cover
Contact Name
Ajeng Widya Prakasita
Contact Email
fisip@uinsa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
politique@uinsa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pplitik UIN Sunan Amppel 2, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.682, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Politique
ISSN : -     EISSN : 27472248     DOI : https://doi.org/10.15642/politique
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Politique merupakan jurnal yang dikelola oleh Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Politique bersifat terbuka untuk diakses publik (open access). Terbit secara daring dengan frekuensi terbitan 2 kali dalam setahun. Jurnal Politique mempublikasikan artikel seputar isu-isu sosial dan politik, meliputi teori politik, demokrasi, politik elektoral, politik lokal, pemerintahan desa, pemilihan umum, partai politik, desentralisasi, Islam politik, gerakan sosial, konflik sosial dan tema-tema lain yang berkaitan dengan kajian ilmu sosial dan politik.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): July" : 5 Documents clear
Peran Elite Politik Perempuan : (Studi Peran Legislator Perempuan dalam Fungsi Legislasi DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode 2014-2019) Zahrotul Khusna
Journal Politique Vol. 1 No. 2 (2021): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2021.1.2.1-23

Abstract

Minimnya keterwakilan perempuan yang ada di kursi DPRD Kabupaten Sidoarjo, menjadi tantangan bagi para legislator perempuan untuk menjalankan fungsi legislasinya sebagai anggota dewan yang hanya 7 (tujuh) orang. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data triangulasi, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk sumber data, teknik analisis data kualitatif, serta pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Penelitian ini berusaha mengungkap bagaimana peran dan kinerja anggota dewan perempuan dalam menjalankan fungsi legislasi di DPRD Kabupaten Sidoarjo Periode 2014-2019. Penulisan artikel ini menemukan bahwa : 1) peran anggota dewan perempuan terlihat belum maksimal dan memerlukan upgrading, karena minimnya suara perwakilan politik kaum perempuan dan tidak ada yang menjadi pimpinan di lembaga DPRD. Namun dengan adanya dua anggota dewan perempuan yang masuk dalam jajaran anggota Bapemperda dapat dikatakan cukup mewakili dalam membuat peraturan daerah, karena yang berperan penting dalam fungsi legislasi adalah Bapemperda; 2) kinerja anggota dewan perempuan terlihat sudah baik (progresif) dan menjawab social support kebutuhan masyarakat, dimana hakikat perempuan mempunyai perasaan yang lebih sensitif pada isu-isu responsif gender. Dalam menjalankan fungsinya, adanya upaya-upaya bentuk kegiatan lain berupa mendengarkan aspirasi masyarakat, adanya hearing antara masyarakat dengan anggota dewan, mengadakan pelatihan-pelatihan kaum perempuan serta lahirnya Peraturan Daerah yang responsif gender
Strategi Rekrutmen Calon Legislatif Perempuan: Studi Kasus Strategi Rekrutmen Calon Legislatif Perempuan Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Gresik dalam Pemilu 2019) Mukaukabah Alwadlo
Journal Politique Vol. 1 No. 2 (2021): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2021.1.2.24-44

Abstract

Dalam rekrutmen yang dilakukan partai politik sendiri yakni untuk mendapatkan gambaran tentang sejauh mana makna strategi rekrutmen PPP dalam meningkatkan partisipasi perempuan menjadi caleg perempuan pada pemilu 2019 studi kasus DPC PPP Gresik, Penyusunan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, strategi rekrutmen caleg yang dilakukan PPP Gresik adalah 1) membentuk Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2), 2) sosialisasi pendaftaran caleg, 3) penentuan nomor urut dan dapil caleg pembekalan caleg, 4) forum konsultasi pemenangan caleg, 5) bantuan alat peraga kampanye, 6) penyediaan saksi per TPS, 7) evaluasi progress report caleg. Partai politik akan melakukan rekrutmen sebaik baiknya dan seketat mungkin sehingga bakal caleg yang lolos benar – benar terbaik. Selain itu terdapat mekanisme khusus untuk mendaftar ke DPC yang paling penting yakni setiap caleg yang mau mendaftar harus beragama islam, bisa memperjuangkan visi misi ke masyarakat. Sedangkan faktor salah satu penghambat Strategi Rekrutmen Caleg Perempuan yakni minimnya minat perempuan untuk mencalonkan diri, minimnya pengetahuan dan keterampilan berpolitik, kurangnya dana kampanye, minimnya jaringan social dan keterbatasan waktu kampanye dan hambatan eksternal antara lain. Pandangan masyarakat terhadap caleg perempuan masih kurang baik atau masih meremehkan adanya pemimpin perempuan.
Perilaku Memilih Kelompok Disabilitas dalam Pemilihan Presiden 2019 di Kota Surabaya Fajrin Muchzanan Amryansyah
Journal Politique Vol. 1 No. 2 (2021): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2021.1.2.45-61

Abstract

Banyak ditemukan adanya kesenjangan antara pemilih kelompok disabilitas dengan pemilih normal pada setiap pemilihan umum di Indonesia. Pemilih disabilitas menjadi nomor sekian dan terabaikan dari potret politik elektoral. Terbukti, tidak ditemukan hasil penelitian yang memiliki atensi untuk melihat perilaku kelompok pemilih disabilitas sejauh ini. Dari sini, diangkat sebuah topik Perilaku Memilih Kelompok Disabilitas dalam Pemilihan Presiden 2019 di Kota Surabaya. Rumusan tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku “memilih” kelompok disabilitas dalam pemilihan Presiden 2019. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, statistik deskriptif serta kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian, ditemukan bahwa 50%, pemilih disabilitas kritis, 22,7 %, pemilih tradisional, 21,4 %, pemilih skeptis dan 4,8 % dan jawaban tidak tahu atau tidak jawab 1,2%. Data lain, meunjukkan, menurut karakterisitik responden maupun hubungan dengan pertanyaan lainya, yaitu faktor yang paling mempengaruhi pilihan kelompok disabilitas ialah pengalaman / kinerja presiden dan wakil presiden 33%, latar belakang calon 18%, visi dan misi dan program kerja 17%, selanjutnya yakni keluarga 12%, tokoh agama setempat 9%, dan 5% menjawab partai politik pengusung dan uang / hadiah.
Implementasi Program Desa Berwawasan Pendidikan di Desa Betoyokauman Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Abdurrahman Marzuki
Journal Politique Vol. 1 No. 2 (2021): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2021.1.2.62-77

Abstract

Tulisan ini mencoba mengambarkan tentang implementasi program desa berwawasan pendidikan di Desa Betorokauman Kecamaatan Manyar Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan tahap-tahap Prapenelitian, Pekerjaan lapangan dan mengumpulkan data. kemudian validitas data dengan menggunakan trianggulasi dengan 3 cara yaitu membandingkan data hasil penelitian dengan hasil wawancara, membandingkan apa yang dikatakan dengan apa yang ada di lapangan dan membandingkan pendapat masing-masing informan seperti kepala desa, Tim pelaksana program dan masyarakat Desa Betoyokauman. Setelah itu peneliti menganalisis data dengan cara menggunakan teorinya Dedy mulyadi tentang 6 tahapan implementasi yaitu 1.) pengesahan program, 2.) Pelaksanaan Program oleh Instansi Pelaksana 3.) Kesediaan Kelompok sasaran 4.) Dampak nyata keputusan 5.) Dampak yang diharapkan oleh instansi 6.) Upaya perbaikan atas kebijakan atau peraturan perundangan. Adapun hasil penelitian tentang Program Desa Berwawasan Pendidikan sebagai berikut : Pertama Implementasi Program desa berwawasan pendidikan sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan 6 tahapan implementasi . Kedua Dampak dari Program Desa Berwawasan Pendidikan dinilai baik oleh masyarakat Desa betoyokauman. Peneliti menemukan lebih banyak dampak positif daripada dampak negatif.
Kinerja Anggota Legislatif Sampang Periode 2014-2019 dalam Menginisiasi Peraturan Daerah Pemberdayaan Perempuan: (Studi Analisis Gender dan Politik) Alfin Zakaria
Journal Politique Vol. 1 No. 2 (2021): July
Publisher : Prodi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/politique.2021.1.2.78-91

Abstract

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sampang berjumlah 45 anggota. Dalam Sejarah perjalanan Palemen di sana, dari masa kemasa, dilihat dari komposisi jumlah anggota legislatif laki-laki dan perempuan selalu laki-laki lebih banyak laki-laki. Kemudian pada tahun 2014 terdapat 1 (satu) Anggota perempuan yang berhasil menduduki kursi jabatan legislatif Meskipun demikian. keterwailan perempuan tersebut, tidak selalu berbanding lurus dengan hasil legislasi yang diterbitkan sebagai produk hukum DPRD Sampang. Pasalnya, dalam kurun waktu periode 2014-2019 hanya terdapat 1 peraturan daerah yang terkait langsung dengan kepentingan perempuan, yaitu: Peraturan Dearah No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sampang. Perda tersebut sebagai regulasi untuk meningkatkan kesetaraan gender dan menjadi produk hukum di dalam peningkatkan kualitas perempuan di Kabupaten Sampang. Artikel ini, menjelaskan tentang alasan-alasan mengapa terjadi ketidak seimbangan di dalam keterwakilan perempuan dengan hasil-hasil politik tentang pemberdayaan perempuan yang seharusnya menjadi perhatian, serta ingin mengurai masalah-masalah yang terjadi di dalam proses inisiasi anggota parlemen terhadap peraturan daerah yang memiliki perhatian terhadap isu-isu perempuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, artikel ini, mengurai keterengan-keterangan dari data lapangan yang sesuai dengan apa yang artikel ini ingin jelaskan berkaitan dengan kinerja anggota parlemen. Hasil dan temuan di lapangan, menunjukkan bahwa anggota legislatif di sampang telah cukup berhasil menginisiasi produk hukum berupa peraturan daerah yang memiliki perhatian pada aspirasi-aspirasi perlindungan hak-hak perempuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5