cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
PELAKSANAAN PELAYANAN ANTENATAL TERPADU Masyithah Audina; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan antenatal terpadu merupakan suatu program yang menjembatani pertemuan antara ibu hamil dengan petugas kesehatan sehingga pelayanan ini seharusnya dapat dilaksanakan secara berkualitas dan sesuai dengan standar. Namun selama ini banyak ditemukan ibu hamil yang tidak menerima pelayanan antenatal seperti yang seharusnya diberikan (missed opportunity). Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pelayanan antenatal terpadu di Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian adalah deskriptif naratif. Populasinya adalah seluruh ibu hamil yang mendatangi pelayanan antenatal terpadu di Puskesmas tersebut. Sampel adalah 102 orang dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 02-21 Mei 2018. Alat pengumpulan data berupa lembar kuesionerdalam bentuk dikotomi berjumlah 21 pertanyaan. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari total 102 responden, sebanyak 69.6%mendapatkan pelayanan antenatal secara terpadu dengan rincian sebanyak 70.6% mendapatkan pengukuran lingkar lengan atas secara terpadu; 82.4% mendapatkan pemeriksaan laboratorium secara terpadu; 64.7% mendapatkan komunikasi, informasi, edukasi efektif terpadu; dan 51% mendapatkan pemberian tablet tambah darah terpadu. Disarankan kepada penyedia pelayanan antenatal untuk dapat melaksanakan pelayanan antenatal secara terpadu sehingga masalah dalam kehamilan dapa dikehatui dan ditangani segera. 
BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENERAPKAN SASARAN PATIENT SAFETY riska riska; said usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya organisasi adalah berbagi keyakinan, nilai-nilai, dan asumsi yang telah ada didalam organisasi itu sendiri. Kepatuhan perawat dan keberhasilan penerapan patient safety dapat dicapai apabila perawat mengetahui dengan  tepat sesuatu yang mengancam keselamatan pasien selama perawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan budaya organisasi dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan sasaran patient safety di ruang rawat inap aqsha Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan Survey Analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total samplingdengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner,dengan metode analisi Chi-Square. Hasil penelitian :  ada hubungan kepemimpinan dengan kepatuhan perawat dengan menerapkan sasaran patient safety(p-value 0,005), ada hubungan pengarahan dengan kepatuhan perawat dengan menerapkan sasaran patient safety (p-value 0,031), ), ada hubungan pengawasan dengan kepatuhan perawat dengan menerapkan sasaran patient safety(p-value 0,030), ada hubungan pola komunikasi dengan kepatuhan perawat dengan menerapkan sasaran patient safety (p-value 0,012) dan ada hubungan anatara budaya organisasi dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan sasaran patient safety (p-value 0,004). 
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KECAMATAN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR Desi Putriyani; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dunia dan di Indonesia banyak orang yang mengalami gangguan jiwa termasuk di  Aceh. Sering kali, orang dengan gangguan jiwa mendapatkan stigma dan diskriminasi dari kalangan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stigma masyarakat Di Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar berdasarkan stereotip,  prasangka dan diskriminasi. Jenis penelitian ini deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat di Desa Tumbo Baro, Desa Lam Ara Tunong dan Desa Reuleng Geulumpang Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar berjumlah 68 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode proporsional sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan teknik wawancara terpimpin dan alat ukur berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,1% responden memberikan stereotip terhadap orang dengan gangguan jiwa, 52,9% responden memberikan prasangka terhadap orang dengan gangguan jiwa dan 52,9% responden tidak melakukan diskriminasi terhadap orang dengan gangguan jiwa, sehingga dapat disimpulkan bahwa 51,5% responden tidak memberikan stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat gambaran dampak stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa dan diharapkan kepada pemerintah Kecamatan Kuta Malaka dapat bekerja sama dengan petugas kesehatan menyelenggarakan seminar/penyuluhan kepada masyarakat tentang stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa agar masyarakat mengerti dan paham mengenai stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa.
KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN BURNOUT DI RUMAH SAKIT MEURAXA BANDA ACEH mulvi rozi yani; Hajjul Kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout merupakan sindrom kelelahan emosional, depersonalisasi, dan berkurangnya penghargaan terhadap diri sendiri, secara spesifik dihubungkan dengan stres yang kronis dari hari kehari dan ditandai dengan kelelahan fisik, emosional dan mental. Karakteristik individu meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir dan lama bertugas. Tujuan penelitian untuk mengetahui  karakteristik perawat dengan burnout di Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif; deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Jumlah populasi 149 orang perawat yang bekerja diruang rawat inap. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling jumlah sampel 66 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Dan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian adalah ada hubungan usia dengan burnout (p-value 0,013), jenis kelamin dengan burnout (p-value 0,017), status perkawinan dengan burnout (p-value 0,022), tidak ada hubungan pendidikan terakhir dengan burnout (p-value 0,862), ada hubungan antara lama masa kerja dengan burnout (p-value 0,000), ada hubungan  pengetahuan dengan burnout (p-value 0,015), ada hubungan kemampuan intelektual dengan burnout (p-value 0,014), ada hubungan kemampuan fisik dengan burnout (p-value 0,031), ada hubungan  kesesuaian pekerjaan dengan kemampuan dengan burnout (p-value 0,028), di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. Perawat diharapkan mampu memanajemen stres sehingga keadaan kejenuhan dalam bekerja tidak terjadi.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN GOUT ARTHRITIS DI KABUPATEN ACEH BESAR : SUATU STUDI KASUS Tatiya Mahdalena Z; Nurul Hadi; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout Arthritis merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi di Indonesia sebesar 11,9% dan prevalensi paling tinggi berada di provinsi Aceh, yaitu sebesar 13,26%.  Tujuan karya ilmiah akhir ini untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada lansia dengan gout arthritis, menggunakan metode studi kasus. Hasil pengkajian didapatkan klien sudah menderita gout arthritis dan hipertensi selama lebih dari 10 tahun, mengeluh nyeri pada area paha hingga kedua lutut dengan skala nyeri 4 NRS. Klien menggunakan tongkat, mempunyai riwayat jatuh 1 bulan yang lalu serta mempunyai masalah penglihatan dan pendengaran. Diagnosa keperawatan pada klien yaitu nyeri kronis, risiko jatuh, dan manajemen kesehatan tidak efektif. Implementasi keperawatan pada diagnosa nyeri kronis yaitu pemberian edukasi terapi nonfarmakologi serta demonstrasi terapi kompres hangat kayu manis dan implementasi untuk diagnosa risiko jatuh berupa pemberian edukasi tentang pencegahan risiko jatuh serta latihan Range Of Motion (ROM). Hasil evaluasi terjadi penurunan skala nyeri dari 4 NRS menjadi 2 NRS dan kadar asam urat dari 10,5 mg/dl menjadi 9,7 mg/dl. Disarankan kepada pihak pelayanan kesehatan khususnya Puskesmas agar dapat memberikan edukasi kesehatan terkait terapi kompres hangat kayu manis kepada msyarakat yang menderita gout arthritis.
PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR KORBAN TENGGELAM TARUNA POLTEKPEL MALAHAYATI ACEH BESAR Alviana Dara Phonna; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian akibat tenggelam salah satu penyebabnya adalah  system pertolongan yang tidak  tepat dan kurangnya pengetahuan penanganan korban yang yang tidak sesuai. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang kasus kegawat daruratan pada korban tenggelam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan siswa taruna tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada korban tenggelam di Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 siswa taruna yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar melalui google form. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebanyak 62 responden (93,9%) siswa taruna memiliki tingkat pengetahuan baik tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada korban tenggelam. Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar senantiasa memberikan edukasi serta pelatihan secara berkesinambungan dan menyeluruh mengenai Bantuan Hidup Dasar sehingga lebih meningkatkan pengetahuan siswa taruna tentang BHD.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN R DENGAN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) STAGE V DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH: SUATU STUDI KASUS yulia fitri; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) stage V atau gagal ginjal kronik stadium V merupakan penurunan fungsi ginjal dengan glomerular filtrat rate (GFR) 15 ml/mnt/1,73 yang disertai dengan peningkatan kadar ureum dan kreatinin sehingga pasien harus menjalani hemodialisa sepanjang hidupnya sebagai terapi pengganti ginjal. Studi kasus ini bertujuan untuk menyampaikan asuhan keperawatan pada pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) stage V di ruang penyakit dalam wanita Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Masalah keperawatan yang muncul pada pasien R meliputi perfusi renal tidak efektif, hypervolemia, bersihan jalan napas tidak efektif, ketidakstabilan kadar glukosa darah, dan defisit nutrisi. Metode yang dilakukan yaitu melakukan asuhan keperawatan selama 4 hari. Hasil dari asuhan keperawatan,  yaitu kondisi pasien stabil dan bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian. Direkomendasikan kepada perawat untuk memberikan edukasi kesehatan pada pasien dan keluarga melakukan pemantauan intake dan output cairan sebagai salah satu terapi yang bisa dilanjutkan dirumah dan diharapkan kepada pengambil kebijakan rumah sakit untuk mengoptimalkan media edukasi kesehatan yang menarik bagi pasien.
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENANGANAN KEGAWATDARURATAN GIGITAN ULAR (SNAKE BITE) Putri Widya Melli; Fikriyanti Fikriyanti; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gigitan ular sebagai salah satu masalah kegawatdaruratan yang perlu segera ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, perawat harus memiliki pengetahuan yang baik tentang cara penanganan gigitan ular sehingga nyawa korban dapat terselamatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang penanganan kegawatdaruratan gigitan ular (Snake Bite) di kabupaten Aceh Barat. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 76 perawat dari Puskesmas Cot Seumeureung dan Puskesmas Drien Rampak. Alat pengumpulan data berupa kuesioner tentang penanganan kegawatdaruratan gigitan ular. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 39 (51,3%) perawat memiliki pengetahuan baik. Direkomendasikan kepada perawat untuk dapat meningkatkan dan mencari informasi terbaru tentang penanganan kegawatdaruratan gigitan ular sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat pada korban gigitan ular.
HUBUNGAN FATIGUE DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL JANTUNG Muliady Putra; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung menyebabkan perubahan secara struktural maupun fungsional pada miokardium sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan penurunan curah jantung yang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh pada pengisian ventrikel atau saat jantung memompa darah. Gangguan fungsional pada pasien gagal jantung sesak nafas, merasa cepat lelah dan retensi cairan akibatnya merasakan kelelahan yang berkepanjangan. Kondisi dengan kelelahan mempengarui aktivitas sehari sehingga membuat kualitas hidup menurun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara fatigue dengan kualitas hidup pada pada pasien gagal jantung di poliklinik jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasinya adalah pasien gagal jantung di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling dengan metode Convenience Sampling sehingga di dapatkan sampel berjumlah 40 responden, proses pengumpulan data dilaksanakan mulai 2 Januari s/d 2 maret 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Multidemisional Fatigue Inventory (MFI)dan World Health Organization Quality of Life - BREF (WHOQoL-BREF). Hasil analisa data Chi-Square dengan nilai p-value = 0.000 (0.05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara fatigue dengan kualitas hidup pada pasien gagal jantung di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Direkomendasikan bagi rumah sakit dapat mengidentifikasi pasien yang mengalami fatigue pada pasien gagal jantung sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.
PENGORGANISASIAN DAN SISTEM KOMUNIKASI DENGAN HOSPITAL PREPAREDNESS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Lia Adriyani Siregar; Cut Husna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospital disaster plan merupakan pedoman bagi rumah sakit dalam melakukan perencanaan dan penyiagaan terhadap kejadian bencana yang salah satu komponennya adalah pengorganisasian dan sistem komunikasi untuk memberikan perawatan medis segera dan efektif semaksimal mungkin, dan untuk meminimalkan morbiditas serta mortalitas akibat mass casualty incident.  Pengorganisasian dan sistem komunikasi adalah salah satu komponen disaster plan untuk menilai kesiapan rumah sakit dalam penanggulangan bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengorganisasian dan sistem komunikasi dengan hospital preparesness di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan correlation study dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, dan ruang perawatan intensif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling (n=567). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner terdiri dari 32 pernyataan dalam skala Likert. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian (87,8%) dan sistem komunikasi (70,5%) pada kategori baik serta hospital preparedness (95,6%) pada kategori siap. Kesimpulan ada hubungan antara pengorganisasian (p-value= 0,023) dan sistem komunikasi (p-value= 0,006) dengan hospital preparedness dalam penanggulangan bencana. Diharapkan kepada pengambil kebijakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk menerapkan dan mensimulasikan  pengorganisasian dan sistem komunikasi agar dapat memaksimalkan hospital preparesness dalam penanggulangan bencana.

Page 11 of 90 | Total Record : 891