cover
Contact Name
Ainur Rofiq
Contact Email
indonesiajurnalbahasa@gmail.com
Phone
+6282321393622
Journal Mail Official
indonesiajurnalbahasa@gmail.com
Editorial Address
Blok. Kedung Gede RT. 13 RW. 03 Desa Bode Lor Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia
Published by CV. Kalimasada Group
ISSN : -     EISSN : 30311047     DOI : https://doi.org/10.59966/jbi.v2i1
Core Subject : Religion, Education,
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia is Journal of Indonesian Language and Literature Research, a national journal, provides a forum for publishing original research articles, review articles from contributors, and new technology news related to Indonesian Language and Literature Education which is published twice a year: June and December (Starting from 2023). Scientific articles related to education, language, and literature, etc. All papers submitted to journals must be written in Indonesian or English. JBI : Journal of Indonesian Language and Literature Research, published by CV. Kalimasada Group
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Desember" : 13 Documents clear
PSIKOLOGI HUMANISTIK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “BU, TIDAK ADA TEMAN MENANGIS MALAM INI” TEORI ABRAHAM MASLOW Nurchasanah; Mardiningsih; Ilmiyatur Rosyidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui psikologi humanistik terkait hirarki kebutuhan yang dialami tokoh utama dalam novel yang berjudul “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra. Sebuah novel yang menceritakan seorang anak yang kehilangan sosok ibunya. Tokoh Utama yang diceritakan dengan karakter sederhana yang disajikan oleh Boy Candra, dengan diksi yang meromantisasi sebuah kehilangan. Penilitian ini ditulis berdasarkan kajian teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode kualitatif yang digunakan yaitu jenis deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah membaca dan mengamati novel, menginventarisasi data, mengklasifikasi data, membuat tabel data. Analisis data dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh penulis, psikologi humanistik terkait hirarki kebutuhan yang dialami tokoh utama dalam Novel “Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” karya Boy Candra berdasakan kajian Teori Abraham Maslow terdapat 5 indikator.  Ada kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan cinta dan memiliki, kebutuhan harga diri, kebutuhan aktualisasi diri. Tokoh utama belum sepenuhnya dapat memenuhi hirarki kebutuhan dalam hidupnya. Namun, pada akhirnya tokoh Anak Muda mampu mencapai kebutuhan aktualisasi dirinya walaupun dengan cara yang tidak mudah.
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF CHO SAMDAL PADA DRAMA KOREA WELCOME TO SAMDALRI Rachmawati, Nur Fajri; Sugianti; Ilmiyatur Rosidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1152

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif Cho Samdal dalam drama Korea Welcome to Samdalri. Untuk mendapatkan data, menggunakan teknik simak baca libat. Data kemudian dianalisis melalui menyimak, transkrip, dan kelompokan berdasarkan bentuk dan fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 239 data yang menunjukkan berbagai bentuk tuturan Cho Samdal dalam drama Korea Welcome to Samdalri. Dari 239 data tersebut, 144 adalah tuturan langsung literal, 25 adalah tuturan tidak langsung literal, 65 adalah ucapan langsung tidak literal, dan 5 adalah tuturan tidak langsung tidak literal. Selain itu, penelitian ini menemukan berbagai fungsi, termasuk fungsi tindak tutur ekspresif. Yaitu tindak tutur ekspresif permintaan maaf 8 data, terima kasih 11 data, rasa simpati 15 data, mengucapkan salam 20 data, dan 154 data berbentuk sikap (marah, mengeluh, benci, bahagia, sedih, tegas, menyindir, terkejut, menggerutu,menyalahkan, memuji,)
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM BERTUTUR DIKOLOM KOMENTAR YOUTUBE “LAPOR PAK!” Stevanus Gelael Kumentas; Mardiningsih; Ilmiyatur Rosidah
JBI : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jbi.v2i2.1156

Abstract

Kesantunan berbahasa ini sebagai lawan bicara dengan lawan tuturan berinteraksi sesama manusia dengan lawan bicaranya melalui komunikasi terhadap percakapan tersebut. Pendekatan pengetahuan bahasa dapat mengetahui dan mempelajari tentang lawan tutur yang dibicarakan oleh semua orang yang telah belajar berbicara hingga lancar berkomunikasi didepan semua orang atau didepan satu orang saja sebagai latihan berbicara. Kajian difokuskan dalam enam maksim sebagai rumusan masalah yang akan diteliti. Permasalahan penelitian adalah bentuk kesantunan berbahasa enam maksim (maksim kebijaksanaan,kemurahan,penerimaan,kerendahaan hati,kesepakatan, dan simpati). tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa enam maksim warganet dalam kolom komentar YouTube “lapor pak!”.Dalam penelitian ini menggunakaan penelitian kualitatif deskriptif merupakaan bagian dari analisis yang bisa digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini tujuan utamanya adalah penutur dan lawan bicara melalui bicara kesopanan santun dengan bahasa yang dipakai sesuai dengan ucapan bahasa yang diucapkan yang ada dikolom komentar. Sumber data adalah video YouTube “Lapor Pak!”. Dalam sumber data ini yang akan menuliskan kata-kata dan ucapan yang diucapkannya yang berjudul”briefing full tawa”. Instrumen pada penelitian ini yang akan dianalisis dengan mengumpulkan data yang merupakan menganalisis data yang berbasis tuturan dalam acara lapor pak sesuai tuturan dalam acara lapor pak sesuai tuturan bicaranya dengan baik-baik. Berdasarkan kesimpulan ini adalah kesantunan berbahasa dalam sisi penutur baik maupun lawan tutur yang dihadapi secara umum dipakai untuk melawan bicara dengan berkomunikasi dalam perilaku sosial. Maksim kesantunan berbahasa terhadap gaya kesopanan santun membuat semua orang tentang tuturannya berupa kesantunan relevan bagi masyarakat. Pragmatik dapat termasuk dalam cabang gaya ilmu bahasa yang dibuat sederhana dapat belajar berbahasa sesuai dengan arahannya.

Page 2 of 2 | Total Record : 13