cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4" : 33 Documents clear
DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DENGAN DEFISIT PERAWATAN DIRI DI PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH putri rahayu kusuma; Muhammad Armiyadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas perawatan diri menurun pada pasien gangguna jiwa terjadi akibat adanya perubahan proses pikir, sehingga keluarga menjadi sistem pendukung utama dalam mengatasi keadaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk gambaran dukungan keluarga pada pasien gangguna jiwa dengan defisit perawatan diri di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien gangguan jiwa dengan defisit perawatan diri yang tercatat sebagai penerima layanan dipuskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh berjumlah sebanyak 164 orang. Pengambilan sampel minimal dihitung berdasarkan rumus slovin sebanyak 63 orang yang berkunjung ke puskesmas saat penelitian. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan teknik angket. Hasil penelitian menunjukkan responden mempunyai dukungan emosional yang baik sebanyak 33 orang (52,4%), responden mempunyai dukungan informasi yang kurang baik sebanyak 35 orang (55,6%), responden mempunyai dukungan instrumental yang baik sebanyak 36 orang (57,1%), responden mempunyai dukungan penghargaan yang baik sebanyak 35 orang (55,6%). Berdasarkan hasil penelitian, puskesmas diharapkan dapat membantu peningkatan kemampuan keluarga dalam mendapat informasi yang dibutuhkan dan mendorong partisipasi aktif anggota keluarga dalam melakukan perawatan diri pasien gangguan jiwa dengan defisit perawatan diri.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR AKIBAT BANJIR Epi Susanti; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh merupakan salah satu provinsi yang sangat rawan terjadi bencana alam, khususnya bencana banjir. Banjir memberikan berbagai macam dampak bagi masyarakat, diantaranya muncul berbagai macam penyakit seperti infeksi pernapasan akut, demam berdarah, malaria, diare, penyakit kulit, dan lainnya. Pengetahuan masyarakat berpengaruh terhadap sikap dan tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyakit menular akibat banjir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular akibat banjir di Gampong Lon Asan Kecamatan Lembah Seulawah Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif melalui desain cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk skala Guttman dan skala Likert. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular akibat banjir berada pada kategori baik (96,5%), sikap masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular akibat banjir termasuk berada pada kategori baik (97,6%), tindakan masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular akibat banjir berada pada kategori benar (97,6%). Diharapkan masyarakat dapat mempertahankan pengetahuan, sikap dan perilakunya dalam upaya pencegahan penyakit menular akibat banjir. Penelitian ini juga mengharapkan agar pemerintah terkait dapat membuat program-program seperti promosi kesehatan yang dapat mempertahankan pengetahuan, sikap serta perilaku masyarakat untuk terus termotivasi dalam mencegah penyakit menular akibat banjir melalui program kerja Puskesmas.Kata Kunci : Pengetahuan, sikap, tindakan, banjir, penyakit menular
PERAN PERAWAT CLINICAL INSTRUKTUR DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN KLINIK MAHASISWA PRAKTEK mellysa nasanura; muhammad yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan klinik adalah suatu metode pengajaran dan pembelajaran mahasiswa dengan menggunakan perawat sebagai model perannya. Proses bimbingan klinik melibatkan CI dan mahasiswa, untuk mencapai tujuan bimbingan klinik di perlukan manajemen bimbingan klinik terkhususnya peran CI yang baik.  Seorang CI mempunyai peran menjembatani antara teori yang didapatkan mahasiswa difakultas dengan kenyataan yang adadirumah sakit. Tujuan penelitian  untuk mengetahui bagaimana Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat CI di Ruang Rawat Inap Mina, Raudhah dan Aqsa Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin sebanyak 66 perawat CI. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan Peran Perawat CI dalam pelaksanaan program bimbingan klinik mahasiswa praktek berada pada kategori baik sebanyak 74,2% yang di bagi menjadi peran sebagai educator baik 72,7 %, peran sebagai care giver baik 69,7 %, peran sebagai role model baik 66,7%. Diharapkan CI lebih memperhatikan dan mendampingi mahasiswanya pada saat melakukan asuhan keperawatan, dan pentingnya kerjasama sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal dan mutu pelayanan semakin baik
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA mutia ulfa; sufriani sufriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare terjadi karena kelainan yang melibatkan fungsi pencernaan, penyerapan dan sekresi. Diare juga biasanya diklasifikasikan sebagai diare akut atau kronik. Seseorang dikatakan menderita diare bila feses lebih berair dari biasanya atau bila buang air besar lebih dari tiga kali dan berair tapi tidak berdarah dalam waktu 24 jam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Meuraxa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi seluruh anak balita yang menderita diare dan ibunya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Meuraxa sebanyak 193 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 14 s.d 28 Juli 2017. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah purposive sampling, sebanyak 46 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk dichotomous choice dan lembar observasi. Hasil penelitian untuk sumber air bersih sebanyak 54,3% responden dikategorikan tidak sehat, sarana jamban sebanyak 71,7% responden dikategorikan sehat, pengelolaan sampah rumah tangga  sebanyak 60,9% responden dikategorikan sehat, saluran pembuangan air limbah  sebanyak 54,3% responden dikategorikan sehat, perilaku ibu sebanyak 65,2% responden dikategorikan baik, pemberian ASI eksklusif sebanyak 76,1% responden dikategorikan tidak ASI eksklusif, status gizi sebanyak 80,4% responden dikategorikan gizi baik/normal, dan status imunisasi sebanyak 69,6% responden dikategorikan lengkap. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sumber air yang digunakan orang tua yang anaknya menderita diare tidak sehat dan orang tua memberikan makanan tambahan selain ASI. Diharapkan kepada orang tua agar dapat memperhatikan kualitas ASI yang diberikan kepada balita dan dapat memberikan ASI eksklusif ketika bayi berusia 0-6 bulan. Bagi puskesmas melakukan kolaborasi dengan pihak terkait atau pemerintah tentang air minum yang layak untuk di kosumsi. 
FRAKSI EJEKSI DENGAN KEJADIAN EDEMA PARU PADA PASIEN GAGAL JANTUNG humaira ireva; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Gagal jantung terjadi jika jantung tidak mampu mengalirkan darah dalam jumlah yang adekuat untuk kebutuhan jaringan. Pada gagal jantung diperlukan nilai fraksi ejeksi untuk mengetahui kemampuan jantung yang masih berfungsi. Apabila terjadi peningkatan tekanan vena pulmonalis maka akan terjadi distensi vena pulmonalis dan transudasi cairan ke dalam ruangan udara sehingga terjadi edema paru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan fraksi ejeksi dengan kejadian edema paru pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan metode deskriptif correlative dengan data penelitian diperoleh melalui metode retrospektif study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan fraksi ejeksi dengan kejadian edema paru pada pasien gagal jantung. Rekomendasi untuk RSUDZA Banda Aceh yaitu diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan informasi kepada pasien tentang pentingnya pelaksanaan ekhokardiografi dilakukan untuk mengetahui fungsi jantung dan  menghindari komplikasi yang akan datang.
TEMAN SEBAYA DENGAN PERKEMBANGAN MORAL PADA REMAJA ayurisma dewi; fithria fithria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teman sebaya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pemahaman moral. Permasalahan moral yang menyangkut remaja semakin hari semakin bertambah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan teman sebaya dengan perkembangan moral pada remaja di UPTD panti Asuhan Nirmala Kota Banda Aceh. Metode Penelitian deskriptif koleratif, pengumpulan data dilaksanakan mulai tanggal 14 s/d 16 Juli 2017 dengan cara penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang tinggal di UPTD panti Asuhan Nirmala Kota Banda Aceh, berjumlah 81 orang, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi. Data diolah data dan di analisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis diperoleh ada hubungan teman sebaya dengan perkembangan moral pada remaja dengan nilai(p=0,004). Rekomendasi hasil penelitian diharapkan perlu pengawasan dan peran serta keluarga atau pembina panti asuhan untuk memantau perkembangan moral remaja secara langsung maupun tidak langsung.
PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN GANGGUAN JIWA elidarwati elidarwati; hasniah hasniah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang mengalami gangguan jiwa memerlukan perawatan dari seorang perawat, pelaksanaan asuhan keperawatan memerlukan komunikasi terapeutik untuk menciptakan hubungan antara perawat dengan pasien. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan komunikasi terapeutik pada pasien gangguan jiwa di  Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh Tahun 2017. Metodelogi Penelitian deskriptif koleratif, pengumpulan data dilaksanakan mulai tanggal 20 s/d 24 Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional random sampling, dan data diolah manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi terapeutik dalam pemberian asuhan keperawatan ditinjau dari persepsi perawat berada pada kategori baik yaitu 41 responden (68,3%), ditinjau dari emosi rata-rata berada pada kategori  baik dan kurang sebanyak 30 responden (50%), ditinjau dari  latar belakang sosial budaya berada pada kategori kurang sebanyak 31 responden (51,7%), ditinjau dari  pengetahuan berada pada kategori baik sebanyak 35 responden (58,3%), ditinjau dari peran berada pada kategori baik sebanyak 37 responden (61,7%). Kesimpulan persepsi, emosi, latar belakang sosial budaya, pengetahuan dan peran mempengaruhi pelaksanaan komunikasi. Saran kepada perawat yang memiliki persepsi kurang, emosi kurang, latar belakang sosial budaya kurang, pengetahuan kurang dan peran perawat kurang agar meningkatkan persepsi, emosi, latar belakang sosial budaya, pengetahuan dan peran perawat yang baik dalam melakukan komunikasi terapeutik.
PERSONAL HYGIENE SANTRIWATI DI PESANTREN MARKAZ AL-ISHLAH AL-AZIZIY BANDA ACEH Resiana Astari; Teuku Samsul Alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan tanggung jawab dari setiap individu, masyarakat, pemerintah dan juga swasta . Hal ini harus diperhatikan dalam menjaga sekaligus memelihara kebersihan pribadi hidup bersih maupun lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Santriwati adalah individu yang berpendidikan dalam lingkungan pesantren/ asrama dan sangat rentan akan terjadinya proses penularan penyakit. Kurangnya pemeliharaan personal hygiene pada santriwati akan menimbulkan beberapa jenis penyakit, seperti penyakit kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran personal hygiene santriwati di Pesantren Markaz Al-Ishlah Al-Aziziy Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive explorative dengan desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik total sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini 61 Santriwati. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18-19 Juni 2017 dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa angket dalam bentuk skala Guttman. Penelitian ini menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian untuk subvariabel kulit pada kategori tidak bersih sebanyak 37 Santriwati (60,7%), mulut pada kategori bersih sebanyak 42 Santriwati (68,9%), mata pada kategori bersih sebanyak 33 Santriwati (54,1%), telinga pada kategori bersih sebanyak 50 Santriwati (82,0%), hidung pada kategori bersih sebanyak 53 Santriwati (86,9%), rambut pada kategori bersih sebanyak 34 Santriwati (55,7%), dan kuku tangan dan kaki pada kategori bersih sebanyak 38 Santriwati (62,3%). Diharapkan kepada pihak pesantren/asrama lebih meningkatkan kebersihan di asrama.
LOCAL KNOWLEDGE GEMPA DAN TSUNAMI TERHADAP PERINGATAN DINI PADA GURU SEKOLAH DASAR Eka Yunita; Rachmalia Rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru yang tinggal di daerah rawan bencana perlu perhatian khusus dalam peringatan darurat untuk meningkatkan kesiapsiagaan yang dapat dilakukan baik dari pendidikan formal maupun informal  seperti local knowledge sehingga dapat diwariskan ke siswa yang bisa dikembangkan dari pengalaman bencana sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan local knowledge meliputi; dimensi observasi, antisipasi, penyesuaian, dan komunikasi terkait bencana gempa dan tsunami terhadap peringatan dini pada guru di sekolah Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross section study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 88 orang dengan pengambilan sampel total sampling. Alat yang digunakan alat pengumpulan data adalah kuesioner berjumlah 41 pertanyaan local knowledge dan 106 pertanyaan kesiapsiagaan dengan menggunakan tehnik angket. Metode analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara local knowledge dengan peringatan dini pada guru di sekolah Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dimensi observasi (P-value=0,000), antisipasi (P-value=0,000), penyesuaian (P-value=0,000), komunikasi (P-value=0,003). Diharapkan kepada guru di sekolah kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh dapat mempertahankan dan meningkatkan local knowledge terkait peringatan dini bencana gempa dan tsunami sehingga mampu mewariskan kepada murid
DUKUNGAN KELUARGA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHTAN JIWA PENDERITA GANGGUAN JIWA cut dian risna; setiobudiraharjo setiobudiraharjo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan pasien dengan gangguan jiwa tetapi fenomena dilapangan dimana keluarga kurang mendukung proses pengobatan klien, hal ini dibuktikan dengan keluarga yang jarang membawa klien untuk melakukan kontrol ulang. Tujuan penelitian untuk mengetahuidukungan keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan jiwa penderita gangguan jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiandeskriptifeksploratifpada tanggal 17 sampai 21 Juli 2017. Populasi penelitian adalah seluruh penderita gangguan jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh sebanyak 66 orang. Pengambilan sampel dilakukansecara purposive samplingberjumlah 33 responden dengan pengumpulan data menggunakan metode wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga dalam upaya meningkatkan kesehatan jiwa penderita gangguan jiwa berada pada kategori baik sebanyak 81.8% yang dibagi menjadi dukungan informasional cukup (54.5%), dukungan emosional baik (72.7%), dukungan instrumental baik (81.8%) dan dukungan penilaian baik (51.5%). Diharapkan bagi keluarga untuk lebih meningkatkan peran dalam memberikan dukungan dan kepedulian terhadap klien gangguan jiwa terutama dalam hal dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penilaian.

Page 1 of 4 | Total Record : 33