cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 133 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1" : 133 Documents clear
INFORMED CONCENT DALAM PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ORTHOPEDI RSUD dr.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Putri Nuzira; Ardia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informed concent merupakan persetujuan yang diberikan oleh pasien dan keluarga atas dasar penjelasan tindakan medis yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Informasi  pada informed concent  dapat membantu pasien dalam mengantisipasi tahap-tahap prosedur pada pembedahan. Pembedahan dapat menimbulkan stres fisiologis dan stress psikologis pada pasien, salah satunya adalah kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan informed concent dengan tingkat kecemasan pada pasien bedah orthopedi di ruang rawat inap jeumpa rumah sakit umum daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling pada 54 responden. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan teknik wawancara terpimpin dengan menggunakan kuisioner yang terdiri dari 19 pertanyaan dalam bentuk dichotomous choice dan 14 pertanyaan menggunakan kuisioner baku HARS. Analisa data menggunakan uji Chi square. Hasil analisa data didapatkan bahwa ada hubungan antara pemberian informed concent dengan tingkat kecemasan (p-value:0,001). Saran peneliti pada manajemen keperawatan rumah sakit untuk membuat suatu SOP yang jelas mengenai pemberian informed concent, agar pelaksanaan informed concent dapat berjalan sesuai dengan prinsip etik keperawatan yaitu Respek dan otonomi dengan menghormati hak-hak pasien dan kecemasan pada pasien sebelum operasi dapat sedikit ditekan. 
PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL PADA ODHA DI RUMAH SAKIT ZAINOEL ABIDIN ACEH ruslan ruslan; Teuku Samsul Bahri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) memerlukan terapi antiretroviral (ARV) untuk dapat menekan jumlah virus. Untuk mendapatkan keberhasilan penggunaan obat ARV maka, diperlukan tingkat kepatuhan yang tinggi. Adapun faktor-faktor yang dapat memepengaruhi tingkat kepatuhan adalah pendidikan, akomodasi, modifikasi faktor lingkungan dan  sosial, perubahan model terapi dan meningkatkan interaksi profesional kesehatan dengan pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan antiretroviral pada ODHA di Poliklinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian seluruh pasien HIV/AIDS yang menjalani kontrol ulang pengobatan di Poliklinik VCT. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 19 sampai 25 Juli 2016. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah nonprobability sampling, sebanyak 30 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner  dalam bentuk Check list, skala Likert dan skala Guttmen. Hasil penelitian dari 30 terdapat pengaruh pendidikan terhadap kepatuhan (p-value 0,044), ada pengaruh akomodasi terhadap kepatuhan (p-value 0,011), ada pengaruh modivikasi faktor lingkungan terhadap kepatuhan (p-value 0,006), ada pengaruh perubahan model terapi terhadap kepatuhan (p-value 0,019) dan ada pengaruh peningkatan interaksi profesional dengan pasien terhadap kepatuhan (p-value 0,011). Perawat Rumah Sakit diharapkan dapat memberikan informasi dukungan/support sistym dari perawat dan keluarga kepada pasien  untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan ARV.
Tingkat Insomnia Berdasarkan Karakteristik Lansia Di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Banda Aceh Hayatul Maulida; Khairani Khairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring proses penuaan lansia mengalami banyak masalah kesehatan akibat penurunan fungsi fisiologis, salah satunya gangguan tidur. Lansia lebih banyak mengeluh terbangun lebih awal dan terbangun pada malam hari sehingga lansia tidak dapat mengembalikan kondisi tubuhnya dengan baik yang mengakibatkan lansia mudah marah, kelelahan, pusing, cemas serta stres yang meningkatkan kecenderungan untuk bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat insomnia berdasarkan karakteristik lansia meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, konsumsi obat-obatan, kebiasaan merokok, dan minum kopi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal Juni 2016 s/d Juli 2016. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 70 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan wawancara terpimpin. Hasil penelitian lansia yang mengalami insomnia ringan berusia berusia 60-74 sebanyak 43 responden (61,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 40 responden (57,1%), berada dalam tingkat pendidikan dasar sebanyak 40 responden (57,1%), tidak mengonsumsi obat-obatan sebanyak 39 responden (55,7%), tidak merokok sebanyak 40 responden (57,1%), dan memiliki kebiasaan minum kopi sebanyak 39 responden (55,7%). Perawat diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan mengajarkan terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan insomnia pada lansia.
PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN SPIRITUAL DI SUATU RUMAH SAKIT BANDA ACEH novita estetika; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spiritual adalah keyakinan dalam diri seseorang yang dapat mempengaruhi individu untuk menemukan makna dan tujuan hidup. Spiritual merupakan salah satu aspek keperawatan holistik berupa pelayanan dalam aspek bio, psiko, sosio dan spiritual. Peran perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien adalah dengan menerapkan asuhan keperawatan spiritual berupa pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi dan evaluasi keperawatan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan spiritual di suatu Rumah Sakit Banda Aceh (RSBA). Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di RSBA. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pembagian angket. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 34 item pernyataan dalam skala Likert. Metode analisis data dengan menggunakan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pelaksanaan asuhan keperawatan spiritual adalah kurang baik (59,7%), dimana yang termasuk kurang baik adalah diagnosis keperawatan spiritual (69,4%), perencanaan keperawatan spiritual (64,5%), evaluasi keperawatan spiritual adalah sama (50%), sedangkan pengkajian keperawatan spiritual (56,5%) dan implementasi keperawatan spiritual (67,7%) adalah baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan spiritual masih kurang optimal. Kepala ruang diharapkan dapat mengarahkan dan memberikan motivasi kepada perawat terkait pelaksanaan asuhan keperawatan spiritual.
KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASANPASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH athiril jamal; Said Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu pelayanan sekalipun di nilai dapat memuaskan pasien tetapi penyelenggaraannya tidak sesuai dengan kode etik dan standar bukanlah pelayanan yang bermutu.Perawat berperan penting dalan pelayanan keperawatan karena berpengaruh dengan kepuasan pasien. Tujuanpenelitian mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Desainpenelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi seluruh pasien yang berada di ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan rata-rata pasien per bulan sebanyak 1938. Sampel penelitian 95 responden.Data diolah secara univariat dan bivariat dengan menggunakan perhitungan chi square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, kuaitas pelayanan keperawatan yang baik 47 pasien  (78,3%) nilai p-value 0,000, yang mendapatkan layanan cepat pada kategori baik, 45 pasien (68,2%) nilai p-value 0,002, yang mendapatkan diagnosis pada kategori baik, 48 pasien (66,6%) nilai p-value 0,001, yang mendapatkan tepat terapi pada kategori baik, 53 pasien (61,6) nilai p-value 0,005, yang mendapatkan keramahan pada kategori baik, 51 pasien (64,6%) nilai p-value 0,002, yang mendapatkan pelayanan administrasi pada kategori baik, 50 pasien (62,5%) nilai p-value 0,022,yang mendapatkan biaya pada kategori baik, 36 pasin (75,0%) nilai p-value 0,001 . Kesimpulan ada hubungan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien dan kualitas pelayanannya sudah baik. Saran peneliti supaya meningkatkan  kualitas pelayanan keperawatan yang dapat menunjang profesionalitas seorang perawat sehingga pasien merasa puas
PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI ASRAMA KOMPAS UNIVERSITAS SYIAH KUALA Teuku Alkautsar Safutra; Rachmalia Rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal Hygiene sangat penting untuk mencegah timbulnya peradangan serta penyakit-penyakit infeksi maupun non infeksi lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene meliputi citra tubuh, praktik sosial, status sosial ekonomi, pengetahuan dan motivasi kesehatan, variabel budaya, kebiasaan atau pilihan pribadi dan kondisi fisik seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan personal hygiene pada mahasiswa yang tinggal di asrama komplek pelajar dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, Populasinya adalah seluruh mahasiswa laki-laki yang tinggal di asrama komplek pelajar dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berjumlah total 160 mahasiswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah 66 sampel. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 26 item pernyataan dalam bentuk dichotomous choice, pen light dan tongue spatel untuk lembar observasi pemeriksaan fisik. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2016. Bredasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (57,6%) memiliki pengetahuan personal hygiene yang baik, gambaran personal hygiene mahasiswa sebagian besar bersih (69,6%), dimana secara sub variabel sebagian besar mahasiswa memiliki rambut yang bersih (75,5%), kulit bersih (96,9%), kuku bersih (94%), tangan dan kaki bersih (92,4%), mulutbersih (96,9%), mata bersih (98,5%), telinga bersih (91,6%), dan hidung bersih (80,3%). Saran untuk asrama agar membuat suatu pelatihan atau seminar tentang personal hygiene serta memperbaiki sanitasi lingkungan.
PENGETAHUAN DAN PERAN KADER POSYANDU TENTANG GIZI BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR Muhammad Sayuthi; Arfiza Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara nasional status gizi anak di berbagai daerah di Indonesia masih menjadi masalah.  Ada tidaknya masalah gizi anak di suatu daerah tidak jauh dari pengetahuan dan peran  kader posyandu. Kader bekerja secara sukarela ditunjuk dan di angkat berdasarkan kepercayaan dan persetujuan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan peran kader posyandu tentang gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif melalui pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 67 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23-27 Juni 2016 di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode wawancara terpimpin dengan total 39 item pernyataan. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kader posyandu berada pada kategori baik dengan frekuensi 47 responden (70,1%), dan peran kader posyandu berada pada kategori baik dengan frekuensi 62 responden (92,5%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis menyarankan kepada Puskesmas Darussalam untuk terus memberikan pelatihan kepada kader posyandu terkait masalah gizi yang mungkin terjadi pada balita sehingga peran kader tetap berjalan dengan efektif.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PRAKTIK KEPERAWATAN DI BALAI PENGOBATAN YAYASAN RAHMA COY DESA CEURIH KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH RIKA MANDAYANI; Teuku Samsul Alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme tenaga keperawatan menjadi sorotan di masyarakat, karena berpengaruh erat pada kualitas pelayanan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan. Hal tersebut merupakan tantangan bagi profesi keperawatan dalam mewujudkan asuhan keperawatan yang professional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang praktik keperawatan di Balai Pengobatan Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 280 orang, pengambilan sampel menggunakan metode accidental samplingsehingga jumlah sampel menjadi 96 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 25 item pernyataan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang praktik keperawatan di Balai Pengobatan Yayasan Rahma Coy Desa CeurihKecamatan Ulee Kareng Banda Aceh berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 70,8% dengan sub variabel persepsi pengkajian berada pada kategori baik sebesar 67,6%, persepsi diagnosa berada pada kategori baik sebesar 74,0%, persepsi perencanaan berada pada kategori kurang sebesar 52,1%, persepsi implementasi berada pada kategori baik sebesar 72,9, dan persepsi evaluasi berada pada kategori baik sebesar 67,7%.
PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM KECAMATAN DARUSSALAM ahmad najjimi; rachmalia rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya sekolah sudah membentuk usaha kesehatan sekolah tapi belum melaksanakan Usaha Kesehatan Sekolah secara terencana, terpadu dan terarah, padahal UKS sebagai sebuah bentuk implementasi promosi kesehatan di sekolah, yang berfungsi sebagai saluran utama pembinaan kesehatan terhadap peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan usaha kesehatan sekolah baik dari segi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan  desain cross sectional. Jumlah responden 71 dipilih dengan menggunakan proportional random sampling dari jumlah populasi 356 orang siswa. Alat yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan ke seluruh responden, serta lembar observasi yang diisi oleh peneliti. Waktu dan tempat penelitianinidilakukanpadatanggal 23-26 Juli 2016 di SekolahDasar WilayahkerjaPuskesmasDarussalam Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan uks berada pada kategori baik (64,8%), pendidikan kesehatan berada pada kategori baik (47,6%), pelayanan kesehatan berada pada kategori kurang (56,3%), pembinaan lingkungan sekolah sehat berada pada kategori baik (80%). Diharapkan bagi institusi pendidikan dan kesehatan agar lebih meningkatkan pelaksanaan, serta terjalin kerjasama yang baik melalui upaya koordinasi yang lebih efektif saat pemantauan dan evaluasi program UKS.
PEMAKAIAN APD PADA PROSES PERTOLONGAN PERSALINAN DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT KOTA BANDA ACEH Wirda Usrina Musthafa; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan APD oleh petugas kesehatan saat menolong persalinan masih belum lengkap. Petugas kesehatan hanya menggunakan sarung tangan, masker, dan apron saat menolong persalinan, sedangkan kacamata/glasses dan sepatu boot tidak digunakan. Hal ini sangat beresiko bagi petugas kesehatan karena mereka dapat tertular berbagai penyakit dari cairan tubuh pasien. Sanksi bagi petugas kesehatan yang tidak menggunakan APD dengan lengkap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemakaian APD meliputi menggunakan sarung tangan, masker, apron/celemek, kacamata/glasses dan sepatu boot pada proses pertolongan persalinan di ruang bersalin Rumah Sakit Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskripstif eksploratif, dengan desain survey. Jumlah populasi 31 Petugas Kesehatan. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada tanggal 27 Juni – 17 Juli 2016 di BLUD RSIA dan Rumah Sakit Meuraxa Kota Banda Aceh. Hasil penelitian didapatkan dari 31 responden, sebanyak 96,8% penggunaan sarung tangan sesuai SOP, 83,9% penggunaan masker sesuai SOP, 64,5% penggunaan apron/celemek sesuai SOP, 77,4% penggunaan kacamata/glasses tidak sesuai SOP, dan 77,4% penggunaan sepatu boot tidak sesuai SOP. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memakai kacamata/glasses dan sepatu boot pada saat menolong persalinan, agar dapat melindungi petugas kesehatan dari berbagai resiko penyakit yang didapat selama menolong persalinan.

Page 3 of 14 | Total Record : 133