cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI ASRAMA KOMPAS UNIVERSITAS SYIAH KUALA Teuku Alkautsar Safutra; Rachmalia Rachmalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal Hygiene sangat penting untuk mencegah timbulnya peradangan serta penyakit-penyakit infeksi maupun non infeksi lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene meliputi citra tubuh, praktik sosial, status sosial ekonomi, pengetahuan dan motivasi kesehatan, variabel budaya, kebiasaan atau pilihan pribadi dan kondisi fisik seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan personal hygiene pada mahasiswa yang tinggal di asrama komplek pelajar dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, Populasinya adalah seluruh mahasiswa laki-laki yang tinggal di asrama komplek pelajar dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berjumlah total 160 mahasiswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah 66 sampel. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 26 item pernyataan dalam bentuk dichotomous choice, pen light dan tongue spatel untuk lembar observasi pemeriksaan fisik. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2016. Bredasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (57,6%) memiliki pengetahuan personal hygiene yang baik, gambaran personal hygiene mahasiswa sebagian besar bersih (69,6%), dimana secara sub variabel sebagian besar mahasiswa memiliki rambut yang bersih (75,5%), kulit bersih (96,9%), kuku bersih (94%), tangan dan kaki bersih (92,4%), mulutbersih (96,9%), mata bersih (98,5%), telinga bersih (91,6%), dan hidung bersih (80,3%). Saran untuk asrama agar membuat suatu pelatihan atau seminar tentang personal hygiene serta memperbaiki sanitasi lingkungan.
TINDAKAN KEPERAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH HALUSINASI PENDENGARAN: SUATU STUDI KASUS Arina Nashirah; Aiyub Aiyub; Rudi Alfiandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan masalah yang paling banyak dijumpai pada pasien dengan skizofrenia. Dampak dari halusinasi  biasanya akan memicu perilaku kekerasan terhadap dirinya, orang lain dan lingkungan. Oleh karena itu, perawat memiliki peran penting dalam proses perawatan pasien melalui pemberian dukungan, motivasi, dan semangat selama proses keperawatan berlangsung. Studi kasus ini bertujuan menambah pengalaman tentang penerapan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Diagnosis keperawatan yang muncul adalah gangguan persepsi sensori halusinasi: pendengaran. Implementasi yang diberikan adalah pemberian strategi pelaksanaan halusinasi yaitu perawat membantu pasien mengenali halusinasi dan mengajarkan cara menghardik halusinasi, memotivasi pasien untuk rutin minum obat, mengontrol halusinasi melalui berbincang dengan orang lain dan melakukan aktivitas terjadwal. Selain itu, terapi psikoreligius seperti murottal Al-Qur’an dan dzikir juga diberikan untuk mengatasi halusinasi. Setelah melakukan perawatan selama 5 hari pasien terlihat kooperatif, mudah bergaul, mempertahankan kontak mata dan mudah diajak bicara terkait penyakitnya. Selain itu, pasien mengatakan mengalami penurunan frekuensi halusinasi. Berdasarkan temuan tersebut direkomendasikan kepada pihak Rumah Sakit Jiwa Aceh agar dapat memberikan terapi strategi pelaksanaan halusinasi secara rutin. Disamping itu, perawat juga dapat memberikan terapi murottal, dzikir dan memfasilitasi kegiatan beribadah sehingga pasien dapat menghilangkan halusinasi yang dirasakan.
HUBUNGAN FAKTOR MENYUSUI DENGAN TINGGI BADAN SESUAI USIAPADA BATITA Cut Yulia Azlinasari; Sufriani Sufriani; Inda Mariana Harahap
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan paling ideal yangberdampak besar bagi kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan anak sehinggapemberian ASI dianjurkanselama dua tahun setelahkelahiran. ASImengandung nutrisi yangdibutuhkanbayidalamjumlahtepatdanmudahdicerna. Meningkatkan praktik menyusui secara optimal adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi sehat.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan faktor menyusui dengan tinggi badan sesuai usia pada batita di Wilayah Kerja Puskesmas Kopelma Darussalam Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan desain retrospective study.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling menggunakan teknik proportional sampling dengan jumlah sampel 85 respondenyaituibu dan anak usia 24 sampai 36 bulan. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode wawancara terpimpin.Analisamenggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor menyusui dengan tinggi badan sesuai usia (p-value0,001), pelaksanaan IMDdengan tinggi badan sesuai usia (p-value = 0,011), pemberian ASI eksklusifdengan tinggi badan sesuai usia (p-value 0,001), dan meneruskanpemberian ASI sampai usia 24 bulan dengan tinggi badan sesuai usia (p-value 0,001). Diharapkan bagi petugas kesehatan puskemas dapat melakukan edukasi berupa penyuluhan untuk meningkatkan motivasi, dukungan dan sikap ibu dalam praktik menyusui.
FAKTOR RISIKO COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Siti Alma; Asniar Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) dikalangan mahasiswa masih menjadi masalah global, termasuk di Indonesia. Hal ini membutuhkan upaya pencegahan mengingat CVS dapat menyebabkan gangguan mata yang serius berupa glaukoma yang berujung dengan kebutaan. Agar upaya pencegahan tersebut tepat sasaran, perlu diindentifikasi faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan  CVS pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan melibatkan216 mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (FKep Unsyiah) yang dipilih secara proportional stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CVS terjadi pada 74,5 % mahasiswa FKep Unsyiah. Selain itu, diantara faktor-faktor risiko CVS yang diukur, hanya penggunaan kacamata yang secara signifikan berhubungan dengan kejadian CVS (p=0,023),sedangkan jenis kelamin (p=0,408), lama bekerja didepan komputer/laptop (p=0,315), lama istirahat setelah menggunakan komputer/laptop (p=0,273) dan praktik ergonomi saat menggunakan komputer/laptop (p=0,244) tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian CVS pada mahasiswa FKep Unsyiah. Penelitian ini merekomendasikan agar para mahasiswa dapat memeriksakan mata secara rutin apabila sudah mengalami keluhan CVS, terutama mahasiswa yang telah menggunakan kacamata. Upaya pencegahan lain juga perlu digiatkan, seperti manajemen waktu.
STRES CAREGIVER YANG MEMILIKI PASANGAN DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI Maulita Agustina; aiyub aiyub
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres erat kaitannya dengan tekanan hidup yang semakin hari semakin tinggi. Ketika pasangan mengalami halusinasi, berbagai keadaan emosi akan muncul seperti rasa takut, cemas, sedih, penolakan, dan stres. Meningkatnya stres caregiver (istri/suami) dalam merawat pasangan dengan halusinasi akan mempengaruhi kesehatan fisik dan kualitas rawatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres caregiver yang memiliki pasangan dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksploratif dengan desain penelitian cross sectional study.  Sampel dalam penelitian ini adalah caregiver (suami/istri) yang memiliki pasangan dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi sebanyak 91 orang yang dipilih dengan metode cluster sampling dengan menggunakan 3 kecamatan (Ingin Jaya, Darul Imarah, dan Lhoknga) sebagai sampel, kemudian keseluruhan responden yang ada di kecamatan tersebut diambil menjadi sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner baku dari PSS (Perceived Stress Scale) berupa angket. Hasil penelitian didapatkan dari 91 responden, sebanyak 88 (96,7%) responden mengalami stres ringan. Hasil penelitian, juga menunjukkan bahwa status ekonomi dan lamanya rawatan tidak mempengaruhi tingkat stres responden, karena caregiver  memiliki tingkat pendidikan dan adaptasi yang baik. Diharapkan perawat CMHN dapat memberikan dukungan emosional, mental, dan pendidikan kesehatan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa agar dapat mengurangi stres selama merawat anggota keluarganya.
copy judul jurnal yabng bahs indo khaidir aulia; junaidi junaidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

isi absstak indonesia
PROSES ADAPTASI BELAJAR MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS YIAH KUALA BANDA ACEH Habibi Habibi; Noraliyatun Jannah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptasi adalah upaya penyesuaian diri dengan lingkungan atau menyesuaikan lingkungan agar sesuai dengan tujuan personal. Seseorang yang menghadapi lingkungan berbeda perlu melakukan usaha penyesuaian, peralihan sistem belajar yang dihadapi oleh mahasiswa baru merupakan masa penyesuaian terhadap tuntutan akademis universitas dan perubahan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses adaptasi belajar Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling pada mahasiswa reguler A angkatan 2015 di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala berjumlah 91 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi belajar mahasiswa adaptif (52,7%), subvariabel mekanisme koping dalam proses pembelajaran mahasiswa adaptif (61,5%), subvariabel regulator subsistem dalam proses pembelajaran mahasiswa adaptif (59,3%), dan subvariabel kognator subsistem dalam proses pembelajaran mahasiswa adaptif (60,4%). Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses adaptasi belajar mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala sudah adaptif. Pihak Fakultas Keperawatan dapat terus meningkatkan orientasi sistem pembelajaran dan penerapan metode pembelajaran untuk mahasiswa baru. 
ASUHAN KEPERAWATAN POST-PARTUM SECTIO CAESAREA DENGAN PEB (PRE-EKLAMPSIA BERAT): SUATU STUDI KASUS Ria Pertiwi; Dewi Hermawati; Dara Ardhia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO menyatakan pre-eklampsia berat adalah komplikasi yang sering terjadi dalam kehamilan dengan angka kejadian di dunia berkisar 0,51 % - 38,4 % dan Indonesia sebanyak 1,8 % - 18 %.  Provinsi Aceh tahun 2021 khususnya di RSUDZA Banda Aceh berkisar 23,91%. Kejadian PEB memerlukan tindakan SC dalam proses persalinannya. Tujuan dari studi kasus ini untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pasien post SC dengan PEB di Arafah 2 RSUDZA. Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah nyeri akut, risiko perfusi serebral tidak efektif, menyusui tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, defisit pengetahuan, dan risiko infeksi. Intervensi yang diterapkan berdasarkan Evidence Based Practices adalah kombinasi tarik napas dalam dan zikir pada nyeri akut, pemantauan dan pencatatan TTV pada risiko perfusi serebral tidak efektif, pijat oksitosin pada menyusui tidak efektif, pendampingan ambulasi dini untuk gangguan mobilitas fisik, memberikan pendidikan kesehatan pada defisit pengetahuan, dan mengajarkan cara perawatan luka post SC pada risiko infeksi. Hasil evaluasinya adalah nyeri akut teratasi, risiko perfusi serebral tidak efektif teratasi sebagian, menyusui tidak efektif teratasi sebagian, gangguan mobilitas fisik teratasi, defisit pengetahuan teratasi, dan risiko infeksi teratasi sebagian. Disarankan kepada perawat untuk dapat menjadikan laporan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan pada ibu post SC dengan PEB. 
SUMBER SELF CARE BEHAVIOR DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH Nisa Rifka Afifah; Teuku Samsul Bahri; Anda Kamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi seringkali tidak disadari oleh kebanyakan orang sehingga dikenal sebagai “silent killer”. Hipertensi dapat mempengaruhi kualitas hidup. Praktik perawatan diri sangat penting bagi pasien hipertensi untuk pencegahan komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber self-care behavior dan kualitas hidup pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 151 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Self-Care of Hypertension dan WHOQOL-BREF. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hipertensi memiliki self-care maintenance yang baik (88,7%), self-care monitoring yang baik (80,1%), self-care management yang baik (74,2%) dan kualitas hidup yang baik (85,4%). Diharapkan kepada puskesmas untuk dapat meningkatkan pendidikan kesehatan agar pasien hipertensi memiliki pengetahuan terkait self care behavior dan kualitas hidup yang baik. 
Motivasi Response Cost Masyarakat Melakukan Vaksinasi Covid-19 Di Kota Banda Aceh Nada Sabrina; Cut Husna; Ahyana Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus COVID-19 di dunia termasuk Indonesia pada tahun 2021 mengharuskan pemerintah membuat kebijakan terhadap pengendalian COVID-19. Program pengendalian COVID-19 yang dijalankan pemerintah adalah vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dipengaruhi oleh motivasi individu. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi motivasi response cost masyarakat melakukan vaksinasi COVID-19. Jenis penelitian merupakan deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yaitu 2.427 orang. Metode pengambilan sampel pada penelitian adalah purposive sampling, sejumlah 343 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner peneliti dengan nilai reliabilitas 0,946. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor response cost  merupakan salah satu motivasi masyarakat melakukan vaksinasi COVID-19 dan berada pada kategori tinggi,  yaitu 333 responden ( 97,1%). Hasil penelitian ini didukung oleh adanya kebijakan vaksinasi gratis yang dijalankan pemerintah, dan peraturan administrasi yang berlaku sebagai syarat dalam pendidikan,perjalanan serta pekerjaan.