cover
Contact Name
Reginaldo Christophori Lake
Contact Email
egilake15@gmail.com
Phone
+6285239151912
Journal Mail Official
egilake15@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cak Doko No. 52, Oetete, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Journal of Local Architecture and Civil Engineering
Published by CV. Gio Architect
ISSN : -     EISSN : 29877555     DOI : 10.59810/lejlace
Local Engineering Journal of Local Architecture and Civil Engineering is dedicated to disseminating scholarly research and practical applications in the fields of architecture and civil engineering with a particular emphasis on local and regional perspectives. Our goal is to foster the exchange of knowledge that enhances the understanding and development of local architectural practices and civil engineering solutions that address unique environmental, cultural, and socio-economic challenges. Areas of Focus Local Architectural Journal of Local Architecture and Civil Engineering Practices: Traditional and vernacular architecture. Sustainable architectural design tailored to local climates and resources. Preservation and restoration of historical buildings. Integration of modern technologies with local building techniques. Civil Engineering Solutions: Infrastructure development in rural and urban settings. Innovative materials and construction methods adapted to local conditions. Environmental impact assessments and eco-friendly engineering practices. Disaster-resilient design and construction in areas prone to natural hazards. Urban and Regional Planning: Strategies for sustainable urban growth and development. Community-based planning and participatory design processes. Transportation planning and the development of local public transit systems. Land use management and policy implications. Socio-Economic and Cultural Aspects: The role of architecture and engineering in community development. Socio-cultural influences on design and construction practices. Economic impacts of local engineering projects. Case studies of successful local engineering initiatives. Technological Advancements: Application of new technologies in local architecture and engineering. Smart city concepts and their implementation in local contexts. Innovations in building information modeling (BIM) and geographic information systems (GIS). Scope The journal welcomes contributions in the form of original research articles, review papers, case studies, technical notes, and book reviews. Submissions should provide significant insights and practical implications for practitioners, researchers, and policymakers. We particularly encourage interdisciplinary studies and those that offer comparative analysis between different regions. Local Engineering Journal of Local Architecture and Civil Engineering seeks to bridge the gap between theory and practice, providing a platform for the sharing of knowledge that supports the advancement of architecture and civil engineering in local contexts globally.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): June" : 6 Documents clear
Identifikasi Kenyamanan Termal Menggunakan Software CBE Thermal Comfort Tool Marzuki, Zulkarnain; Purwanto, L. M. F.
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.84

Abstract

Kenyamanan termal merupakan perasaan dimana seseorang merasa nyaman dengan suhu lingkungan sekitarnya. Kenyamanan termal di dalam ruang dipengaruhi oleh temperatur udara, kelembaban udara, kecepatan udara, radiasi panas dan aktivitas fisik. Jika kenyamanan termal didalam ruang tidak tercapai, maka mahasiswa dan dosen akan sulit berkonsentrasi dan kinerja belajar mengajar akan menurun. Penelitian ini dilakukan pada tiga ruang kuliah yaitu R. 201, R. 301, dan R. 303 di Gedung Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil nilai PMV dan PPD dengan menggunakan software CBE Thermal Comfort Tool. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan cara mengumpulkan data yang berupa angka melalui pengukuran langsung di ruang kelas kemudian akan dihitung dan dianalisis dengan software CBE Thermal Comfort Tool terutama dalam menemukan nilai PMV dan PPD, karena perhitungan ini cukup rumit tanpa bantuan software. Jika perhitungan kenyamanan termal belum tercapai maka dilakukan eksperimen agar kenyamanan termal dapat tercapai dengan memodifikasi variabel independen yang akan mempengaruhi variabel dependennya yaitu nilai PMV dan PPD. Hasil analisis sebelum melakukan eksperimen di tiga ruang kelas tidak tercapai kenyamanan termalnya, sehingga perlu melakukan modifikasi salah satu variable yaitu kecepatan udara senilai 0,8 m/s sehingga hasilnya kenyamanan termal di tiga ruang kelas tersebut tercapai. Kesimpulannya untuk mencapai tingkat kenyamanan termal dengan cara memberikan bukaan untuk pergerakan udara didalam ruangan atau dengan penggunaan AC (Air Conditioner) bila diperlukan untuk menurunkan suhu ruangan.
Analisis Kinerja Terminal Penumpang Kota Borong Manggarai Timur Agung, Febrianus; Bria Seran, Engelbertha N.; Seran, Sri Santi L. M. F.
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.85

Abstract

Salah satu jenis simpul jaringan transportasi adalah terminal, yaitu kendaraan yang digunakan untuk memuat dan menurunkan penumpang, barang, dan jasa, serta penjadwalan kedatangan dan keberangkatan angkutan umum. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menilai kinerja layanan untuk mengevaluasi apakah kinerja terminal memuaskan atau tidak, serta pendapat pengguna mengenai kinerja terminal dan area potensial untuk perbaikan. Inspeksi langsung adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), atribut tempat ibadah memiliki tingkat kesesuaian terendah (39,43%), sedangkan atribut jalur kedatangan angkutan umum menunjukkan tingkat kesesuaian tertinggi (98,74%); sedangkan terminal berada pada posisi lemah, artinya tidak dapat mengatasi kelemahan yang ada saat ini atau memanfaatkan kelebihan yang dimiliki, menurut analisis Internal Factor Evaluation (IFE) yang memiliki total skor bobot sebesar 2,460. Analisis matriks faktor internal evaluasi (IFE) dengan total skor bobot 2,488 menyimpulkan berada pada posisi lemah. Implementasi strategi hasil analisis SWOT pada Terminal Kota Borong, ialah untuk mengoptimalkan kinerja Terminal Kota Borong pada tahun mendatang.
Sistem Green Wall Sebagai Wujud Konsep Arsitektur Biofilik Rahardjo, Astrid Hapsari; Purwanto, L. M. F.
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.87

Abstract

Penerapan sistem green wall telah dilakukan sejak tahun 2.500 SM. Seiring dengan berkembangnya teknologi, penerapan yang tadinya hanya dilakukan pada bangunan bertingkat rendah, saat ini dapat dilakukan pada bangunan bertingkat tinggi, diantaranya Newton Suite, Singapura. Sistem green wall ini selain merupakan bagian dari konsep arsitektur berkelanjutan, juga sejatinya merupakan perwujudan dari konsep biofilia, utamanya pada lingkungan perkotaan, di mana kualitas hubungan antara manusia dengan lingkungan alaminya telah mengalami penurunan dengan maraknya pembangunan lingkungan binaan yang identik dengan perkerasan diiringi dengan penggunaan teknologi individu. Konsep biofilia pertama kali berangkat dari pemikiran terkait koneksi manusia dengan lingkungan alami oleh Eric Fromm di ranah ilmu antropologi dan psikologi.  Kemudian dikembangkan menjadi hipotesa arsitektur oleh Stephen Kellert dan Edward Wilson. Manifestasi dalam bentuk green wall ini banyak dilakukan baik dalam skala makro perkotaan, messo bangunan dan lingkungan sekitarnya, dan mikro pada ruang interior. Makalah ini merupakan studi dari berbagai literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun tujuannya adalah untuk mengetengahkan wacana terkini tentang green wall baik dari sejarahnya, sistemnya, dampaknya, dan contoh-contohnya hingga kini.
Tipologi Arsitektur Islam pada Masjid Saraswati, Ratih Dian; Purwanto, L. M. F.; Widjaja, Robert Rianto
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.88

Abstract

Dalam kehidupan umat Islam, masjid memiliki arti yang penting jika dilihat dari sejarahnya, ini karena sejak jaman masa Rasulullah SAW, masjid telah manjadi pusat utama dari seluruh aktivitas umat muslim pada generasi pertama. Bangunan seni arsitektur Islam yang berfungsi sebagai peradaban Islam dan pusat penyebaran dakwah adalah bangunan masjid. Bangunan tersebut jika ditinjau dari segi arsitektur Islamnya memiliki ragam, bentuk estetika, corak dan falsafah yang tinggi. Sejak kemunculan masjid, masjid tidak hanya sekedar untuk tempat peribadatan atau tempat sujud umat muslim namun tetap multifungsi. Pada saat masa Rasulullah SAW, masjid juga sebagai kegiatan ekonomi, politik dan pendidikan. Maka Tipologi Arsitektur Islam yang akan menjadi dasar penelitian utama meliputi desain dan struktur bangunan. Penelitian ini akan diawali dengan kajian tentang fungsi yang sebagai dasar pembentuk arsitektur. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode deskriptif kualitatif dan metode komparatif. Dalam metode analisis penelitian kualitatif, hasil analisisnya tidak bergantung pada jumlah, namun data yang telah dianalisis berupa berbagai pandangan. Penelitian yang dilakukan berupa kegiatan penyusunan data, pengumpulan data dan analisis data. Metode komparatif adalah dengan menggunakan data yang terkumpul kemudian diidentifikasi dan dianalisa serta dibandingkan untuk memperoleh gambaran yang cukup lengkap mengenai tipologi yang ada, meliputi orientasi arah kiblat, bentuk denah dan ruang, bentuk geometri, dan fasad.
Pendekatan Metode Studi Kasus dalam Riset Kualitatif Poltak, Hendrik; Widjaja, Robert Rianto
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.89

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memecahkan masalah yang muncul sebagai akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan masalah yang dihadapi umat manusia. Metode ilmiah berasal dari pendekatan ilmiah untuk menjawab masalah tersebut. Jenis penelitian yang berbeda digunakan oleh peneliti untuk memecahkan masalah penelitian. Ada banyak metode penelitian, seperti eksperimen, korelasi, kausal komparatif, deskriptif, evaluasi, kebijakan, tindakan kelas, sejarah, survei, studi kasus, pengembangan, dan kepustakaan. Metode penelitian kepustakaan, atau penelitian kepustakaan, digunakan untuk menyelidiki tulisan ini dengan melakukan pemeriksaan mendalam dan kritis terhadap sumber daya pustaka yang relevan, seperti buku dan jurnal yang dapat diandalkan. Ini adalah fenomena yang menarik untuk dipertanyakan. Studi kasus menjadi berguna apabila seseorang atau peneliti ingin memahami suatu masalah atau situasi secara menyeluruh dan apabila orang dapat mengidentifikasi kasus yang penuh dengan informasi. Ini karena suatu masalah yang signifikan dapat dipelajari melalui beberapa contoh fenomena dan biasanya dalam bentuk pertanyaan.
Evaluasi Kelayakan dan Faktor Penggunaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Mone, Stefanus Gabriel; Seran, Engelbertha Noviani Bria; Pedo, Krisantus Satrio Wibowo
Local Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/lejlace.v2i1.98

Abstract

The availability of pedestrian bridge facilities is very necessary for the safety of pedestrian crossings in minimizing the risk of accidents. One of the pedestrian bridge facilities in Kupang City is on Jl. Ahmad Yani District. Old town. The level of feasibility and use of this footbridge is considered inadequate so it is necessary to evaluate the feasibility and factors of use of this footbridge. The method used is the method for determining crossing facilities according to Bina Marga standards to determine the suitability of pedestrian bridge facilities and the AHP method for determining factors in the use of pedestrian bridge. The results of the pedestrian bridge’s feasibility analysis show that the facilities required according to the calculation results are a zebra crossing with school safety zone (ZoSS) equipment, whereas based on a geometric review of the pedestrian bridge the safety and comfort aspects do not meet the requirements. The results of the analysis of respondents' answers regarding factors in using pedestrian bridge showed that 89% of respondents used pedestrian bridge for trial and error reasons and 50% of respondents answered that they did not use pedestrian bridge s because of construction constraints. Using AHP analysis, the factor that most influences the use of footbridges is the comfort factor (distance from the center of activity) with a distribution weight of 50%, followed by the comfort factor (lighting) with a distribution weight of 32%, then the safety factor (roof availability) with a distribution weight of 12% and finally the safety factor (bridge construction) with a distribution weight of 6%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6