cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
KARAKTERISTIK IBU YANG MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS LAMPASEH Putri Ahlia; Dara Ardhia; Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) 2021 melaporkan data pemberian ASI eksklusif secara global, hanya sekitar 44% bayi usia 0-6 bulan di seluruh dunia yang mendapatkan ASI eksklusif selama periode 2015-2020. Pemberian ASI eksklusif yang masih rendah akan berdampak pada kualitas dan daya hidup generasi penerus. Hal ini dapat dilihat dari karakteristik ibu (pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, usia dan paritas), karakteristik bayi (berat lahir dan kondisi kesehatan bayi), budaya dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu yang memberikan ASI eksklusif di Puskesmas Lampaseh. Penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 73 orang ibu menyusui bersuku Aceh dengan usia bayi 0-6 bulan, teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun sendiri oleh peneliti dan sudah melewati tahap uji validitas yang sebelumnya sudah dilakukan content validity. kuesioner disebar melalui google form. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 50 ibu (68,5%) memberikan ASI eksklusif, mayoritas usia responden 18-40 tahun (73%), usia bayi ibu terbanyak pada usia 6 bulan yaitu 17 orang (23,2%), tingkat pendidikan terakhir yaitu pendidikan tinggi sebanyak 35 orang (47,9%), ibu tidak bekerja sebanyak 41 orang (56,2%), dan sebagian penghasilan responden ≤ Rp. 3.165.030 sebanyak 39 (53,4%). Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan promosi kesehatan terkait pemberian ASI eksklusif agar capaian ASI eksklusif meningkat.
DUKUNGAN KELUARGA DAN UPAYA PENCEGAHAN OBESITAS SEBAGAI FAKTOR RISIKO PREELAMPSIA PADA IBU HAMIL Maulida Dwi Yani; Dewi Hermawati; Darmawati Darmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas yang terjadi setelah minggu ke-20 kehamilan akan meningkatkan risiko preeklampsia pada ibu hamil. Keterlibatan suami sebagai kepala keluarga dalam memberikan dukungan kepada ibu hamil terkait upaya pencegahan obesitas selama kehamilan sangatlah penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  gambaran dukungan keluarga terhadap upaya pencegahan obesitas sebagai faktor risiko preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan kerangka konsep dan studi literatur serta dianalisis dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada ibu hamil dalam kategori baik (53,2%) yang terdiri atas dukungan informasional dalam kategori baik (57%), dukungan emosional dalam kategori baik (67,1%), dukungan instrumental dalam kategori kurang (53,2%) serta dukungan penghargaan dalam kategori baik (59,5%)  dan upaya pencegahan obesitas sebagai faktor risiko preeklampsia pada ibu hamil dalam kategori rendah (59,5%). Direkomendasikan kepada petugas pelayanan kesehatan untuk memberikan konseling lebih lanjut mengenai upaya pencegahan obesitas kepada ibu hamil dan pentingnya melibatkan keluarga dalam memberikan dukungan selama kehamilan.
GAMBARAN TINGKAT STRES DAN MEKANISME KOPING RESIDEN YANG MENGIKUTI REHABILITASI NAPZA DI BANDA ACEH Marziah Marziah; Hasmila Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna NAPZA memerlukan dan berhak mendapatkan pelayanan rehabilitasi. Pengguna NAPZA yang kurang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, tidak bisa menerima kenyataan jika harus menjalani rehabilitasi sehingga dapat mengakibatkan terjadinya stres pada pengguna NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres dan mekanisme koping residen yang mengikuti rehabilitasi NAPZA di Banda Aceh. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksploratif dengan desain penelitian cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah residen yang mengikuti rehabilitasi sebanyak 53 orang. Hasil uji reliabilitas Kuesioner PSS dan MAX pada 10 residen di Yayasan Harapan Kita (YAKITA) yaitu 0,826 dan 0,812. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan total sampling. Penelitian ini dilakukan dari 17 Juli hingga 20 Juli 2018 di tiga pusat rehabilitasi di Banda Aceh, yaitu Rumoh Harapan Aceh RSJ Aceh, Yayasan Pintu Hijrah (SIRAH), Yayasan Seuramo Mulya (SURYA). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data demografi dan kuesioner baku dari PSS (Perceived Stress Scale) dan kuesioner MAX. Hasil penelitian didapatkan dari 53 responden, sebanyak 33 responden(62,3%) mengalami stres sedang, 18 responden (34%) memiliki mekanisme koping adaptif,  19 residen (35,8%)  maladaptif, dan 16 residen (30,2%)  avoidance. Diharapkan  perawat dan konselor dapat memberikan dukungan emosional, mental, dan manajemen stres pada residen yang mengikuti rehabiliasi NAPZA agar mempermudah proses pemulihan residen.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 6-24 BULAN YANG TIDAK MENDAPATKAN ASI EKSKLUSIF sefriani erlisa; Sri Intan Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asupan gizi melalui ASI dapat menunjang proses tumbuh kembang anak yang lebih optimal. Namun untuk saat ini masih kurangnya perhatian ibu dalam pemberian ASI eksklusif. Instrumen Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dapat digunakan untuk deteksi dini perkembangan anak, sehingga bisa diketahui seberapa jauh pengaruh ASI pada proses perkembangan anak. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran pertumbuhan berat badan, panjang badan, lingkar kepala dan perkembangan anak usia 6-24 bulan yang tidak mendapatkan ASI eksklusif di Puskesmas Darussalam Aceh Besar. Jenis penelitian descriptive dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yaitu proportional random sampling dengan jumlah populasi 198 anak. Sampel berjumlah 73 anak usia 6-24 bulan yang tidak ASI eksklusif. Pengumpulan data dilakukan tanggal 10-26 Mei 2017 dengan menggunakan timbangan bayi, pita meteran dan lembar KPSP. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan berat badan pada kategori gizi baik (90,4%), panjang badan pada kategori normal (61,6%), lingkar kepala pada kategori normal (100%) dan perkembangan anak berada pada kategori sesuai (57,5%). Melihat banyaknya ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif, disarankan untuk Puskesmas agar melakukan pendidikan kesehatan secara kontinyu tentang ASI eksklusif dan meninjau kembali kasus gangguan gizi, stunting yang dialami anak dibawah usia 2 tahun, sehingga kemungkinan meningkatnya gangguan gizi pada anak dapat dicegah sedini mungkin.
PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN GANGGUAN JIWA elidarwati elidarwati; hasniah hasniah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien yang mengalami gangguan jiwa memerlukan perawatan dari seorang perawat, pelaksanaan asuhan keperawatan memerlukan komunikasi terapeutik untuk menciptakan hubungan antara perawat dengan pasien. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan komunikasi terapeutik pada pasien gangguan jiwa di  Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh Tahun 2017. Metodelogi Penelitian deskriptif koleratif, pengumpulan data dilaksanakan mulai tanggal 20 s/d 24 Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional random sampling, dan data diolah manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi terapeutik dalam pemberian asuhan keperawatan ditinjau dari persepsi perawat berada pada kategori baik yaitu 41 responden (68,3%), ditinjau dari emosi rata-rata berada pada kategori  baik dan kurang sebanyak 30 responden (50%), ditinjau dari  latar belakang sosial budaya berada pada kategori kurang sebanyak 31 responden (51,7%), ditinjau dari  pengetahuan berada pada kategori baik sebanyak 35 responden (58,3%), ditinjau dari peran berada pada kategori baik sebanyak 37 responden (61,7%). Kesimpulan persepsi, emosi, latar belakang sosial budaya, pengetahuan dan peran mempengaruhi pelaksanaan komunikasi. Saran kepada perawat yang memiliki persepsi kurang, emosi kurang, latar belakang sosial budaya kurang, pengetahuan kurang dan peran perawat kurang agar meningkatkan persepsi, emosi, latar belakang sosial budaya, pengetahuan dan peran perawat yang baik dalam melakukan komunikasi terapeutik.
PENGETAHUAN DAN PERAN KADER POSYANDU TENTANG GIZI BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR Muhammad Sayuthi; Arfiza Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara nasional status gizi anak di berbagai daerah di Indonesia masih menjadi masalah.  Ada tidaknya masalah gizi anak di suatu daerah tidak jauh dari pengetahuan dan peran  kader posyandu. Kader bekerja secara sukarela ditunjuk dan di angkat berdasarkan kepercayaan dan persetujuan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan peran kader posyandu tentang gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif melalui pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 67 orang yang diambil dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 23-27 Juni 2016 di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode wawancara terpimpin dengan total 39 item pernyataan. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kader posyandu berada pada kategori baik dengan frekuensi 47 responden (70,1%), dan peran kader posyandu berada pada kategori baik dengan frekuensi 62 responden (92,5%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis menyarankan kepada Puskesmas Darussalam untuk terus memberikan pelatihan kepada kader posyandu terkait masalah gizi yang mungkin terjadi pada balita sehingga peran kader tetap berjalan dengan efektif.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PRAKTIK KEPERAWATAN DI BALAI PENGOBATAN YAYASAN RAHMA COY DESA CEURIH KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH RIKA MANDAYANI; Teuku Samsul Alam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme tenaga keperawatan menjadi sorotan di masyarakat, karena berpengaruh erat pada kualitas pelayanan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan. Hal tersebut merupakan tantangan bagi profesi keperawatan dalam mewujudkan asuhan keperawatan yang professional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang praktik keperawatan di Balai Pengobatan Desa Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 280 orang, pengambilan sampel menggunakan metode accidental samplingsehingga jumlah sampel menjadi 96 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 25 item pernyataan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang praktik keperawatan di Balai Pengobatan Yayasan Rahma Coy Desa CeurihKecamatan Ulee Kareng Banda Aceh berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 70,8% dengan sub variabel persepsi pengkajian berada pada kategori baik sebesar 67,6%, persepsi diagnosa berada pada kategori baik sebesar 74,0%, persepsi perencanaan berada pada kategori kurang sebesar 52,1%, persepsi implementasi berada pada kategori baik sebesar 72,9, dan persepsi evaluasi berada pada kategori baik sebesar 67,7%.
TINGKAT KELEKATAN IBU-BAYI DI KOTA BANDA ACEH Ramadana, Cut; Arnita, Yuni; Atika, Syarifa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelekatan ibu-bayi penting bagi keduanya baik bagi ibu maupun bayi. Kelekatan penting bagi ibu karena dapat membentuk hormon oxytocin dan prolaktin yang memiliki hubungan dengan kontraksi uterus dan menyusui, kelekatan juga penting bagi bayi karena akan mempengaruhi perkembangan bayi dimasa depannya, baik perkembangan bahasa, sosial emosional, perilaku maupun kognitif. Namun, tidak semua ibu dapat membangun kelekatan yang baik dengan bayi. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, baik karena faktor bayi, faktor ibu atau faktor kelekatan keduanya yang tidak sinkron. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelekatan ibu-bayi di salah satu wilayah kerja Puskesmas Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan yang berjumlah 314, teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode purposive sampling yang berjumlah 176 ibu. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, teknik pengumpulan data dengan wawancara terpimpin. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelekatan ibu-bayi berada pada kategori kurang baik yaitu 62,5%. Disarankan kepada ibu agar dapat terus berinteraksi dengan bayi agar kelekatan dapat terbentuk dan kepada tenaga kesehatan agar dapat memberikan edukasi kepada ibu terkait pentingnya meningkatkan kelekatan ibu-bayi agar menjadi lebih baik.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN M DENGAN OPEN FRACTURE BILATERAL ANKLE JOINT: SUATU STUDI KASUS saqilah permata azni lubis; Cut Husna; Devi Darliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur merupakan keadaan putusnya kontinuitas tulang yang menyebabkan hilangnya kestabilan pada tulang karena trauma akibat kecelakaan. Patah tulang yang menembus kulit disebut dengan fraktur terbuka dan memungkinan masuknya kuman atau bakteri ke dalam luka dan menyebabkan kontaminasi infeksi. Tujuan dari studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien M dengan open fracture bilateral ankle joint di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengkajian, Ny.M mengalami nyeri pada kedua pergelangan kaki, kekuatan otot menurun, aktivitas pasien dibantu oleh keluarga dan pasien berisiko mengalami infeksi. Didapatkan masalah keperawatan nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, gangguan integritas kulit, intoleransi aktivitas dan risiko infeksi. Implementasi yang sudah diberikan adalah manajemen nyeri dengan teknik relaksasi nafas dalam dan kompres hangat, melakukan latihan ROM, melakukan perawatan luka, membantu pemenuhan ADL, dan edukasi pasien tentang tanda dan gejala infeksi. Dari hasil evaluasi didapatkan dari 5 diagnosa ada 2 diagnosa yang teratasi yaitu nyeri akut dan risiko infeksi. Diharapkan pasien dengan fraktur dapat meningkatkan mobilisasi dengan latihan ROM pasif/aktif untuk mengurangi kekakuan pada sendi, kelemahan pada otot dan untuk mengembalikan kemampuan Activity Daily Living. Perawat rumah sakit dapat mengoptimalkan pemberian pendidikan kesehatan manajemen nyeri dengan kompres hangat kepada pasien.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI DENGAN PATENT DUCTUS ARTERIOSUS DI NICU : SUATU STUDI KASUS Elena Safitri; Nevi Hasrati Nizami; Inda Mariana Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 3 (2022): Karya Ilmiah Mahasiswa (KIA)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelainan kongenital seperti Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah cacat lahir yang paling umum terjadi dan merupakan penyebab utama terjadinya morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Secara global, kejadian penyakit jantung bawaan dilaporkan 8-10 dari 1000 kelahiran pada hampir semua negara dan terdapat 5-10% angka kejadian Patent Ductus Arteriosus (PDA) pada penyakit jantung bawaan tanpa memperhitungkan bayi prematur. Di Indonesia, tingkat kelahiran mencapai 4 juta per tahun, sehingga kejadian penyakit jantung bawaan atau kelainan jantung kongenital dapat diperkirakan mencapai 32-40 ribu per tahun. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah mengetahui asuhan keperawatan pada bayi Ny. J dengan Patent Ductus Arteriosus di ruang NICU Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus pada salah satu neonatus dengan PDA di ruang NICU. Diagnosis keperawatan yang muncul pada kasus ini adalah pola napas tidak efektif, gangguan pertukaran gas, penurunan curah jantung, defisit nutrisi dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) yang terdiri dari intervensi observasi, terapeutik dan kolaborasi. Evaluasi menunjukkan bahwa masalah gangguan pertukaran gas teratasi, pola napas tidak efektif teratasi sebagian, penurunan curah jantung teratasi sebagian, defisit nutrisi teratasi sebagian dan risiko infeksi teratasi sebagian.