cover
Contact Name
Micrets Agustina Silaya
Contact Email
makawerumicke@gmail.com
Phone
+6285243580007
Journal Mail Official
makawerumicke@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Lt. 1 Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia Maluku Jl. Ot Pattimaipauw, Talake | Ambon 97115
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27214680     DOI : 10.69765/mjppm
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September) oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang sosial dan humaniora, sains dan teknologi, kesehatan, serta bidang lainnya yang terkait dengan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020): Maret" : 14 Documents clear
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PEMUDA DAN PEMBUATAN PROGRAM KERJA PADA ORGANISASI ANGKATAN MUDA CABANG EDEN RANTING TALITAKUMI Nicoline Hiariej; Gwenn L.L. Pattinama; G G Manuputty
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.386

Abstract

Angkatan Muda Cabang Eden merupakan organisasi pemuda yangberada dalam lingkup wilayah jemaat GPM EDEN Kudamati. Angkatan Muda Cabang Eden dalam konsep realitasnya dapat memberikan kontribusi pada upaya menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tidak adanya kenakalan remaja dan pergaulan bebas serta penyakit sosiallainnya. Permasalahan yang dapat diungkapkan secara berurutan dibawah ini yaitu: 1). Kesadaran dan partisipasi pemuda dalam organisasi baik pengurus/anggota sangat kurang, 2). Angkatan Muda Cabang Eden belum pernah melakukan pelatihan dalam membuat program kerja yang baik. Metode pelaksanaan dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahapevaluasi. Hasil ingin dicapai adalah Kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam hal ini pengurus maupun anggota, Pelaksanaan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus dan anggota serta pelaksanaan pelatihan yang dilakukan dengan membagikan lembaran draft penyusunan program kerja yang akan didiskusikan dan kemudian akan disampaikan pada kegiatan rapat kerja angkatan muda. Luaran kegiatan ini telah dipublikasikan pada Publikasi pada media massa cetak/Elektronik yang sudah dilakukan di media online www.cahayalensa.com/2019/09/tim-fekon-dosen-ukim-gelar-pelatihan.html?m=1. Video Kegiatan yang sudah diupload pada akun youtube ketua Tim dengan alamat URL nya : https://youtu.be/pbJT1PiCPwM.
PKM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI UNTUK PENATAAN ADMINISTRASI MANAJEMEN GEREJA DI JEMAAT GPM LILIBOOI Trientje Marlein Tamtelahitu; Josephus Albert Makatita
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.377

Abstract

Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Lilibooi terletak di desa Lilibooi yang berjarak 31,6 Km dari Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) dengan jarak tempuh darat 50 menit. Jemaat GPM Lilibooi mengalami pertumbuhan jumlah jemaat dari tahun ke tahun sehingga jumlah data yang ada pada Jemaat GPM Lilibooi semakin banyak.Invetarisasi data jemaat perlu diperhatikan agar pelayanan dan program gereja dapat berjalan dengan baik. Mencermati masalah pertumbuhan jemaat dari tahun ke tahun yang ada pada Jemaat GPM Lilibooi maka tim Program pengembangan kepada masyarakat (PkM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon berinisiatif mendekati Jemaat GPM Lilibooi untuk mendiskusikan masalah-masalah terkait yang dihadapi, seperti : (1) Masih banyak informasi jemaat GPM Lilibooi yang tersimpan dalam bentuk hardcopy (arsip fisik atau dokumen tercetak) termasuk catatan atau riwayat masing-masing jemaat sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam proses pencarian.; (2) Pihak gereja seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan inventarisasi jemaat.; (3) Pengolahan data masih terbatas pada penggunaan MS office word dan MS office excel yang belum terintegrasi secara sistem sehingga bila gereja atau jemaat membutuhkan suatu informasi maka setiap file yang ada harus diperiksa satu persatu, memperlambat proses penyediaan data.Berdasarkan masalah dan rencana solusi yang telah didiskusikan sebelumnya dengan mitra, maka iptek yang telah diimplementasikan pada mitra jemaat GPM Lilibooi adalah : (1) Pemanfaataan teknologi informasi yang membantu proses pelayanan Jemaat GPM Lilibooidengan meminimalkan penyimpanan dalam bentuk hardcopy(arsip fisik atau dokumen tercetak); (2) Mitra telah diberikan pengetahuan dan ketrampilan menggunakan sistem informasi jemaat yang membantu mitra dalam menjawab kesulitan inventarisasi jemaat.; (3) Mitra juga telah dilatih cara mencari informasi jemaat yang tetap yang disesuaikan dengan kebutuhan pihak gereja atau jemaat; (4) Mitra juga telah dilatih cara membuat laporan dan penyajian data yang dinamis yang mudah dan informatif.Luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada media massa elektronik Mimbar Rakyat News(http://mimbarrakyatnews.com/?s=pkm+ukim+ambon+gelar+pelatihan+aplikasi+sistem+informasi),video kegiatan telah di upload pada chanel YouTube (https://youtu.be/zrmqWNxqQXI).
GAME EDUKASI GIZI SEIMBANG BAGI ANAK USIA SEKOLAH DI PENGUNGSIAN PUNCAK DAMAI, JEMAAT GPM WAAI KABUPATEN MALUKU TENGAH Griennasty C Siahaya; Grace J Wakanno
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.382

Abstract

Desa Waai merupakan salah satu desa di Kabupaten Maluku Tengah yang merasakan dampak akibat Gempa Bumi dengan skala 6.5 Magnitudo yang terjadi di Ambon dan Wilayah Seram pada Tanggal 26 September 2019. Dampaknya masyarakat harus hidup dan tinggal pada tempat pengungsian, karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditempati, dan secara khusus sangat berdampak pada anak-anak. Mereka mengalami trauma terhadap gempa yang terjadi yang diikuti dengan gempa susulan yang sudah mencapai 2.345 gempa di bulan November 2019. Kondisi ini menyebabkan aktivitas sehari-hari terganggu, bahkan sampai pada pola konsumsi makanan dalam keluarga dan anak. Terjadi ketidakseimbangan konsumsi karena pola makan yang terganggu dan tidak seimbang (kurang konsumsi buah dan sayur, banyak anak yang tidak sarapan pagi saat ke sekolah, atau ada yang hanya minum teh manis) terlebih banyak sekali bantuan berupa mie instant yang diterima oleh tiap-tiap kepala rumah tangga. Pasca gempa, anak-anak mengalami trauma sehingga membutuhkan penanganan trauma yang membantu mereka mengatasi kondisi trauma yang dialami. Selain itu kondisi sanitasi yang mulai memperihatinkan, perilaku membuang sampah sembarangan, bahkan juga buang air besar (BAB) dan kurangnya aktivitas fisik karena rasa takut untuk bermain jauh dari lokasi pengungsian. Mencermati kondisi yang terjadi khususnya di lokasi Pengungsian Puncak Damai, maka Tim PkM mencoba melakukan intervensi bagi mereka bekerjasama dengan Mitra yakni pihak Jemaat GPM Waai. Intervensi yang dilakukan antara lain terkait dengan Gizi Seimbang, karena semua pemasalahan tersebut dapat dilakukan intervensi dengan memperkenalkan gizi seimbang. Jenis intervensi yang dilakukan antara lain(1) penyuluhan untuk membuka wawasan dan pengetahuan anak-anak terkait gizi seimbang walaupun berada di lokasi pengungsian, (2) game edukasi gizi seimbang mencakup game Tumpeng Gizi Seimbang dan Game Lacak Kata Gizi selain untuk meningkatkan pengetahuan, game ini juga membantu mengatasi masalah trauma anak-anak, (3) pemberian makanan tambahan yang kaya gizi. Hasil yang dipeoleh, setelah diberikan penyuluhan dan game edukasi gizi terjadi peningkatan pengetahuan anak-anak 85% meningkat (hasil post test), permasalahan trauma anak dapat tertangani lewat hame yang dimainkan dan perbaikan atau pemulihan gizi anak melalui makanan tambahan yang diberikan. Luaran kegiatan ini telah dipublikasikan pada https://terasmaluku.com/tag/griennasty-siahaya/dan video yang telah di upload di Youtube https://www.youtube.com/watch?v=ppqy_6UrE0Y
PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN Grace Persulessy; Marissa Silooy; Chrisela Joseph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.387

Abstract

Keluarga merupakan inti terkecil dalam mendukung pembangunan suatu Negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Negeri Nuniali Kecamatan Taniwel, Seram Bagian Barat. Pengabdian ini dilakukan karena adanya permasalahan keuangan keluarga masyarakat negeri Nuniali, dimana masyarakat cenderung melakukan hutang demi memenuhi kebutuhan yang secara mendadak, masyarakat tidak memiliki simpanan, pendapatan yang diperoleh selalu digunakan habis untuk keperluaan sehari-hari. Program pengabdian ini dilakukan bertujuan agar masyarakat Desa Nuniali dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola keuangan keluarga yang dapat meningkatkan kesejahteran keluarga. Sehingga materi yang diberikan adalah konsep dan aplikasi pengelolaan keuangan keluarga. Luaran dari kegiatan telah dipublikasikan pada artikel berita pada media elektronik Mimbar Rakyat News http://mimbarrakyatnews.com/50-warga-Nuniali-ikut-pelatihan-keuangan-fekon-ukim/ dan video kegiatan telah di upload pada chanel youtube https://youtu.be/RcxiSm8WpD8
IMPLEMENTASI PACKAGING STRATEGY GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KUE TRADISIONAL BERBAHAN BAKU SAGU Dessy Balik; Joselina Tuhuteru; Chrisela N Joseph
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.378

Abstract

Usaha kue tradisional berbahan baku sagu di Kecamatan Saparua secara umum merupakan usaha skala kecil atau usaha mikro, yang memiliki kelemahan dalam hal manajemen usaha, terutama manajemen pemasaran strategik, kondisi tersebut relatif dipandang sebagai penghalang daya saing usaha. dancenderung tidak menempatkan packaging strategy sebagaisebuah investasi dalam konteks bersaing atau sebagai pertimbangan yang sama dengan bauran pemasaran. Pemahaman terbatas terhadap konsep manajemen strategi, terutama pandangan bahwa packaging/kemasan merupakan beban biaya serta bukan pertimbangan sebagai sebuah investasi yang bersifat strategis, keterbatasan pengetahuan teknis tentang penanganan produk yang memiliki daya sanig serta keterbatasan daya dukung fasilitas kerja sebagai akibat keterbatasan modal dipandang sebagai penghalang perumusan serta implementasi packaging strategy efektif dalam hal : pemilihan kesesuaian warna kemasan yang menarik dan dapat mengundang perhatian konsumen, desain kemasan memiliki ciri khas, kemasan yang memuat informasi tentang produk kue tradisional berbahan sagu, merancang kemasan dengan nilai estetika yang dapat memberikan kenyamanan bagi konsumen yang melihatnya, serta memberikan kesan lebih positif dan memberikan kekuatan emosional yang relatif tinggi. Implementasi solusi untuk mereduksi permasalahan tersebut adalah tujuan dasar kegiatanpengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan serta pendampingan manajemen dengan substansiPackaging Strategydengan penerapan metode Coaching Clinic sebagai model pendampingan pengelolahan usaha secara berkesinambungan.Kegiatan Coachingmerupakan fasilitasi workshop/pelatihan yang diberikan kepadapara Mitra guna meningkatkan kapabilitas strategis dalam hal perumusan dan implementasi strategi kemasan (Packaging Strategy). Pendampingan manajemen dengan metode Clinic, guna pembentukan kapabilitas manajemen usaha pembuatan kue tradisional berbahan baku sagu, terutama manajemen pemasaran yang efektif, implenentasi pengembangan inovasi produk dan pelayanan kepada pelanggan dengan pendekatan konsep total quality management yang efektif. Target dan luaran yang tercapai dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah, Cara pandang staretgis mitra/pengusaha tentang strategi pemasaran terutama implementasi Packaging Strategy guna mendukung usaha pemasaran kue tradisional berbahan baku sagu yang profitable serta memiliki daya saing. Dihasilkan produk lokal yang terbaik, dalam hal ini kue tradisional yang memiliki potensi untuk terserap di pasaran.Formulasi Packaging Strategy efektif dalam hal: pemilihan warna yang menarik dan mengundang perhatian, memiliki ciri khas, memuat informasi tentang produk kue tradisional berbahan sagu, memberikan kenyamanan bagi konsumen yang melihatnya, memberikan kesan lebih positif dan memberikan kekuatan emosional yang relatif tinggi, dan penerapan manajemen usaha yang baik oleh mitra.
PENGEMBANGAN USAHA BENGKEL DICO CELUP (WATER TRANSFER PRINTING) DI DESA GALALA, KECAMATAN SIRIMAU Moze V.F. Lusikooy; Resa Dandirwalu; Agustinus Saklaresy
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.383

Abstract

Mitra dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Bengkel Dico Celup (Water Transfer Printing), dengan nama MJ Art Painting Hydrographyc. Bengkel tersebut merupakan satu-satunya bengkel yang terdapat di Desa Galala, Kecamatan Sirimau, dan aktivitasnya berlangsung sejak tahun 2016, dengan tiga orang tenaga kerja, maka Dua permasalahan prioritas yang akan diselesaikan pada program Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1). Belum adanya mesin yang dipergunakan untuk proses pengamplasan onderdil motor. Selama ini, proses pengampalasan masih mempergunakan sistem maual, padahal proses tersebut menjadi proses utama dalam setiap pentahapan aktivitas Dico Celup (Water Transfer Printing); dan 2). Belum adanya Pembukuan yang memadai untuk proses pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Selama ini, mitra tidak mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran yang berlangsung, sehingga sulit untuk mengetahui keuntungan dalam setiap produk yang dihasilkan; baik selama satu bulan maupun satu tahun, maka solusi terhadap permasalahan pertama adalah: 1). Pengadaan Mesin untuk proses Pengamplasan dan kedua Mesin amplas dapat meningkatkan produktivitas, sehingga perusahaan mengalami peningkatan produktivitas sebesar 107,4%; sedangkan solusi terhadap permasalahan kedua adalah Pembukuan sederhana untuk bengkel Dico Celup (Water Transfer Printing). Solusi terhadap permasalahan di atas bisa tercapai dengan baik, maka kegiatannya dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu: 1). Tahap Analisis Kebutuhan Mitra; 2). Tahap Pengembangan Pengamplasan secara Manual dengan Mesin Pengamplasan; 3). Tahap Penyediaan Fasilitas Pendukung (Mesin Amplas); 4). Tahap Pelatihan Penggunaan Mesin Pengamplasan dan Pelatihan Pembukuan Keuangan; dan 5). Tahap Monitoring dan Evaluasi Kegiatan, dan target luaran yang hendak dicapai adalah publikasi pada Jurnal Elektronik Pengabdian kepada Masyarakat UKIM, Video Kegiatan yang diunggah ke Youtube.com, dan Buku Pembukuan Keuangan Sederhana.
PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN BAGI ORGANISASI PERSEKUTUAN MAHASISWA PELAJAR RIRING – RUMASOAL AMBON Godprit Haris Touwely; Robby Djefry Lakatua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.388

Abstract

Persekutuan Riring Rumasoal Ambon adalah organisasi paguyuban mahasiswa asal Negeri Riring dan Negeri Rumahsoal Kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat. Oraginisasi ini merupakan wadah berhimpun bagi mahasiswa asal Riring-Rumasoal yang berada di Ambon. Oragnisasi paguyuban ini melakukan agenda-agenda organisasi sebagaimana lasimnya oragnisasi lainnya, misalnya pemilihan pengurus setiap 2 tahun, rapat kerja untuk menentukan program kerja selama 2 tahun dan agenda-agenda organisasi lainnya. Anggota organisasi ini berjumlah 82 orang yang disesuaikan dengan jumlah mahasiswa asal Negeri Riring – Rumasoal yang melakukan proses perkuliahan pada sejumlah Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Kota Ambon. Keinginan untuk berorganisasi ini semata – mata dilaterbelakangi oleh sebuah kesadaran diri akan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan untuk itulah pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat sangat membantu mitra dalam Pelatihan Dasar Kepemimpinan yang meliputi pelatihan teknik memimpin Sidang dan pelatihan surat menyurat.ini dilakukan dilatarbelakangi oleh Banyaknya anggota organisasi yang pada saat ditunjuk sebagai pemimpin sidang dalam pelaksanaan agenda organisasi selalu menghindar sebagai akibat dari kurangya pengetahuan dan ketrampilan dalam memimpin sidang, kurangnya pengetahuan mitra tentang cara tepat dalam hal melakukan surat menyurat secara baik dan benar teristimewa surat-surat resmi organisasi. Kegiatan yang akan dimplementasikan pada mitra Persekutuan mahasiswa Riring-Rumasoal adalah: Melakukan sosialisasi tentang teknik memimpin sidang sekaligus melakukan simulasi, melakukan pelatihan cara menulis surat secara baik dan benar. Luaran kegiatan ini telah dipublikasi pada vidio chanel youtube UKIM TV.
CARA BIJAK MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA DAN EKONOMI KREATIF DI DESA MURNATEN Sarlotha Yuliana Purimahua
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.379

Abstract

Desa Murnaten mempunyai luas 97,33 Km2, Populasi : 2.038 jiwa terbanyak dari 18 desa, dengan ketinggian 5 M dari permukaan laut. Kehidupan di Desa Murnaten, rata-rata beragama Kristen, Tingkat pendidikan anak-anak baik sampai dengan perguruan tinggi.Pekerjaan dari masyarakat desa Murnaten beragam, petani, nelayan, swasta, dan Pegawai Negeri Sipil.Secara Umum, Mitra (Desa Murnaten) mempunyai banyak sekali Sumber Daya Alam (SDA) yang dapat dikelola sesuai dengan konsep ekonomi kreatif tetapi kendala yang dihadapi adalah masyarakat minim pengetahuan ekonomi kreatif dan transportasi. Pasar yang sangat jauh dan alat transportasi yang dimiliki sangat minim sehingga hasil-hasil usaha ekonomi kreatif dikelola untuk kepentingan diri sendiri dan keluarga. Transportasi yang minim membuat masyarakat susah untuk memasarkan hasil-hasil kebun/dusun dan hasil-hasil usaha kreatif. Para masyarakat harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk memasarkan/menjual hasil-hasil kebun/dusun/hutan.Dikarenakan juga jarak desa Murnaten ke Kota Taniwel yang tidak mungkin ditempuh dengan berjalan kaki.Selain itu, ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat dirasakan kurang sesuai sehingga hasil-hasil alam yang dikelola secara sederhana.Kemudian masyarakat juga belum banyak memahami pentingnya mengelola keuangan keluarga yang baik sehingga mereka belum mampu bijak mengelola keuangan keluarga yang sesuai dengan kondisi keluarga. Permasalahan Mitra (1). Minimnya pemahaman tentang Ekonomi Kreatif, (2) Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup banyak tetapi terkendala pada saat pengelolaan dan memasarkannya, (3) Kurangnya sarana prasarana alat transportasi dan biaya transportasi yang mahal, (4) Masalah mengelola keuangan keluarga kerapkali menjadi penyebab utama perselisihan yang terjadi dalam keluarga. Letak masalah diantaranya karena minim komunikasi dan ketidaktahuan dalam mengatur keuangan keluarga secara tepat.Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah : a). Dilakukan sosialisasi dan workshop yang berkaitan dengan pengembangan potensi SDA dan ekonomi kreatif dan b). Melakukan pelatihan mengelola keuangan keluarga yang sederhana (laporan arus kas keluarga sehari-hari).Luaran dari kegiatan ini telah dipublikasikan pada media massacetak : Ambon Ekspres (Edisi Sabtu, 30 November 2019), media online: https://ameks.id/lpm-ukim-latih/. Video kegiatan juga telah diupload pada channel youtube: https://www.youtube.com/watch?v=uQc_5sOpe5g.
PERKERASAN JALAN SETAPAK DENGAN MEMANFAATKAN HANCURAN HASIL UJI KUBUS BETON SEBAGAI CANSTIEN MENUJU PERKEBUNAN WARGA RT003/ RW 004 DESA TAWIRI KOTA AMBON Felix Charlos Johnlow Kastanya; Vector Johannes
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.384

Abstract

Mitra adalah warga Desa Tawiri RT 003/RW 004 memiliki pekerjaan sebagai pensiunan, pekerja swasta maupun petani yang memiliki lahan pertanian maupun perkebunan di lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat di mana pada tempat ini terdapat 6 lokasi pertanian terdekat yang paling sering menggunakan jalan yang menjadi target PKM. Jalan ini berfungsi sebagai bagian tranportasi namun sangat sulit dilewati oleh petani maupun gerobak yang digunakan untuk mengangkut hasil kebun mereka, serta pemahaman tentang pemanfaatan material guna pembuatan jalan beton yang masih rendah; Pelaksanaan kegiatan fisik pengabdian masyarakat dimulai pada tanggal 16 September dan berakhir pada tanggal 15 Oktober 2019 terdiri dari koordinasi tim untuk pemutahiran data pelaksanaan pekerjaan hingga sosialisasi dan penyerahan barang; Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terbentuknya perkerasan pada jalan menuju perkebunan atau lokasi pertanian petani sepanjang 28 meter, penyerahaan barang sisa berupa papan, kayu dan zeng yang masih layak pakai untuk melengkapi walang atau rumah jaga petani, serta penambahan pengetahuan petani melalui sosialisasi kepada petani dan warga sekitar.
SOSIALISASI DAN PRAKTEK UJI KANDUNGAN IODIUM PADA GARAM DI DESA ALLANG KECAMATAN LEIHITU BARAT Zasendy Rehena; Andriana R Nendissa
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.389

Abstract

Sosialisasi manfaat garam beriodium, dampaknya bagi kesehatan dan cara penggunaannya serta uji kadar iodium pada garam di Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat dilakukan berdasarkan permasalahan dari kelompok mitra yaitu pengetahuan Ibu-ibu rumah tangga yang masih rendah tentang manfaat garam beriodium bagi kesehatan dan cara penggunaan garam beriodium oleh ibu-ibu rumah tangga masyarakat di Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat sehingga berdampak pada perilaku hidup sehat masyarakat Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat. Juga kurangnya partisipasi ibu-ibu Desa Allang Kecamatan Leihitu Barat untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dari petugas kesehatan sehingga mereka tidak tahu jenis-jenis garam apa saja yang mengandung iodium dan penggunaanya dalam bahan makanan. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan Ibu-ibu tentang manfaat garam beriodium dan dampaknya bila tubuh mengalami kekurangan iodium, cara menggunakannya, dan praktek uji kandungan iodium menggunakan test kit iodium. Metode yang digunakan adalah penyuluhan/sosialisasi dan praktek uji kadar iodium. Metode yang digunakan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) Memberikan penyuluhan tentang manfaat garam beriodim, cara penggunaanya, dan pengaruhnya terhadap kesehatan, 2) praktek uji kadar iodium pada beberapa jenis garam oleh oleh Ibu-ibu rumah tangga agar Ibu-ibu rumah tangga dapat membedakan garam yang mengandung iodium dan yang tidak mengandung iodium. Rencana kegiatan ini dilakukan selama enam bulan. Luaran wajib yang ditargetkan adalah publikasi pada e-journal LPM UKIM, pada media massa cetak lokal online koran Maluku News, Vidio kegiatan telah diupload pada YouTube Sasendi Rehena dan ada peningkatan pengetahuan Ibu-ibu rumah tangga tentang manfaat garam beriodium bagi kesehatan dan cara penggunaannya.

Page 1 of 2 | Total Record : 14