cover
Contact Name
Muhammad Abror Rosyidin
Contact Email
jurnalmillatuna@unhasy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmillatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Jatim
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Millatuna: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30464986     EISSN : 30464986     DOI : https://doi.org/10.33752/mjsi
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 192 Documents
Pembagian Hadis Serta Kedudukannya Dalam Penetapan Hukum Islam Rahmawati, Naili
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7479

Abstract

Hadis merupakan salah satu sumber hukum Islam yang memiliki kedudukan sangat penting dalam penetapan hukum Islam. Sejak sepeninggal Rasulullah hingga saat ini telah melampaui masa yang begitu panjang sehingga para ulama ahli hadis mengumpulkan dan menyeleksi hadis-hadis serta mengelompokkannya agar mudah untuk dijadikan hujjah. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi macam-macam hadis serta kedudukannya sebagai sumber hukum Islam. Metode yang digunakan ialah library research dengan menggali informasi dari berbagai literatur. Dengan demikian, temuan yang dihasilkan ialah bahwa para ulama ahli hadis mengkategorikan hadis berdasarkan matan, sanad, serta matan dan sanad. Pembagian hadis dilakukan untuk mempermudah dalam menilai kualitas suatu hadis sebagai sumber hukum. Hal ini dapat mempengaruhi ketetapan hukum yang diperoleh.
Study Komparatif Undang-Undang Dan Kompilasi Hukum Islam (Khi) Pernikahan Anak Di Bawah Umur Widhy Andrian Pratama; Adis , Adis Nevi Yuliani; Halimah, Halimah Endang Widyaningsih; Murdiono, Murdiono; Arini , Arini Asriyani
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7504

Abstract

Pernikahan anak di bawah umur hanya dapat dilakukan jika pasangan yang bersangkutan mengajukan permohonan surat nikah atau pengecualian nikah kepada Pengadilan Agama (KUA) agar pernikahan tersebut bisa disahkan oleh pengadilan. Sebelum mengajukan permohonan, kedua calon pasangan harus mendapatkan izin dari orang tua. Penelitian ini bersifat deskriptif-analitis, dengan tujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan peraturan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi nyata objek atau permasalahan yang diteliti, serta melakukan analisis untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum. kami menyimpulkan bahwa praktek pelaksanaan pernikahan dini terhadap anak di masyarakat masih saja terjadi. Dimana secara factual pasangan yang menikah muda umumnya belum memiliki kestabilan finansial (keuangan) dan kedewasaan berpikir, yang berisiko mengancam keberlanjutan kehidupan keluarganya. Pernikahan dini atau pernikahan anak di bawah umur umumnya terjadi di latar belakangi oleh beberapa factor yaitu: kehamilan, keinginan orang tua, adat istiadat (tradisi keluarga), dan kemauan sendiri. Dengan terjadinya praktek pernikahan dini terhadap anak di bawah umur ini pada dasarnya akan sangat beresiko pada kestabilan mental dan psikologi dari anak itu sendiri serta akan sangat berdampak buruk terhadap kesehatan tubuhnya, Dimana beberbagai macam penyakit akan muncul seperti: Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS), dan Infeksi Menluar Seksual (IMS).
Implementasi Budaya Religius Dalam Pembentukan Karakter Siswa Peserta Didik Di MAN 3 Jombang Nafilah, Mu’tafiyah Bika; Abdul Gofur; Rizki Khoirunni
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7753

Abstract

Penerapan budaya religius merupakan strategi yang efektif dalam membentuk karakter siswa di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya religius di MAN 3 Jombang dan dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius yang diterapkan melalui pembiasaan membaca Al-Qur'an, shalat berjamaah, peringatan hari besar Islam, dan kegiatan ekstrakurikuler Rohis berhasil membentuk karakter siswa dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, solidaritas sosial, dan empati. Peran guru sebagai role model sangat signifikan dalam menginternalisasi nilai-nilai religius. Namun, tantangan seperti pengaruh media sosial dan kurangnya kesadaran intrinsik siswa perlu diatasi dengan pendekatan reflektif, penggunaan teknologi secara positif, dan pelibatan keluarga dalam mendukung program keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai religius untuk memperkuat pendidikan karakter siswa
Pembiasaan Shalat Dhuha Dalam Membentuk Karakter Siswa Di MTs An-Nur Pamekasan Rofiatul Hosna; Adibah, Adibah; Suharto, Royyanatul Mahbubah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8166

Abstract

This study examines the implementation of character education through the habit of Dhuha Prayer at MTs An-Nur Pamekasan. Character education plays an important role in shaping the nation's character and civilization, which is in line with the goal of national education, which is to educate the nation's life. Data was collected through observation, interviews, and documentation. Data is obtained through qualitative descriptive analysis by reducing data, presenting data to drawing data conclusions. Furthermore, the validity of the data was checked through triangulation techniques and using reference materials. The findings of the research are that the habit of Dhuha Prayer can provide character education value to students, create a school environment oriented to character development, students are also familiar with religious matters, discipline in any matter and responsible. And also several supporting factors in the form of teacher and parent motivation, student awareness and enthusiasm, as well as adequate facilities and infrastructure. There are also inhibiting factors, namely lack of time availability, lack of discipline and involving the family background of students who still have a minimal understanding of Islamic religious science.
Analisis Islamofobia Terhadap Integrasi Muslim Di Negara Minoritas Islam Rini Ramadhani; Kharisatun Nafila; Aulia Maharani; Anisa Dwi Amalia; Ely Mufidah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8225

Abstract

Islamofobia telah menjadi salah satu tantangan utama bagi komunitas Muslim yang tinggal di negara-negara dengan mayoritas non-Muslim. Penelitian ini menganalisis dampak islamofobia terhadap proses integrasi Muslim di negara-negara tersebut, khususnya dalam bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan praktik keagamaan. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamofobia memicu diskriminasi, marginalisasi, dan pembatasan terhadap hak-hak Muslim, terutama di negara-negara Barat. Dampaknya meluas, mencakup penghambatan pembangunan masjid, pembatasan simbol keagamaan, hingga ketidakadilan di sektor ekonomi dan politik. Sebagai langkah mitigasi, pendekatan moderasi Islam, dialog lintas agama, dan kampanye kesadaran publik dapat membantu mengurangi stereotip negatif terhadap Islam dan mendorong integrasi yang harmonis di masyarakat multikultural. 
Mempertahankan Karakter Budaya Islam Masyarakat Desa Ujungwatu Donorojo Jepara Di Tengah Globalisasi Muhammad Jodi Prasetiyo; Abi Amar Zubair; Dany Miftah M.Nur; Rofiq Faudy Akbar
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8283

Abstract

Perkembangan pesat di era revolusi industri 5.0, yang dikenal sebagai Society 5.0, membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk budaya dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak revolusi industri 5.0 dan globalisasi terhadap karakter budaya Islam di Desa Ujungwatu, Donorojo, Jepara. Permasalahan yang diangkat mencakup bagaimana masyarakat setempat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi akibat globalisasi, serta bagaimana mereka mempertahankan nilai-nilai budaya Islam di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami praktik budaya dan keagamaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Ujungwatu menunjukkan sinkretisme antara ajaran Islam dan budaya lokal, yang tercermin dalam berbagai ritual dan tradisi, seperti sedekah bumi dan sedekah laut. Selain itu, arsitektur dan seni Islam di desa ini juga mencerminkan pengaruh lokal yang kuat. Masyarakat berupaya mempertahankan karakter budaya Islam melalui pendidikan yang komprehensif, akulturasi yang bijaksana, dan sikap kritis terhadap perubahan. Meskipun globalisasi membawa tantangan, masyarakat Desa Ujungwatu berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi Islam dan modernitas, serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya Islam tetap relevan di era yang terus berubah.
Peran Kiai Dalam Menanggulangi Fenomena Bullying Di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Safinatul Huda Diwek Jombang M Faris Annabili; Shobihus Surur
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8513

Abstract

Peran kiai sebagai tokoh sentral dalam pesantren menjadi sorotan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran kiai dalam mengatasi fenomena bullying di Pondok Pesantren Safinatul Huda. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa kiai memiliki peran krusial dalam berbagai aspek pesantren, termasuk dalam mencegah dan mengatasi bullying. Bullying yang terjadi di pesantren ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan kekuasaan, baik secara fisik maupun psikologis. Korban sering kali sulit membela diri karena merasa lemah. Untuk mengatasi masalah ini, kiai di Pondok Pesantren Safinatul Huda telah menerapkan program TASABA (Taaruf Santri Baru) sebagai upaya preventif. Program ini bertujuan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan mengurangi resiko terjadinya bullying. Selain itu, kiai juga memberikan penanganan tegas terhadap kasus bullying yang terjadi.
Nilai Pendidikan Islam Dalam Pencak Silat Nurul Huda Perkasya
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7654

Abstract

Fenomena akhir—akhir ini di media social dihebohkan dengan beberapa oknum pesilat yang melakukan tindakan anarkis, pengeroyokan, serta mengganggu ketertiban umum membuat masyarakat menilai negatif pencak silat. Hal tersebut terjadi karena salah satu faktornya adalah degradasi (penurunan) nilai-nilai pendidikan Islam yang seharusnya menjadi bekal dan wawasan keilmuan namun belum bias diimplementasikan secara luas di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan salah satu aliran pencak silat yaitu NH Perkasya sebagai aliran silat yang berlatar belakang pesantren dalam merumuskan nilai-nilai pendidikan Islam dalam pelatihan pencak silat. Metode penelitian yang digunakan dengan studi literature yang mengambil beberapa sumber data dari buku, jurnal, dan dokumen terkait penelitian. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam terdiri dari berbagai macam aspek, beberapa diantaranya yaitu aspek toleransi, tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras. NH Perkasya merumuskan nilai-nilai pendidikan Islam melalui ajaran dan doktrin dalam enam bulir Sumpah Pesilat NH Perkasya yang memuat tentang nilai-nilai pendidikan Islam di dalamnya.
A Efektivitas Game Based Learning Sebagai Strategi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat Cukir
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7700

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat sering mengalami kendala dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa. Dengan memasukkan aspek permainan ke dalam proses belajar mengajar, Pembelajaran Berbasis Permainan Game Based Learning muncul sebagai solusi baru untuk masalah ini. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi Game Based Learning di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat sebagai pendekatan pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Studi ini menilai bagaimana penerapan Game Based Learning memengaruhi motivasi, pemahaman, dan partisipasi siswa di kelas dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.Dalam hal ini menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis permainan Game Based Learning meningkatkan pemahaman siswa tentang peristiwa sejarah Islam, meningkatkan minat mereka dalam mempelajari Sejarah Budaya Islam, dan mendorong kerja sama dan kerja tim siswa. Namun, untuk mencapai penerapan Pembelajaran Berbasis Permainan Game Based Learning sebaik mungkin, kendala yang berkaitan dengan batasan waktu dan teknologi harus diatasi. Semua hal dipertimbangkan, pembelajaran berbasis permainan Game Based Learning telah menunjukkan janji dalam menumbuhkan lingkungan belajar yang menarik dan dinamis, yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat.
Persepsi Siswa Terhadap Keberagaman: Studi Kualitatif di SMA Negeri 1 Patianrowo
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7847

Abstract

Keberagaman budaya dan agama di Indonesia menciptakan tantangan dan peluang dalam pendidikan, terutama di sekolah-sekolah dengan latar belakang siswa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap keberagaman di SMA Negeri 1 Patianrowo dan bagaimana mereka berinteraksi dengan teman-teman dari latar belakang yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran yang cukup tinggi mengenai pentingnya keberagaman, meskipun masih terdapat prasangka dan stereotip yang perlu diatasi. Sebagian besar siswa menyatakan bahwa interaksi dengan teman dari latar belakang yang berbeda memberikan pengalaman positif dan memperkaya pemahaman mereka tentang toleransi. Simpulan dari penelitian ini menekankan perlunya program pendidikan yang lebih inklusif untuk mendukung pengembangan sikap toleran di kalangan siswa.

Page 6 of 20 | Total Record : 192