cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Culture and Religion Issues
ISSN : -     EISSN : 30473586     DOI : 10.47134/diksima
Indonesian Culture and Religion Issues ISSN 3047-3586 discussing the dynamics of the relationship between culture and religion in the context of Indonesia, including the interaction between cultural diversity and religious pluralism in the country. Possible topics may encompass social, economic, political, and cultural aspects related to religious practices, interfaith tolerance, and the cultural impact on religious beliefs. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper. The submitted paper should follow the author FORMAT available on the GUIDELINES
Articles 81 Documents
Toleransi Beragama dan Hubungannya dengan Kematangan Spiritual dan Orientasi Beragama di antara Umat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia Sianipar, Joseph
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v2i4.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kematangan spiritual dan orientasi beragama dengan tingkat toleransi beragama pada umat Advent Hari Ketujuh di Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk memperoleh data empiris yang merepresentasikan kondisi aktual umat. Instrumen penelitian meliputi Adventist Religious Life Profile, yang terdiri dari Skala Orientasi Keagamaan Intrinsik/Ekstrinsik–Revisi, Indeks Kematangan Rohani, serta Inventaris Toleransi Beragama yang dikembangkan untuk mengukur rentang toleransi dari intoleransi hingga hipertoleransi. Kuesioner disebarkan kepada 500 responden dari gereja-gereja yang dipilih secara acak, dan data dianalisis menggunakan teknik statistik pada data kategoris dan berkelanjutan untuk memetakan hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa responden memiliki kematangan spiritual tinggi (M=4,96) (SD=0,64), religiusitas intrinsik kuat (M=4,36) (SD=0,74), dan religiusitas ekstrinsik rendah (M=2,58) (SD=0,79). Temuan mengenai toleransi mengindikasikan pola yang beragam. Intoleransi cenderung tinggi terhadap praktik tertentu seperti penggunaan perhiasan (97,8%) dan pemakaian celana panjang oleh perempuan di gereja (62,5%). Sebaliknya, tingkat toleransi tinggi terlihat pada isu moral dan sosial seperti perzinahan (94,10%), perilaku homoseksual (93,30%), pendeta yang memiliki anak sebelum pertobatan (89,30%), serta perbedaan pandangan doktrinal (85,30%). Secara keseluruhan, penelitian ini mengungkap bahwa toleransi beragama di kalangan umat Advent di Indonesia bersifat multidimensional dan dipengaruhi secara signifikan oleh kematangan spiritual serta orientasi keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dengan memperluas kajian psikologi agama melalui pemetaan empiris hubungan antara kematangan spiritual, orientasi beragama, dan variasi toleransi beragama dalam konteks komunitas keagamaan minoritas di Indonesia.