cover
Contact Name
-
Contact Email
changlun@unsoed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
changlun@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Profesor DR. HR Boenyamin No.708, Dukuhbandong, Grendeng, Kec. Purwokerto Utara, Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Changlun: Journal of Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic
ISSN : 29884845     EISSN : 29874769     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini merupakan jurnal elektronik (online) berbahasa Indonesia untuk mempublikasikan karya tulis dan/atau hasil penelitian tentang bahasa Mandarin, pendidikan bahasa Mandarin, sastra Tiongkok, budaya Tiongkok dan budaya Tionghoa Indonesia. Jurnal ini diprakarsai dan dikelola oleh Program Studi D3 Bahasa Mandarin, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman
Articles 35 Documents
Penerjemahan Papan Petunjuk Dan Informasi Objek Wisata Guci Ke Dalam Bahasa Mandarin Di Dinas Kepemudaan, Olahraga, Dan Pariwisata Kabupaten Tegal Selsabilah, Naura -
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2025.4.2.7825

Abstract

Artikel ini merupakan studi kasus yang dilakukan selama kegiatan praktik bertujuan untuk memasyarakatkan dan meningkatkan peran bahasa Mndarin dalam dunia pariwisata. Untuk tujuan itu, peneliti menerjemahkan teks-teks pada papan petunjuk arah dan informasi yang berada di objek wisata ke dalam bahasa Mandarin. Proses penelitian ini dimulai dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk foto, kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin. Setelah itu, peneliti membuat desain papan petunjuk arah dalam dua bahasa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode research and development. Peneliti melakukan pengumpulan data, pengklasifikasian data ke dalam beberapa kategori, serta menganalisis data secara deskriptif dan nonstatistik. Penelitian ini juga berisi analisis data yang berisi sebuah pertanggungjawaban akademik dalam menerjemahkan dengan metode komunikatif. Penelitian ini menghasilkan sebuah media komunikasi visual berupa papan informasi dan petunjuk arah dalam dua bahasa (Indonesia-Mandarin) di Obyek Wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah. Penelitian ini dapat digunakan sebagai model penerjemahan Indonesia-Mandarin papan informasi, petunjuk arah, dan lainnya di tempat wisata lain yang membutuhkan komunikasi visual dalam bahasa Mandarin. Kata Kunci : penerjemahan papan informasi, metode komunikatif, media visual, pariwisata 摘要: 本文章是实习活动中开展的案例研究旨在推广汉语在旅游领域的应用并提升其作用。为此,研究者将旅游景点内的指示牌与信息牌文本翻译成中文。研究过程始于以照片形式收集数据,随后将其翻译成中文。之后,研究者制作了双语指示牌的设计方案。本研究采用研究与开发(R&D)方法,进行了数据收集、分类,以及描述性和非统计性数据分析。本研究还包含数据分析,即对采用交际翻译法进行翻译的学术论证。研究成果是在中爪哇省直葛县(Tegal)Guci旅游区生成的印尼语-汉语双语信息牌与指示牌等视觉传播媒介。本研究可作为其他需要中文视觉传播的旅游景点在信息牌、指示牌及其他设施印尼语-汉语翻译方面的参考范例。 关键词: 信息牌翻译,交际翻译法,视觉媒介,旅游
Analisis Pelanggaran Maksim Grice Dan Dinamika Hubungan Dalam Film Animasi Link Click (时光代理人) Latifah, Leyla; Metta, Eunike Enja Padma; Miranti, Yang Nadia
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2025.4.2.18654

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelanggaran Maksim Grice dalam percakapan dan dampaknya terhadap dinamika hubungan dalam donghua Link Click (时光代理人). Latar belakangnya adalah fenomena penyimpangan komunikasi yang disengaja dalam media naratif untuk membangun karakter dan alur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, transkripsi dialog, dan koding, dilanjutkan analisis pragmatik berdasarkan teori Maksim Grice. Hasil penelitian mengidentifikasi 20 data pelanggaran, dengan Maksim Relevansi sebagai yang paling dominan. Analisis implikatur menunjukkan pola kontras: Lu Guang konsisten melanggar Maksim Relevansi dan Kualitas sebagai strategi pengendalian informasi dan emosi untuk menjaga fokus misi, sementara pelanggaran Cheng Xiaoshi terhadap Maksim Kuantitas dan Cara didorong oleh impulsivitas emosional dan empati. Simpulannya, pelanggaran Maksim Grice berfungsi sebagai mekanisme naratif yang efektif untuk membangun dinamika hubungan sinergis namun tidak stabil antara kedua karakter utama, di mana kontras antara rasionalitas dan emosionalitas menjadi penggerak perkembangan karakter dan ketegangan cerita.
A Tan, Patricia Giovanni; Celavia, Tita Rally; Miranti, Yang Nadia
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2025.4.2.18662

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan tentang bagaimana metode sosiolinguistik dapat menganalisis tokoh dalam drama China “Always Home”. Drama China sebagai salah satu hiburan layar kaca yang beberapa tahun terakhir telah naik ke kancah internasional, telah berhasil menarik perhatian berbagai kalangan dari berbagai negara, salah satunya adalah Drama China “Always Home” yang berhasil menarik perhatian publik. Analisis sosiolinguistik dalam drama dapat membantu memahami bahwa bahasa dalam drama bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat untuk membangun karakter tokoh dalam drama, dan menciptakan interaksi sosial yang nyata, agar pesan yang ada dalam drama dapat tersampaikan dan diterapkan oleh penonton.
Teori Tindak Tutur Film “Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河)” Fahreiva, Siti Khadijah; Chatrine, Chatrine; Miranti, Yang Nadia
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2025.4.2.18667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur yang terdapat dalam film Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河), yaitu film Tiongkok yang mengangkat isu sosial tentang perundungan, trauma psikologis, serta perjuangan remaja dalam menghadapi tekanan keluarga dan lingkungan sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindak tutur yang dikemukakan oleh John R. Searle, yang membagi tindak tutur menjadi lima jenis, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik, yang berfokus pada analisis percakapan tokoh utama untuk mengungkap makna dan fungsi yang mengungkapkan ucapan sebagai tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dan direktif merupakan jenis yang paling dominan dalam film tersebut. Dominasi kedua jenis tindak tutur ini mencerminkan kondisi emosional para tokoh yang mengalami tekanan sosial dan konflik batin, sekaligus menggambarkan cara mereka mengekspresikan perasaan serta memengaruhi tindakan orang lain. Melalui analisis ini, dapat dipahami bahwa bahasa dalam film Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河) tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media penyampaian emosi, kekuasaan, dan bentuk perlawanan sosial dalam kehidupan remaja Tiongkok zaman sekarang.
Analisis Simbolisme dalam Film Big Fish and Begonia Choirrizqa, Naila; Juliawan, Hanif Dwi; Miranti, Yang Nadia
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2025.4.2.18674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman simbolisme dan implikatur yangterkandung dalam film animasi Big Fish and Begonia “大鱼海棠” (2016) karya Liang Xuan dan ZhangChun. Film ini diangkat dari mitologi Tiongkok kuno yang menggambarkan hubungan antara manusia,alam, dan dunia roh. Dengan menunjukan simbolisme laut dan ikan besar sebagai representasi jiwamanusia, serta bagaimana implikatur muncul dalam percakapan antar tokoh. Penelitian menggunakanpendekatan kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes sebagai landasan analisis, terutamamelalui konsep denotasi, konotasi, dan mitos. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap dialog,karakter, warna serta adegan dalam film yang mengandung makna tersirat dan simbolis. Hasil analisismenunjukkan bahwa film ini, secara keseluruhan, tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi jugamengandung pesan filosofis yang mendalam tentang harmoni manusia dan alam. Penelitian inidiharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian linguistik terapan dan sastra melaluipemahaman simbolisme dan implikatur dalam karya film animasi Tiongkok.

Page 4 of 4 | Total Record : 35