cover
Contact Name
Serepina Yoshika Hasibuan
Contact Email
serepinahasibuan1991@gmail.com
Phone
+6282337313706
Journal Mail Official
serepinahasibuan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimangguk, RT.01/RW.02, Ujung Gn. Ilir, Kec. Menggala, Kab. Tulang Bawang, Lampung 34693
Location
Kab. tulang bawang,
Lampung
INDONESIA
Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Gereja
ISSN : 26454857     EISSN : 29868319     DOI : https://doi.org/10.62240/msj
Core Subject : Religion, Education,
Mawar Saron: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Gereja adalah jurnal publikasi baik hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Agama Kristen dan Gereja yang memiliki nomor ISSN 2986-8319 (Online), 2654-4857 (Print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi. Jurnal Mawar Saron terbit 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023): Maret" : 5 Documents clear
PENDEKATAN STUDENT CENTERED LEARNING DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: SCL, Pendidikan Agama Kristen Fredik Boiliu
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i1.16

Abstract

Artikel ini bertujuan membahas pendekatan student centered learning dalam pendidikan agama Kristen untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Pendekatan Student Centered Learning dalam pembelajaran yang dimaksud disini adalah proses pembelajaran yang dilakukan haru berpusat pada peserta didik bukan guru.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yakni berisi teori-teori relevan terkait dengan masalah. Hasil penelitian akan menguraikan pendekatan SCL dalam pembelajaran PAK untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
FENOMENA CHILD SEXUAL ABUSE DAN PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MENURUT KITAB AMSAL 22:6 Fransiskus Hot Marulitua Gaja ; Nelson Hasibuan
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i1.48

Abstract

Child Sexual Abuse (CSA) merupakan salah satu fenomena yang sangat hangat akhir-akhir ini. Maraknya pelecehan seksual yang terjadi dewasa ini tentunya membuat orang tua sangat tidak nyaman untuk melepas anaknya di lingkungan sosial. Tidak bisa dipungkiri bahwa pelecehan seksual terhadap anak akan sangat berdampak pada pertumbuhan anak baik secara fisik, psikis maupun mental. Pelecehan seksual terhadap anak ini harus bisa ditanggulangi, karena hal ini berkaitan dengan generasi penerus bangsa. Dampak dari pelecehan seksual begitu kompleks, dikarenakan tidak hanya fisik dan psikologis, namun kesehatan mental akan menjadi dampak yang jarang diketahui oleh banyak orang. Pembentukan karakter berfokus pada penanggulangan agar tehindar dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan sumbangsih pemikiran, terkhusus orang tua bagaimana tindakan preventif pelecehan seksual terhadap anak dan tentunya apa saja dampaknya untuk perkembangan tumbuh kembang anak serta pembentukan karakternya. Bagaimana kitab Amsal berbicara kepada orangtua agar dapat memberikan pengajaran kepada anak-anaknya agar bisa menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak disukai Tuhan. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif terkait fenomena child sexsual abuse. Hasilnya adalah pembentukan karakter seorang anak memang harus membutuhkan kesabaran, orangtua harus bijak mengontrol segala emosi negatif yang di dalam dirinya dan orangtua menjadi bagian paling depan untuk menuntun anak-anak menemukan kebenaran serta perhatian orangtua membuat anak akan terasa dihargai, karena ini berpengaruh terhadap pembentukan karakternya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perlunya tindakan preventif untuk mencegah pelecehan seksual harus dilakukan sedini mungkin dan tentunya lingkungan keluarga menjadi tempat pertama untuk menanggulangi kasus pelecehan seksual.
NILAI-NILAI PENGAJARAN ALLAH DARI KISAH HIDUP GIDEON Serepina Hasibuan; Richard Adiputra Tadu
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i1.49

Abstract

Kitab Hakim-Hakim ditulis secara aktual yang menggambarkan masa gelap bangsa Israel bahkan pemimpin-pemimpinnya. Hanya sebagian kecil, cerita positif yang bisa diangkat dari kisah hidup para hakim. Namun, apakah tidak ada nilai-nilai pengajaran Allah dalam kisah Hakim-Hakim? Misalnya, kisah hidup Gideon. Sebagian penafsir beranggapan Gideon tidak cocok dicontoh sebagai pemimpin rohani karena tidak tampak kewibawaan atau karismanya sebagai seorang pemimpin rohani. Banyak yang beranggapan bahwa Gideon hanyalah seorang peragu dan penakut (Hak. 6-8). Negosiasinya dengan Allah berulang kali menandakan dirinya memang kurang percaya diri atau bahkan dapat dikatakan kurang mempercayai kuasa Allah. Melalui artikel ini, peneliti tertarik membahas kisah hidup Gideon khususnya dalam hal menemukan nilai-nilai pengajaran Allah melalui diri Gideon. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika. Instrumen dalam penelitian ini adalah buku-buku, artikel dan dokumen lain yang sesuai dengan topik pembahasan. Dari hasil ulasan kisah Gidoen dalam Hakim-Hakim 6-8, peneliti menemukan beberapa nilai pengajaran Allah melalui diri Gideon yang dapat dipelajari dan dijadikan pedoman nilai hidup kristiani masa kini yakni: penyembahan Gideon kepada Allah, ketaatan Gideon kepada Allah dan ketergantungan Gideon kepada Allah.
MENANAMKAN NILAI-NILAI NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PAK Saedo Marbun
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i1.50

Abstract

Nilai-nilai nasionalisme seringkali kurang mendapat perhatian dalam proses pembelajaran khususnya pada pendidikan agama kristen. Akibatnya isu-isu intoleransi dan radikalisme mendapat ruang dalam dunia pendidikan saat ini. Isu-isu tersebut dipertegas dengan perilaku peserta didik menunjukkan gejala-gejala yang mengarah pada intoleransi dan radikalisme sering terlihat diantara peserta didik dengan membentuk kelompok-kelompok pertemanan yang didasarkan pada persamaan agama. Sikap kurang menghargai agama lain, rendahnya kedisiplinan dalam menaati peraturan sekolah, suka membolos pada saat jam pelajaran PAK, kurang sopan dalam bertutur kata, malas, tidak suka berkerja bersama-sama atau gotng royong, kurang dalam kepedulian sosial. Dengan adanya Pendidikan Agama Kristen di sekolah diharapkan dapat berkontribusi menanamkan nilai nasionalisme pada peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan: 1) Strategi menanamkan nilai-nilai nasionalisme pada pembelajaran PAK. 2) Penerapan nilai karakter nasionalisme yang dilakukan pada pembelajaran PAK. Penulis menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan berbagai data yang diperoleh melalui buku-buku, jurnal, internet dan sumber-sumber relevan lainnya. Hasil menunjukkan bahwa: 1) Strategi menanamkan nilai nasionalisme dalam pembelajaran PAK melalui penanaman kebiasaan baik pada peserta didik. 2) Penerapan nilai karakter nasionalisme dalam pembelajaran PAK melalui keteladanan guru dalam interaksi sosial antara sesama guru, guru dengan peserta didik dilingkungan sekolah dan melalui pengalaman belajar. Perilaku karakter nasionalisme yang diterapkan menjadi gaya hidup sehari-hari di sekolah oleh peserta didik yaitu toleransi, disiplin menaati peraturan sekolah, bertanggung jawab, kerja keras, sopan santun, gotong royong, dan peduli sosial.
NARASI SOTERIOLOGIS TIPOLOGI KESETIAAN RUT KEPADA NAOMI Rudy Roberto Walean
MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Vol. 6 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62240/msj.v6i1.51

Abstract

Artikel ini membahas tentang penebusan Rut oleh Boas sebagai tipologi Perjanjian Lama dalam menjelaskan penebusan Kristus. Kisah sentimental Rut dengan Naomi dan pernikahan dengan Boas menyedot perhatian penafsir karena relasi “triangle” Rut-Naomi-Boas menarasikan konsep soteriologis. Tujuan yang ingin dicapai penelitian ini adalah menganalisa kesetiaan Rut kepada Naomi dan perkawinan dengan Boas sehingga menkonfirmasi silsilah Yesus yang diuraikan oleh Matius. Masalah penelitian ini ialah apa kaitan kesetiaan Rut kepada Naomi dan penebusan Rut oleh Boas terkait penebusan Kristus. Penulis menggunakan metode historis dan metode deskriptif agar memudahkan menganalisa bagian yang diteliti. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif hermeneutik. Sumber data diperoleh dari Alkitab, jurnal, buku yang terkait dengan topik penebusan Rut oleh Boas dalam Perjanjian Lama dan menjelaskan penebusan Kristus dalam Perjanjian Baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah wanita non Yahudi bernama Rut dengan keluarga Elimelek dan Naomi menkonfirmasi bahwa karya keselamatan ternyata menarasikan kisah perkawinan Rut dengan Boas menghasilkan alur generasi raja besar di Israel yaitu raja Daud yang masuk dalam silsilah Yesus Kristus yang tertulis dalam Matius 1:1, 5-6.

Page 1 of 1 | Total Record : 5