cover
Contact Name
Muliza
Contact Email
iqtishad.journal@staindirundeng.ac.id
Phone
+6281370702373
Journal Mail Official
iqtishad.journal@staindirundeng.ac.id
Editorial Address
Jalan Lingkar Kampus Alue Peunyareng Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Kode Pos: 23615 Telp/Fax (0655) 7551591
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Al-Iqtishad
ISSN : -     EISSN : 30311136     DOI : https://doi.org/10.47498/iqtishad.v1i2
Core Subject : Economy,
Al-Iqtishad : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam adalah jurnal ilmiah yang memuat tentang kajian perbankan syariah dan ekonomi Islam, baik dari hasil penelitian kepustakaan maupun penelitian lapangan yang dihasilkan oleh akademisi, praktisi, dan masyarakat umum untuk berbagi pandangan tentang perbankan syariah dan ekonomi syariah yang dituangkan dalam karya ilmiah. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Setiap bulan Juni dan Desember) oleh Prodi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh. Focus And Scope : Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah, Bisnis/Kewirausahaan Islam, Manajemen Perbankan syariah, Etika Bisnis Islam, Manajemen Investasi Islam, Manajemen Risiko Bank Islam/Syariah, Manajemen Dana Bank Islam, Rancangan Hukum Bank Syariah, Manajemen Likuiditas Bank Syariah, Akuntansi Islam/Syariah, Anggaran Bank Islam, Manajemen Zakat, Pasar Modal Islam dan bidang kajian syariah lainnya.
Articles 33 Documents
PENGEMBANGAN ISLAMIC SUPPLY CHAIN FINANCE MELALUI AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PLATFORM FINTECH SYARIAH DI INDONESIA Febi Safitri; Fathin Syifa; Putri Nisa Aliza; Husni Kamal
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 2 (2025): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/gdg3yt96

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan Islamic supply chain finance melalui akad pembiayaan murabahah pada platform fintech syariah di Indonesia. Konsep supply chain finance secara umum bertujuan untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dengan menyediakan skema pembayaran yang fleksibel bagi pembeli dan pembiayaan optimal bagi pemasok. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan akan sistem keuangan yang efisien dan sesuai prinsip keagamaan, muncul konsep Islamic supply chain yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam seluruh proses rantai pasokan. Dalam konteks ini, fintech syariah berperan strategis sebagai inovasi teknologi di bidang keuangan yang mentransformasi sistem keuangan tradisional menjadi modern, cepat, dan inklusif, serta beroperasi berdasarkan akad-akad syariah, menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Salah satu akad yang dominan dalam fintech syariah adalah murabahah, yaitu transaksi jual beli dengan menyebutkan harga pokok barang dan margin keuntungan yang disepakati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji dominasi penggunaan akad murabahah dalam pembiayaan perbankan syariah di Indonesia, serta merumuskan rancangan integrasi antara prinsip supply chain finance dengan skema pembiayaan murabahah dalam model operasional berbasis fintech syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah sangat relevan sebagai solusi permodalan, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), karena tingkat keuntungan yang jelas dan risiko yang relatif rendah. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengembangkan sistem pembiayaan yang efisien, berbasis teknologi, dan selaras dengan nilai-nilai syariah.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA RELIGI BERBASIS DIGITAL DI MESJID BAITUL A’LA (GIOK) KABUPATEN NAGAN RAYA Kurrahman, Taufit; Dimas Bagus Susanto; Ajidan
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 2 (2025): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/7pkv3085

Abstract

This study aims to analyze the current state of religious tourism at the Baitul A'la (Jiok) Mosque in Nagan Raya Regency and identify effective digital strategies for its development. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Informants include the Department of Culture, Tourism, Youth, and Sports (DISBUDPARPORA), mosque administrators, visitors, and local traders. The results of the study indicate that the Baitul A'la Mosque has great potential as a religious tourism destination due to its unique jade architecture and high spiritual value. However, tourism management is still limited, both in terms of facilities and digital promotion. Recommended digital strategies include: (1) creation of an official website, (2) social media activation, (3) installation of a barcode of the mosque's history, (4) digitalization of local product promotion, and (5) cross-agency collaboration with digital literacy training. These findings confirm that the implementation of digital strategies not only strengthens religious appeal, but also encourages local economic growth and technology-based tourism transformation in Aceh.
REVISITING ISLAMIC ENVIRONMENTAL ETHICS FOR SUSTAINABLE ECONOMICS Santo Hartono, Haryani
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 3 No. 2 (2025): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/v78rns19

Abstract

The paper examines how Islamic-based environmental ethics can be incorporated into sustainable economic systems through re-examination of the ethical aspect of human attitude towards nature as expounded by Ibrahim Özdemir. It claims that the contemporary Islamic economic practices have not taken into consideration much of the ecological nature of maqasid al-shariah, but rather on financial and institutional processes. Through a qualitative, interpretive method based on textual analysis and theoretical synthesis, the paper uses the principles of maqasid, tawhid, mizan, khilafah, and amanah to make a connection between the moral responsibility and ecological balance on the one hand and the socio-economic goals on the other hand. The results suggest that sustainability can be theorized as a value model in which the concept of sustainability can be viewed as a state where the balance between the material well-being, social justice, and environmental balance is reached, that is, a state of falah, holistic falah. It also proposes operational uses like green sukuk, eco-waqf and environmental zakat to incorporate ecological ethics in the Islamic finance. The paper concludes that divine ethics in the economy is a sure way to have a spiritually based and ecologically sound system of sustainable development.

Page 4 of 4 | Total Record : 33