cover
Contact Name
Muslimin
Contact Email
jurnalbdb@gmail.com
Phone
+6281243230260
Journal Mail Official
jurnalbdb@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Desa Moutong, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango Telepon (0435) 821125 Fax. (0435) 821752, email: jurnalbdb@gmail.com | http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : 20886020     EISSN : 27765733     DOI : https://doi.org/10.37905/jbsb
Core Subject : Education, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: - Indonesian Language - Indonesian Literature - Indonesian Culture - Teaching Indonesian Language and Literature - Foreign Language and Literature - Language Acquisition
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2020): (September 2020)" : 4 Documents clear
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 TELAGA MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR DRAMA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Sri Gitawati Umar; Fatmah AR Umar; Herman Didipu
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 3 (2020): (September 2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.538 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v10i3.10676

Abstract

This study aims to describe the ability of eighth-gradersin SMP 1 state junior high school of telaga in identifying the elements of drama in Indonesia Language Subject, the factors that inhibit the ability, and solutions to the inhibitors. This descriptive research collectsthe data using ability tests and questionnaires to measure the students' ability in identifying the elements of drama, obtaining an average of 67 categorized as "less", It is evidenced from the ability to identify the theme with an average of 70 categorized as "less", the ability to identify the drama plot with an average of 71 categorized as "less", the ability to identify characterizations with an average of 68 categorized as "less", the ability to identify the background with an average of 72 categorized as "adequate", the ability to identify the dialog with an average of 58 categorized as "poor", the ability to identify the moralwith an average of 60 categorized as "poor". Furthermore, the inhibitorsof the abilities identified factors of students, school, facilities, and infrastructure influence, and the solutions to theseinhibitionsare to adapt to the characteristics of said factors. This research is concluded with thestudents' ability to identify the elements of drama in the "less" category
EFEKTIVITAS METODE PENGAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DITINJAU DARI ASPEK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN Larlen Larlen
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 3 (2020): (September 2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.736 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v10i3.10677

Abstract

Metode dalam proses belajar mengajar adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran, sesuai dengan hasil yang diinginkan. Metode pengajaran adalah prosedur, urutan, langkah-langkah, dan cara yang digunakan pengajar dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Perancangan metode-metode, misalnya metode tata bahasa terjemahan, metode langsung, dan metode audiolingual, menunjukan suatu ciri yang menonjol. Metode adalah suatu “teori” pengajaran bahasa, dalam arti teori kerja. Metode merupakan salah satu bidang yang harus dianalisis dalam pengajaran bahasa. Perkembangan ilmu pengetahuan telah mengakibatkan kita terbuai oleh suatu model atau bentuk metode tertentu ke model atau bentuk metode ekstrim lainnya. Hal ini membuat pengajaran bahasa dan sastra selama berabad-abad tidak mempunyai referensi yang sistematis tentang body of knowledge metode pengajarannya. Akibatnya banyak bidang metode pengajaran bahasa dan sastra lebih cenderung merupakan persoalan opini daripada fakta
PENGARUH BUDAYA LITERASI DIGITAL TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP DAN KARAKTER MASYARAKAT DALAM PEMBATASAN SOSIAL AKIBAT PANDEMI COVID-19 Muslimin Muslimin; Rahmatan Idul
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 3 (2020): (September 2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.117 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v10i3.10540

Abstract

Budaya literasi digital dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam mengembangkan daya imajinasinnya, sehingga muncul karakter yang dapat mengarahkan pada zona kritis, kreatif, dan fokus untuk melakukan tindakan untuk menghindari sebuah masalah. Akhir-akhir ini negeri kita dilanda musibah berupa wabah virus Covid-19 yang mengharuskan interaksi sesama manusia harus dibatasi apabila ingin mencegah penyebaran virus tersebut. Banyaknya informasi yang tidak terpercaya menyebar di kalangan masyarakat akibat dari pengaruh industri digital sehingga menimbulkan kepanikan. Berkaitan dengan hal dimaksud, berikut ini dikemukakan beberapa pertanyaan, yaitu: (1) Bagaimana sikap dan karakter mahasiswa terhadap pembatasan sosial akibat pandemi covid-19? (2) Bagaimaan membentuk sikap dan karakter mahasiswa agar terhindar wabah covid-19 melalui literasi digital? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yang bertujuan untuk menggambarkan penggunaan berbagai data historis sebagai bahan perbandingan. Atau dengan kata lain, analitik digunakan untuk agregasi data dan penggalian data terkait dengan wawasan masa lalu dan menjawab akan yang terjadi?. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik survei (observasi, dokumentasi, dan menyebarkan angket secara online). Pengukuran tingkat literasi digital berdasarkan skala licert 1-5 yang hasilnya ditafsirkan menjadi sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Sikap dan karakter mahasiswa terhadap pembatasan sosial akibat pandemi covid-19 menunjukkan sikap positif, karena mereka menyadari bahwa pandemi ini berbahaya terhadap diri sendiri maupun orang lain. Umumnya mahasiswa berupaya menghindari melakukan interaksi langsung dengan orang. (2) Pembentukan sikap dan karakter mahasiswa agar terhindar wabah covid-19 melalui literasi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih banyak menggunakan aplikasi digital untuk memperoleh informasi yang bermanfaat termasuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Para dosen juga selalu mengingatkan mahasiswa saat perkuliahan online untuk menjaga diri agar terhindar dari wabah covid-19.
DIMENSI ASPEK DIKAITKAN DENGAN KALA DALAM BAHASA GORONTALO Lamsike Pateda
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 10, No 3 (2020): (September 2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.867 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v10i3.10674

Abstract

Aspek bahasa Gorontalo berkaitan dengan kala sangat penting dikaji karena banyak unsur kebahasaan sebagai pembentuk aspek dan kala yang belum dipahami oleh masyarakat serta untuk menanggulangi ancaman yang mengakibatkan kepunahan bahasa Gorontalo pada masa-masa yang akan datang. Masalah dalam penelitian ini yakni: Bagaimanakah aspek yang dikaitkan dengan kala dalam BG?  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah: (a) metode observasi (metode simak) dengan teknik dasar sadap (perekaman dan pencatatan), (b) metode wawancara (metode cakap) dengan teknik dasar pancing.  Metode analisis data yang digunakan adalah kaidah analisis struktural dan valensi morfologis. Langkah analisis data adalah: (i) mendengarkan dan membaca secara teliti hasil rekaman dan wawancara; (ii) mentranskrip hasil rekaman; (iii) menerjemahkan hasil transkripsi ke dalam bahasa Indonesia; (iv) melakukan pengkodean dan pengorganisasian data; (v) mengidentifikasi dan menentukan keterkaitan antara aspek dengan kala; (vi) penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek dan kala terdapat empat jenis yakni: kala akan, kala sedang, kala sedang dalam proses, dan kala lampau. Keterkaitan aspek dan kala ditandai oleh: penggunaan afiks  mo-, mohi-, mo’o, mopo-, moti (ti)-, dan–um- sebagai penanda kala akan. Proklitika he, imbuhan hi-/-a atau hipo-/-a, dan reduplikasi verba sebagai penanda kala sedang. Kala lampau ditandai oleh afiks lo-, lohi-, lo’o-, lopo-, loti (ti)-, dan–il-. Kala sedang dalam proses yang ditandai oleh afiks he moti- dan hi poti-. Kemudian kala sedang lampau yang ditandai oleh afiks he lo-. 

Page 1 of 1 | Total Record : 4