cover
Contact Name
R. Ahmad Zaky El Islami
Contact Email
zakyislami@untirta.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
zakyislami@untirta.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl. Raya Jakarta Km 4 Kampus Pakupatan Serang – Banten, Kota : Serang, 42128
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Dinamika
ISSN : 20882637     EISSN : 27237168     DOI : http://dx.doi.org/10.62870/dinamika.v10i2
Core Subject : Humanities, Social,
Pengabdian Dinamika” memuat hasil pelaksanaan pengabdian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2023)" : 12 Documents clear
SOSIALISASI PROGRAM PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK BUDIDAYA SAYURAN SEHAT DI KELOMPOK WANITA TANI DESA CIEREUDEU KECAMATAN PETIR SERANG Firnia, Dewi
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21810

Abstract

In general, the people of Cireundeu Village, Petir Subdistrict, Serang, have quite extensiveagricultural land, but its utilization is not optimal. The problem faced by Cireundeu villagers isthat their yard is not maximally utilized. Until now, the yard environment has only been used todry agricultural products, animal feed crops and centuries of little economic value. So far, thecondition of the yard has not helped much to fulfill or support daily needs. In addition, homeyards have not provided added value to cover daily needs, nor have they provided comfort andbeauty. When the yard is organized and empowered, it is expected to add aesthetic value andcontribute to the needs of the community, especially in terms of daily vegetable needs. The generalobjective of this community service activity is to provide an explanation to farmers or farmerwomen group participants about the need for home yard land management for vegetablecultivation and can practice in each of their yard environments. The specific objective of thisactivity is to increase the knowledge and skills of farmers or farm women group participants invegetable cultivation in the home yard environment. This community service activity is carriedout starting from lecture material (Presentation) to gardening practices in the home yard. Fromthis activity it can be concluded that the hobby of growing vegetables in the backyard is very easyfrom a social perspective. In addition, the community has an agricultural background so they arefamiliar with farming. As a result, the backyard environment becomes cleaner and greener, andthe community group can meet the needs of vegetables and medicinal plants around their homes.Keywords: cultivation, optimal, backyard, healthy vegetables
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERKELANJUTAN MELALUI SEKTOR PERTANIAN DAN UMKM DI DESA SANGIANG, KEC. MANCAK, KAB. SERANG Puspitasari, Indah
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21816

Abstract

Sangiang village is a village located in Mancak District, Serang Regency. It has an area of 293hectares of which 200 hectares are used for agricultural land. About 720 people were employedin the agricultural sector and as many as 55 people were employed as traders. Judging from thedata, it is very supportive to mobilize the community in Sangiang Village, especially MSMEs, andlocal farmers to develop a sustainable economy and motivation in implementing e-commerceplatforms in their marketing. MSME actors in Sangiang village only market their products in thearea. Even so, considering the number of people who visit Sangiang village, such as visitingrelatives or visiting tourist attractions, the customers who place orders have reached outside thearea. Constraints faced by customers who come from outside the region is when placing an order,they must go directly to the store in the village. Furthermore, for local farmers, they haveconducted special training for farmer groups from sub-districts, the government has also helpedto deliver plant seeds to increase the cultivation of plant variations. However, local farmers inSangiang village only process crops raw or simply processed without becoming finished products,this is called unsustainable. From the explanation, the method of implementation carried out inthe service consists of 1) counseling for sustainable economic empowerment in the MSME andagricultural sectors, and 2) motivational counseling to MSME actors related to digitization in themarketing sector. The results of this service have an impact on MSMEs and local farmers asconfirmation of information related to the Sustainable Economy (30% -70%) and motivateMSMEs to encourage the use of e-commerce platforms in the marketing Sector (20% -60%).
PENINGKATAN PRODUKSI KOLANG KALING MELALUI MESIN PEMECAH BUNGA AREN DAN PEMIPIH KOLANG KALING Handayani, Prima Astuti
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21806

Abstract

Wilayah Dusun Kedokan Desa Pakis Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, merupakan daerah dilereng Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 800m diatas permukaan laut. Di wilayah tersebutterdapat sawah dan sebagian besar hutan yang banyak tumbuh pohon Aren. Kolang kaling merupakan buahdari bunga betina pohon aren. Saat ini kolang kaling dijual ke pasar tradisional dan masyarakatmemanfaatkan sebagai bahan tambahan pada es buah. Kolang kaling tertutup sangat kuat oleh serabut ataukulit. Untuk memudahkan proses pemecahan bunga betina, bunga aren betina terlebih dahulu direbusselama 5 jam. Pada kulit bunga betina mengandung getah yang dapat menyebabkan gatal pada kulitmanusia, sehingga memecah bunga aren betina harus dilakukan secara hati hati. Mitra pada kegiatanProgram Pengabdian Masyarakat Kemitraan ini adalah Kelompok Aren Ibu Muza, kelompok perajin inimerupakan mitra yang mengarah ke ekonomi produktif. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitumemerlukan alat pemecah bunga betina untuk mengeluarkan kolang kaling dan alat pemipih kolang kalinguntuk memenuhi permintaan pasar. Solusi yang ditawarkan kepada mitra yaitu alat pemecah bunga betinaaren dan alat untuk memipihkan kolang kaling. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan produksi kolangkaling dan meningkatkan pendapatan mitra. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini meliputi 1)koordinasi tim dengan mitra pelaksanaan kegiatan; 2) pembuatan alat memecah bunga betina dan pemipihkolang kaling; 3) pendampingan; 4) evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program di lapangan.Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemitraan ini dapat disimpulkan bahwa mesin pemecahbunga betina aren dan pemipih kolang kaling dapat meningkatkan produksi sebesar 900% dan peningkatanpendapatan mitra 2169,09%
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MARGAMULYA DALAM MEMPERSIAPKAN PUSAT PENGOLAHAN KERIPIK GEDEBOG PISANG Muharni, Yusraini
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21811

Abstract

Desa Margamulya merupakan salah satu desa dalam wilayah Kecamatan Cileles KabupatenLebak. Desa Margamulya memiliki beberapa potensi daerah yang dapat dikembangkan, terutamadari sektor pertanian, Salah satu hasil pertanian di desa Margamulya ialah hasil dari pohon pisang.Bagian pohon pisang yang dianggap bernilai ekonomi adalah buah dan daunnya sedangkanbagian batangnya lebih banyak dibuang setelah pisang dipanen. Batang pisang yang dikenaldengan sebutan gedebog dapat diproses menjadi olahan pangan yang bernilai ekonomi. KuliahKerja Mahasiswa Untirta menggagas kegiatan Pelatihan pengolahan Keripik Gedebog Pisangsebagai salah satu wujud Pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi. Tujuan pelatihan yaitusebagai pengenalan produk olahan lokal kepada khalayak umum, selain itu juga dapat membukapeluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar, sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian dankesejahteraan masyarakat desa Margamulya. Metode yang digunakan pada pelatihan ini ialahmetode ceramah, praktik dan diskusi. Hasil pelatihan menunjukan bahwa kegiatan ini mendapatantusiasme yang tinggi dari masyarakat sekitar, sehingga mereka memperoleh pengetahuantambahan, keterampilan dan juga keahlian
SOSIALISASI ATURAN TATA NAMA SUBYEK HUKUM MANUSIA DAN LEGALISASINYA DALAM DOKUMEN KEPENDUDUKAN BAGI WARGA MASYARAKAT DESA Agus, Dede
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21817

Abstract

Manusia sebagai subyek hukum (naturlijke persoon) lazimnya memiliki nama yangdisandangnya. Nama disamping sebagai hak, juga menandakan eksistensinya dalam pergaulanhidup sosial dan masyarakat. Hak atas pembentukan atau pemberian nama manusia telah dijamindan diatur oleh peraturan perundangan seperti : UU HAM, UU Perlindungan Anak, UUPerkawinan, dan UU Administrasi Kependudukan. Kini aturan lebih ketat tentang pemberiannama telah berlaku, yaitu melalui Permendagri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan NamaPada Dokumen Kependudukan. Adanya aturan ini akan mengatur dan membatasi kemajemukanatau keanekaragaman dan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam pemberian nama ketikadicatatkan dalam dokumen kependudukan dari dinas kependudukan dan catatan sipil, maka perlusosalisasi melalui penyuluhan hukum kepada warga masyarakat desa dan aparatur desa agarmereka mengenal, memahami dan melaksanakan ketentuan peraturan perundangan administrasikependudukan dan cacatan sipil dalam pembentukan dan pencatatan nama. Tidak kecuali wargamasyarakat Desa Tejamari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, karena setiap wargamemiliki/menyandang nama. Juga dalam rangka persiapan dini pembentukan nama bagi generasimereka yang akan lahir agar sesuai dengan aturan tata nama administrasi kependudukan yangberlaku. Melalui metode ceramah, diskusi dan simulasi penyuluhan hukum, dan merupakan salahsatu realisasi tri dharma perguruan tinggi
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT HANDMADE DENGAN PROSES DINGIN DI SMPN 5 WANASALAM KECAMATAN WANASALAM KABUPATEN LEBAK Holilah, Holilah
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21807

Abstract

Kegiatan Sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun padat handmade dengan proses dingin inimelibatkan 50 siswa dan siswi smpn 5 wanasalam. Tujuan kegiatan pelatihan ini untukmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa siswi smpn 5 wanasalam dalampembuatan sabun padat handmade yang mudah, murah dan sehat karena mengguanakan bahanalami yaitu minyak sawit dan minyak kelapa sehingga tidak membuat kulit menjadi keringseperti sabun komersial. Kegiatan Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan dengan penyampaianmateri (ceramah) dan diskusi serta praktek pembuatan sabun padat handmade tahapan akhirdari kegiatan ini dilakukan evaluasi hasil kegiatan dengan membagikan kuisoner yang menjadidasar untuk menilai ketercapaian target kegiatan. Hasil kegiatan ini berupa peningkatanpengetahuan dan keterampilan siswa siswi smpn 5 wanasalam dalam pembuatan sabun padathandmade yang mempunyai nilai ekonomis.
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SANDING, KECAMATAN PETIR, KABUPATEN SERANG BANTEN (Socialization Of Stunting Prevention in Sanding Village, Petir District, Serang Banten) Elvina Nuryadin, Devi Faustine
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21812

Abstract

The problem of failure to thrive in children due to insufficient nutritional intake over a verylong period of time will cause a problem known as stunting. The problem of stunting is a chronicproblem that has become a concern for the Indonesian government. Socialization to provideinformation to the community, especially in Sanding Village, Petir District, Serang-Banten, isneeded in efforts to prevent stunting. It is hoped that with socialization, the community, especiallythose who become parents, can increase their role in monitoring the growth and development oftheir children. This community service activity was carried out in Sanding Village, Petir District,Serang Banten in February 2023 by giving questionnaires (pre-test and post-test) to thecommunity who were participants in the socialization. Participants who attended were 88%housewives with 44% of the most dominant education being junior high school, and 74% fathersworking as laborers with 60% having high school education. During the socialization, 19 (68%)of the participants who came knew what stunting was, but after the socialization, 27 (96%) almostall participants already understood what stunting was. The results of the questionnaire alsoprovided information that the 28 people who attended the socialization activity alreadyunderstood the causes and efforts to prevent stunting.
PERILAKU BULLYING PADA REMAJA Febritanti, Susmita Tri
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21808

Abstract

Bullying memiliki dampak yang cukup serius bagi para korban. Bullying yang diterimakorban di masa kecil, memiliki efek jangka panjang yang cukup serius. Berdasarkan hasilpenelitian, beberapa korban mengalami depresi, rendah diri dan kesulitan hubungan interpersonaldi masa dewasa Bullying dalam bentuk verbal adalah jenis bullying yang paling umum dilaporkandi sekolah. Anak laki-laki lebih beresiko untuk terlibat bullying dalam bentuk Kondisi yangkurangmenguntungkan juga dialami oleh anak- anak yang tinggal di panti asuhan. Berdasarkan uraiandi atas,terlihat bahwa perilaku bullying dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan factoreksternal, oleh karena itu peneliti bermaksud melakukan penelitian mengenai pengaruh kelekatandengan teman sebaya dan harga diri terhadap perilaku bullying remaja panti asuhan. Denganmemahami hal-hal yang terkait denganperilaku bullying, maka diharapkan dapat memberikanintervensi yang sesuai untuk meminimalisir perilaku bullying.(Sandri, 2015
SOSIALISASI PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK DI DESA LONTAR KECAMATAN TIRTAYASA KABUPATEN SERANG Lestari, Iing Dwi
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21813

Abstract

Warga Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Banten memiliki permasalahanutama yaitu sampah rumah tangga terutama sampah plastik. Tujuan dari kegiatan PengabdianKepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang perilaku ramah lingkunganhidup dan pemanfaatan limbah plastik. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pemaparan materisecara langsung, diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan peserta. Berdasarkan hasilanalisis angket ketercapaian pemahaman peserta terkait materi pada kegiatan ini sebesar 78,17%dengan kategori baik.
PROGRAM DIVERSIFIKASI PANGAN SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCAPAIAN KETAHANAN PANGAN DI DESA CIKEUSIK KECAMATAN WANASALAM KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN Utami, Wirasti Wida
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i1.21809

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama sehingga pemenuhan panganmerupakan bagian dari hak asasi setiap warga negara. Pangan yang dimaksud dengan kaitannyaketahanan pangan nasional akan difokuskan pada jenis pangan yang mendominasi padakandungan karbohidrat. Jenis pangan yang dimaksud terdiri atas beras, jagung, singkong, danberbagai jenis ubi-ubian. Pada hakikatnya manusia sangat bergantung pada konsumsi beras, setiapharinya selalu mengonsumsi nasi. Padahal, banyak sekali bahan pangan lokal sumber karbohidratyang dapat dikonsumsi sebagai bahan pangan pengganti nasi. Hal ini yang dinamakandiversifikasi pangan. Diversifikasi pangan yang dimaksudkan bukan untuk menggantikan berassepenuhnya, namun mengubah dan memperbaiki pola konsumsi masyarakat supaya lebihberagam jenis pangan dengan mutu gizi yang lebih baik. Tujuan kegiatan sosialisasi kepadamasyarakat yang dilakukan di Desa Cikeusik, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak iniadalah untuk memberikan pengetahuan terkait pengolahan bahan pangan sebagai programdiversifikasi pangan dalam mencapai pilar ketahanan pangan nasional. Dengan dikuasainyapengetahuan dan pengolahan bahan pangan mentah menjadi bentuk diversifikasi pangan tersebutmaka masyarakat terutama ibu rumah tangga dapat menerapkan pengolahan bahan pangan yangberagam dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat kegiatan sosialiasasi kepada masyarakat ini bagikhalayak sasaran adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan panganlokal menjadi bahan pangan jadi yang lebih beragam dari biasanya.

Page 1 of 2 | Total Record : 12