsir Al-Qur’an, khususnya melalui pendekatan kontekstual dan multidisipliner, yaitu M. Dawam Rahardjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemikiran Dawam mengenai metodologi tafsir Al-Qur’an, sumber dan corak penafsirannya, serta penerapannya dalam Ensiklopedi Al-Qur’an. Dengan memadukan pendekatan tekstual dan kontekstual, Dawam menghubungkan teks Al-Qur’an dengan realitas sosial, ekonomi dan budaya masyarakat muslim modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metodologi Dawam menekankan pinsip rasionalitas dan kemaslahatan, menjadikan tafsir Al-Qur’an lebih relevan dan aplikatif dalam menjawab tantangan zaman. Salah satu kontribusi pentingnya adalah konsep tafsirnya yang bercorak tematik yang berbeda dari mufasir lainnya. Penelitian ini menegaskan akan pentingnya pemikiran Dawam dalam memperkaya diskursus tafsir Al-Qur’an dan menawarkan landasan yang lebih progresif dalam pengembangan studi Islam.
Semiosis Akulturasi Islam Dan Budaya Jawa Dalam Tradisi Menggantung Kupatan Pada Bulan Syawal
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 02 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i02.8508

Abstract

Tradisi menggantung ketupat di bulan Syawal merupakan representasi akulturasi budaya Islam dan Jawa yang dapat dianalisis melalui teori simbol dan makna Charles Sanders Peirce. Tradisi ini melibatkan hubungan dinamis antara representamen (ketupat sebagai tanda fisik), objek (kesucian, harmoni sosial, dan kemakmuran), serta interpretant (pemaknaan masyarakat). Sedangkan ketupat berfungsi sebagai ikon, indeks, dan simbol, di mana bentuk fisik, konteks keagamaan, dan konvensi budaya melebur menjadi satu. Proses semiosis dalam tradisi ini menggambarkan bagaimana makna ketupat terus berkembang melalui interpretasi masyarakat yang menggabungkan nilai-nilai Islam seperti perayaan Idul Fitri dan silaturahmi dengan kearifan lokal Jawa, termasuk juga konsep "ngaku lepat" (pengakuan kesalahan). Ketupat bukan sekadar simbol makanan, akan tetapi juga menjadi wadah makna kolektif yang menguatkan solidaritas komunitas. Analisis ini menunjukkan bahwa tradisi menggantung ketupat adalah bukti dinamisnya hubungan antara agama dan budaya, di mana makna tidak statis, tetapi selalu ditentukan oleh konteks sosial dan pengalaman kolektif. Sebagai sebuah praktik akulturasi, tradisi ini memperlihatkan cara masyarakat memadukan nilai spiritual dan kultural untuk menciptakan identitas yang harmonis.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Mappabotting Kambara (Studi Kasus Di Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep)
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis tradisi Mappabotting Kambara dalam adat Bugis Makassar di Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, dari perspektif hukum Islam. Fokus utama penelitian ini adalah dua hal: pertama, bagaimana proses pelaksanaan Mappabotting Kambara dalam pernikahan adat Bugis; kedua, bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode teologis normatif dan antropologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjaga transferabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Mappabotting Kambara merujuk pada pernikahan yang melibatkan dua pasang pengantin dan melibatkan dua ritual utama: Pallawa Addengeng dan Mappasiruntu Botting. Ritual Mappasiruntu Botting membutuhkan enam bahan penting: Addengeng Rakkeang (kerangka atas), kelapa tua, ayam hidup, Ja’jakeng (rempah-rempah), tujuh jenis kue, dan Passili (bahan penyucian). Kedua, jika masyarakat Desa Kanaungan meyakini bahwa ritual ini dapat menghindarkan mereka dari musibah dan melaksanakan dengan niat untuk menghindari bahaya, maka tradisi ini bertentangan dengan ajaran Islam dan dapat digolongkan sebagai syirik, karena mengarah pada penyekutuan Allah. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa amalan seperti ini tidak dibenarkan dalam Islam.

Page 7 of 20 | Total Record : 192