cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023): January" : 5 Documents clear
Identifikasi Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa SMA Negeri 1 Bati-Bati menggunakan Metode Certainty of Response Index pada Materi Gaya Ariani, Ramona; Zainuddin, Zainuddin; Mahtari, Saiyidah
Journal of Authentic Research Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v2i1.1032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep gaya di kalangan siswa SMA Negeri 1 Bati-Bati menggunakan metode Certainty of Response Index (CRI). Penelitian ini menggunakan pendekatan survei deskriptif kuantitatif, yang dilaksanakan dari Desember 2020 hingga Juni 2021, melibatkan 65 siswa kelas XI IPA yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian terdiri dari 20 soal yang diadaptasi dari Force Concept Inventory, mencakup topik-topik seperti identifikasi gaya, kinematika, serta Hukum I, II, dan III Newton. Hasil penelitian mengungkapkan tingkat miskonsepsi yang signifikan di antara siswa, terutama dalam memahami Hukum III Newton, di mana tingkat miskonsepsi mencapai 91%. Secara keseluruhan, 86,75% siswa menunjukkan adanya miskonsepsi, sementara hanya 3,65% yang menunjukkan pemahaman konsep yang benar. Metode CRI terbukti efektif dalam membedakan antara siswa yang menebak jawaban dan yang yakin dengan pengetahuannya. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi yang tepat dan strategi pengajaran yang efektif untuk mengatasi miskonsepsi ini. Keterbatasan penelitian ini termasuk ukuran sampel yang terbatas pada satu sekolah, yang dapat mempengaruhi generalisasi hasil. Selain itu, penelitian ini tidak melibatkan intervensi untuk memperbaiki miskonsepsi yang teridentifikasi. Penelitian masa depan sebaiknya memperluas ukuran sampel, menyesuaikan instrumen dengan konteks pendidikan lokal, dan memasukkan intervensi eksperimental untuk meningkatkan pemahaman konsep. Temuan ini berkontribusi signifikan pada pengembangan pendidikan fisika, menyediakan dasar untuk memperbaiki metode pengajaran dan mengatasi miskonsepsi siswa. Assessment of Conceptual Understanding Capabilities of High School Students at SMA Negeri 1 Bati-Bati Using the Certainty of Response Index Method in the Context of Force Abstract This study aimed to identify the conceptual understanding of force among students at SMA Negeri 1 Bati-Bati using the Certainty of Response Index (CRI) method. The research employs a descriptive quantitative survey approach, conducted from December 2020 to June 2021, involving 65 randomly selected students from the 11th-grade science program. The research instrument consists of 20 questions adapted from the Force Concept Inventory, covering topics such as force identification, kinematics, and Newton's First, Second, and Third Laws. The findings reveal a significant level of misconceptions among students, particularly in understanding Newton's Third Law, where the misconception rate reached 91%. Overall, 86.75% of students demonstrated misconceptions, while only 3.65% showed correct understanding. The CRI method proved effective in distinguishing between students who guessed the answers and those who were confident in their knowledge. This study underscores the importance of targeted interventions and effective teaching strategies to address these misconceptions. Limitations of this research include the sample size being limited to one school, potentially affecting the generalizability of the results. Additionally, the study did not involve intervention to correct identified misconceptions. Future research should expand the sample size, adapt the instrument to the local educational context, and include experimental interventions to improve conceptual understanding. The findings contribute significantly to the development of physics education, providing a foundation for improving teaching methods and addressing student misconceptions.
Pengembangan dan Validasi Modul Pembelajaran Berbasis Problem-Based Learning pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Siswa Madrasah Aliyah Putri, Norul Qomariyah; Haikal, Moch.
Journal of Authentic Research Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v2i1.1476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada materi Keanekaragaman Hayati untuk siswa kelas X di MA Sirojut Tholibin Taman Sari. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Penelitian ini difokuskan pada tahap Define, Design, dan Develop, sementara tahap Disseminate tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan media, serta uji coba dilakukan pada siswa. Validasi oleh ahli materi memberikan nilai validitas sebesar 96% dan oleh ahli media sebesar 88%, yang menunjukkan bahwa modul ini layak digunakan dengan revisi kecil. Validasi oleh siswa menunjukkan skor antara 73% hingga 89%, yang mengkategorikan modul ini dalam "Baik" hingga "Sangat Baik." Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman mereka terhadap konsep keanekaragaman hayati. Namun, disarankan untuk dilakukan perbaikan lebih lanjut, terutama dalam meningkatkan interaktivitas dan variasi kegiatan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modul PBL ini layak digunakan dalam konteks pendidikan yang serupa dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan Biologi di lingkungan MA Sirojut Tholibin Taman Sari Pamekasan. Development and Validation of a Problem-Based Learning Module on Biodiversity for Islamic High School Students Abstract This research aims to develop a Problem-Based Learning (PBL) teaching module on Biodiversity for Grade X students at MA Sirojut Tholibin Taman Sari. The study employed the Research and Development (R&D) method using the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research focused on the Define, Design, and Develop stages, while the Disseminate stage was not conducted due to time and budget constraints. Validation was carried out by material and media experts, and trials were conducted with students. The material expert's validation yielded a 96% validity score, and the media expert's validation yielded 88%, both indicating that the module is suitable for use with minor revisions. Student validation showed scores ranging from 73% to 89%, categorizing the module as "Good" to "Very Good." The findings suggest that the PBL module is effective in enhancing student engagement and understanding of biodiversity concepts. However, further improvements are recommended, particularly in increasing interactivity and diversity of learning activities. The study concludes that the PBL module is appropriate for use in similar educational contexts and contributes to improving the quality of Biology education at MA Sirojut Tholibin Taman Sari Pamekasan
Penerapan Strategi Pembelajaran KWL (Know Want to Learn) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah Mataram Sriana, Sriana; Samsuri, Taufik
Journal of Authentic Research Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v2i1.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Mataram melalui penerapan Strategi Pembelajaran KWL (Know Want to Learn) pada mata pelajaran IPA Biologi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Strategi Pembelajaran KWL secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca siswa dari kategori "Cukup Terampil" dengan persentase 47,5% pada Siklus I menjadi "Sangat Terampil" dengan persentase 87,5% pada Siklus II. Selain itu, keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) juga meningkat dari 68,75% pada Siklus I menjadi 87,5% pada Siklus II. Meskipun demikian, ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif siswa pada Siklus II hanya mencapai 75%, masih di bawah target ketuntasan 85% yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Pembelajaran KWL efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca dan memberikan dampak positif terhadap hasil belajar kognitif siswa, meskipun diperlukan penyesuaian lebih lanjut untuk mencapai ketuntasan belajar yang lebih optimal. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan kelas yang lebih baik, perencanaan pembelajaran yang matang, serta motivasi yang konsisten dari guru dalam penerapan strategi pembelajaran yang inovatif. Implementation of the KWL (Know Want to Learn) Learning Strategy to Enhance Reading Skills and Cognitive Learning Outcomes of Seventh-Grade Students at SMP Muhammadiyah Mataram Abstract This study aims to enhance reading skills and cognitive learning outcomes of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah Mataram through the implementation of the KWL (Know Want to Learn) Learning Strategy in Biology lessons. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The results indicate that the KWL Learning Strategy significantly improved students' reading skills from the "Moderately Skilled" category with a percentage of 47.5% in Cycle I to "Highly Skilled" with a percentage of 87.5% in Cycle II. Additionally, the implementation of the Lesson Plan (RPP) increased from 68.75% in Cycle I to 87.5% in Cycle II. However, the classical completeness of students' cognitive learning outcomes in Cycle II reached only 75%, still below the expected 85% target. The findings suggest that the KWL Learning Strategy is effective in improving reading skills and positively impacts students' cognitive learning outcomes, although further adjustments are needed to achieve optimal learning completeness. The implications of this study highlight the importance of better classroom management, thorough lesson planning, and consistent teacher motivation in the implementation of innovative learning strategies.
Efektivitas Penggunaan Metode Active Learning Tipe Team Game Tournament Terhadap Minat dan Prestasi Belajar Siswa Gummah, Syifa’ul; Rapsanjani, Hafsemi
Journal of Authentic Research Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v2i1.2130

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas metode active learning tipe team game tournament dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di tingkat SMP. Desain kuasi-eksperimen digunakan dengan melibatkan 60 siswa kelas VIII dari dua kelas yang berbeda, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Kelompok eksperimen diajar menggunakan metode team game tournament selama dua pertemuan, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran STAD. Minat belajar siswa yang ditinjau berdasarkan aktivitas dan antusiame belajar siswa, menunjukkan peningkatan skor minat sebesar 25% pada kelompok eksperimen, dibandingkan dengan peningkatan 5% pada kelompok kontrol. Prestasi akademik diukur menggunakan lima butir soal berbentuk essay, dengan rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 74,3, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 49,7 pada kelompok kontrol. Analisis statistik menggunakan uji-t mengkonfirmasi perbedaan signifikan dalam minat dan prestasi belajar siswa (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode team game tournament secara efektif meningkatkan keterlibatan siswa dan prestasi akademik, menjadikannya strategi pedagogis yang menjanjikan untuk pendidikan IPA. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi penerapan metode ini pada mata pelajaran dan tingkat pendidikan lainnya guna memaksimalkan manfaatnya. The Effectiveness of the Team Game Tournament Active Learning Method on Students' Interest and Academic Achievement Abstract This study examines the effectiveness of the Team Game Tournament (TGT) active learning method in enhancing students' interest and academic achievement in science subjects at the junior high school level. A quasi-experimental design was used, involving 60 eighth-grade students from two different classes, each consisting of 30 students. The experimental group was taught using the TGT method for two sessions, while the control group received STAD-based instruction. Student interest, evaluated based on learning activities and enthusiasm, showed a 25% increase in interest scores for the experimental group, compared to a 5% increase in the control group. Academic achievement was measured using five essay questions, with the experimental group’s average post-test score being 74.3, significantly higher than the control group’s average of 49.7. Statistical analysis using a t-test confirmed a significant difference in both interest and academic achievement (p < 0.05). The findings of this study indicate that the TGT method effectively enhances student engagement and academic performance, making it a promising pedagogical strategy for science education. Further research is recommended to explore the application of this method across other subjects and educational levels to maximize its benefits.
Perbedaan Kesadaran Metakognitif Berdasarkan Gender di SMA Negeri 1 Gunungsari Retnasari, Baiq Ayu; Asy'ari, Muhammad; Prayogi, Saiful; Muhali, Muhali
Journal of Authentic Research Vol. 2 No. 1 (2023): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v2i1.2134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kesadaran metakognitif antara siswa laki-laki dan perempuan di SMA Negeri 1 Gunungsari. Kesadaran metakognitif, yang mencakup kemampuan untuk memantau, mengontrol, dan mengevaluasi proses berpikir, merupakan faktor penting dalam keberhasilan akademik. Penelitian deskriptif ini melibatkan 100 siswa kelas XI IPA, dengan 52 siswa laki-laki dan 48 siswa perempuan yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui angket metakognitif berbasis skala Likert dengan empat pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki kesadaran metakognitif yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki pada hampir semua indikator yang diukur. Rata-rata nilai kesadaran metakognitif siswa perempuan adalah 2,65 (SD = 0,57), sementara rata-rata nilai siswa laki-laki adalah 2,58 (SD = 0,55). Perbedaan paling signifikan terlihat pada indikator perencanaan, dengan nilai rata-rata siswa perempuan sebesar 2,76 (SD = 0,58) dibandingkan dengan 2,61 (SD = 0,60) pada siswa laki-laki. Berdasarkan hasil ini, direkomendasikan agar strategi pembelajaran yang lebih responsif terhadap gender diterapkan, termasuk pendekatan yang lebih personal dan integrasi teknologi untuk mendukung pengembangan kesadaran metakognitif. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh faktor lain, seperti lingkungan belajar dan dukungan sosial, terhadap kesadaran metakognitif. Gender Differences in Metacognitive Awareness at SMA Negeri 1 Gunungsari Abstract This study aims to analyze the differences in metacognitive awareness between male and female students at SMA Negeri 1 Gunungsari. Metacognitive awareness, encompassing the ability to monitor, control, and evaluate cognitive processes, is a critical factor in academic success. This descriptive study involved 100 randomly selected 11th-grade science students, consisting of 52 male and 48 female students. Data were collected using a Likert-scale-based metacognitive questionnaire with four response options. The results indicated that female students had higher metacognitive awareness than male students across most measured indicators. The average metacognitive awareness score for female students was 2.65 (SD = 0.57), compared to 2.58 (SD = 0.55) for male students. The most significant difference was observed in the planning indicator, with female students scoring an average of 2.76 (SD = 0.58) compared to 2.61 (SD = 0.60) for male students. Based on these findings, it is recommended that more gender-responsive learning strategies be implemented, including personalized approaches and the integration of technology to support the development of metacognitive awareness. Further research is needed to explore the influence of other factors, such as learning environments and social support, on metacognitive awareness.

Page 1 of 1 | Total Record : 5